Kenapa Noordin M.Top Tidak MEMBOM Kuala Lumpur? 87

Rabu, 22 Jul '09 13:54, dibaca 258 kali

Kemarin diskusi ditanya kenapa Noordin M. Top tidak pernah membom Kuala Lumpur? Tentu saja, aku tidak tahu jawabannya, tetapi yang menarik, pertanyaan semacam itu sudah memenuhi benak banyak orang di Indonesia. Apakah dia takut bom itu terkena bapak dan ibunya, atau terkena sanak keluarga dekatnya, atau tetangganya? Kalau soal "maksiat" bukankah ada tempat "maksiat" yang benar-benar nyata yaitu lokalisasi perjudian di Genting Highland yang nampak megah ketika malam dari Kuala Lumpur, apakah itu tempat perjudian yang "halal" untuk Noordin M.Top?

Aku cuma bisa cerita beberapa kali ke Twin Tower Kuala Lumpur, juga ke hotel-hotel di Kualalumpur, tak pernah ransel dan tasku diperiksa, sangat dan teramat longgar. Terakhir menjelang Pemilu Legislatif 9 April 2009, aku diundang TV Al Jazeera, menginap di Nikko Hotel Kualalumpur, lalu rekaman di lantai 60an Twin Tower Kualalumpur, juga tak ada sedikitpun tas dan ranselku dibuka dan diperiksa pihak keamanan Nikko Hotel maupun Twin Tower. Kalau melihat CCTV JW Marriot dan Ritz Calrton pas pelaku peledakan chek-in sungguh sangat luarbiasa berlapisnya, ada sekuriti dengan "pentung pengaman" (entah apa namanya?) juga ada pintu sekuriti, serta ada penggeledahan. Artinya, Twin Tower dan Nikko Hotel Kuala Lumpur adalah soft-target dan high-profile untuk teroris sekelas Noordin M. Top, bukan?

Celakanya, Kompas memuat pernyataan luarbiasa dari Mendagri Malaysia (Selasa 21/7) Hishammuddin Hussein bahwa belum ada petunjuk yang nyata Noordin M Top, warganegara Malaysia, berada di balik dua bom bunuh diri di Jakarta. Apakah Mendagri Malaysia sudah melakukan investigasi lengkap hingga mampu mengeluarkan pernyataan sepenting ini, lebih cepat daripada pihak berwajib di Indonesia? Apakah badan intelijen dan kepolisian Malaysia lebih hebat daripada BIN dan Kepolisian Indonesia, sehingga Malaysia sudah tahu Noordin M Top tak terlibat pengeboman Marriot-Carlton II pada 17 Juli 2009?

Tentu saya juga bertanya-tanya, setelah membaca berita ini, "Rumah Muhammad Nasir (ayah terduga teroris Nur Hasdi alias Nur Hasbi alias Nur Sahid) itulah yang hari-hari ini banyak didatangi wartawan dan polisi. Bahkan, polisi itu membawa Muhammad Nasir, istrinya, Tuminem, dan salah seorang anaknya yang juga adik Nur Hasdi, Safrudin, Senin (20/7) subuh. ”Pak Muhammad Nasir tampaknya dijemput sekitar pukul 05.00 dengan menggunakan dua mobil Kijang. Dua mobil itu tiba setengah jam sebelum subuh. Petugas langsung menjemput Pak Nasir, Tuminem, dan Safrudin. Ketiganya diajak pergi tanpa sempat mandi,” kata Suwabadi, Kepala Urusan Umum Desa Katekan. Tidak jelas dibawa ke mana mereka. Tanpa pengacara (bukankah ini negara hukum?).

Begitu sigapnya polisi "menyergap" keluarga terduga teroris Nur Hasdi alias Nur Hasbi alias Nur Sahid di Indonesia. (Walaupun saya juga bertanya-tanya, apakah masuk akal dan tidak melanggar HAM mengaitkan secara langsung kegiatan Nur Hasdi/Nur Hasbi/Nur Sahid dengan ayah-ibu dan keluarganya, karena saya pernah mengalami ketika ditahan militer Soeharto-Orba tahun 1989 karena menolak "Soeharto dan Orde Baru di ITB" orangtua sayapun yang pegawai negeri ikut juga diperiksa "keterlibatannya", ini khas Negara Totaliter-Militeristik Orde Baru yang mencurigai semua warganegaranya. Saya ditangkap dan orangtua diperiksa juga TANPA PENGACARA (tetapi Orba jelas bukan negara hukum bukan?). Sukurlah Soeharto terguling, Orde Baru bubar jalan, tapi anakbuahnya tetap berkuasa bukan? Kalau gaya pelanggaran HAM itu di masa rezim militer-fasistik Orde Baru, lalu sekarang ini di masa rezim apa? Rezim anak-buahnya Soeharto?)

