PKS Ancaman NKRI? 200

Selasa, 19 Mei '09 15:44, dibaca 206 kali

Membaca buku Ilusi Negara Islam (INI), sungguh membuat bulu kuduk merinding. Ternyata, Indonesia sudah berasa di tubir jurang perpecahan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama-sama Hisbuth Tharir Indonesia (HTI), Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) dan sejumlah ormas Islam lain, menurut buku INI, ternyata masuk dalam kategori ancaman bagi masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Buku yang merupakan laporan penelitian terhadap aktivis-aktivis gerakan Islam (yang selama ini dikenal sebagai Islam garis keras) di 17 provinsi itu, menunjukkan dengan gamblang kiprah politik mereka dalam rangka membangun sebuah pemerintahan Islam sedunia atau Khilafah Islamiyah.

Oleh karena itu, saya sangat maklum ketika PKS ngambek ketika Yuhdoyono memilih Boediono sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden/wakil presiden mendatang. Isu neoliberalisme dimunculkan, menurut saya, sekaligus memanfaatkan momentum gerakan-gerakan perlawanan terhadap globalisasi ekonomi, privatisasi dan gerakan antiutang yang juga diusung banyak civil society organizations (CSOs).

Barat yang sudah pasti menjadi musuh utama gerakan Wahabi dan Ikhwanul Muslimin karena dianggap sebagai biang kekacauan dunia, khususnya kemunduran Islam di berbagai belahan dunia, ‘dijual’ sebagai isu utama. Harapannya, gerakan itu akan emmperoleh dukungan dari banyak kalangan, tak cuma para aktivis dan komunitas muslim semata.

Di buku itu ditunjukkan, misalnya, betapa organisasi Islam sebesar Muhammadiyah sudah sedemikian parah ‘diacak-acak’ anggotanya sendiri yang merangkap sebagai aktivis PKS. Banyak masjid dan lembaga-lembaga pendidikannya ‘diserobot’ orang-orang partai. Begitu pula NU, yang hanya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, saja sudah ‘kehilangan’ 11 masjid/mushala.

Yang tak kalah mengagetkan, gerakan transnasional Islam model Wahabi/Ikhwanul Muslimin ini pernah pula berupaya masuk Istana Presiden. Sebuah proposal tawaran kerjasama dengan pemerintah dengan nilai ratusan juta dolar Amerika disodorkan, bahkan gamblang disebutkan sebagiannya bisa dimanfaatkan untuk operasional kabinet, hanya sebuah rekomendasi legal untuk sebuah proyek di Indonesia.

Ilusi Negara Islam merupakan buku yang mencerahkan, memberi gambaran gamblang tentang gerakan Islam di Indonesia. Bagaimana banyak BUMN dikuasai aktivis-aktivis Wahabi/Ikhwanul Muslimin/Hisbuth Tharir, juga parlemen dan banyak perusahaan-perusahaan swasta di Jakarta dan berbagai kota.

Buku INI tak hanya layak jadi bacaan wajib masyarakat Indonesia, namun utamanya justru bagi Yudhoyono, Megawati dan Jusuf Kalla, supaya dia lebih berhati-hati memilih tokoh-tokoh dalam kabinetnya kelak. Selain itu, menarik pula dijadikan rujukan bagi para penerima mandat sebagai penjaga keamanan dan kedaulatan Indonesia untuk lebih berhati-hati.

Kita tahu, sering gosip mampir ke telinga kita, bahwa sejumlah oknum perwira (dan penisunan) polisi dan militer melakukan ‘kerjasama’ di bawah tangan dengan kelompok-kelompok garis keras. Terlepas dari persentase kebenaran isi buku (hasil penelitian itu), saya kira kita harus mengapresiasi kerja intelektual mereka dalam membangun peradaban Indonesia yang lebih bermartabat, tak ada diskriminasi dan lebih dari itu, saling hormat-menghormati tanpa memandang latar belakang agama, keyakinan, etnisitas dan sebagainya.

Selayaknya pula, PKS, HTI, DDII dan ormas-ormas yang merasa dirugikan dengan publikasi buku itu, membuat klarifikasi kepada publik secara gentle dan terhormat.

Kita, tentu tak ingin ancaman pembunuhan kepada salah seorang Ketua PBNU di Mesir oleh seorang pimpinan partai Islam garis keras hanya demi perasaan tak suka Sang Ketua PBNU membuka fakta yang sesungguhnya tentang gerakan Islam di Indonesia.

Terbitnya Ilusi Negara Islam sungguh merupakan sumbangan sangat berharga bagi masyarakat Indonesia untuk memilih dan membentuk peradaban yang lebih baik di masa mendatang. Kita juga diuntungkan oleh orang-orang seperti KH Abdurrahman Wahid, Prof. DR. Buya Ahmad Syafi’i Maarif, KH Ahmad Musthofa Bisri dan semua pihak yang terlibat dalam penelitian itu.

Tanpa kerja keras dan rasa cinta mereka pada Indonesia, tak mungkin buku yang sangat penting itu bisa terbit dan beredar di sini. Tak berlebihan bila buku semacam itu menjadi bacaan utama pelajar dan mahasiwa Indonesia, agar tatanan kehidupan yang lebih adil, saling menghargai dan menghormati itu bisa segera terwujud, setidaknya beberapa tahun mendatang.

Semoga apa yang dilakukan Abdurrahman Wahid, Buya Syafi'i Maarif dan kawan-kawan bisa menjadi amal jariyah yang tak ternilai bagi Indonesia. Amin.


Tag: indonesia, PKS, HTI, wahabi, NKRI, DDII, Hisbuth Tahrir, KH Abdurrahman Wahid, Musthofa Bisri, KH, Buya Ahmad Syafi \'i Maarif

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

ErwienSamantha 0 0
Waspada .. Waspada .. waspadalah.
Google 0 0
Buku ini rencananya akan diperbanyak di empat negara di dunia yakni Turki, Arab Saudi, Inggris dan Amerika Serikat.

