Bantar Gebang Jadi Lingkungan Elite (sesaat) 18
Senin, 25 Mei '09 18:06, dibaca 270 kali
minggu, 24 mei 2009
mungkin ini adalah saat-saat yang dinantikan bagi penduduk yang tinggal di sekitar kawasan Bantar Gebang. Bagaimana tidak. Hari ini, di tempat tinggal mereka, yang dikenal sebagai "tempat sampah" tersebut, kini di sulap sebagai tempat yang 'wah'. Disana tersedia beberapa panggung, dan tidak lupa panitia juga menyediakan beberapa jenis makanan yang siap disantap untuk orang-orang yang bersedia hadir disana, tentunya GRATIS. yap, ini acaranya Ibu Mega dan Pak Prabowo...menurut pendapat dari beberapa teman saya, mungkin ini adalah salah satu strategi jitu bagi kedua pasang Capres-Cawapres untuk menarik simpati rakyat jelata. Bandingkan dengan acara Pak SBY-Budiono yang menggelar acara nan megah di Bandung, atau Pak JK-Wiranto di Jakarta. jikalau disuruh memilih acara yang paling diminati publik, banyak dari orang-orang memilih acara Mega-Pro lah yang paling menarik. simple aja buat kasih penjelasan atas pernyataan tersebut. mereka menarik simpatisan Wong cilik dikarenakan pemilihan tempat deklarasi tersebut, dengan begitu banyak orang yang berekspektasi bahwa pasangan Mega-Pro bersahabat dengan rakyat kecil. Dengan menyediakan hiburan dan makanan gratis pastilah orang-orang banyak yang berbondong-bondong menuju kawasan itu. Saya pun ikut bertanya-tanya, "mengapa tempat itu yang dipilih?"... ironis memang keadaan yang saya lihat di berita-berita televisi. bukit-bukit sampah yang menjulang diisi dengan 2 lingkungan yang benar-benar berbeda, yang satu elite dan yang satunya lagi kumuh. huuuff, apakah nanti ketika sang capres-cawapres tersebut terpilih, mereka akan kembali peduli dengan tempat tersebut?
who knows?
acara meriah tersebut ditaksir menghabiskan dana sebesar Rp.550 juta. waw!
banyak yah, biaya yang harus dikeluarkan untuk mengatur sampah-sampah yang akan dijadikan panggung deklarasi?? padahal di sekitar tempat tersebut banyak warga yang hidup dibawah garis kelayakan. makan pun susah, coba kalau uang yang banyak itu dibelikan sembako untuk orang-orang yang membutuhkan. pastinya jauh lebih berguna. hhe *_*V .
mungkin hanya hari ini, lingkungan yang populer dengan nama Bantar Gebang akan menjadi sebuah wilayah elite di tengah-tengah sampah yang semakin hari, semakin memuncak. esok dan seterusnya... sepertinya Bantar Gebang akan kembali menjadi lautan sampah yang tak pernah orang perhatikan...
Aku harap tidak begitu.. :)
Siapapun pemimpin kita nantinya, pastinya rakyat Indonesia akan mengharapkan yang terbaik untuk Bangsa ini...
sekian dulu yah, maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan. maklum pendatang baru di dunia tulis-menulis... see you next time :))
Tag: Pemilu, Prabowo, megawati, bantargebang
Terkait:
-
Siapa Capres Yang Saya Contreng Besok?
Senin, 6 Jul '09 14:12 -
Pilpres Putaran I – Pertarungan Sebenarnya: Jk-Wiranto Vs Mega-Pro
Rabu, 1 Jul '09 16:10 -
Samakah SBY dan Pak Harto ? (3 Bag. 2)
Kamis, 25 Jun '09 11:02

Komentar:
@Dana , iyap bener pilihan yang sulit memang..
Btw, kamu pilih siapa ? Aku kasih saran...pilih JK-Win aja ya....dijamin sehat....karena JK-Win hobinya jalan kaki.
FYI, aku sih GOLPUT !
pilih siapa yah??
aku belum cukup umur buat milih ... KTP aja belom dapet.. hihi
ooh, yg waktu itu JK-Win ngadain acara yah?
walaupun hobi, tetep aja kalo kemana-mana naik mobil mewah+paspampres yang berjibun, ye kan?
kenapa golput ? kan satu suara juga bisa menentukan loh..
Kenapa GOLPUT ? Tuuh udah ada jawabannya dari tulisan kamu sendiri "tetep aja kalo kemana-mana naik mobil mewah".
Pemimpin yang amanah mana mau hidup mewah (baca: mobil mewah) selama rakyatnya masih banyak yang miskin dan kelaparan.
kalo sby itu menghabiskan berapa M ya?
setau saya biaya beli kain buat acara disabuga itu sudah ratusan juga
sumbangan mestinya juga dicatat lho.
eh bentar tapi bagian yang ngeceknya, gak jadi [siap-siap dikarungin]
pasti ikhlas lah gak pake paksaan.
demi masa depan anak cucu mesti iklas dari pada hartanya dan bisnisnya di ... ga jadi [siap-siap dikarungin lagi]
Yang paling kecil JK-WIN di tugu proklamasi sekitar 20 juta rupiah
~apakah mayoritas rakyat indonesia se cerdas saya
Silahkan login untuk memberikan pendapat