SNA debat cawapres- dua jendral VS satu ekonom 9

Rabu, 24 Jun '09 13:25

Tadi malam terjadi penyerangan substansial oleh dua jendral ke satu ekonom yang (terlalu) kalem. Setidaknya, itulah yang dapat saya simpulkan dari peta SNA jhasil debat cawapres tadi malam.

Kata-kata yang memiliki korelasi tinggi dengan ketiga Cawapres ini menurut saya terjadi karena secara substansial Prabowo dan Wiranto berhasil mengangkat isu-isu yang secara matematis bernilai negatif untuk pihak SBY-Boediono.

Disisi lain, Boediono bukan SBY sehingga posisinya tidak memiliki nilai dominasi yang tinggi seperti SBY yang selalu duduk ditengah peta SNA yang kami buat.

Coba lihat area yang didalam lingkaran biru. Ini adalah isu-isu yang memiliki korelasi tinggi untuk Boediono-Wiranto-Prabowo, Boediono-Wiranto, dan Boediono-Prabowo. Hampir semua isu yang terlihat didalam SNA ini melibatkan Boediono. Dengan posisi Boediono yang berada disamping dan besarnya gambar yang sama Wiranto dan Prabowo, dapat disimpulkan bahwa debat tadi malam dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Wiranto.

Satu hal lagi, isu yang memiliki korelasi tinggi dengan Prabowo-Wiranto hanya tiga kata saja; "Bursa", "BEI" dan "Chinese". Hanya tiga. Itupun bukan isu yang merugikan kedua pihak. Bahkan tanpa melihat lebih dalam tentang ketiga kata tersebut, saya mengasumsikan bahwa ketiga kata tersebutpun tetap merugikan pihak Boediono-SBY. Dengan kata lain, ini adalah penyerangan substansi Prabowo-Wiranto yang tidak dijawab oleh Boediono.

Kalau saja SNA ini mengambarkan tiga Capres, dengan confidence level yang sangat tinggi, saya bisa bilang bahwa saya tidak dapat memprediksikan siapa yang memiliki posisi advantage untuk menang. Ini dikarenakan pada intinya ketiga pemain ini memiliki posisi yang hampir sama. Semua disamping dan tidak ada yang lebih dominan dibanding pemain lainnya. Sayangya SNA ini tidak memiliki kekuatan untuk menentukan siapa pasangan yang lebih kuat karena tentu saja tanggal 8 July nanti, kita semua akan berpartisipasi dalam pilpres, bukan pilcawapres.

Kalau kata keponakan saya,"Nggak penting kaleee" :)

Cartaidem.


Tag: partai, Pilpres, capres, cawapres, pemilu 09, debat, analisa media

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    lat 0 0
    posisi cawapres memang tergantung Capres
    lihat http://politikana…omment-50168
    DorZie 0 0
    gak ngerti ama SNA nih
    Dh2L 0 0
    Syndrome Noise Agrgument .Inner Cycle Outer Cycle, 1 dan 3 Wacana ......konsumsi Publik Inner Kebijakan 2 Pukulan One Two Three.DorZie: Biru kali yeee
    dhekawans 0 0
    Debat Cawapres Dinilai Lebih Hidup
    http://www.mediai…-Lebih-Hidup
    MosheDayan 0 0
    kwkwkkwkwkwkwkkwkwk

    Berarti keponakan anda itu seorang politisi yah.?? atau minimal seorang pengamat..??

    hihihi: D
    Under World 0 0
    okonom msa lalu dengan sekarang berbeda...
    mantan jendral bukan brarti harus mengetahui strategi perang saja mereka juga tau masalah ekonomi, karna militer lebih dekat dengan rakyat jadi sedikit banyanya mereka tau keadaan rakyat yang membutuhkan ekonomi yang stabil, dan mencukupi...

    sedangkan ekonom hanya memper kirakan saja, kadang imbang kadang tidak...

    jadi kita lihat nanti siapa yang bisa menyelesaikan perekonomian negara kita...
    Dh2L 0 0
    Paket Capres maju pilpres pembuluh rindu dalam wacana debat no 1 dan no 3.tekad adalah membangun sistem Structur dan kebijakan uu,peraturan,lebih cepat perpu.3 bulan berjalan konsultasi dpr dengan mitra kerja pemerintah,
    napz 0 0
    Lumayan lah tontonan debat cawapres ini dibanding debat capres, ngantuk saya nontonnya. Memang disitu terlihat sekali peran jendral lebih matang dari peran ekonom, menurut saya....
    fanni_g 0 0
    Saya pernah berkomentar bahwa kalau kedua jendral itu menjadi capres, tentunya hal tersebut akan lebih menarik dan lebih berbobot.

    Silahkan login untuk memberikan pendapat