Teuku Firmansyah: Legalkan Ganja 67

Sabtu, 4 Apr '09 03:25

Dari KOMPAS:

Teuku Firmansyah, Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk DPR di Daerah Pemilihan I Jabar, , akan memperjuangkan agar ganja dilegalkan di Indonesia. Sebab, ganja banyak manfaatnya, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa.

"Kalau ganja dilarang karena sering disalahgunakan, menurut saya barang lain juga bisa disalahgunakan," ujarnya dalam Seminar Kuliah Komunikasi Pembangunan di ITB bertajuk "Fenomena Caleg Artis pada Pemilu 2009", Selasa (31/3).

Firman menjelaskan, ganja dapat dijadikan bahan shampo, minyak angin, dan minuman bersoda. Bahkan, ganja dapat dijadikan bahan kain dengan kualitas lebih kuat daripada sutra. "Saya sudah melihat di Swiss dan Newzeland. Di sana ganja sudah dilegalkan dan menjadi sumber ekonomi," kata Firman.

Akhirnya, seorang caleg dengan visi yang bisa kita dukung!

T. Firmansyah menunjukkan kredibilitas dan integritasnya dengan menyentuh issue yang sulit dan sensitif, tapi toh dia tidak takut dan tetap percaya pada keyakinannya.

Hmmm contreng T. Firmansyah di Pemilu nanti? Pastinya. :D


Tag: ganja, PKB, tengku firmansyah

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    massto 0 0
    wah seru nih..!!

    kira2 reaksi caleg2 PKS gimana ya???..

    Lantip 0 0
    menyentuh isu sensitif dan sulit ya.. hmm.. bagaimana dengan judi dan prostitusi? : p

    ini bakalan memancing diskusi panjang dan lebar pasti hihi
    massto 0 0
    Yang jelas kalo idenya T. Firmansyah ini jadi nyata, saya mo nanam ganja di belakang rumah ahh... lumayan buat nambahin penghasilan...

    *pura2 diem, takut ada intel disinih?*

    DV 0 0
    Asyikkkk.. hip hip horeeeeee....
    Kita lihat pasukan "putih-putih" yang kerap memutihkan Jakarta, apa reaksi mereka hihihihih..

    *sabar menanti*
    hamatamu 0 0
    DV; ya kita tunggu saja : D
    Leksa 0 0
    wow...
    ini baru oke! Dari semua ide, ini paling OKE, menurut saya.

    Sebenarnya, cuma butuh aturan saja. Bahkan mau dipakai buat "getting high" pun, ini cuma soal aturan. Toh minuman keras santai2 saja di nikmati selama dalam aturan.

    So, why not Ganja?

    Leksa 0 0
    tambahan dikit.. soal kkualitas Ganja Indonesia...

    ada pendapat, ganja baik ditanam di lahan kopi. Indikatornya, jika kopinya bagus, maka Ganja pun memiliki kualitas yg baik.

    Kopi2 Indonesia punya kualitas sekelas kopi2 Amerika Latin.. saya ga heran kalau ganja Indonesia juga bisa sekualitas Mariyuana sana : p
    hamatamu 0 0
    *menunggu Alex© komen disini*

    asep1974 0 0
    gagasan yang luar biasa, berani menerobos pakem. tapi gak taktis, sekurang2nya menurut itung2an sebuah kampanye: bisa memukul balik
    Lantip 0 0
    asep1974 pelaku politik biasanya memakai hitung-hitungan dalam menentukan bahasa kampanyenya. Dalam hal ini saya menempatkan Tengku Firmansyah sebagai bagian dari mereka yang memakai hitung-hitungan itu.
    nah! dalam kacamata ini, apakah berarti Tk Firmansyah membekali diri dengan data bahwa Jabar itu konsumen ganjanya bwanyak (signifikan untuk menggolkan dirinya)? hihi
    DV 0 0
    hamatamu:
    Kok mereka belum komen ya, lagi pada berdoa kali ya hihihi : )
    Silly 0 0
    Hahahahahahahaha... Kocak banget : )

    Beberapa hari yang lalu juga saya menonton wawancaranya di TV dan tersenyum-senyum mendengar cara dia menjawab moderator. Sungguh lucu dan menggelikan, bahkan sang penanyapun sering kali terlihat berusaha keras untuk tidak tertawa, tapi tidak bisa.

