Bocoran Susunan Kabinet SBY-Boediono 92
Rabu, 22 Jul '09 02:56, dibaca 1446 kali
Rupanya ribut2 soal bom 17 Juli tidak menghambat proses perancangan susunan kabinet SBY-Boediono. Setelah Sdr. Heriyadi dalam tulisannya http://politikana.com/baca/2009/07/15/susunan-menteri-republik-politikana-p.html mengeluarkan susunan menteri ala republik politikana, berikut ini adalah bocoran susunan menteri SBY beredar.
Kalau dilihat isi berita di bawah, bakal ada 32 menteri (beda sekali dengan rencana 20 menteri untuk menghemat anggaran seperti yang diberitakan detik.com)
Duo dari Trio M dengan manisnya masuk dalam jajaran kabinet SBY-Boediono (yang satu lagi tentunya meneruskan bisnis Fox Indonesia). Kalau hal ini benar terjadi, gak salah donk prediksi yang satu ini http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/30/173901/1156655/700/tim-sukses-jk-kalau-sby-jadi-presiden-3m-jadi-menteri
copas dari http://inilah.com/berita/politik/2009/07/21/130956/ssstt-susunan-menteri-sby-beredar/
Ssstt... Susunan Menteri SBY Beredar
Anton Aliabbas
INILAH.COM, Jakarta - Meski belum terpilih secara resmi, kasak-kusuk siapa yang menjadi menteri pada kabinet SBY-Boediono masih bergulir. Kini daftar 32 menteri yang akan duduk di pemerintahan pun beredar. Siapa saja mereka?
Dari daftar kabinet yang diterima INILAH.COM, Selasa (21/7), sebagian besar adalah wajah-wajah baru. Hanya ada beberapa nama saja yang masih menduduki pos menteri. Mereka antara lain Sri Mulyani, Sofyan Djalil dan Lukman Edy.
Berikut daftar lengkap menteri SBY-Boediono:
Menteri Koordinator
1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Sutanto (mantan Kapolri)
2. Menko Perekonomian : Sri Mulyani Indrawati
3. Menko Kesra : Hatta Rajasa (PAN)
4. Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
Menteri Departemen
5. Menteri Dalam Negeri: Andi Malaranggeng (Partai Demokrat)
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa (Dubes RI di PBB)
7. Menteri Pertahanan: Djoko Suyanto (Mantan Panglima TNI)
8. Menteri Hukum dan HAM: Ruhut Sitompul (Partai Demokrat)
9. Menteri Keuangan: M Chatib Basri (FEUI)
10. Menteri Pertambangan dan Energi: Tubagus Haryono (Kepala BPH Migas)
11. Menteri Perindustrian & Pedagangan: MS Hidayat (Kadin)
12. Menteri Pertanian: Dr Ir Herry Suhardiyanto (Rektor IPB)
13. Menteri Kehutanan: Taufik Effendy (Partai Demokrat)
14. Menteri Perhubungan: Prof. Dr. Sutanto Soehodho (UI)
15. Menteri Kelautan dan Perikanan: Dr Ir Mohammad Jafar Hafsah (Partai Demokrat)
16. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: M Jumhur Hidayat
17. Menteri Pekerjaan Umum: Prof Dr Ir Budi Soesilo Supandji (Dirjen Potensi Pertahanan Dephan)
18. Menteri Kesehatan: Dr dr Fachmi Idris (Ketua Umum IDI)
19. Menteri Pendidikan Nasional: Anis Rasyid Bawesdan (Rektor Univ. Paramadina)
20. Menteri Sosial: Hidayat Nur Wahid/Tifatul Sembiring (PKS)
21. Menteri Agama: Dr Salim Segaf Al Jufri (PKS)
Menteri Negara
22. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik (Partai Demokrat)
23. Menteri Riset dan Teknologi: Dr Andy N. Sommeang (Dirjen HAKI)
24. Menteri Koperasi dan UKM: Muhaimin Iskandar (PKB)
25. Menteri Lingkungan Hidup: Prof Dr Ir Johny Wahyuadi M. Soedarsono (Guru Besar FTUI)
26. Menteri Pemberdayaan Perempuan: Rahmawati Soekarnoputri
27. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Marzuki Alie (Partai Demokrat)
28. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Lukman Edy (PKB)
29. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Prof Bambang PS Brojonegoro (mantan Dekan FEUI)
29. Menteri BUMN: Sofyan Djalil
30. Menteri Komunikasi dan Informasi: Rizal Malarangeng
31. Menteri Pemuda dan Olahraga: Anas Urbaningrum (Partai Demokrat)
32. Menteri Perumahan Rakyat: Zulkifli Hasan (PAN)
Benarkah tokoh-tokoh ini yang akan duduk di kabinet mendatang? Kita tunggu saja kabar selanjutnya. [ton]
btw, buat teman2 yang tahu kredibilitas orang2 yang masuk bursa rumor menteri2, tolong sharing k kita2 donk...biar kita bisa pantau & analisa sama2, apakah orang tersebut layak jadi menteri atau karena jatah partai atau apalah saja...
