[Setan] Harus Dimusnahkan 2

Selasa, 21 Jul '09 10:15

Kemarin, Sabtu sore, aku kedatangan guru ku, beliau datang dalam rangka silaturahmi kepada muridnya yang telah lama tak berjumpa.

Salah satu pembicaraan yang terjadi tak lain dan tak bukan adalah mengenai BOM Megakuningan yang baru terjadi sehari sebelumnya.

Yang membuatku terperanggah adalah perkataan beliau,"Secara harfiah makna atau arti dari Setan adalah Musuh yang Jelas Harus kita musnahkan." Kenapa kok tiba-tiba ke masalah setan Guru? kataku kebingungan...

Lha wong di TV, sehabis kejadian BOM itu, banyak pendukung SETAN Merah yang berduka? Lha wong SETAN ngak jadi datang aja kok sedih??? Ataukan mereka memang menunggu SETAN??? Lha kalo memang SETAN yang mereka tunggu, baik itu berwarna MERAH, PUTIH, HIJAU, KELABU, mereka tetap SETAN. Pantas aja terjadi BOM Megakuningan, agar SETAN itu terusir....

Mumet sirahku Guru....

Kisanak, sudahkah kisanak nonton film Crossing Over [Harrison Ford]? Bagaimana seorang anak didik yang mengutarakan kejadian 9/11 dari sudut pandang lain, langsung dideportasi dan disangka tersangkut dalam jaringan teroris internasional? Anak itu, Lakisya namanya, harus berpisah dengan bapaknya dan saudaranya, hanya gara-gara pandangan "lain"nya mengenai 9/11.

Dan satu lagi kisanak, kekerasan yang dilakukan oleh Teroris dalam ilmu komunikasi bisa dikatakan mereka sedang cari perhatian tetapi mereka tidak dapat menemukan saluran komunikasi yang egaliter dan setara serta menjunjung keadilan dan kesamaan hal, sehingga mereka melakukan buzz effect agar keberadaan mereka diperhatikan.... Ini salah, jelas salah. Tetapi ada bentuk kekerasan yang tidak dikecam dengan keras dan nyata, karena kekerasan ini bermanfaat bagi segelintir orang.

Apa itu Guru?

Hmmm....namanya kekerasan intelektual, dimana banyak orang yang meregang nyawa pelan dan perlahan tapi pasti mati dan sengsara, hanya gara-gara kepentingan sesaat dalam ekonomi, politik dan sosial budaya. Lewat Undang-Undang dan Peraturan-Peraturan yang orang-orang kecil tidak mampu mencernanya dan akhirnya mereka menjadi korban ketidakberdayaan tersebut. Contohnya banyak Kisanak, teramat banyak untuk disebutkan....

Ah Guru, kalimat terakhirmu mengingatkanku pada lagu Iwan FALS, BONGKAR....

Benar Kisanak, kita harus mem-"BONGKAR" SETAN-SETAN itu.....


Tag: Teroris, Mu, teror, bom, Ritz Carlton, Setan Merah, Megakuningan, JW Marriott, Teror BOM, Nurdin M Top

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    danpei 0 0
    crossing over keren banget. Kesian waktu rumahnya lakisya didatengi polisi bersenjata lengkap pas keluarganya lagi makan malam gile cuma gara tulisan/pemikiran, yang akhirnya doi dipenjara.
    rakjat ketjil 0 0
    kisanak, sudah berapa purnama kita tidak bertemu?

    baiklah, aku akan menemuimu. kira-kira tiga hari berkuda aku akan tiba.

    sampaikan salamku untuk kakak seperguruan.

    Silahkan login untuk memberikan pendapat