    Ah, dia tahu gak sih konsekwensi kalau melegalkan ganja di indo?Semua pemuda kita bakalan teler dong... yang gak sanggup beli ganja, bisa ngunyah2 baju, rambut, bahkan minum shampo kalo dah gak punya duit. Anehhh...

    Ada ada aja sih jadi orang... *pentung*
    Harrie 0 0
    sekarang aja ganja belum dilegalkan udah ada dimana2, apalagi kalo udah dilegalkan
    gunawanrudy 0 0
    Leksa sudah komen. Idem sama hamatamu, nunggu Alex©. Dua pakar ganja kita ini perlu didengar. : ))

    *17 tahun menikmati perda legal yang memudahkan dapat miras di KalTeng*
    hamatamu 0 0
    Alex©, gunawanrudy;

    ini kan kabar bagus, ganja bisa jadi komoditas! nambah lagilah sumber pendapatan APBD!
    Red-White Porridge 0 0
    SETUJU! KEREN!

    " Emancipate yourself from mental slavery, none but our self can free our mind...
    Let me hear you sing..This song of Freedom... Redemption song..."
    ( Bob Marley)

    syaifuddin 0 0
    kebayang jika dilegalkan, kita bisa beli ganja di indomaret!
    beli ganja sekilo....hmmm...
    Leksa 0 0
    seingat saya,
    ganja tidak menimbulkan kecanduan..CMIIW
    LCFR 0 0
    Legalkan ganja, terus MUI keluarkan fatwa rokok haram, pasti seru tuh. Dia untuk JaBar yah, jadi saya ada kesempatan nyontreng juga. Hmm...
    Sri Kirana 0 0
    Wah, sepertinya seru juga kalau ganja dilegalkan di Indonesia, lumayan buat masuk tanaman di pekarangan, dan itung-itung bisa dijual buat nambah penghasilan dan bisa digunakan untuk membuat mafia ganja kehilangan pasar... ok juga : D
    Catshade 0 0
    *bingung mau komentar apa, lha wong merokok saja emoh* :?
    kang tutur 0 0
    Bolehlah buat sensasi...
    ...
    tapi di kampungku ganja dimainin orang, dibanting-banting lagi mainnya...!

    NB:
    Main Ganja = Main Domino ; )
    Maximalian 0 0
    kalo liat kondisi bangsa dan negara kita yang masih level gini keknya belum waktunya deh....
    Swiss tingkat pendidikannya beda dengan kita jadi belum level lah gampanga untuk ngatur benda begituan....
    Gimana yang lain?
    GaraMata 0 0
    Setuju ama teuku, ganja emang berguna.
    DV 0 0
    Catshade:
    Ganja nggak harus dirokok, saya juga ndak ngerokok, tempo hari teman saya menghidangkan ganja dalam blackforrest, dijamin ketagihan huahuahua....

    Kalau orang mengganja masuk neraka, nanti kita bikin surga baru di neraka, selesai perkara! : )
    Maximalian 0 0
    DV:
    Itu kalo ada ganja di surga ya?
    kalo kagak ada bisa nyaho neeeehhh.....: D
    Catshade 0 0
    Btw, terlepas dari setuju tidaknya saya dengan legalisasi ganja, saya suka dengan caleg-caleg semacam ini yang mengusung isu-isu spesifik dan nggak mainstream. Setidaknya sedikit lebih baik dibanding caleg-caleg yang janjinya umum ('akan berjuang demi rakyat!!11') atau klise (sembako murah).
    Erbe 0 0
    Nggak ikut-ikutan >.<
    Udah pernah ngerasain giting gara-gara ngirup asapnya...
    Pokoke emoh...
    No asap rokok, no ganja, no alkohol...
    Minum air putih aja kita... : D
    GaraMata 0 0
    Walah, ganja itu bukan untuk diiesep, tapi untuk bumbu masakan. Masak nasi dengan 1 lembar daun ganja diatasnnya, dijamin bakal nambah pas makan. : D
    Lantip 0 0
    Catshade: caleg dari pdip untuk dpr ri dapil jogja dong: saya tidak akan berjanji dalam kampanye saya!