Catatan: Pembentukan, pengubahan, dan pembubaran
kementerian negara diatur dalam undang-undang, yaitu Pasal 4, Pasal 17, Pasal 20, dan Pasal 21 UUD '45, UU No. 39/2008 tentang Kementerian Negara.
Apabila ada yang punya pendapat untuk efisiensi penciutan menteri & departemennya, sebaiknya visit websitenya dulu, baca struktur organisasi serta fungsinya dan mulai berpikir bisakah departemen ini dihapus dan dilebur dengan departemen lainnya atau dihilangkan sama sekali.
Tag: Boediono, SBY, kabinet, menteri
Terkait:
-
DPR & DPD : Fit and Proper Test para Calon Menteri
Jumat, 4 Sep '09 03:17 -
Lakon Juru Kocok
Rabu, 19 Okt '11 05:01 -
Pak Menteri
Senin, 17 Okt '11 06:24
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
GaraMata: Terkini
-
RETROVIRUS: Terkini
-
heriyadi: Lucu
-
Wonggantenk: Terkini
-
NOS: Menarik
-
iloenx: Lucu
-
TruthSeeker: Lucu
-
galuh29: Menarik
-
Hanif Ali: Terkini
-
gunawanrudy: Lucu
-
rakjat ketjil: Lucu
-
DorZie: Lucu
-
Harrie: Terkini
-
taraman : Menarik
-
Ruli: Lucu
-
boiga: Biasa
-
LCFR: Lucu
-
TTTH: Lucu
-
Yojimbo Usagi: Lucu
-
samsara: Terkini
-
MAD: Lucu
-
R A P: Lucu
-
kakilangit: Lucu
-
yusro: Lucu
-
santjang: Lucu
-
botaksakti: Lucu
-
Ev: Terkini
-
Tetuko: Lucu
-
pembantu umum: Lucu
-
Striding Cloud: Lucu
-
Rusdi Mathari: Menarik
-
Setiawan: Lucu
-
dialognol: Lucu
-
vox dei: Lucu
-
anti-fenomena: Terkini
-
perempuan api: Lucu
-
mahasiswa baru: Menarik
-
arsyani: Keren
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
SatriaBajaHitam: Lucu
-
hamatamu:
-
Alisyah: Lucu
-
513m4n: Lucu
-
Arief Rasyad: Terkini
-
Maman Gantra: Lucu
-
Manohira: Lucu
-
Pedy: Biasa
-
Osi: Bagus

Komentar:
Kalau memang benar, jabatan ini basah sekali karena terkait dengan otda, perda, pilkada....Fox Indonesia makin berjaya dengan bisnis konsultan politiknya...bukan tidak mungkin ada KKN disini...
buset...gak mungkin banget...ini gak mungkin terjadi...tidak akan pernah terjadi...tidaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkk
bisakah beliau mewakili aspirasi para blogger Indonesia?
setuju....
dijamin makin neolib deh permen yang dikeluarkan
btw, buat teman2 yang tahu kredibilitas orang2 yang masuk bursa rumor menteri2, tolong sharing k kita2 donk...biar kita bisa pantau & analisa sama2, apakah orang tersebut layak jadi menteri atau karena jatah partai atau apalah saja...
