PDI-P Melaporkan Say No To Megawati ke Bawaslu 54
Senin, 6 Apr '09 12:22, dibaca 765 kali
Artikel lengkap silahkan lihat di PDI-P Laporkan Facebook Say No to Megawati ke Bawaslu
Saya kaget, shock, dan juga mau tertawa ngakak sekeras-kerasnya (yang bagian tertawa tidak bisa dilakukan karena ada housemate saya, nanti disangka gila). Terutama bagian ini :
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Pramono Anung, Senin (6/4) siang, mengatakan, keberadaan grup dalam Facebook itu merupakan bagian dari upaya mendiskreditkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Mendiskreditkan? Ya ampun, sepertinya tanpa halaman ini pun sepertinya ketidakmampuan Ibu Megawati memimpin itu sudah jadi rahasia publik.
Lalu kutipan ini :
PDI Perjuangan, kata Pramono, akan segera melaporkan komunitas itu kepada pengawas pemilu. "Pasti itu merupakan black campaign yang dilakukan dengan sangat terbuka. Dalam UU Pemilu, pelaku bisa diancam pidana pasal 270 dengan hukuman 24 bulan. Kami meminta Bawaslu menyikapi hal ini karena ada upaya mengadu domba," kata Pramono saat dihubungi Kompas.com, Senin.
Saya hanya mau menggeleng-gelengkan kepala. Tidak ada bukti bahwa pembuat halaman "Say No To Megawati" adalah lawan politik atau partai politik saingan, darimana bisa disebut black campaign? Ini pun sudah ditegaskan oleh anggota Bawaslu Wahidah Suaib.
Inilah wajah demokrasi yang kekanak-kanakkan di Indonesia. Tidak bisa menerima kritik yang dilontarkan. Saya memang melihat ada kritik-kritik yang keterlaluan karena menggunakan bahasa yang tidak sopan, tetapi ada pula kritik-kritik yang dilontarkan dengan sopan. Seharusnya, PDI-P dan Megawati tidak emosional dan melihat kritik-kritik ini sebagai pembelajaran, bukannya malah mau dituntut.
Banyaknya suporter berarti kesadaran publik akan politik semakin tinggi. Memang jumlah yang kecil, tetapi bukankah yang kecil lama-lama akan menjadi bukit? Begitu pula dengan kekesalan rakyat pada masa pemerintahan Megawati yang melakukan begitu banyak kesalahan. Suara rakyat yang murni seperti ini mau dibredel, kog rasanya serasa kembali ke era Orba? Justru dengan tindakan menuntut atau tindakan emosional lainnya, masyarakat akan semakin antipati.
Saya termasuk salah satu yang mengakses halaman ini hanya karena rasa penasaran, dan saya melihat sebuah ajakan yang menarik dari salah satu poster di halaman tersebut :
Gunawan Kurnia Jaya http://pemilu.detiknews.com/read/2009/04/06/112541/1110865/700/pembuat-say-no-to-mega-bisa-dipenjara-1-tahun-denda-rp-24-juta
24 juta / 70 ribu = 350
lumayan satu orang bayarin 350 kelebihannya buat beli cendol gan :D
--------------------------------------
aq nyumbang 1.000 deh,...
Tag: PDI-P, facebook, say no to megawati, Bawaslu
Terkait:
-
RIP: Say No To Megawati Facebook Page!
Selasa, 7 Apr '09 08:47 -
Menolak LATAH
Senin, 6 Apr '09 13:45 -
Peluang Bisnis dari FB-ers vs Megawati
Senin, 6 Apr '09 03:04
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Catshade: Lucu
-
Ndoro Kakung: Terkini
-
enda: Lucu
-
GaraMata: Terkini
-
pico: Terkini
-
shivazsyndicate: Penting
-
-ika-: Lucu
-
Pitra: Lucu
-
hirany:
-
Hanny: Lucu
-
Thasman: Lucu
-
gunawanrudy: Lucu
-
mpokb: Lucu
-
babyloniamaria:
-
tikabanget: Lucu
-
rukia: Lucu
-
YS: Lucu
-
yusro: Lucu
-
skyscraper: Lucu
-
Asep Mulyana: Lucu
-
Po': Keren
-
tamansari: Lucu
-
lita a: Lucu
-
mutahar: Lucu
-
Ronsen: Lucu
-
Andra: Lucu
-
Herman Saksono: Terkini
-
Ihwan: Bagus
-
boiga: Lucu
-
Riyono: Lucu
-
Gagah Putra Arifianto: Lucu
-
doliharahap: Lucu
-
Kisanak: Lucu
-
Billy Sutanto: Lucu
-
andyanto:
-
Pedy: Biasa
-
Alvin Yudistira: Lucu
-
hamatamu: Biasa
-
Dony Alfan: Lucu
-
Blurk™: Menarik
-
IQB: Lucu
-
9olda: Lucu
-
Yudiantoro: Lucu
-
le thole: Penting
-
WicakS: Menarik
-
AndyMSE: Lucu
-
Upik: Menarik
-
Eeng:
-
rohanisyawaliah:
Komentar:
gitu mo jadi presiden!
partai ini ngambek melulu...
jelek-jelek begitu tetep mantan presiden kita..
*loh, jadi ini mbela apa ikut ngejek, tik??!!!*
gini kok mau jadi presiden, lom menjabat aja udah sombong ga mau dikritik gimana kalo udah menjabat...
ckckck
*Geleng-geleng ajeb ajeb.
Bawaslu harus bekerjasama dengan Facebook neh...
(Bawaslu punya akun FB, ga? Kalau punya mending Bu Mega lapor ke sana aja, biar makin rame)
Sekarang teriak2: penjarakan penghina calon presiden!
Inikah arus balik demokrasi di kepala kita?
ya udah bayar juga... mana no rekeningnya... heheehe....
Anyways, emangnya bisa ya dituntut? As far as I know yang ngebuat grupnya kan ngga mengatasnamakan partai =/
hehehhe....tentu akan ada asap jika ada api, harus nya si mbok satu itu berkaca, knp ada orang yang sampe sgitu niat nya bikin page di FB tentang beliau yang suka ngambek dan ngoceh ngga jelas itu
modal nama babe doang sih ....;p
Saya ndak mau politikana ditutup, nanti saya nggak bisa curhat lagi di sini...
Lama2, bayarannya dibawah 200 rupiah juga kalau memang masih berniat dituntut..
....
*anak kecil ajah, tauuuu...!*
yah pak..
yah bu..
sudahlah..
sudah tua..
dikritik koq ngambek..
nggak bisa menghargai aspirasi rakyat
itukah demokrasi??
*siap mecah celengan*
jam 06.10 sudah ratusan dan ada yang posting tiap 5 detik ?
Ora pareng ngritik, mungsuhi, ngadohi, ngelek-elek ibu, lho!
kalo sy jd megawati, sy suruh anak buah untuk comment byk2 di fb itu dgn kata2 yg santun tp nyengat biar publik tau kalo anak buah mega itu santun...
tapi itupun kalo anak buah sy bs buka fb, aha..
Saya nyumbang 20 rebu deh =))
udah saya sama kek nonadita aja.
*bantingan 20 ribu*
Kebiasan zaman dulu kala sebagai bandar plus germo jangan dibawa-bawa. Astapiluloh...
*ngacir*
Silahkan login untuk memberikan pendapat