    mlongo yang ndengar hihihi
    gunawanrudy 0 0
    Walah, banyak yang mikir ganja buat dilinting dan dirokok aja kayaknya ini.

    Mohon saudara Leksa dan Alex© memberi pencerahan tentang penggunaan ganja. : D
    GaraMata 0 0
    *serius sekarang*

    Begini, kalo menurut pandanganku yang diperjuangkan oleh teuku ini pada nantinya akan menghasilkan peraturan menanam ganja itu legal, tapi produk akhirnya akan dipilah mana yang legal mana yang tidak. Jika untuk diisep atau dimakan mungkin bakal tetap ilegal, tapi jika digunakan sebagai bahan produksi (kain, sampo, dll) baru dilegalkan.

    Tapi apa memungkinkan ya?
    ekowanz 0 0
    @dana tdk memungkinkan karena tau laaah....tindak penyelewengannya pasti banyak bgt
    R A P 0 0
    Hm... ya berhitung sajalah... Dihitung seberapa nilai positipnya, seberapa nilai negatipnya kalau ganja dilegalkan... Nanti kan ketahuan !! Saya yakin banyak negatipnya lah.....
    Upik 0 0
    Jadi penonton aja...... lihat reaksi yang terjadi kalau benar-benar legal....
    hersamin 0 0
    Saya membayangkan kalau ganja legal,jalur kereta macet kalau senja tiba, karena banyak orang yg nongkrong di pinggir rel kereta.
    memethmeong 0 0
    @jeng silly : wah saya ndak nonton je...gmn cara dia menjawab?
    issue yg diusung teuku firmansyah ini cukup sensi dan menandakan yg ngusung ini mustinya cukup cerdas.

    waaahhh ga nyangka,teuku firmansyah yg ganteng abis ini (girlkiss) bisa juga mengusung hal-hal macam gini.
    *rada underestimate sama cowo2 ganteng nan manis,walo ga alergi dg kegantengannya* : D
    (girlkiss)
    aramichi 0 0
    Sangat brilian sekali ide ini, selama ini wacana seperti ini memang tidak pernah dibuka ke publik dan hukum memang hanya dibuat oleh segelintir orang, jadi kadang kadang sesuka sukanya saja. Coba saya tanya lebih bahaya mana rokok/ minuman keras atau ganja? kenapa rokok dan minuman keras legal tapi ganja nggak legal? Rokok berbahaya bukan hanya buat si penghisap tapi juga buat lingkungan yang terhirup tapi boleh2 saja, kenapa ganja nggak boleh, sangat terasa sekali diskriminasinya.
    memethmeong 0 0
    tp kok banyak yg apriori dg pelegalan ganja ini ya?
    soale saya mbayanginnya, lebih ke soal mengatur trafik-nya (embuh, opo istilahnya).
    maksutnya spt contoh pelacuran, nah lbh baik dilokalisir supaya lbh mudah mengkontrolnya drpd meliar di mana-mana gitu.
    Alex© 0 0
    hamatamu
    gunawanrudy

    Busetnyalah klean ini : ))

    BTW, itu tentang legalisasi ganja, benarnya sudah diusulkan di Aceh sini lebih dari 2 tahun lalu. Sempat didiskusikan sama Dudi di postingan tentang kajian ganja oleh BNN di http://tinyurl.co…bnnkajiganja ini.