Mungkin Dh2L juga mau membantu translate ke bahasa nya : D
Blontank Poer 0 0
bagus. semakin banyak bahasa dan peredarannya, makin baik untuk Indonesia.

pemahaman Barat terhadap Indonesia juga akan membaik. Insya Allah. dengan begitu, kian banyak investasi (bukan utang), dan lapangan pekerjaan kian banyak.

saya yakin, buku itu akan memiliki resonansi yang dahsyat. Amin.
GaraMata 0 0
Saya sedikit dapat menduga bagaimana sebenarnya PKS (dan mungkin PAN?) ketika penolakan Budiono kembali mewacanakan perwakilan Islam. Seolah-olah Budiono bukan Islam saja. : D
Google 0 0
semoga masalah pelik yang sudah memberi stigma tersendiri ini bisa dikoreksi oleh islam baik dari dalam maupun luar tubuh islam itu sendiri
Blontank Poer 0 0
amin
Yesterday is Today 0 0
Btw katanya buku ini sudah banyak yang berencana membredel?
Herman Saksono 0 0
Gusdur memang payah sekali kalau berurusan dengan politik, tapi ketika berbicara soal pluralisme dia seperti bukan Gus Dur lagi.
Blontank Poer 0 0
payah bagi yang tak paham. dan karena itu, saya maklum.....

lihatlah Gus Dur kalau sudah bicara NKRI, pluralisme, multikultur dan sebagainya. urusan politik praktis, anggap saja Gus Dur sedang guyonan supaya syarafmu tak rusak : p

jadi, akiasik gak perlu kaget
kodama 0 0
negatif thinking mode : on

sudah bukan rahasia lagi kalo gusdur itu ngambek sama pks dll karena mengecilkan perannya sebagai tokoh besar islam di negeri ini...

negatif thinking mode : off

semua hal harus dilihat dari banyak sisi, kalo hanya dilihat dari satu sisi, memang kelihatannya hanya satu itu yang benar, semuanya salah...

"bayangin jika nanti semua masyarakat Indonesia mengehendaki indonesia jadi negara islam, betapa gembiranya para pendukung kilafah ya....."
kodama 0 0
:evil: huahahahahahahahahahaha....
Blontank Poer 0 0
hahahahaa..... saya justru mengajak pembaca semua untuk menjadikan KHILAFAH sebagai ILUSI

khilaf, ahhhh.........
ichanx 0 0
Blontank Poer :

[Selayaknya pula, PKS, HTI, DDII dan ormas-ormas yang merasa dirugikan dengan publikasi buku itu, membuat klarifikasi kepada publik secara gentle dan terhormat.]

logika mas Blontank Poer ... maaf aja... terlalu bodoh! apa gak sebaiknya dibalik mas.... yang bikin fitnah aja (kalo ngerasa punya data yang bener valid), tuntut dong PKS dll ke pengadilan... Kan berarti PKS dkk sama aja dengan menggalang persiapan pemberontakan terhadap NKRI kan?

Lewat pengadilan saya pikir lebih fair daripada maen merusak opini publik ala "tokoh islam" yang... maaf.... tidak lebih islam dari orang yang jarang shalat seperti saya...

duuuuh.... gus dur ituh...... speechless
ichanx 0 0
oh tambahan... demi allah, saya bukan PKS... apalagi HTI dan DDII... tapi saya gatel kalo pemecah belah islam dengan jubah kyai mulai nebar-nebar fitnah....
hamatamu 0 0
ichanx; justru bung Blontank Poer tidak sedang bermain "lebih islam-islaman, islaman mana situ sama saya", yang bung Blontank Poer sorot, lebih kepada masalah-masalah NKRI, pluralisme, multikultur, dsb. yang adalah masalah semua orang, tidak hanya yang beragama Islam saja. toh negeri ini terdiri tidak oleh umat Islam saja kan?

maafkan saya yang tidak sepintar anda.
GaraMata 0 0
ichanx

Anda sudah tahu apa kriteria yang digunakan penulis buku untuk memasukkan PKS sebagai fundamentalis belon?

Sebab seperti komen saya sebelumnya, saya kemungkinan akan memasukkan mereka sebagai fundamentalis dalam hal kasus budiono tersebut.
kodama 0 0
bukankah sudah selayaknya bagi seseorang yang tak ingin menegakkan negara islam, penegak negara islam itu musuh yang jahat, seperti juga orang sosialis mengatakan kapitalis itu musuh yang jahat atao kaptalis itu bilang sosialis itu mjsuh yang jahat....

ah... kayak tak tau aja...

inget omongan MH Ainun Nadjib : gusdur itu sudah tidak sholat, karena tidak bisa sujud saking buncit perutnya...
ichanx 0 0
hamatamu :

yang saya masalahkan bukan islaman mana situ ama saya atau ama dia.... tapi data fitnah yang ditulis di buku itu (yang kebetulan ditulis oleh seorang KYAI) dijadikan pembenaran oleh Blontank Poer untuk menunjuk hidung PKS dll sebagai seorang penjahat...
kodama 0 0
sok pinter mode : on

: p
Blontank Poer 0 0
Dana dan Ndaru, biarin saja ichanx menguarkan opininya. kasihan, sampai dia sumpah-sumpah segala gitu, kok..... : p

Ichanx, nuntut di pengadilan itu gak gampang. ada proses, mekanisme, administrasi dan sebagainya.....
Yesterday is Today 0 0
ichanx: Lah kalo mereka ngerasa innocent ya bela diri lah. Berhubung Khalifah ini masih wacana dan belum ada tindakan konkrit utuk menggantikan Pancasila, mereka masih ada dalam zona aman kebebasan berbicara, belum sampai makar. Tindakan penentangan terbaik ya dengan menerbitkan buku semacam ini.

Lagian kalau lewat pengadilan, kalaupun berhasil, mereka akan terlihat seperti martir yang menarik masyarakat kelas bawah yang tiap hari disuapi propaganda ala Sabilli.

Lah kalo anda capek dengan penebar fitnah, sikap anda terhadap media semacam majalah yang saya sebutkan di atas itu bagaimana?
Google 0 0
Maaf interupsi kodama ama hamatamu cangkokan yah?
Yesterday is Today 0 0
Google: expansion pack.
GaraMata 0 0
Blontank Poer

Habis saya gemes jika dah soal fitnah memfitnah. Padahal kriterianya sendiri belon jelas.
ErwienSamantha 0 0
ichank: Bener sudah baca bukunya?? kok aku gak ngeliat buku itu berusaha untuk memecah belah Islam. Tapi lebih didasarkan pada niat meletakan islam pada tempatnya yaitu sebagai agama yang merupakan keyakinan yang bersifat individu bukan fanatisme terhadap ideologi.

ichanx 0 0
Yesterday is Today : kalo PKS dkk nerbitin buku semacamnya... errggghhhh..... jangankan elu yang udah pasti kontra, gw aja udah males duluan bacanya... pasti kebanyakan maen ayat.... : D

Kalo bukunya gusdur dkk betul, ini berarti udah jadi tonggak penting untuk menggagalkan niat menggulingkan NKRI oleh sekelompok ISLAM FUNDAMENTALIS loh.... masa cuma berakhir di buku dan opini? Sayangkan banget... Apalagi risetnya udah gila-gilaan... Sebagai orang yang cinta Indonesia, harusnya ngelaporin dong kalo dia tau ada rencana makar.... : ))
Blontank Poer 0 0
ichanx: jenis kelami sampeyan lucu tenan.....

tak apa, aku menikmati kelucuanmu. demi Allah.....
Rahwana_Candradimuka 0 0
PKS sudah makan korban di Bekasi, http://bersamatob…dicabut.html
Yesterday is Today 0 0
ichanx: harus ada bukti konkrit untuk memasukkan ini ke jalur hukum. Itu yang susah. terkecuali yah... UU Subversi ada lagi : p.

