Politik adalah Hasil 14

Jumat, 15 Mei '09 14:10

"Politik yang terbaik adalah Hasil", sebuah ungkapan lama yang mungkin dilupakan oleh para politisi kita.

Miris kan sampeyan menonton berita di televisi yang isinya soal komunikasi politik yang isinya omong kosong. Yang terlihat hanya inkonsistensi, dan sifat kekanak-kanakan, serta..bakat main preman. Haha..Gertak sambal!

PDI-P yang punggawanya suami-istri pun terpecah belah, haha. Suami Istri lho! Gila!

PAN yang punggawanya satu perguruan silat pun terpecah belah, haha. Bayangkan, satu Guru lho! Gila!

PKB yang satu tempat ngaji terpecah belah, haha. Bayangkan satu tempat ngaji lho! Gila!

PPP, oh PPP, yang satu kiblat ke Mekkah pun terpecah belah! Miris kan satu kiblat lho?! sama-sama ke Ka'bah!

Gak ada yang sadar, bahwa Politik yang terbaik adalah Hasil! Yang mereka tau, politik yang terbaik adalah Uang! Politik yang terbaik adalah bikin bingung atau cara lainnya: pecah belah. Makanya yang uangnya trilyunan bisa leluasa bermanuver pecah partai. hahaha..

---

Omong-omong soal hasil, saya pernah mendengar dari seorang teman yang aktif di PKS:

"Kami itu memang mau mendirikan negara yang baru, karenanya kami membangun partai, coba lihat HTI skrg, mereka hanya bisa berdemostrasi, tapi tidak punya kekuatan politik."

Saya bertanya balik: "Lalu kalian punya Apa? Selain Ideologi yang tidak kanan, tidak tengah itu? Politik yang terbaik adalah Hasil. Bila memang kalian menginginkan pendirian sebuah negara kanan, aih ultra kanan, hasil mana yang ingin ditunjukkan, selain sekedar ocehan ttg khilafiyah dan syariat islam yang belum ada bukti keberhasilannya."

Dan teman saya itu pun terdiam, mungkin mencari hasil dalam pikirannya.

-------

*Maaf saya meracau! Ah by the way, Saya begah! Begah dengan kalian yang anonymous dan bercerita soal Khilafah! Begah dengan kalian yang menulis dengan akun palsu!*

 

 


Tag: partai, politik, hasil, Omong Kosong, Inkonsisten

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    perempuan api 0 0
    gerah dit? ayo, ayo, kalem....

    *menikmati es kelapa*
    ichanx 0 0
    politik adalah dimana si hitam bisa menjadi putih dan sebaliknya.... hanya dalam hitungan menit! : D
    emmod 0 0
    saya mau coba meluruskan.sebenarnya partai ataupun organisasi2 islam hadir bukan untuk membentuk negara islam apalagi untuk memaksakan agama islam melainkan mencoba menawarkan alternatif2 pemecahan masalah dengan pendekatan keislaman yang berasal dari qur'an dan hadits. karena sesungguhnya indonesia sudah tidak perlu diislamkan lagi.cukup menyadarkan agar kembali kepada keislamannya dengan cara/jalan yang tidak dilarang oleh islam itu sendiri.Anda bisa bandingkan partai atau organisasi yang benar2 'keislamannya'.tidak ada perpecahan dan bebas korupsi.gimana, dapet pencerahan..?
    aditya sani 0 0
    emmod: Maaf saya tidak sedang berbicara tentang partai islam secara umum. Saya juga tidak mengatakan bahwa organisasi2 islam dan partai menginginkan sebuah negara islam. Pada tulisan saya, saya menyebut PKS dan HTI. Saya pun kemarin memilih PKS. Saya hanya prihatin karena PKS tidak memberikan contoh yg baik dari berita2 koalisi terakhir. Inkonsistensi dan omong kosong cawapres yang mewakili 'ummah'.
    Retno I Palupi 0 0
    Sudah ditanyakan kembali jawaban temannya itu?
    aditya sani 0 0
    Retno I Palupi: Belum, baru kemarin ketemunya...
    ichanx 0 0
    aditya sani nyontreng PKS? *tidak yakin* =))
    spidolhitam 0 0
    begah itu apa om?
    aditya sani 0 0
    ichanx: chanx, gw beneran nyontreng PKS, walaupun setelah itu menyesal. gw bingung mau nyontreng yg mana lagi..

    spidolhitam: kata 'begah' itu bersinonim dengan 'jengah'..
    spidolhitam 0 0
    kristal

    ow ... jengah ya ... btw kemarin saya nyontrengnya 3 kertas beda partai semua .... (nyontreng orang : D)
    aditya sani 0 0
    spidolhitam: hehehe..
    heriyadi 0 0
    aditya sani

    Ya kita lihat saja nih apakah PKS sebegitu takutnya tidak kebagian kekuasaan sehingga mendukung Demokrat malam ini, atau punya konsistensi sedikit dan bertahan dengan prinsipnya.
    hamatamu 0 0
    heriyadi; gemas. ingin rasanya merekam pernyataan-pernyataan petinggi PKS di media : ))
    aditya sani 0 0
    hamatamu: sepakat!

    Silahkan login untuk memberikan pendapat