    Ada pemanfaatan lain yang memang sudah lumrah (kalo di Aceh) pada ganja ini. Untuk mengempukkan gulai kambing misalnya. Selain itu membuat dodol yang... gurihlah macam yang dicicipi Dudi di sini http://tinyurl.co…dankopiganja : D

    Mungkin saja sih sampai membuat perkebunan sendiri, apalagi kalo di tanah yang bersahabat dengan ganja. Di belakang rumah kontrakan dulu tumbuh subur http://tinyurl.co…jamungkinkah : ))

    Tapi itu ganja sendiri masih ada kerancuan apanya yang dilegalkan dan dalam takaran apa? Nah, coba deh baca ulasan Dudi di sana. Kalo aku ini masih ragu buat menerima dilegalkan, bukan apa-apa... edukasi perihal ganja itu masih minim. Dididik dulu, definisikan dulu, baru legalkan.

    Lumayan buat nambah devisa : p
    Alex© 0 0
    Leksa

    Eh, aku ragu itu... Itu si Firmansyah orang Aceh, bukan? : D
    Herman Saksono 0 0
    Saya masih bingung, apa kekurangan dan kelebihan jika ganja dilegalkan.
    Leksa 0 0
    apanya yg ragu?
    kualitas ganja Aceh? atau soal kecanduan?

    soal kualitas tadi, kek ga tahu aja abang ni... : p
    Kopi tanah Gayo itu nampol! Gimana ganjanya, Bang?

    Soal, kecanduan? hmmm... ga lah..
    soal kecanduan itu relatif untuk psikotropika sekelas ganja. Sugesti dan candu nya berbeda dari NARKOBA ..
    Menurut teman ku, peminun Alkohol tidak ada yg nyandu, kecuali sudah akut dan dikategorikan alcoholic.. Ganja juga demikian...

    @mbak Memet : NAH itu dia. Regulasi dan lokalisasi. Di Belanda setahu saya, ganja tidak dijual bebas. Jika mau merasakan, datanglah ke Bar yang memang menyediakan. Kalau dibawa keluar Bar, siap2 di bui katanya.


    At least, dari semua ini intinya menurut saya :
    1. Dbutuhkan Kedewasaan Masyarakat.
    2. Menempatkan proporsi hukum dan kearifan lokal dalam peraturan perundangan kita.
    3. Ada proses pendidikan dan inovasi teknologi serta PEMIKIRAN untuk hal2 beginian.

    --closed buat saya--- : p



    Upik 0 0
    Btw... Namanya Tengku Firmansyah atau Teuku Firmanyah sih??? *Halah* Kok jadi ga nyambung komentarnya!!!... hehehe...
    Alex© 0 0
    Leksa

    He? Ragu? Itu... apa tak salah, Tengku apa Teuku? Sori, gak penting banget perkara titel ini. Cuma simpang-siur saja, beliau orang Aceh apa orang Melayu Riau sih? : D

    Perkara kualitas.... hehehe.. cam tak tau saja kualitas kopi Gayo itu camana, biarpun Gayo punya kopi tapi Belanda punya paten (cak cek http://tinyurl.co…anpahakpaten ini) : p

    Jelas saja tanahnya lebih cocok buat itu : ))

    Ganja itu bisa bikin adiksi juga, Jal. Tapi seperti rokok yang awak hisap ini saja... kecuali kalo sudah ada ketergantungan parah, dan itu lebih ke faktor psikologinya sendiri. Exm, ada teman yang stress karena faktor keluarga dan menjadikan itu pelampiasan.

    Hohoho... setuju 3 poin diatas itu

    PS: Sekarang coklat yg lagi mewah digarap di sini, harga lagi niat, nah ada minat garap ganja di pulau Aceh nanti?? : ))
    hamatamu 0 0
    Alex©; DODOL GENJIS MEMANG TIADA TARA!!!
    sukses aku wak bikin anak orang minum "bear brand" 2 minggu! hahahahaha, laknat kau!
    Arten® 0 0
    *sms para BD ganja ah..*

    buat memobilisasi jaringannya supaya mencontreng T. Firmansyah.. haha..