*sumpah, bisa digebugin sekeluarga kalo ketahuan ngomong begitu*

Lagian, anggap aja buku ini sebagai first step : D. Apapun selalu dimulai dari wacana menuju pencerahan baru ada aksi toh? Kalau memajukan aksi sebelum berfikir taktis namanya gegabah.
Mita 0 0
mas ichank kok jedhul disini ....... klo ichanx pinter buat donkk klarifikasi tandingan untuk resensinya mas Blontanx ... peace dechhh ..... jangan lari lagiii yaaa !!!

dicari temen2 tuch di komentar yang satunya !! disana anda dituntut untuk menunjukkin tuduhan anda bahwa bahwa buku itu fitnah dan belum anda jawab !!! ....

ehh disini lagi-lagi ngumbar kata finah !!!

ati-ati dengan kata fitnah dechh !!!

peace dech mas ichank : )

salam kenal

Mita
Yesterday is Today 0 0
Rahwana_Candradimuka: Berita yang itu sukses bikin saya bete. Setelah penggusuran gereja dan pembangunan kompleks perumahan khusus muslim, Depok mau dibawa ke mana lagi? Jam khas kota Depok aja sekarang sudah diganti spanduk untuk makan menggunakan tangan kanan dan menanam belimbing kok.

*misuh2 sendiri*
ichanx 0 0
Yesterday is Today : nah... kalo gitu, kumpulin bukti dulu yang lengkap... jangan lupa pake azas praduga tak bersalah.... jangan seperti mas Blontank Poer : D
Mita 0 0
Lah koq opini / commentnya jadi rame "nyudutin" mas ichanx yach ....

Aduh jangan lupa tulisan di atas donk !!!

Beda itu boleh .... tapi pakai nalar dan argument yang ilmiah dech .... nggak perlu meluap-meluap emosinya !!

Peace yaaa semuanyaa !!

Yesterday is Today 0 0
ichanx: Lah kalo datanya cukup buat bikin satu buku dan artikel ini? : D
septima 0 0
mending mana yah? 'dijajah' Barat (USA dan konco2nya kayak Israel) atai Timur Tengah (Arab)
kok kayak makan buah simalakama aja. bagaimanapun identitas keindonesiaan kita memang sedang dalam bahaya
Google 0 0
septima

Lah, sapa yg mau dijajah? Koq yo mau : ))
Herman Saksono 0 0
Mita, yang emosi itu siapa : p
boiga 0 0
lagi-lagi gusdur..
teruuusss saja tidak sadar opininya bisa dijadikan pembenaran.. dia itu orang besar (setidaknya dianggap besar oleh sebagian orang).. bikin buku berisi tuduhan-tuduhan gitu kan kurang pantes..

tuduh-tuduhan itu pantesnya di pengadilan dur..
disini yang baca buku gak semua pinter, gak semua sejalan.. konflik jangan diundang, konflik yang ada udah banyak kok.. malah dibikin makin repot..
Wonggantenk 0 0
hmmm, capek menghadapi debat yang seperti ini

Bagi umat Islam, tolong menolong dan nasehat menasehatilah dalam kebaikan untuk sesama muslim

Umat Islam haruslah berlaku adil terhadap terhadap pihak non muslim dan kalau berdebat dengan mereka, pakailah cara yang baik.

Itu pesan Al Qur'an
rif 0 0
kek nya impact buku itu blontank bener2 dahsyat, saran gw kalem dulu, tengok kiri-kanan,
ada heboh2 nggak di muhammadyah, nu & pks? jangan2 mereka yg nulis buku itu lagi sakit ati sama hnw,
siapa tau cw yg dikawin hnw itu simpenannya gus dur..
cuma sikap kayak ichanx yg membuat bangsa ini kebal dari hasutan.
babyloniamaria 0 0
yang islamnya udah cape kale saling menasehatin karena semua takarannya duit dan jabatan....bukan KEBENARAN
Blontank Poer 0 0
@rif: sepakat. sepakat bahwa sampeyan menambah panjang daftar orang yang saya kagumi dalam hal kelucuan setelah ichanx.

matur nuwun, lho...
Wonggantenk 0 0
yah, kalau udah takarannya mutlak dunia, nggak seimbang deh, sama juga kalau hanya mementingkan akhirat doang

Padahal kalau menurut Perintah Al Qur'an umat Islam itu harus mengejar ilmu, kekayaan dunia dan akhirat secara berimbang dan sesuai kemampuannya masing - masing
Wonggantenk 0 0
Dan juga pesan Nabi dalam hadis mengenai kunjungan iblis ke majlis nabi dengan menyamar sebagai seorang kakek tua, kebenaran walaupun datangnya dari iblis sekalipun tetap kebenaran, secara tidak langsung umat Islam diminta objektif dalam menilai sesuatu

Dan saya setuju dengan ichanx dan @rif
banino14 0 0
buku yang didanai oleh antek antek bush.
rif 0 0
@blontank
sami-sami pak, mohon daftarnya diposting pak, biar kita semua tau siapa2 yang gak mudah kena hasut
babyloniamaria 0 0
partai-partai jangan perang agama dunk..perang kurusetra aja....ga ada tumbalnya
Ridwan 0 0
ah g mungkin kalau PKS itu ingin membuat perpecahan, saya kenal kok petinggi petingginya.
mereka orang2 baik dan berilmu

menurut saya PKS tu perwakilan suara Islam untuk duduk di pemerintahan NKRI sebagai agama mayoritas

Gus Dur itu orang aneh, agamanya islam tapi sukanya ngejelek2in islam. omongannya g usah didengerinlah. di john pantau aja pancasila g afal : D: D: D
Yesterday is Today 0 0
Ridwan: ah masa, situ aja anonim kok gimana kita bisa percaya : D.
MangKutak 0 0
Cukup menyejukkan epilognya: Mustofa Bisri

