Hatta: Beda Jelita dan Jelata 10
Kamis, 4 Jun '09 11:25, dibaca 568 kali
Pagi tadi saya membaca kompas dan saya begitu terkejut setelah membaca laporan wartawan KOMPAS Wisnu Nugroho A mengenai pendapat Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa mengenai kasus Manohara dan Prita.
Saya copy-paste beritanya dari sini:
JAKARTA, KOMPAS.com — Tentang belum adanya komentar dari Istana soal kasus yang meninpa Prita Mulyasari yang saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, Banten, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa membuat pembedaan antara jelita dan jelata.
Pembedaan itu disampaikan secara berkelakar sambil makan rujak di ruang jumpa pers Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/6). Pernyataan itu keluar saat ditanya kenapa untuk kasus Manohara Pinot Istana bereaksi cepat, sementara untuk Prita belum ada juga keterangan. "Itulah bedanya jelita dan jelata," ujar Hatta sambil mencolek sambal rujak dengan mangga muda.
Meskipun demikian, Hatta mengemukakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan keterangan soal Prita seusai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden. Untuk hal yang serius, soal kasus Prita, Hatta berujar hal itu menjadi tantangan dari Undang-Undang Pers dan cyber law.
"Masyarakat banyak yang belum paham, tapi intinya bagaimana memperlakukan informasi dengan benar. Apakah si Ibu itu ingin menyampaikan keluhannya atau apa," ujar Hatta.
Hatta Rajasa ini adalah Ketua Tim Sukses SBY - Boediono. Saya bertanya dalam hati, apakah nantinya setelah SBY menang dalam pilpres ini, pemerintah hanya memperhatikan orang-orang yang jelita saja?? Dan pertanyaan terpenting adalah, sudah siapkah Anda (rakyat) menjadi jelita???
Tag: kompas, Manohara, jelata, Hatta Rajasa, prita, Wisnu Nugroho A, jelita
Terkait:
-
Prita dan Manohara
Sabtu, 6 Jun '09 16:28 -
Gimana kalo Manohara masuk OMNI?
Sabtu, 6 Jun '09 10:19 -
Soal BBM, KOMPAS Tidak Kritis!
Senin, 12 Mar '12 13:28
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
hamatamu: Biasa

Komentar:
maksudnya SBY lebih atensi untuk garap yang "jelata" daripada saingannya yang suka garap "jelita"
gitu yah
eniwei mungkin Kompas yang salah sadur kali hehehe soalnya saya baca beritanya beda
http://pemilu.det…a-dan-jelata
di link di atas dibilang untuk kasus manohara SBY beum ada komentar apa-apa, sementara capres lain sudah memberikan komentar ke Manohara.
wah, ada yg berbeda antara berita di detik dengan di kompas
Silahkan login untuk memberikan pendapat