Anak SBY Bagi-bagi Duit? 21

Senin, 6 Apr '09 17:39, dibaca 1217 kali

Ibas Bagi-bagi Uang di Ponorogo. Itulah judul berita okezone.com (tercatat di log pada : 4/6/2009 11:02). Siapa Ibas? Nama lengkapnya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono, putra bungsu EsBeYe, Ketua Departemen Kaderisasi, Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Dalam berita tersebut, Ibas diduga melakukan money politics. Kutipannya seperti ini:

Yang mencengangkan, putera Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut-sebut terlibat dalam modus bagi-bagi uang itu. Meskipun hal itu masih ditutup-tutupi Panwas setempat.

Dalam waktu 45 menit (tercatat di log pada: Pada 6 April 2009 - 11:47), okezone meralat berita tersebut. Begini ralatnya:

Sehubungan dengan berita dari Okezone pada hari ini (6/4/2009) jam 09:15 WIB, dengan judul "Ibas Bagi-Bagi Uang di Ponorogo?", kami dari jajaran Redaksi Okezone.com mengajukan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan kepada putera Bapak SBY, Edhie Baskoro.

Berita tersebut pertama kali kami ketahui dari Harian Jakarta Globe, lebih spesifiknya pada situs Harian Jakarta Globe di alamat website http://www.thejakartaglobe.com/ hari ini 6 April 2009 pukul 01:30 WIB sebagaimana diketahui melalui situs tersebut.

Karena berita tersebut kami nilai tidak akurat dan tidak mencerminkan sebuah berita yang seimbang, maka berita ini kami nyatakan untuk dicabut dari situs Okezone.com dan dinyatakan tidak ada.

Menjadi aneh ketika dalam berita ralat okezone.com  menyebut sumbernya: http://www.thejakartaglobe.com/. Padahal pada berita pertama tak menyebut sumbernya.

Lebih aneh lagi, sumber yang menjadi rujukan okezone.com:  ternyata sudah melakukan azas jurnalistik yang  berimbang. Dalam berita SBY's Son Accused of Vote-Buying, jelas sudah ada bantahan dari juru bicara kepresidenan, begini kutipannya:

Andi Mallarangeng, a presidential spokesman, said it was impossible that a Democratic Party cadre would attempt to buy votes.

“We always campaign according to the law,” he said. “Besides, Edhie was never campaigning in Ponorogo. The Ponorogo Panwas must have wrongly received the report. I don’t know the case, and I don’t think it is true.”

Apa sebenrnya yang terjadi dengan okezone.com?


Tag: money politics, okezone, ibas, anak SBY, the jakarta globe, Partai Demokreat, bagi-bagi uang, ponorogo

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Yudiantoro 0 0
takut lho pastinya si harry tanoe ama the cikeas gank.. kekeke
Leksa 0 0
Soal e banyak orang di Indo yang ga bisa Enggres mas,..
SBY, dan begitu pula banyak Caleg/Capres lebih khawatir dengan tulisan berita Indonesia...

kalo dipikir2, bisa saja okezone memajang berita tersebut lengkap dengan bantahan Rizal M.
hanya saja, tetep akan menjadi prestige yg jelek bagi SBY dan Demokrat jika berita itu dimuat dalam bahasa Indonesia...
Asep Mulyana 0 0
ah, kang enda kayak gak tau aje. skrg media bukan disetir oleh otoritas politik, tapi oleh otoritas modal
sawung 0 0
buahahhaah.
modal punya kuasa.
Shouen 0 0
Widih, udah serasa Orba balik lagi kecil2an yah? Muat berita ini, diralat.. muat berita itu, disensor...
Po' 0 0
Kebodohan dan ngeles yang gak OKE!

Gileee bagi bagi duit? Gaji presiden berapa? anaknya bagi2 duit
nisbi 0 0
okezone masuk zona yang tidak oke. Pertama ngutip berita tidak menyebut sumbernya. Kedua menyalahkan sumbernya padahal sumbernya tidak salah. Ketiga ketakutan setelah dapat telepon dari istana......
Gagah Putra Arifianto 0 0
Not a secret anymore (halah : p) Media Nusantara Citra (MNC) itu pemiliknya sangat dekat dengan pengurus Partai Demokrat.
le thole 0 0
lagi2 nyaplok setengah2 : D
Ipam 0 0
Terlalu riskan pada saat sekarang ini mendasarkan informasi dan referensi dari jaringan media-media mainstream. Kekuasan modal berkelindan dgn kekuasan politik dalam hubungan yg saling menguntungkan di sana. Bagi pemegang kekuasan tidak mungkin melepas tangan, laah itu barisan pertahanan sekaligus alat untuk melakukan serangan..
andyanto 0 0
sepertinya media yang masih obyektif cuma politikana dowang : D
*eh... ini termasuk blek kampain nggak??? kan ini sudah hari tenang? hihihi
Tee Tow 0 0
tdk seharusnya okezone mencabut berita itu kalo percaya ama kerja jurnalistik jurnalisnya.

penguasa kembali tekan media?
kang tutur 0 0
+1 Inspiratif
*gimana yah, kalo di Politikana.Com?
Tete Momo 0 0
trauma orde baru lanjut terusss
Dony Alfan 0 0
Ayo, gunakan hak jawab
Thasman 0 0
okezone, zona oke bos?!
Harrie 0 0
waduh okezone di intervensi tuh....
masa jujur aja ga boleh..
puti 0 0
lho...kok oke zone jadi aneh gitu ? apa dah masuk jaman orba lagi nih, tidak boleh memberitakan petinggi......aneh !!!
Catshade 0 0
Grup Lippo (yang punya Jakarta Globe, CMIIW) sekarang deketnya sama parpol mana ada yang tau gak? : D
BapaJali 0 0
ah, nggak cuman dia doang kok yang bagi2 duit...yang masuk tipi juga cuek2 aja waktu lempar2 duit dari panggung dan disorot kamera tipi pula...malah ketawa ketiwi...

atmosfir politik yang aneh...
arsyad 0 0
Anak SBY bagi-bagi angpao? weh berani amat dia main api kalo beritanya valid....

Silahkan login untuk memberikan pendapat