Pluralitas In Bali 25

Sabtu, 9 Mei '09 13:56

Siapa yang pernah ke Bali????.hayo angkat tangan...!......satu..dua...empat...tujuh..delapan belas....duapuluhsatu...limapuluhtujuh...delapandelapan....sembalan tiga wahhhh banyak ya yg sudah ke Bali..

Hampir ga ada yg interupsi kalau bali emang asik buat wisata, baik kuantitas maupun kualitas tempat wisatanya. Tapi dalam rangka liburan keagamaan yakni Happy Waisak pingin cerita ttg bali sebuah tempat yg gak gembar gembor tentang pluralisme tapi langsung action, dari hal kecil contohnya....

Lalu lintas di jalan raya...disana kalau orang mau ke pura untuk sembayangan ga perlu pakai helm!...oooh mungkin ini wajar karena mayoritas Hindu, tapi liaht hari Jumat....situ kelilingin bali naik motor hanya pakai peci, atau cuman sajadah diselempangin di leher....mau bolak-balik denpasar-kintamani, denpasar-bedugul, ga pakalan kena semprit meski ga pakai helm....blum lagi kalau pas bulan ramadhan...kita hanya pakai kain sarung bisa muter2 tanpa helm dan pluit polisi ga akan bunyi meski kita ga pakai helm...

hari minggu pagi, yg mau ke gereja...hhhm ga perlu pusing sisirannnya rusak gara2 helm...silakan lewat ,santai aja melenggang...helm tinggalin di rumah.

Ayooo siapa mau ikut ke Bali....????


Tag: Bali, pluralitas

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    GaraMata 0 0
    lah, nggak pake helm kan melanggar peraturan dan membahayakan diri.
    Red-White Porridge 0 0
    helm kenapa disamain sama pluralitas?
    hamatamu 0 0
    GaraMata; moral of story, untuk alasan solidaritas, peraturan dan keselamatan mungkin bisa jadi nomor dua : D
    yashumi 0 0
    yaaaa lihatnya dari sudut biru....sama sekali bukan kampanye anti safety riding....cuman itu bentu penghargaan dalam keberagaman....
    *bagi saya lho...karena hal seperi ini ga saya temui di wilayah lain..*
    Logical Fallacy 0 0
    hamatamu - Kalau sembahyang baru pake helmnya. ; ))
    Red-White Porridge 0 0
    @rayya

    bentuk penghargaan dalam keberagaman kok malah gak pake helm...? : )

    mohon pencerahan... : D
    GaraMata 0 0
    yashumi

    Menurutku anda salah membawa cerita tentang pluralitas, sebab membiarkan pemeluk agama lain wira wiri tanpa menggunakan helm bukan bentuk pluralitas menurutku.

    Btw, saya mengakui kok bahwa di bali itu pluralitas sangat dijunjung tinggi, bahkan peristiwa bom bali tidak menyurutkan semangat pluralitas itu.

    Mungkin perlu dicari cerita lainnya. : D
    hamatamu 0 0
    @rayya; yah mungkin karena kalau di bali, teman-teman Hindu kan harus pake udeng atau make sanggul, susah kalau harus pake helm standar dan jadi tidak praktis. nah di saat lain, hal yang sama dilakukan oleh teman-teman muslim yang pakai peci, mungkin enggan melepas & melipatnya
    yashumi 0 0
    trims tanggapannya ya,
    saya ngamatinya dengan logika sederhana atau mungkin ga pakai !....kalau aturannya hanya untuk ke pura saja, sepakat sekali, seperti yg di jelasin hamatamu, tapi yg ibadahnya ga ribet juga di beri kelonggoran...itu yg bikin kesan....

    bagi 5cmlegacy...plularisme itu ga boleh dicontohin sama hal2 kecil gini !
    C e l o 0 0
    Tingkat toleransi beragama berbanding lurus dengan tingkat kecelakaan berkendara?
    Semoga nggak deh o__0a ngeri.
    Implementasi toleransi beragama yang gimana yaaaaa... :-? Nggak berani mutusin benar dan salahnya.
    ichanx 0 0
    helm itu peraturan untuk keselamatan euy....
    hamatamu 0 0
    C e l o; selama saya besar di bali, orang-orang pada pelan-pelan kalau ke tempat ibadah, mungkin takut sanggulnya copot atau udengnya terbang ditiup angin. ah tapi mungkin juga ngebut kalau telat ke pura. plus biasanya kalau ada piodalan atau upacara keagamaan yang lain, sebagian besar masyarakatnya ya pada kesana, jalanan malah jadi lengang : ))
    Google 0 0
    Toleransi dengan peraturan, mungkin itu maksudnya hehehe..

    Welcome to politikana, salam utk bali!
    Striding Cloud 0 0
    data sama konklusinya ndak ada hubungan sebab akibat.

    Jadi teringat sebuah joke, bahwa penyebab global warming adalah berkurangnya populasi bajak laut.

    Saya punya bukti, bagi yang tertarik.
    Google 0 0
    Striding Cloud, korelasinya jelas, bajak laut telah dikartunkan, sehingga negara2 perlu menambah pesawat2 tempur

    Tidak perlu bukti : )
    Sri Kirana 0 0
    Hmm... apakah di Bali angka kecelakaannya tinggi setiap hari Jumat dan Minggu? : D

    Saya agak kurang setuju kalau helm tidak digunakan atas alasan pluralitas(pengalaman soalnya, helm itu bener2 berguna)
    l. wiji widodo 0 0
    tambah satu lagi daya tarik bali!!
    visit bali in F'day n sun'D
    yashumi 0 0
    wah...jadi happy nih...! postingan pertama saya jadi salah satu headline !..

    karena ada daya tariknya bali atau karena bahas agama?...apa ya yg lebih menarik...mudah2 karena ada setting balinya....

    kalau soal agama, ga enak di bahas...kata sukardi rinakit" Tuhan Tidak Tidur"...lha kita yg masih kalah sama ngantuk aja , pakai sotoy apa maunya yg ga pernah tidur...hidup bali..!
    ancilla 0 0
    iya saya bingung ni...

    ini sebenarnya lagi kampanye penggunaan helm untuk keselamatan-kah? atau lagi kampanye berliburlah ke bali?

    *kangen duduk-duduk di kuta, beralaskan pasir sambil menikmati suasana dan menanti matahari terbenam. tak lupa menjaga tas supaya tak terbawa orang lain. hihihi...*
    boiga 0 0
    gak kangen kuta, gak kangen bali.. dulu kesana malah gak nyaman, takut nginjek sesajen, waswas liat pohon2 besar dengan sesajen di sekelilingnya..
    Google 0 0
    untung gk nginjek bom, bos ; ))
    C e l o 0 0
    Helm itu bukan bid'ah ya akhi.

    *ngakak lagi*

    kok jadi keingetan post itu ya. lol.
    hamatamu 0 0
    boiga; kalau memang gak sengaja gak papa kok
    Catshade 0 0
    Kalau memang harus ke tempat ibadah tanpa menggunakan helm, Tuhan niscaya akan melindungi kita, kan niatnya baik : D

    *mencari2 ontanya yang hilang*
    boiga 0 0
    ndaru; tapi tetap merasa bersalah dong.. yo ra'?

    Silahkan login untuk memberikan pendapat