Kalo gua usul mah Mendiknas itu harusnya orang yang pernah ngerasain jadi guru honorer......
Biar dia tau betapa perihnya jadi guru, tapi guru sesalu ikhlas memberikan ilmunya kepada siswanya.
1. Menteri Dalam Negeri
2. Menteri Hukum & HAM
3. Menteri Agama
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan
5. Menteri Aparatur Negara
6. Menteri Daerah Tertinggal
7. Menteri BUMN
8. Menteri Koperasi & UKM
They are all nothing short of crap
Posisi sebaiknya dirangkap:
1. Menteri Pertanian + Kehutanan + Kelautan + Perikanan
2. Menteri Sosial + Kesehatan atau Menteri Sosial + Perumahan Rakyat
di Jepang jumlah menteri cuma 15 dan di Finlandia jumlah menteri ada 20. kedua negara tersebut mampu memberi kemakmuran dan kesejahteraan pada rakyatnya...
8. Menteri Hukum dan HAM: Ruhut Sitompul (Partai Demokrat)
26. Menteri Pemberdayaan Perempuan: Rahmawati Soekarnoputri
30. Menteri Komunikasi dan Informasi: Rizal Malarangeng
26. Menteri Pemberdayaan Perempuan:Megawati Soekarnoputri
30. Menteri Komunikasi dan Informasi: Roy Suryo
makasih udah bikin senyam senyum di pagi hari
32 Menteri terlalu gemuk....idealnya 22-24..
banyak pos-pos menteri yg sebenernya bisa dijadikan satu,,,,
[... Harusya begini yah, biar lebih realistis:
26. Menteri Pemberdayaan Perempuan:Megawati Soekarnoputri
30. Menteri Komunikasi dan Informasi: Roy Suryo...]
iya, kalo buat seru2an.. wkwkwk
Sepertinya perlu utk mengakomodir peran penting kader Demokrat dalam mendongkrak suara di DIY;
33. Menteri Urusan Peranan dan Tingkah Polah Artis Wanita: RM Roy Suryo
kementerian negara diatur dalam undang-undang, yaitu Pasal 4, Pasal 17, Pasal 20, dan Pasal 21 UUD '45 dan UU No. 39/2008 tentang Kementerian Negara.
Bagian Kedua
Urusan Pemerintahan
Pasal 4
(1) Setiap Menteri membidangi urusan tertentu dalam
pemerintahan.
(2) Urusan tertentu dalam pemerintahan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. urusan pemerintahan yang nomenklatur
Kementeriannya secara tegas disebutkan dalam
Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945;
b. urusan pemerintahan yang ruang lingkupnya
disebutkan dalam Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945; dan
c. urusan pemerintahan dalam rangka penajaman,
koordinasi, dan sinkronisasi program
pemerintah.
(1) Urusan pemerintahan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a meliputi urusan
luar negeri, dalam negeri, dan pertahanan.
(2) Urusan pemerintahan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b meliputi urusan
agama, hukum, keuangan, keamanan, hak asasi
manusia, pendidikan, kebudayaan, kesehatan,
sosial, ketenagakerjaan, industri, perdagangan,
pertambangan, energi, pekerjaan umum,
transmigrasi, transportasi, informasi, komunikasi,
pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan,
kelautan, dan perikanan.
(3) Urusan pemerintahan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 4 ayat (2) huruf c meliputi urusan
perencanaan pembangunan nasional, aparatur
negara, kesekretariatan negara, badan usaha milik
negara, pertanahan, kependudukan, lingkungan
hidup, ilmu pengetahuan, teknologi, investasi,
koperasi, usaha kecil dan menengah, pariwisata,
pemberdayaan perempuan, pemuda, olahraga,
perumahan, dan pembangunan kawasan atau
daerah tertinggal.
Pasal 6
Setiap urusan pemerintahan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 5 ayat (2) dan ayat (3) tidak harus dibentuk
dalam satu Kementerian tersendiri.
Hitung saja berdasarkan Pasal 5 & 6 UU Kementerian, bisa gak dibuatkan 20 menteri & departemennya saja...