#itu baru ulama...
Sitorus 0 0
Jangan terlalu mudah percaya dengan pendapat orang lain namanya juga pendapat bisa benar bisa juga salah.
Google 0 0
Nungguin ulama Dh2L
Sitorus 0 0
Kata pesan dari langit, Jangan sampai mayoritas menindas yang minoritas, tapi jadikan mayoritas sebagai pelindung sang minoritas
MFH 0 0
Ko jadi gini sih...anggap saja sebagai nambah wawasan....gitu saja ko' repot
CaNabi 0 0
hehe,__ indonesiah..
Sang Pengumam 0 0
males debat gini...buku ini sebenarnya ketakutan orang-orang liberal gak dikasih duit lagi aja dari funding-fundingnya...saya bukan anti liberal dan cinta sama orang wahabbi justru menurut saya diskursus ini membuat kita mundur dari konteks Indonesia Modern...
salim 0 0
pks,bukan ancaman wong dia plintat-plintut,plintat-plintut bukan sikap orng islam yang sebenarnya,jadi yang menjadi ancaman nkri adalah orang islam yang benar-benar menggunakan alquran dan hadits sebagai pedomannya,yang yak mau berhukum dengan selain keduanya,yang tak mau setia kepada nkri melainkan kepada Allah semata,yang tak mau berdemokrasi,karena demokrasi di anggap sebagai perusak iman,sebab produk terakhir demokrasi adalah pembuat undang-undang yang bertentangan dengan alquran dan sunah.
Yons 0 0
ancaman NKRI itu kaum liberal
Sri Kirana 0 0
Ancaman NKRI itu apatisme dan orang-orang yang cuma omdo alias NATO kalau mau bahasa kerennya.

Belum baca bukunya sih, tapi melihat komentar yang beredar di sini, sepertinya kebanyakan juga belum baca bukunya atau orang-orang anonim tak jelas identitasnya yang entah kloningan siapa, hihihi ; ))

*kipas2 bara*
Yesterday is Today 0 0
Sri Kirana: mang blom ada yang ngirim? Mo diuploadin ulang atau gmn?
Sri Kirana 0 0
@macanwhee
Belom cek gmail lg sih... tapi kemaren pas Herman Saksono mau ngirimin via YM gak bisa... ya maklum juga sih, sinyal wi-fi apartemen lemot berat kalo di kamar ^^;
Google 0 0
Baru nyadar juga, trnyata banyak orang2 baru bermunculan di artikel2 seputar buku ilusi ini : D
kodama 0 0
@ Google :

bukaaaaaannnnnnn. sueeerrrrrr bukan cangkokan apalagi expansion pack....
ichanx 0 0
sepikiran sama Google : ))
Yesterday is Today 0 0
Biasalah, perang rating ; )). Atau malahan karena takut dibilang 4L : D.
Google 0 0
Iyo yo, napa pada takut dibilang JIL
Sante aja lageh, jadi kafir aja sante : p

*pdhl anonim : D
CaNabi 0 0
JIL menentang antek arab
Google 0 0
Lalu kalau menentang antek arab??
ichanx 0 0
eh lupa... belum NYEPAM pembelaan eike disindang.... [ http://www.ichanx…t/ilusi.html ]

*makan kebab turki*
uceenk 0 0
ichanx

kritiknya bagus, sayang, di poltikana komentar ga bisa dirating : D ....jadiin postingan doms biar bisa dirating
MangKutak 0 0
gue pikir NKRI adalah konsep negara bangsa yang perlu dipikirkan ulang:

#kenapa gak Federasi saja?
Yesterday is Today 0 0
MangKutak: Federasi Persatuan Indonesia? Sama mah ogah...
ichanx 0 0
uceenk : males.. kepanjangan... : ))
MangKutak 0 0
tapi setidaknya, setiap daerah federasi boleh berekspresi sesuai dengan mayoritas di daerah mereka
terserah mo nasionalis, mo liberalis, mo sariah, mo islam, mo hindu, mo budha, mo kristen
dari pada dipaksakan NKRI?
Kucing Neolib 0 0
@Septima

Kalau dijajah barat kita jadi sekuler..tapi kalau dijajah Arab ntar agama Islam diseragamkan..hmmm pilih dijajah barat aja : p
kodama 0 0
ingat pidato SBY : Kita semua sepakat, NKRI sudah final....

Final mulu, kapan keluar pemenangnya...

kayaknya karena Indonesia make demokrasi, gak akan ada bentuk pemerintahan yang bener2 Final, paling tidak selalu terbuka adanya perubahan ... ...

*bayangin tahun 2014 rakyat semua minta tiap pulau jadi negara sendiri, mau apa coba pemerintah... ... ...*
Striding Cloud 0 0
pemerintah bakalan membela keutuhan bangsa.
Hamdi 0 0
Sedih saya melihat buku ini dan tanggapan 'para pakar'. Partai paling moderat, anti korupsi yang sudah sering dibuktikanya di DPR dan daerah, organisasi politik paling rapi, kader yang taat beribadah justru dikatakan Islam garis keras dan siap menerkam NKRI.
Pikiran Gus Dur yang sudah tak lurus dijadikan pegangan, Ahmad Syafii Maarif yang selalu iri dan cemburu dengan kesuksesan PKS, dan saya tahu persis beberapa pimpinan Muhammadiyah yang jadi kader PKS, sementara yang lari dari PAN justru bertambah karena ketidakprofesionalan organisasi dan kekotoran berpolitiknya.
Gus Dur juga sudah banyak kehilangan kader direkrut PKS, dan bagaimana kondisi ikatan kekeluargaan di PKS, cobalah anda rasakan, benar-benar sejuk dan Islami, sementara partai lain termasuk yang berbasis Islam selalu panas dan penuh konflik.
NKRI akan dijadikanya negara Islam ? Justru saya bersyukur kalau orang-orang taat seperti mereka yang memimpin negeri ini, sementara PDIP atau PD atau PG yang tak jelas ideologinya kita justru kita biarkan saja bahkan mungkin sudah tersusupi oleh orang-orang komunis.
Biarkan sajalah kepada siapapun berkembang, selama mereka menggunakan cara-2 demokratis dan baik dalam berjuang menegakkan ideologinya.
Saya ibaratkan kasus zina anggota DPR dengan poligami Aa Gym. Kok malah yang sehat dan halal yang kita ributkan. Kendati saya tidak memilih Hidayat Nurwahid dalam Pemilu kemaren tetapi saya salut pada mereka dan rela kalau mereka yang memimpin negeri ini. Ekstrim / garis keras ? lebih keras Gus Dur dalam memerangi Muhaimin cs dan memberikan komentar2 tak bermaknanya. Mungkin hanya kecemburuan saja.
hamatamu 0 0
komunisme di mata Hamdi seperti apa sih? jadi ingin tahu : D
kodama 0 0
Tuvok

Lantas, kalo tak ada yang mau milih di pemilu ???
Munafik 0 0
@dana
Karena mereka mempunyai prinsip: cuma Islam merekalah yg paling benar.
Buku ini sepertinya menarik walaupun saya belum baca. Kalaupun ga sependapat ga usah pakai ancam2 bakar toko buku orang.
Halah..
DANANsaja 0 0
Weleh...
INDONESIA kakak...
Om Punto 0 0
Banyak cara untuk menjual buku :-D
hamatamu 0 0
Om Punto; juga banyak cara untuk membaca buku : D
Google 0 0
Bangke, ki pada ganti2 nama, jd bikin bingung : ))
Po' 0 0
nggak mau komen belum baca bukunya...