    *kabur*
    Alex© 0 0
    hamatamu

    : p

    Kuras perutkah dianya? : ))
    hamatamu 0 0
    Alex©; iyo! maknya datang pas dia giting, mati, dibawanya sama maknya ke RS panti rapih! naik sepeda pun tak berani dianya lex!
    akudaniy 0 0
    Seperti halnya sebuah pisau, dia bisa menjadi berguna sekaligus berbahaya. Tergantung pada pemegangnya. Nah.. persoalan ganja menjadi objek komoditi ini memang bisa ditelaah lebih lanjut, mengingat kegunaan postifnya juga ternyata tidak sedikit.

    Melegalkan ganja bisa membuat implikasi yang luas sebab hingga saat ini tetumbuhan tersebut tergolong barang negatif. Persoalannya adalah bagaimana pemerintah bisa mengontrol penggunaan ganja tersebut untuk diarahkan kepada produksi komodit seperti shampo, minyak angin, minuman bersoda, dan tidak disalahgunakan.
    Wonggantenk 0 0
    Sebaiknya dikaji secara lebih arif oleh para pakar. Saya tinggal di Belanda, ganja hanya legal di coffee shop berizin, di luar itu anda melanggar hukum.

    Sekarang bagaimana tingkat penegakan hukum di Indonesia, apakah sudah siap? Bagaimana dengan tunjangan pengangguran, apakah sudah ada?

    Saya rasa Indonesia belum siap untuk pelegalan ganja. Untuk makan sehari - hari saja orang Indonesia banyak yang kembang kempis, nanti kalau stress mau mengganja, nggak ada duit, dari mana dia, kriminal? Makin hancur kualitas SDM kita

    Larang rokok, ganja, dan alkohol.

    LeBand 0 0
    asyik ne..
    boleh di ekspor juga gak ya? : D

    bakal banyak konglomerat baru di aceh..
    kalo legal : D: D
    Sigit 0 0
    Apa saja hal lain yang dibicarakan di seminar itu, kenapa harus topik ini yang diangkat di sini ya...

    Apa memang masalah ganja sudah sangat pelik sehingga ini yang diperjuangkan oleh si caleg?
    LCFR 0 0
    Yah, to put it simple, pas ilegal aja tetep tinggi komoditas ganja ini lalu kenapa nggak dilegalkan buat nambah pemasukan negara? Dan toh, lumayan juga buat nambahin turis yang ke sini buat ngganja. Pemasukan lagi kan? Hehehe...
    fisto 0 0
    sama aja gak sih dgn melegalkan judi atau prostitusi?...siapa bilang judi gak mempunyai manfaat?ratusan orang hidup dari bisnis judi... prostitusi juga menghidupi banyak orang?....beginilah kalo hidup di negeri yg abu2....oh well, hidup juga abu2...
    Tee Tow 0 0
    Legalisasi yes! Yang perlu diatur, mungkin, penggunaannya. Bikin aja semacam SIM (surat ijin mengganja). Yang gak punya SIM gak boleh.

    Manfaatnya secara kesehatan sudah diakui, tumbuh subur di Indonesia, kualitasnya diakui dunia, bisa memberi pemasukan lebih pada negara. Jika rokok aja cukainya tinggi dan bisa dibeli banyak orang, kenapa ganja gak dicukai jg?

    Mungkin yang pertama, sebelum legalisasi, keluarkan dulu ganja dari zat adiktif golongan I...
    mpokb 0 0
    sebagai bahan kampanye, lumayan menarik lah bagi "sebagian" kalangan muda. tapi rasanya isu ini bakal masuk laci saja, karena tidak ada urgensinya. kalau memang uang yang jadi patokan (duh, kenapa sih selalu ujung2nya duit? kalau segala hal bisa diukur dan tergantikan dengan uang, nggak perlu lah ada pemerintahan yg mengelola negara. bikin saja Indonesia Incorporated) yang terbayang oleh saya adalah kejadian konyol saat para anggota dewan mengadakan studi banding untuk penyusunan RUU legalisasi ganja. bisa2 gedung DPR jadi tempat pesta ganja dan ada alasan untuk bobo bareng di tengah rapat. ganja memang nggak bikin seseorang agresif, cuma lemas dan ngantuk.
    opiniherry 0 0
    Akhirnya ada juga caleg yang punya ide segar (walau mungkin tidak orisinil)...
    Setidaknya ini lebih menarik untuk disimak daripada isu lainnya...