Cosmiclaywer, aduh anda generasi muda masih saja terpengaruh pola fikir genersi tua yang memble itu. Kalau anda terus dengan pertanyaan semacam itu, kapan bisa maju. PT pada dasarnya masalah niaga, serahkan saja dengan department perdagangan. Ini semua hanya masalah administrasi bisa ditata. Bukan masalah engineering atau rocket science, bukan ilmu pasti. Anda generasi muda seharusnya berpola fikir revolusioner, do it differently, doing things right and doing the right things. Jangan jadikan undang-undang seperti kitab suci. They are all amendable. Use your common sense.
kita boleh revolusioner, tapi tidak boleh bertabrakan dengan tatanan hukum yang ada...
soal PT itu ada sejarahnya...dari UU jaman KUHD, UUPT '95 sampai UUPT 2007. Saya percaya dengan ahli hukum Indonesia, pastinya sudah dipikirin mantang2 kenapa UUPT 2007 masih berpayung k Departemen Hukum & HAM.
Belum sistembakum yang sudah berlaku dimana hanya notaris yang punya akses.
Jujur, dengan adanya UUPT 2007, soal wajib daftar perusahaan seolah2 ada 2x, ke Departemen Hukum & Ham dan Departemen Perdagangan. Kalau melihat UU WDP, pidana itu kalo daftarin TDP.
Saya orangnya berpikir maju ke depan, tetapi untuk melakukan trobosan, saya cukup konservatif...
di bawah ini adalah link struktur organisasi dari Departemen tersebut
http://www.depkum…struktur.htm
ga salah nih? bukannya kemaren didepak dari tim kampanye karena hal rasis gitu...
"30. Menteri Komunikasi dan Informasi: Rizal Malarangeng"
at least... bukan Roy...
Anyway, juwono soedarsono pecah kongsi dengan SBY?
Arent they supposed to be 2 sides of the same coin?
kok bisa?
M Jumhur Hidayat?
makasih lho
Samsara: gak tau yang mana yang kekiri2an, justru mau nanya ama temen2 disini...
Juwono saya pikir masih masuk kabinet, he's too good to put aside....
Ruhut? C'mon whoever make this list must be joking, or such a stupida****le.....
Ada kok, yg masih setia. Dia dan mereka dalam keremangan malam temaram kota dan pagi kabut desa, membisikkan sajak Wiji dalam hati anak-anak muda pemberani..hanya waktu yg akan menjawab...cie.
Kalo si Miko sih emang udah ke laut meninggalkan PRD dan berlabuh di PDIP
Masih tetap berpendapat ini daftar yang lucu, masih percaya daftar ini dibikin orang yang ngebet jadi menteri biar namanya disebut-sebut dimedia dan jadi bahan pertimbangan Presiden.
Atau yang dulu itu?
Ah... sayang sekali kalau ndak masuk lagi.
Or at least jadi tim analis gitu...
Yudiantoro: yah tapi itu kabinet yang tidak memenuhi realitas kenyataan partai politik di lapangan, lagi bikin lagi yang sebisa mungkin melihat realitas koalisi partai tanpa menghilangkan kemampuan profesionalitas orang-orang yang akan menduduki posisi tersebut.
Ah... itu semakin menguatkan kecurigaan saya akan sesuatu...
Ohiyayah.. kontrak loe sama prabowo dah habis tanggal 15 bulan lalu ya,...
ya ya ya, maap.
cosmiclawyer:
Terkait pilpres lah, pasar sudah siap2 bergairah merespon positif jalannya pilpres, sekarang dinegasikan sama bom.
Faedah ekonomi dari pilpres terhadap trend investasi dimentahkan oleh bom.
Polisi tentu saja tidak faham perilaku pasar.
ada apa ini?
Ahhh.. itu khan hanya tuduhan dan kecurigaan buruk hati Anda saja...
Saya pribadi hanya menganggap SBY less risky daripada yang Anda maupun Heriyadi bela, tentu saja kaitannya terhadap nyawa saya.
Ini saya sudah mempersiapkan 3 artikel, salah satunya mengupas keburukan SBY (2 yang lain tentu saja prabowo dan JK).
Lagi ditimbang2 mau dipublish atau tidak, secara sudah agak basi, selain isinya terlalu keras.