gak suka gus dur
gak suka PKS...

sementara ikut ichanx : D
hamatamu 0 0
Google; selamat!
amalthea 0 0
wah... saya dah pernah baca buku2 sejenis yang ditulis untuk provokasi dengan kata-kata yang penuh propaganda.
tapi data dan bukti serta kredibilitas penulisnya masih belum jelas.


saya kecewa ajah kalo temen2 di politikana yang katanya kritis ternyata terpengaruh oleh buku2 basi macam ini.
septima 0 0
ini mau sampe kapan tulisan ini dipasang di headline politikana?
pengelola politikana kurang bijak juga tampaknya....
hamatamu 0 0
septima; mungkin daripada menurunkan dengan paksa artikel ini lebih baik menunggu artikel yang berusaha menjawab dari 'pihak-pihak' yang 'merasa' disudutkan
Yesterday is Today 0 0
septima: lah yang naikin ini ke headline kan bukan pengelola politikana, tapi warganya sendiri. Anda komen protes kayak begitu justru makin menaikkan artikel ini ke atas loh : D.
Pedy 0 0
Yesterday is Today: dari mana kita bisa memastikan itu by software, bukan by admin? Cukup percaya saja?
Yesterday is Today 0 0
Pedy : dari kang tutur yang hobi bumping artikel ke atas : )).
Pedy 0 0
Wah, bagi dooong trik hacking nya?
Yesterday is Today 0 0
Spamming komentar sih caranya. yah kayak kita sekarang ini : D.
Po' 0 0
Yesterday is Today

huahahaha... : D , cangkok ginjal...
Pedy 0 0
Eh, politikana bisa di SQL-inject gak ya? Lumayan jadiin headline ato naikin pamor.
hamatamu 0 0
Pedy; hah? hacking?
hamatamu 0 0
Pedy; mau sql injection demi naikin pamor & naikin headline? niat bener
Pedy 0 0
hamatamu; pen-testing ajah, curious sama security-nya.
cK 0 0
bener deh ih BT

#sradak sruduk
Pedy 0 0
hamatamu: dulu aku pernah lihat bug yang menampilkan message error di data object-nya, wah puarah kui. DDL bisa ketahuan. Mestinya di web conf-nya di off kan warn-message-nya.
hamatamu 0 0
Pedy; kirain demi naikin pamor & naikin headline : D
Po' 0 0
jangan nyepam disini di tempat lain ajah...
males ah liat headlinenya


*lo ngapain? : D

Pedy 0 0
Iya aku bosen juga liat headline ini terus. Turunin gimana caranya yak? : |
Yesterday is Today 0 0
...not posting here?

Elementary, my friend. Elementary.
DV 0 0
Hehehe, PKS lagi, PKS lagi...
Sejatinya saya sudah ndak mau komentar lagi tentang PKS di sini.
Sudah terlalu banyak bahkan sejak sebelum Pemilu caleg lalu..: )

Singkatnya, tak ada tai yang tidak bau meski dibungkus dengan apapun itu..: )

Itu saja...: )
Akasa Prabhasa 0 0
Buku ini menarik karena dihasilkan dari penelitian dan metode ilmiah selama bertahun-tahun, jadi nggak asal JEPLAK!... Buku ini ditulis oleh bapak-bapak bangsa (Gus Dur, Syafii Maarif dan Gus Mus) dan institusi-institusi kebangsaan (NU dan Muhammadiyah) yang merupakan perwujudan semangat founding fathers NKRI, jadi juga nggak asal JEPLAK!...

Bila tidak setuju dengan buku ini silakan publikasikan dengan data dan fakta berdasarkan penelitian dan metode ILMIAH juga!... Jangan melebar ke hal-hal lain!...

Apa yang diungkap di buku ini adalah data, fakta dan analisis ILMIAH, bukan barang bukti untuk pengadilan... Tidak perlu pengadilan untuk menindaklanjuti isi buku ini, tapi langkah NYATA siapa pun yang nanti duduk di pemerintahan...

Pemilihan Boediono adalah sinyal tegas akan tindak lanjut SBY terhadap keprihatinan Gus Dur, Syafii Maarif dan Gus Mus tersebut... Bila sinyal ini tidak dilanjutkan, maka akan dilakukan PEMULIHAN seperti tahun 1965-1966!!!...
Google 0 0
Saya gak yakin ada yang berani membawa buku ini ke pengadilan, karna sama aja dia mempopulerkan buku ini : D
mufa 0 0
DV tumben muncul, apakabar bro, (oot)
DV 0 0
@mufa: kabar baik : )
Muncul soalnya ada sinyal lagi ngomongin PKS : )

Nggak sih, sibuk aja hehehe.: )
ichanx 0 0
Akasa Prabhasa : data? fakta? analisis ilmiah? =))
Casper 0 0
Semua yg berlebihan tdk baik. Mudah terjerumus dugaan.
Blontank Poer 0 0
ichanx cs., ada baiknya Anda membaca dulu buku itu. saya kira, tak sehat hati, jiwa dan pikiran Anda kalau hanya mendebat tanpa pernah mengetahui materi yang diperdebatkan.

kalau soal kebenaran subyektif dengan bumbu keyakinan yang berlebihan dijadikan pijakan, maka sesungguhnya itu hanya menunjukkan betapa kerdilnya kita.

pro-kontra itu wajar, suka-tidak suka itu wajar, maka Allah sudah mewanti-wanti kita, makhluk paling sempurna ini, dengan salah satu penggalan firmannya: "...bagiku agamaku, bagimu agamamu."

mengapa kita mengingkari firman-Nya?
Wonggantenk 0 0
@Blontank Poer
sudah khatam pak
Google 0 0
Jadi ingat pepatah lama,"...bagiku istriku, istrimu bagiku.."
Wonggantenk 0 0
sebaiknya anda juga objektif
CaNabi 0 0
Kyai2 mulai turun jadi provokator. Siapa lagi yg bertugas mendinginkan suasana? Bubar saja bangsa ini kalo gitu terus.
Blontank Poer 0 0
@Wonggantenk: mana yang tidak obyektif dari saya? kalau Anda benar-benar khatam, mestinya akal akan menuntun Anda pada kesimpulan TIADANYA PENYESATAN tulisan saya terhadap buku INI. kecuali, prasangka yang Anda pegang teguh dalam berdialog.

kalau sudah POKOKE, maaf, saya bukan tipe demikian. Anda telah salah menilai saya
Google 0 0
Paling tidak buku ini bisa memberikan view yang berbeda, agar kita bisa meretas kompleksitas jati diri negara ini yang mulai memudar

*melirik http://politikana…-sudah-bubar
ichanx 0 0
Blontank Poer : gw kan udah kasih "kritikan singkat" di [ http://ichanx.net/ilusi.html ] .

