Orang Malaysia Memang Tricky 18
Minggu, 28 Jun '09 14:48, dibaca 297 kali
Dibajaknya lagu Afghan menyusul upaya pencaplokan batik dan keris sebagai warisan budaya yang diakui milik mereka, sebenarnya cuma bagian dari sifat "tricky" bangsa itu. Sifat dan kebiasaan ini justru sudah umum di dunia bisnis.
Saya baru saja mendapatkan cerita dari rekan saya yang bekerja di sebuah perusahaan yang mengekspor produknya ke negeri jalang itu. (pelesetan dari jiran, he!). Di Indonesia, perusahan tempat teman saya bekerja itu termasuk top. Tapi, saat hendak memasarkan produknya di Malaysia, hingga saat ini belum mendapatkan partner bisnis yang tidak "tricky".
Bagaimana "tricky"nya? Mereka menolak produk yang dibuat di Indonesia langsung dipasarkan di sana. Sebagai gantinya, mereka mengharuskan label "made in Indonesia" diganti "made in Malaysia", tentunya ini berkonsekuensi perusahaannya pun harus punya "payung" di sana. Mereka menolak ada tulisan Indonesia di label kemasan.
Sudah begitu, begitu setelah produk dipasarkan pun, mereka juga "tricky" dalam menjatuhkan harga. Produk serupa atau malah persis sama (bajakan) bisa tiba-tiba muncul di pasar gelap (black market). Produk Indonesia yang sudah diganti labelnya tadi akan membanjiri kembali pasar Indonesia lewat jalur tidak resmi. Strategi itu akan menjatuhkan harga produk di kedua negara. Apalagi, kesannya produk itu adalah "made in Malaysia" sehingga malah produk asli kita jadi kelihatan meniru.
What a tricky people they are! Dasar Malaysial!
Tag: indonesia, Malaysia, bisnis, label, Produk, bajakan, made in
Terkait:
-
Perbatasan
Kamis, 1 Des '11 15:25 -
Suporter Indonesia Memalukan: Benarkah?
Senin, 21 Nov '11 13:48 -
Manusia Indonesia Tak Lagi Berkualitas
Jumat, 4 Nov '11 17:42
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
boiga: Menarik
-
hafudo: Menarik
-
virue: Menarik
-
rakun: Menarik
-
MosheDayan: Menarik
-
Shouen: Biasa
-
hamatamu:
-
Apprayo: Biasa
-
karimj: Menarik
-
Forlorn Hermit: Menarik
-
LCFR:
-
Dh2L: Menarik
-
TTTH: Menarik
-
SanKo: Bagus
-
maskubambang: Menarik
-
Subroto: Penting
-
dimsci: Menarik
-
R A P: Bagus
-
Ibed sembiring: Menarik
-
Normanlahyaw: Menarik
-
rohanisyawaliah:
Komentar:
Mereka sopan, kita sopan
Mereka hormat, kitapun hormat
Mas BMH sudah pernah ketemuan langsung dengan orang Malaysia dan mendapat kesan yang sama jugakah? Sudah pernah ketemu dengan berapa orang? Kalo cuma bermodalkan satu cerita itu dan kemudian muncul pernyataan "Orang Malaysia Memang Tricky", kok rasanya terlalu gegabah.
Agar mendapat keterangan lebih jelas soal orang Malaysia dan kehidupan di sana, Pak Dongeng Geologi mestinya bisa beri info tambahan
Memang, tidak semua orang Malaysia itu sebaik yang saya temui (mengacu ke banyaknya kisah tidak mengenakkan), namun tidak semuanya juga adalah orang jahat yang tukang tipu. Jangan asal generalisir ginilah...
Muak saya kadang kalau melihat ulah orang2 Malaysia di Indo. Gk usah ditulis yah, ntar jadi curhat
*curhat dari temen
Silahkan login untuk memberikan pendapat