    Tapi saya setuju kalau kita perlu waktu dan persiapan untuk merealisasikan gagasan ini...

    Contoh di holand mungkin baru bisa dibawa ke sini kalau kaum fasis kanan sudah dikandangin...

    : D
    Gagah Putra Arifianto 0 0
    Hmm, ya baguslah. Sampe ketemu aja 55 tahun lagi (estimasi publik Indonesia mendukung ide ini) : p
    Dony Alfan 0 0
    Enakan dipake buat mabok daripada dibikin kain, haha
    boiga 0 0
    haha.. aku mah gak heran.. coba kalian2 tanya teman2 teuku firmansyah di sma, kerja sampingan dia dulu tu apa?
    Knalpot Putih 0 0
    Ternyata lebih berguna dari tembakau..!!! Mungkin bisa jadi alternatif mengurangi perokok di Indonesia..
    Edo Segara 0 0
    Caleg Partai apa yang legalkan ganja?
    weedgirl 0 0
    ngga make sense kalo ganja adalah jenis zat adiktif no 1 yg hukumannya paling berat..undang2 yg penting utk diganti..kalo putaw yg sering bikin org meninggal jd no 1 itu baru make sense...alkohol yg udh jelas2 haram dan bikin org berantem dan lupa diri aja legal..kalo ganja kan peace2 aja...paling cari makan, ketawa2,trus bobo manis d...masa itu yg harus no 1?so stupid...
    Tee Tow 0 0
    setuju weedgirl... harus difollow up tuh... ajak teuku bikin diskusi yukkkk... kita realisasikan ganja legal di Indonesia...
    love bug's 0 0
    ia bner bgt , ganja di legalkan ga ada slahnya tuh ..
    ganja tmbuhan ciptaan TUHAN,jdi ga ada slah'a di legalkan,lg pla ganja memang bnyak gunanya..

    KENAPA BNN MENGKAJIKAN GANJA ??
    karna ganja mudah di dapat,jdi anggota BNN mudah jga untuk mnghasilkan duit..

    mungkin itu alasannya BNN mengKAJIkan GANJA..

    SAYA SANGAT MENDUKUNG APABILA GANJA DI LEGALKAN ..

    MARI KITA DEMO UNTUK MELEGALKAN GANJA/MARIJUANA . .
    hemplover 0 0
    Ganja yang dimaksud di Teuku Firmansyah adalah varietas cannabis sativa yg kadar THC-nya sangat rendah sampai nol. THC ini yg bikin ganja enak buat nyimenk.
    Di negara2 maju ganja semacam itu disebut HEMP, yg mengindikasikan varietas cannabis sativa yg digunakan utk kepentingan berbagai macam industri, mulai dari farmasi, nutrisi, sampai biokomposit (yg setangguh baja). Bible pertama di dunia konon ditulis diatas kertas yg terbuat dari serat ganja. Minyak biji ganja juga amat tinggi kandungan omega 3,6,9 dg komposisi yg sempurna. Asupan fatty-acids yg sempurna jg bagi kalangan vegan. Manfaatnya memang sangat amat kaya. Sayang tanaman ini terlanjur dinistakan oleh manusia.
    Namun, di negeri2 maju HEMP justru dibudidayakan. Canada salah satu yang terdepan. Dan didukung perundangan.
    Untungnya di Aceh, perundangan setempat tidak menyebut pelarangan ganja, apapun wujudnya ; )

    Silahkan login untuk memberikan pendapat