Apa itu belum cukup untuk membuka mata anda untuk menerima kritikan saya, Wonggantenk, @rap, dan yang lainnya?

: p
ichanx 0 0
@bontankpoer

[..pro-kontra itu wajar, suka-tidak suka itu wajar, maka Allah sudah mewanti-wanti kita, makhluk paling sempurna ini, dengan salah satu penggalan firmannya: "...bagiku agamaku, bagimu agamamu."..]

---------------

sepakat! lalu apakah fitnah-memfitnah bisa dianggap wajar juga? : ))
Google 0 0
Mbok yo kalo memang ini fitnah, pihak yg berkepentingan bawa ke jalur hukum, beres

Daripada koar2 serak2 basah di web
ichanx 0 0
Google : masalahnya, pihak yang berkepentingan gak ada di politikana.. yang ada hanya pengamat doang... : p
Blontank Poer 0 0
ichanx: argumentasimu di [ http://ichanx.net/ilusi.html ] sungguh menarik. antum bisa bersembunyi dengan baik.

mbok sampeyan bikin buku yang mementahkan INI... Insya Allah, saya akan membeli 100 eksemplar untuk saya bagi ke teman-teman saya
Google 0 0
Sebenarnya hal ini sudah kami kontak dengan pihak PKS melalui web nya, kami minta mereka mengadakan class action atau sejenisnya

Tapi jawaban mereka seperti biasa, menggantung
Nunggu keputusan rapat DEWA syuro kale yah : ))
Blontank Poer 0 0
batasan fitnah itu apa sih, ichanx?

Po' 0 0
Tadinya tertarik mau baca
buku ini, tapi kok skarang
nggak ya? : ((
Google 0 0
Po'

Gpp bos, buku ini sudah menyebar dengan indah di berbagai forum dan blog
babyloniamaria 0 0
edna mana yah...ini ga abiez-abieznya penderitaan nya
krisnov 0 0
Chika ???

Elo bukannya Goog ? Sejak kapan elo jadi berkokok ? ha..ha..ha....
cK 0 0
asyik ada krisnov

Go ahead, anyone!!!
CaNabi 0 0
Mari debat becak
Tarik Mang!!
ichanx 0 0
Blontank Poer :

[...batasan fitnah itu apa sih, ichanx?]

-------------

wah.. kalo batasan fitnah aja belum jelas, berarti batasan OBJEKTIF juga gak tau dong ya mas? : )

quote :
Blontank Poer 1 jam yang lalu
@Wonggantenk: mana yang tidak obyektif dari saya? kalau Anda benar-benar khatam, mestinya akal akan menuntun Anda pada kesimpulan TIADANYA PENYESATAN tulisan saya terhadap buku INI. kecuali, prasangka yang Anda pegang teguh dalam berdialog.
Dan 0 0
Semakin dipublikasikan, semakin terkenal gerakan-gerakan itu..
Apalagi kalau mereka bisa menjawab buku itu dengan baik....
Mita 0 0
..... kok nggak ada bedah buku ini yaaa .... mas blonthank poer penulis resensi jika ada bedah buku ini ... bersediakan Anda menjadi pembicara???

klo debat disini rasanya nggak sreg dech ngikutin ...... klo udah keluar mazhab pokoknya .... mendhing pantau-pantau aja dech .... malas mo ngomong apa .....

Blontank Poer 0 0
Dan, saya juga menunggu jawaban atas buku itu. biar dua versi dan memberi pencerahan. bukan soal salah-benar dan kalah-menang, tapi wawasan kita akan bertambah.....

semoga, buku bantahan segera terbit.
Dan 0 0
Bedah penulis dan yang ditulis,
Penulis : Islam sebagai agama (private)
Yang ditulis : Islam sebagai ideologi (private dan publik).
Kenapa tidak dialog dan bersalaman?

CaNabi 0 0
Yg mau didebat dari buku itu esensinya atau teknisnya? Kalau teknisnya udah dikritik ichank tuh...
Blontank Poer 0 0
Mita, saya hanyalah penikmat. belum pantas jadi pembicara sebab wawasan keilmuan saya masih terbatas. lagi pula, selain harus menguasai sosiologi/antropologi politik, penguasaan Qur'an, hadits dan fikih menjadi penting dan mutlak. selain, tentu saja, bekal pengetahuan dan pemahaman akan dinamika politik mutakhir Indonesia.

lebih baik saya belajar dengan menjadi pendengar dan pembaca saja... yang penting, open mind dan gak mendahuukan prasangka biar gak celaka dalam menangkap maknanya.
Casper 0 0
Lakmus tes. PKS ancaman NKRI atau tidak?
Yesterday is Today 0 0
Casper: yang keluar ungu tuh...
ISK 0 0
Mbok dibaca komentarnya Gus Mus itu lhooo yang arif. Tidak mengkafirkan dan menyalahkan siapa-siapa. Jangan pula kita Su'udzon seperti itu terhadap PKS atau organisasi Islam lainnya. Allah lebih tahu , dan masih ada pengadilan Akhirat yang paling adil. Kalau Gus Dur kan sudah biasa..."Gitu aja koq repot" Pak Syafi'i juga kita tahu siapa beliau dahulu dan sekarang.
krisnov 0 0
Males bahas buku itu panjang kali lebar.

Intinya Gusdur dkk JIL menolak Khilafah.

Laah....kalo endingnya umat Islam menginginkan Khilafah gimana ? Mau bunuh diri ? Kiek kiek kiekkk
Blontank Poer 0 0
kalau seandainya dilakukan referendum, pilih khilafah atau bentuk yang sekarang, lalu siapa yang kalah keluar dari Indonesia gimana?
Striding Cloud 0 0
krisnov
[.....
JIL menolak Khilafah.

Laah....kal o endingnya umat Islam menginginkan Khilafah gimana ? Mau bunuh diri ? Kiek kiek kiekkk
....]

Apakah itu berarti Anda hendak menyatakan bahwa G-D bukan bagian dari umat Islam?
CaNabi 0 0
Klo misal tidak menginginkan, mau bunuh diri juga?
Google 0 0
Blontank Poer
kalau seandainya dilakukan referendum, pilih khilafah atau bentuk yang sekarang, lalu siapa yang kalah keluar dari Indonesia gimana?
----------------

Makar dong : p
krisnov 0 0
@Pedy

Koreksi, maksudku kalo mayoritas umat Islam menginginkan Khilafah.