Menteri Riset dan Teknologi bisa gabung sama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Dst,dst.. idem ama Romas Resky & RETROVIRUS, lebih kecil lebih efisien dan efektif terutama dalam monitoring & eveluasi kinerja departemen.
Jangan-jangan berita "gosip" ini dilempar ke media untuk melihat reaksi masy. terutama warga Politikana sebelum beneran dipilih..
Kemaren pas mariott, indonesiamatters sedikit sepi dan telat, apa benar ada rekan kita yang terkena? Saya cuma menduga2, tidak berani bertanya langsung ke Patoengs yang seksi.
wah, sampai tahu gw pernah im ...
Ndak kok, saya kira Anda dekat dengan pengurus, secara Anda terlihat akrab dengan Lairedion yang campuran menado itu.
Saya komentator yang sedikit anti-asing di IM, dan sedikit pro asing di politikana...
Menteri Hukum dan HAM: Ruhut Sitompul (Partai Demokrat)
Menteri Komunikasi dan Informasi: Rizal Malarangeng
mau jadi republik dagelan
Menteri Dalam Negeri: Andi Malaranggeng (Partai Demokrat)
Menteri Hukum dan HAM: Ruhut Sitompul (Partai Demokrat)
Menteri Komunikasi dan Informasi: Rizal Malarangeng
alhamdulilah:
Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa (Dubes RI di PBB)
Menteri Pendidikan Nasional: Anis Rasyid Bawesdan
Menteri Kesehatan: Dr dr Fachmi Idris (Ketua Umum IDI)
Romas Resky: kalau ide anda di kabulkan Tuhan; indonesia jadi organisasi preman yang liberal tulen, sekuler, fasis, ultra capitalis, patrianikalis.
semoga....
Salim Segaf yg kader PKS juga hampir tdk mungkin jadi Menteri Agama, bakal banyak yg protes nanti kalau PKS di Menag. Paling tdk dari kader2 NU. Saya malah agak 'curiga' Ahmad Mubarok [sekjen ato wakil ketua Demokrat, saya agak lupa] yg dijadikan Menag. SBY punya alasan itu soalnya kalau ga salah dia dosen UIN
tapi ada satu yg saya sepakat, Anis Baswedan di Mendiknas
said agil dan maftuh basyuni adalah lulusan arab saudi dan mantan dubes arab saudi...
jadi peluang Salim Segaf cukup besar karena S1, S2, S3 dari arab saudi dan sekarang dia masih menjabat sebagai dubes arab saudi...
Tapi kalau menteri pendidikannya Anies Baswedan, setuju!!
duet andi mallarangeng sbg mendagri dan rizal mallarangeng menjadi menkominfo ??? wah bisa bisa daerah dan media bener bener akan dikuasai gerombolan fox indonesia nih ... mallarangeng brothers ... he he he waspadalah waspadalah ...
trus ada lagi nih jumhur hidayat, sorang oportunis menurut gw tapi tidak memiliki kinerja yang bagus malah memperburuk masalah tki apalagi sifatnya yang nabrak peraturan/undang2 sana sini ... sby salah pilih kayaknya nih ... hqhqhqhqhq ... jangan jumhur lah .. masi ada professional lain yang lebih mampu ... silahkan baca sedikit riwayat tabrak sana sininya di http://www.kaskus…hp?t=1611943 dan disini http://groups.yah…message/1906 dan disini http://www.kabari…080731151117 ... heeee hanya untuk dibaca loohhhhh ...
hi hi h hi ...
semoga TUHAN membimbing presiden Indonesia selanjutnya dalam memilih para menterinya. Kalau boleh usul .. pilih yang professional saja semuanya ... heeeee ....
Jangan lupa, departemen agama juga punya pegawai yang paling banyak, 200ribuan jumlahnya.
Yang entah apa fungsi masing-masing dari mereka.
Ruhut masuk juga imposible...karena bagaimanapun si poltak ternah dikomplen SBY dan dikeluarkan dalam timses-nya.
Ko' ga ada orang golkarnya? kabarnya ada 1 atau 2 orang yang akan masuk kabinet SBY, dan kabarnya JK sudah titip beberapa nama kader GOLKAR ke SBY..
Silahkan login untuk memberikan pendapat