Kemasan Informasi ala Birokrat: Pokoknya Dipasang 5

Senin, 30 Mar '09 01:20

Berapa anggaran Pemkot Bekasi untuk membuat dan memasang papan nama ini? Saya tak tahu karena bukan rekanan.

Dan lihatlah. Papan terpasang di dekat gerbang sebuah perumahan, sebagian bidangnya teralingi pilar.

Lalu, jika Anda ada waktu, bacalah pesan yang termaktub pada papan itu. Anda Terkesan dan kagum? Kirimkanlah pesan ke Walikota Bekasi.

Siapa tahu Pak Wali akan memerintahkan penambahan papan baru untuk disebar ke semua penjuru pada tahun anggaran mendatang. Tentu sebelumnya harus mengajukan anggaran ke DPRD. Mungkin akan masuk ke pos "pengadaan materi informasi untuk sosialisasi lingkungan hidup".

Sudah, sudah, sudah. Ini bukan soal baru di Republik Indonesia. Kemasan produk birokrasi di Indonesia memang miskin ide, bahkan secara konseptual payah. Maka hasilnya tak semenarik iklan rokok -- padahal rokok berbahaya bagi kesehatan.

Papan nama dengan pesan yang mengajak ini tak beda dari spanduk zaman dulu: "Dengan Semangat Sumpah Pemuda Kita Tingkatkan Pencapaian PJPT II untuk Menuju Era Tinggal Landas".

Yakinlah, penulis pesan kacau itu akan kebingungan kalau ditanya maksudnya. Kalaupun dia paham maksudnya belum tentu dia yakin bahwa masyarakat akan sanggup mencernanya. Jangankan mencerna; membaca saja ogah.

Setiap pemda punya humas. Sebagian anggota staf humas itu adalah sarjana ilmu komunikasi yang gelarnya dipasang dalam daftar kepegawaian. Ngapain aja orang-orang itu, yang dibayar dengan pajak rakyat, sampai muncul pesan-pesan yang aneh bin ajaib dan sama sekali tidak komunikatif?


Tag: pondokgede, bekasi, lingkungan hidup

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    massto 0 0
    setau saya, mereka cuma absen, trus mbaca koran, nonton gosip, ngobrol, catur, upacara bendera, abis itu mbalik ke rumah,.. udah gitu aja,..(saya pernah KP kerja praktek di lingkungan pemda dinas pu. bina marga)
    AndyMSE 0 0
    isi dari pesan-pesan semacam itu memang perlu, namun harus komunikatif dan menarik.
    -1 bosenin untuk papan nama : D
    Catshade 0 0
    Waspada bahaya laten komunis. : D
    Upik 0 0
    Yach namanya juga Pemerintah pak, gampang ngabisan dana APBD.. dengan membuat yang aneh-aneh.. Memangnya Pegawai dibayar sama pajak masyarakat? pantes saja uang pajak habis untuk gaji doang..
    matriphe 0 0
    menyesal kemarin bikin NPWP.. aku ndak terima pajakku dipakai buat beginian (buat gaji PNS yang malas)!

    Silahkan login untuk memberikan pendapat