GD tentu saja bagian dari minoritas yang menolak khilafah.
krisnov 0 0
@Blontank

Melihat peta kekuatan, saya yakin 99% pilih Khilafah !
Yesterday is Today 0 0
Bukannya fakta menyatakan kalau mayoritas umat Islam Indonesia menolak Khilafah yah?
Google 0 0
Khilafah didukung oleh mayoritas muslim, survey telah membuktikan, di polling website HTI
Herman Saksono 0 0
Intinya, setelah 147 komentar, semua bahan perdebatan sudah habis : D sekarang tinggal adu fallacy aja.
Blontank Poer 0 0
ooo..... jebul kelompok makar, to?
krisnov 0 0
@CaNabi
He..he..he...gak ada kamus harakiri.
CaNabi 0 0
Mayoritas memang menginginkan kok. Di iran. Mo join?
Blontank Poer 0 0
ooo..... jebul kelompok makar, to?
krisnov 0 0
jester 1 menit yang lalu
Bukannya fakta menyatakan kalau mayoritas umat Islam Indonesia menolak Khilafah yah?
krisnov
========
Sayangnya itu pendapat anda....sementara kubu JIL dan donaturnya sudah ketar-ketir.

Kalo JIL dan donaturnya sependapat dengan anda, mereka tidak mungkin gerah sampai harus membuat buku fitnah tsb.
Yesterday is Today 0 0
Herman Saksono: setelah pada ngebet nurunin ini dari headline, debat kembali rame dan dia naik lagi : )).
Yesterday is Today 0 0
krisnov: Buku ini kan bertujuan mengcounter propaganda pro-khilafah. Sedia payung sebelum hujan bung! Lagian kayaknya Sabili butuh saingan juga, masa sandingannya di tukang koran cuma sama Misteri dan Liberty doang.
Google 0 0
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Peneliti Yogya buku itu Abdul Munir Mulkhan kepada INILAH.COM di Jakarta, (8/4). Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian timnya di lapangan, menemukan fakta bahwa PKS itu memang merupakan bagian dari gerakan Islam garis keras.

"Kalau saya itu kan menemukan fakta di lapangan. Kalau tidak diakui PKS ya biasa saja. Karena kan dilapangan belum tentu juga diketahui oleh pimpinan pusatnya. Boleh jadi itu sebagai sebuah strategi besar dari PKS," kata Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

http://www.inilah…s-itu-fakta/
Casper 0 0
segera pakai jurus tidur, nov. itu tdk terkalahkan...
Matt Zammy 0 0
adudududuh..

kenapa argumen di sini makin njladrah ke mana-mana gini ya?

kalo ndak setuju, ya bikin postingan tandingan. dengan logika dan argumen yang "sebanding". data dilawan dengan data. penelitian dilawan dengan penelitian. bukan terus main tuduh fitnah ini dan itu..

: )
Xaliber von Reginhild 0 0
Biasanya konspirasi Barat, sekarang konspirasi Islam. : D Lucu juga.

Herman Saksono:
Konon Gus Dur sebenarnya memang secara personal termasuk pintar. Dulu pas tahun 80-an, dikatakan Gus Dur sering membimbing skripsi mahasiswa di UI. Walaupun bukan pembimbingnya, tapi Eep S Fatah sering melihat Gus Dur mondar-mandir waktu masih kuliah disana.

Cuma sebagai pemimpin kualitasnya memang berbeda. Sering ceplas-ceplos dan nggak ngeliat-liat situasi. Dan berbagai macam yang kita tahu. : D

---

PKS, Islam, dan Liberal; bahasan yang memuat salah satu dari tiga hal itu (atau justru semuanya sekaligus) kayaknya bisa jadi topik-topik yang berbuntut komentar banyak di Politikana. : D
Sayuti 0 0
Tinggikan bendera agamamu jangan sampai kalah dengan berjajar dan bercecernya bendera2 Partai2 Sampah!!! cukup pesan edisi khusus BLACK FLAG CAMPAIGN (kampanye sejuta ARROYA) dg harga khusus pula @ 15.000 + ongkos kirim) ukuran 100 cm x 75 cm.langsung kontak kami ke 081575212460. ato email ishoot_bush@yahoo.com…..kib……hancurkan demokrasi !!!!!
Sayuti 0 0
Emailnya salah link, yang benar: ishoot_bush@yahoo.com

Merdekaaaaaaaaaaaaaaaa aa...krak!
Yesterday is Today 0 0
Xaliber von Reginhild: Ya nggak apa-apa kan? Biasanya kan stereotipnya begini:

Islam = Teroris, pemarah, bomber manusia.
Yahudi = Konspirasi Menguasai Dunia (kayak Brain).
Kristen = Liberalis yang hobi pesta-pesti sambil berpesta seks di hari Valentine.

Yah kita puter-puter aja sesuka hati biar ngaco dan stereotipnya kebalik-balik : D. Kan asik tuh.
Sayuti 0 0
Khilafah untuk Indonesia, atau berontak!!
Yesterday is Today 0 0
Kali aja bisa bikin stereotip baru yang lebih asoy : )).

*lirik Sayuti*

Bisa ada yang tolong hapusin postingannya?
Herman Saksono 0 0
Xaliber von Reginhild: Itu yang membuat saya heran, kenapa sosok Gusdur kadang sangat kontradiktif dalam situasi tertentu.
R A P 0 0
wake up... wake up...

*ikutan jester lirik-lirik
Blontank Poer 0 0
Momon, gak usah mikirin Gus Dur. biarin aja dia menjalankan perannya seperti itu.

tak banyak orang Indonesia berani mengambil risiko dicaci maki dan dimusuhi hanya demi mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam keberagaman, seperti di sekitar kita ini.....
babyloniamaria 0 0
bener tuh indonesia udah mau maup....siapkan senjata...
urang baik itu paling tinggal 1% penduduk singapore
krisnov 0 0
Blontank Poer 5 menit yang lalu
Momon, gak usah mikirin Gus Dur. biarin aja dia menjalankan perannya seperti itu.

tak banyak orang Indonesia berani mengambil risiko dicaci maki dan dimusuhi hanya demi mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam keberagaman, seperti di sekitar kita ini.....
========
Kebersamaan dalam keberagaman versi Gusdur cuma sebatas nasional Indonesia,

Tapi kebersamaan dalam keberagaman versi Islam yang dituduh Fundamentalis (HT) tidak terbatas (transnasional).

Hayo....lebih luas mana cita-cita kebersamaannya ?

Yesterday is Today 0 0
krisnov: HT mananya yang beragam? Lha wong seragam begitu...
Blontank Poer 0 0
lebih lebih HT, wong HT gak kenal wilayah kedaulatan negara. tapi, emang HT mau mengakui pengikut tiga kitab selain Qur'an sebagai saudaranya?

maaf, Krisnov, saya tak punya dokar dan kuda. jadi gak bisa melayani gaya debat seperti Anda.

