Sarapan: Iran Protes Pemilu, Piutang Indonesia, Teroris? 3

Kamis, 25 Jun '09 06:59

1. Iran Protes Pemilu
Belajar untuk bisa menerima kekalahan dalam Pemilu ternyata nggak hanya harus diterapkan Indonesia saja, tapi juga oleh Iran. Karena tidak puas dengan kemenangan Ahmadinejad, calon presiden lainnya, Mehdi Karroubi menggalang orang-orang untuk protes di jalan. Akibatnya 17 pemerotes tewas. Karroubi juga menuduh ada kecurangan dalam Pemilu. Yah, terlepas benar-tidaknya tuduhan itu, kan tidak seharusnya melakukan protes turun ke jalan sampai ada yang meninggal gitu. Uhmm...sepertinya Karroubi harus belajar bila keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. :D   Kompas menaikan berita ini di halaman internasional dengan judul Protes Di Jalanan Mereda, sedangkan Koran Tempo menegaskan bila Iran Tolak Tuntutan Oposisi.


2. Piutang Indonesia
Lagi-lagi negara dirugikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kali ini pelakunya para peminjam uang negara yang tidak berniat mengembalikannya. Dan gara-gara para debitor yang nggak tahu diri itu, uang negara sebanyak Rp 1,06 triliun hilang tanpa diketahui rimbanya. Parahnya, beberapa dari penghutang itu masih berani berkeliaran di Indonesia. Kenapa pemerintah susah banget menarik piutang itu, baca saja beritanya di Bisnis Indonesia yang berjudul Penagihan Piutang Negara Naik 51%, Kompas yang menyampaikan bila Komisi XI Persoalkan Piutang Rp 53,8 Triliun, atau Koran Tempo yang mengatakan kalau Pemerintah Kesulitan Tagih Piutang.


3. Teroris
Ternyata masih banyak teroris yang betah tinggal di Indonesia. Bukan hanya teroris lokal loh, tapi juga teroris mancanegara (udah kayak turis aja yah :D). Kali ini polisi kasak-kusuk di Cilacap dan Lampung buat cari orang-orang yang diduga teroris itu. Kenapa ya mereka (terutama teroris negara tetangga) suka banget tinggal di sini..? Oia, berita teroris ada di headline Kompas hari ini, judulnya Pria Misterius Masih Diburu atau tentang Detasemen Antiteror Tangkap Dua Warga Singapura di Koran Tempo.


Tag: Teroris, Iran Protes Pemilu, Piutang Indonesia

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    mpokb 0 0
    1. daripada protes saja, lebih baik moussavi bantu ahmadinejad mikir gimana caranya supaya akses internet di iran merata dan tidak ada ketimpangan informasi ke luar iran

    2. susah mau komentar apa, uang masih berkuasa

    3. konon yang disebut "teroris" sebaiknya dihadapi seperti menghadapi anak kecil yang lagi kecewa dan mengamuk
    laind 0 0
    mpokb:
    [__
    konon yang disebut "teroris" sebaiknya dihadapi seperti menghadapi anak kecil yang lagi kecewa dan mengamuk
    __]

    Well, tipikal anak kecil biasanya diem kalau dibentak atau dikasih permen.

    Lha teroris?

    mpokb 1 suka | 0
    laind : sebetulnya ada rasa tidak enak menggunakan istilah "teroris", karena koruptor pun menurut saya bisa dibilang teroris terselubung. tapi khusus untuk yang ngamuk itu, "permennya" mesti dicari dengan melihat sumber kekecewaan mereka. tidak bisa langsung diperlakukan sebagai kriminal biasa, tapi lebih dulu dialog, dan itu prosesnya panjang..

    Silahkan login untuk memberikan pendapat