Timses JK: Kecil Kemungkinan Golkar Oposisi 15

Jumat, 10 Jul '09 10:55

Pasca kekalahan kubu JK dalam Pilpres 2009, Partai Golkar diperikirakan akan merapat ke pemerintahan SBY. Ketua Tim Sukses Nasional JK-Wiranto Fahmi Idris mengkonfirmasi dugaan tersebut:

"Sangat kecil kemungkinan jadi oposisi, Golkar kan nggak berbakat. Kemungkinan tetap merapat ke yang berkuasa, nggak ada opsi lain," kata Ketua Tim Kampanye JK-Wiranto, Fahmi Idris, saat dihubungi detikcom, Jumat (10/7/2009).

Berbekal kemenangan di Pileg dan koalisi partai-partai lain, saat ini kubu SBY telah mengantongi simple-majority di parlemen. Dengan dukungan 56% kursi parlemen, kebijakan pemerintahan SBY pada periode 2009-2014 dijamin lebih lancar. Akan tetapi, jika kekuatan itu ditambah suara Golkar sebanyak 15%, maka yang terjadi adalah demokrasi yang lemah karena pemerintahan yang terlampau kuat. Selain itu, jika SBY menerima dukungan Golkar, SBY akan melukai moral partai pendukungnya seperti PKS, PAN, dan PKB.

Migrasi Golkar ini, bila benar terjadi maka bisa menjadi bunuh diri politik, karena Golkar akan dicap tidak konsisten dengan sikapnya selama kampanye.


Tag: Golkar, jk, Fahmi Idris

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    Red-White Porridge 0 0
    Golkar?

    Huahaha.. nggak berbakat jadi oposisi atau
    oposisi nggak ada duitnya... : )

    Asik nih nunggu hancurnya golkar... biang keroknya kan dari dulu dia..

    *esmosi*

    kinanthi 0 0
    Para elit golkar pasang kuda2, JK siap2 lengser?
    heriyadi 0 0
    Hehehehe hal yang sudah saya perkirakan dalam artikel saya kemarin.

    Hayo bagaimana para pengasuh Politikana, sudah siapkah politikana menjadi salah satu penyeimbang demokrasi di Indonesia untuk mencegah pemerintahan yang semi otoritarianisme
    Herman Saksono 0 0
    Ternyata artikel dari detik yang sama juga sudah dikopas di politikana : D
    eshape 0 0
    Semua orang yang kukenal memberikan simpati pada JK atas penyataannya yang menunjukkan sikap kenegarawanannya

    Kalau dia merapat ke SBY, kayaknya kurang etis deh. Lebih baik JK naik gunung lagi, dan maju di pilpres 2014, siapa tahu bisa kepilih

    Salam
    iloenx 2 suka | 0
    saran untuk SBY hanya satu kata: Tolak!

    saya paham kalau SBY tdk bisa begitu saja menolak keinginan parpol utk koalisi. Tetapi, ini saat SBY membangun fatsoen politik bahwa koalisi tdk identik dengan politik dagang sapi. Artinya, boleh2 saja, golkar mendukung pemerintah, dan itu emang penting di parlemen, tetapi tidak harus ada menteri dari golkar. SBY mesti membangun kabinet yang, yach, agak sarat dengan ciri zaken kabinet.... era kabinet indonesia bersatu sudah harus dilupakan karena hrs dibayar dg biaya politik tinggi....

    tidakkah itu akan membuat pemerintah akan menjadi terlalu powerful dan melemahkan demokrasi? Wah, ini akan jadi topik menarik, saya kira.....
    hamatamu 0 0
    tadi malam di ring politik sudah ada perbincangan seperti ini, ada budiman sudjatmiko, ada andi mallarangeng dan wakil dari golkar yang entah siapa namanya. ketika ada sentilan 'tawar-menawar posisi kabinet' yah jawabannya seperti biasa ; ))
    mpokb 0 0
    jadi, pemilunya cuma main2 gitu yak.. akhirnya dagang sapi juga..
    sawung 0 0
    berita basi buat saya. udah dapet dari yg bicara itu dari februari : D.
    sby tetap akan pake golkar karena gub.bupati dan walikota banyak orang golkar. Dan orang pdip itu masih jadi mendagri karena alesan yang sama.
    Sri Kirana 0 0
    Sedihnya... dagang sapi lagi ujung2nya... memang yang namanya politisi itu mukanya disemen pakai beton ya, makanya mau ucapannya diputar seperti apapun tidak merasa malu... : (
    mata dewa 0 0
    sebetulnya bola ada di SBY (sama persis sewaktu dia menolak "dengan halus" JK), pertanyaannya justru berani ga SBY menerima Golkar tanpa melukai perasaan partai2 koalisinya
    Momon 0 0
    Tes komentar
    Momon 0 0
    Tes komen lagi
    Momon 0 0
    Tes terakhir
    Momon 0 0
    Tes lagi

    Silahkan login untuk memberikan pendapat