: p
krisnov 0 0
Bushsyet dahh...blontank, blontank,...ya iyalah...so pasti HT mau mengakui pengikut tiga kitab selain Qur'an sebagai saudara sesama umat manusia ciptaan Allah SWT.

CaNabi 0 0
Bagaimana kalo pakai agama saya saja. Trannasional Expansion pack. Termasuk bangsa lelembut.
MangKutak 0 0
.....Buku tersebut diterbitkan atas kerjasama Gerakan Bhineka Tunggal Ika, the Wahid Institute dan Maarif Institute. Buku itu merupakan hasil penelitian yang berlangsung lebih dari dua tahun dan dilakukan oleh LibForAll Foundation. Yang menjadi editor dalam buku itu adalah Gus Dur dan yang menjadi penyelaras bahasanya adalah Mohamad Guntur Romli....

Mengingat peran serta LibForAll Foundation, maka polemik ini adalah persaingan menuju Transnasional itu.

#sama2 pengen? siapa bakal menang?
MangKutak 0 0
[...http://www.libfor…-patron.html ...]
Striding Cloud 0 0
Jehehehehhe.,.. vok vok.... bangun
Blontank Poer 0 0
krisnov: asyik..... btw, kenapa kalau mengakui pengikut tiga kitab lain sebagai saudara, kok sering dan masih suka mengkafirkan sesama muslim, ya?

kalau percaya kebenaran hanya milik Allah, kenapa tidak kita serahkan semuanya kepada DIA? sehingga, kita hidup rukun saja menjalankan perintah-perintahnya. gak perlu bakar gereja, gak perlu nyerang sesama, gak usah adu domba. cool, kan?
krisnov 0 0
@CaNabi

Silahkan mulai jualan....semoga ada yang beli. Dagangan situ mereknya apa ya ?

Kalo saya "Khilafah". Situ ?

Xaliber von Reginhild 0 0
Yesterday is Today:
Ya, karena agak berbeda dengan biasanya jadinya menarik. : D Entah kenapa jadi ingat Hashashin, gerakannya Syiah Ismaili, di zaman Perang Salib dulu. Walaupun nggak ada hubungannya. : p

Herman Saksono:
Mungkin kapabilitasnya sebagai seorang yang personal dan publik itu berbeda. Kalau kata mas Eep, ada yang namanya "Gus Dur luar" dan "Gus Dur dalam". : p
MangKutak 0 0
dan dari sudut pandang mereka yakin sekali kalo Gus Dur telah dibaptis

lihat ini [ http://tinyurl.com/gdbaptis ]

#pastikan nama File Gambarnya
krisnov 0 0
Blontank Poer 1 menit yang lalu
krisnov: asyik..... btw, kenapa kalau mengakui pengikut tiga kitab lain sebagai saudara, kok sering dan masih suka mengkafirkan sesama muslim, ya?

kalau percaya kebenaran hanya milik Allah, kenapa tidak kita serahkan semuanya kepada DIA? sehingga, kita hidup rukun saja menjalankan perintah-perintahnya. gak perlu bakar gereja, gak perlu nyerang sesama, gak usah adu domba. cool, kan?
========
Baru beli dokar dan kuda ? He..he..he..
Siapa mengkafirkan siapa ???

Yup, setuju....memang itu salah satu yang diperjuangkan agar tidak ada lagi pembakaran rumah ibadah apapun dan ketidakadilan terhadap sesama manusia.
Wonggantenk 0 0
@Kedua belah pihak
Janganlah kau jual agamamu dan ayat - ayat Allah untuk keuntungan duniawi

Periksalah berita yang datang kepadamu, jangan sampai kau menyesal kemudian
Wonggantenk 0 0
[...........@Wonggantenk: mana yang tidak obyektif dari saya? kalau Anda benar-benar khatam, mestinya akal akan menuntun Anda pada kesimpulan TIADANYA PENYESATAN tulisan saya terhadap buku INI. kecuali, prasangka yang Anda pegang teguh dalam berdialog......]

wah, kelihatannya yang POKOKE bukan saya nih
Wonggantenk 0 0
siapa yang melakukan pembenaran sendiri?
boiga 0 0
@Kedua belah pihak
pihak 1: memihak A + buruk sangka pada B
pihak 2: memihak B + buruk sangka pada A

sudahlah.. bikin capek..
CaNabi 0 0
@ krisnov
Punya saya brandnya khilafah plus, pembaruan yg lama. Lebih jago dari punya anda.
Jeka 0 0
aku baru baca dikit buku tersebut. menurutku isinya perlu banyak di kritisi

Bikin artikel mengkritisi buku pak kyai gus dur ah
Malem Diwa 0 0
Ah Gusdur aja di dengar, Dulu jamaah di politikana pasti pernah dengar bagai mana bapak Buta ini mengatakan kalau dia Itu Nabi nya orang Aceh, terus kemudian upaya dia utuk membuka jalur diplomasi dan perdagangan dengan Israel.
Saya tidak dalam mendukung PKS dan kwan2nya yang disebutkan dalam buku itu. Gusdur Oh Gusdur... Gitu Aja Kok repot
Sri Kirana 0 0
Btw, permintaan saya untuk dikirim buku ini ke gmail saya udah ada yang menanggapi belum?
Yesterday is Today 0 0
Sri Kirana: sudah ada yang niat menanggapi tapi tidak punya alamat e mailnya : D.
kosi 0 0
Silahkan dibaca siapa di balik buku sesat itu:

http://ebook.kuyokuyo.no-ip.info/[Harton o%20Ahmad%20Jaiz]%20Menangkal%20Bahaya%20JIL%2 0Dan%20FLA.pdf
hamatamu 0 0
kosi; judulnya menangkal bahaya JIL dan FLA? bagi saya ini gambaran keberagaman pemikiran di kalangan muslim (yang sayangnya sering berujung pada pengkafiran sesamanya, atau malah perusakan dan pembakaran, lihat kasus ahmadiyah)

bagi yang lain yang ingin tahu buku-buku seperti yang disarankan kosi; http://tinyurl.com/ebook-islam
Hardidjan 0 0
Kita selalu berusaha menyangkal ini, tapi kenyataan harus dilihat.Pancasila memang terancam..UU pornografi sudah disahkan..kemudian apalagi? Pemerintah pun sebenarnya tahu, tapi toh diam saja karena dukungan suara politis kalangan ini tetap diperlukan untuk mengukuhkan diri
alakazam 0 0
hamatamu
ah, ya, yang Hartono Ahmad Jaiz itu kah... memang bukunya sangat...
hamatamu 0 0
alakazam; bukunya Hartono Ahmad Jaiz sangat apa hayo? : )
Hardidjan; ada ide yang lebih baik? ayo urun rembug : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat