Alhamdulillah, calegku kalah...!:-) 18
Senin, 13 Apr '09 07:29
"Calegmu kalah ya Din?", kata Khalid ketika ngobrol di kantin kantor.
"Iya tuh. Alhamdulillah", jawab Udin cengar cengir seperti biasanya.
"Kok alhamdulillah? Gak takut dikemplang sama partaimu?"
"Aku tuh dari dulu sudah nyadar, kalau partaiku itu ada yang nggak pas, tapi setiap aku kritisi hal itu, selalu saja aku dicap sebagai provokator. Sekarang jadi jelas semua kan. Coba kalau ternyata partaiku menang, padahal ada yang nggak pas, pasti ujung-ujungnya Indonesia yang akan rugi. Bagaimana tidak rugi kalau negeri ini dikelola oleh wakil-wakil rakyat yang tidak pas. Nah, gimana pendapatmu mas Khalid, hayo?"
"Jalan pikiranmu kok aneh mas Din..."
"Dimana anehnya?"
"Perhitungan suara belum selesai, yang terlihat kalah sudah mulai protes disana-sini, lha mas DIn kok malah bersyukur, apa tidak aneh itu?"
"Ini pembelajaran politik mas Khalid"
"Kita harus menyiapkan diri kita untuk menang maupun kalah. Kalau menang, segera siapkan mental untuk mengelola negara ini dnegan baik dan benar. Ingat mas Khalid, dengan baik dan benar, jangan hanya baik saja atau benar saja, harus dua-duanya"
Khalid terus mendengarkan ceramah gratis dari Udin.
"Begitu juga yang kalah, harus siap untuk mendukung yang menang, jangan malah bikin protes kesana-kemari. Inget juga, jadi oposisi itu juga bukan artinya tidak mendukung pemerintah lho mas Khalid"
"Oposisi yang baik adalah menunjukkan kelemahan sang pengelola negara dan memberikan solusinya, jadi bukan hanya berkoar kesana-kemari menjelek-njelekkan pemerintah"
"Wah... mas Udin dapet dari mana tuh ilmunya", Khalid mulai bertanya karena "risi" dengan jawaban Udin
"Halah... ini ilmu kacangan saja. Ilmunya orang awam. Bila kita siap menang, maka kita juga harus siap kalah"
"Be a good winner or good looser", kata Udin sambil ngeloyor pergi
Tag: Pemilu, caleg, good looser, kalah
Terkait:
-
Nasib Partai Bulan Bintang Tergantung Munas
Senin, 12 Okt '09 11:01 -
Egois dalam Memilih
Minggu, 10 Mei '09 12:37 -
Ibas dan Puan: Menguatnya Politik Dinasti di Indonesia?
Kamis, 7 Mei '09 12:24
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
babyloniamaria: Menarik
-
AndyMSE: Lucu
-
Mas Paman: Lucu
-
hersamin: Bagus
-
Catshade: Bagus
-
Herman Saksono: Penting
-
rukia: Lucu
-
Sri Kirana: Bagus
-
sawung: Lucu
-
Harrie: Menarik
-
Yudiantoro: Bagus
-
Razaq: Lucu
-
hamatamu: Lucu
-
Lantip: Menarik
-
grace: Menarik
-
Roy Suryo: Lucu
-
gunawanrudy: Lucu
-
yusro: Lucu
-
guawijaya: Lucu
-
Upik: Bagus


KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
[nggak bingung kan?]
salam kompak mas Udin
Maka lihatlah, ada saja organisasi yang berslogankan "maju terus". Misalnya sekali layar terkembang, pantang untuk.... Lha, masa gak ada saat gulung layar atau berhenti buat masukin kapal ke galangan?
BTW aku bukan aktivis PKS kok
[malah pernah disumpahin oleh orang P*S, he..he..he...]
biar yang kalah legowo menerima kekalahannya..
suka menebar janji tanpa melihat kenyataan
[bbm turun terus, sembako murah, korupsi gak ada lagi, dll]
salam
pemilu depan bisa-bisa gantian yang menang
isnya Allah
amin
salam
"ini adalah demokrasi, golkar menghargai Wiranto maupun Prabowo yang mencalonkan diri dengan kendaraannya sendiri-sendiri dan tidak menggunakan golkar sebagai kendaraannya,
inilah ujud demokrasi yang nyata"
menurutku itu komentar yang bagus dari partai yang tidak menang
komentar yang hanya menyalahkan KPU saja menurutku tidak perlu diulang-ulang,
toh semua sudah tahu kalau KPU memang bermasalah
jangan jadikan kambing hitam,
tapi buatlah strategi yang baik untuk menghadapi pilpres nanti
salam
loose: longgar
looser: orang yang longgar???
hehehehe...
Silahkan login untuk memberikan pendapat