Kopdar: Pesta Neolib Kerakyatan ala Politikana! 48
Sabtu, 4 Jul '09 09:09
KOPDAR POLITIKANA JAKARTA
Pesta Neolib Kerakyatan ala Politikana
- Host: Politikana.com
- Tanggal: Selasa, Juli 7, 2009 (7/7)
- Pukul: 18:30 - 21:30
- Lokasi: Kantor Baru Politikana
- Alamat: Ahmad Dahlan 39. Jakarta, Indonesia
Link ke Kopdar Politikana Facebook Event Page
Akhirnya Kopdar Politikana yang ditunggu-tunggu datang sudah! :D
Insya Allah tanggal 7/7 malam, malam menunggu PEMILU besoknya, kita bisa berkumpul dan bertukar sapa.
Teman-teman Politikanaers yang di Jakarta bisa berkumpul bersama, nimbrung dan ngobrol tentang apa aja!
Tema kita malam nanti adalah "PESTA NEOLIB KERAKYATAN" hihihi jadi untuk yang niat boleh menggunakan pakaian se NEOLIB mungkin, tapi yang KERAKYATAN :D
Bintang tamu yang sudah konfirmasi untuk hadir adalah:
1. FADJROEL RACHMAN, salah satu penulis tamu Politikana, aktifis, capres yg sudah tidak asing
2. BUDIMAN SUDJATMIKO, aktifis, dan juga anggota DPR mendatang, yg tentu sudah tidak asing juga namanya
Saat kopdar kita dapat bertukar pikiran tentang konstelasi politik yang ada di Indonesia dan apa yang kita, teman-teman di Politikana bisa lakukan bersama untuk ikut berkontribusi menuju Indonesia yang lebih baik.
Acara santai, sekalian syukuran dan office warming KANTOR POLITIKANA yang baru di Jl AHMAD DAHLAN 39, Jakarta Selatan (link ke Google Map)
Makan malam dan T-Shirt Politikana tersedia untuk yang belum kebagian saat launching kemarin.
Syarat kehadiran TIDAK ADA, gratis, untuk yang sudah bergabung di POLITIKANA, baru mau atau cuma hobi baca-baca aja hehehe.
Oya untuk teman-teman di kota lain, jangan khawatir kita akan adakan kopdar di kota lain juga secara berkala!
Jadi ingat dan kosongkan waktunya, ajak teman-teman di tgl 7/7 untuk hadir di Kopdar Politikana, Pesta Neolib Kerakyatan!
Tag: politikana, kopdar
Terkait:
-
Komik ndableg: Kopdar Langsat
Minggu, 6 Des '09 21:11 -
Dari Ancol XIV
Senin, 30 Nov '09 11:38 -
Kopdar Politikana: Konvoi from Ciledug
Sabtu, 21 Nov '09 09:22
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
samsara: Terkini
-
anti-fenomena: Penting
-
juveman: Penting
-
NOS: Penting
-
mahasiswa baru: Inspiratif
-
dony:
-
hamatamu: Biasa
-
wastingtime: Biasa
-
santa luia: Biasa
-
R A P: Menarik
-
Wisang Geni: Menarik
-
MosheDayan: Penting
-
guawijaya: Bagus
-
dimsci: Penting
-
LCFR: Penting
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
Miranda: Menarik
-
iloenx: Menarik
-
boiga: Terkini



KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
dan begitupun sebaliknya kalo emang demen neolib kenapa mengaku-ngaku merakyat???
come on give us a break! Neoliberal is not a friend..
Insyaallah saya datang
*Temanya lucu
Neolib kerakyatan... Atasan gaun pesta, bawahan sandal jepit? laki2 Atasan jas, bawahan sarung dodotan gitu? apa beskap skalian?, hihihi
>>>>>>
(acara 7/7 dijamin kurang meriah)
JK-Win
Persoalannya malam tanggal 7 Juli tersebut, saya sebagai Ketua KPPS mesti nongkrongin lokasi TPS, gladi bersih dan mengambil logistik pilpres di PPS.
Namun demikian, kalau bisa mencuri waktu, ingin rasanya bisa berkumpul bersama rekan-rekan blogger Politikana.
Sukses selalu.
Dwiki Setiyawan: monggo mas, tugas negara memanggil tentu kita semua mengerti, terima kasih mas kalo sempat tentu ditunggu
*siap-siap beli rok mini...
mekipun utk lucu-lucuan, tapi saya pikir kondisi politik RI dan global saat ini sedang berada dititik kritis: Bertabrakannya Neoliberlisme dan Sosialisme abad 21 yang semakin menguat di Amerika Selatan.
kita tahu masih ada sekitar puluhan juta rakyat indonesia yg miskin yg terus menerus menjadi korban kebijakan pemerintahan pro-neoliberal, sejak tahun 1998-sampai sekarng melalui instrumen neoliberal: IMF maupun Bank Dunia.
mungkin dalam lingkungan bung enda skr neolib atau kerakyatan tak berarti sama sekali, bukan hal yang musti diseriusi. tapi bagi negara-negara ketiga--dan jutaan penduduk miskin di dunia: jelas dalam beberapa dekade terakhir selalu menjadi korban kebijakan neoliberalisme dan menyatakan diri untuk memerangi antek-antek neoliberal.
bahkan Fadjroel dan Budiman juga tahu persis tentang semua itu.
Tema: Pesta Neolib Kerakyatan, dipilih justru berkesan terlalu cuek (ignorance) dgn masalah sosial, ekonomi-politik RI saat ini.
Jutaan rakyat miskin yang masih buruk kualitas hidupnya karena secara langsung terpinggirkan oleh kebijakan-kebijakan pemerintahan pro neoliberal, sungguh tak layak kita jadikan lelucon,
kaum miskin yang sering dibela oleh "mereka" yang membawa jargon: kerakyatan.
Neoliberal dan kerakyatan: jelas memiliki nilai ideologi dan perjuangan kelas..
so should we keep this f**** joke??
Jauh... g suka jakarta!
jadi ketemuan semalam?
wah, lack of info nih.
Silahkan login untuk memberikan pendapat