Tetapi, sekali lagi tak ada tindakan serupa dari pihak Malaysia terhadap keluarga Noordin M.Top (misalnya saja bapak atau ibu atau kakak atau adik atau nenek atau kakek Noordin M.Top disuruh pemerintah Malysia untuk menghimbau di televisi Indonesia dan Malaysia agar Noordin M.Top tidak lagi membunuhi orang di Indonesia), bahkan dengan gagah pihak Malaysia juga dengan enteng Medagri Malaysia menyatakan "belum ada petunjuk yang nyata Noordin M Top, warganegara Malaysia, berada di balik dua bom bunuh diri di Jakarta."

Tentu banyak pertanyaan yang muncul, mesti ada upaya menjelaskan benang-kusut ini, atau ada peneliti serius untuk membuka persoalan ini? Siapa Noordin M.Top? Mengapa berkeliaran di Jakarta bukan di Kuala Lumpur atau Singapura? Lalu kenapa Noordin M.Top tidak MEMBOM Kuala Lumpur saja? Atau Singapura?


Tag: singapura, Ritz Carlton, Bom JW Marriot, noordin m top, kualalumpur, nur hasdi, nur hasbi, nur sahid

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

lady 0 0
kl mmg ada hubungannya dg Noordin M.Top, ah.. knp malaysia selalu mengobok2 indonesia..
air 0 0
bung FR: apakah anjing yang diberi makan sampai kenyang akan mengigit tuannya?
Casper 2 suka, 1 tidak suka |
....bahwa belum ada petunjuk yang nyata ..

Mengapa harus pakai investigasi tetek bengek untuk mengeluarkan pernyataan seperti itu? Itu kan sinonim dengan kata "Saya nggak tahu..."

Orang bangun tidur juga ga salah bilang seperti itu bang fadjroel.., ga perlu pakai investigasi.
dizzman 0 0
ya jelaslah, jangan2 memang pelakunya gak ingin Indonesia menyaingi Malaysia, jadilah buat teror di Indonesia....
Wonggantenk 1 suka | 0
Kemungkinan paling logis bisa jadi mereka intelejen Malaysia
Casper 0 0
Jika Malaysia dgn alasan tidak ingin Indonesia maju, mengapa jarang dan kecil2an? mengapa begitu terukur target dan dampaknya? Mengapa sekarang tdk kemarin2?

dizzman 0 0
Casper: tanyalah pada rumput yang bergoyang, ha5x..... yang pasti jelas terukur dan ada pesan yang ingin disampaikan...
Casper 1 suka | 0
Yah, namanya teori, dugaan, sekuat apapun,tetap butuh test biar ga jadi sekedar gosip...
Xaliber von Reginhild 0 0
Kenapa bukan Malaysia? You mess with Malaysia, you mess with... foreign force. : p

Gimana kalau ternyata benar ini pelaku pengeboman merupakan antek2 pemerintah buat mengalihkan isu makanya keluarga tersangka langsung ditangkap.

[/lameconspiracytheory]
GaraMata 0 0
Bukannya karena Noordin M. Top Tidak mampu ? ; ))
air 0 0
casper: test? government statement, government budget, & media content jadi bahan2 awal untuk menguatkan dugaan tsb. tapi kalau saya punya akses ke data2 A1 yang tidak publicly available, saya yakin bisa membuktikannya.
unwinged 0 0
Kalo malaysia dia bom, kampanye Visit Malaysia dan Kampanye Malaysia Truly Asia jadi gagal lah. Kemarin MU aja jadi main disana, padahal jaraknya nggak jauh dari sini, cuma beberapa kilometer. Plus, yang ngebom malah orang sana. Jadi mustinya kemungkinan MU gak main disana lebih besar daripada disini.

Tapi kok MU malah main disana ?
Casper 0 0
air:
Testnya pertanyaan saya barusan. Klo ndak punya akses A1 ya playing logic aja dgn apa yang ada.
nasionalisosialis 0 2 tidak suka |
mungkin lebih tepatnya : MALAYSIA ADALAH GUDANG OTAK TEROR DI ASIA TENGGARA..jadi tunggu apalagi??? kita harus tekan mereka, derita yang terjadi di negeri ini pun harus mereka rasakan..atau harus ada bom di Malaysia ???klo memang perlu, kita bisa suruh KOPASSUS melakukan itu,....biar impas
Manohira 0 0
seringkali kebenaran begitu sederhana kok. siapa yg mendapatkan keuntungan dari teror bom di indonesia selama ini?
nggak mungkin malaysia nggak terlibat dalam segala kericuhan di indonesia.
mpokb 0 0
informasi, disinformasi, malah bikin bingung.. nunggu hasil akhir penyelidikan aja dah..
Wonggantenk 0 0
Manohira: wah, ada MANOHARA hi hi hi
RETROVIRUS 5 suka | 0
apa yg dilakukan malaysia adalah salah satu bentuk tanggungjawab negara untuk memberi perlindungan pada warga negaranya...

dan apa yg dilakukan oleh malaysia hampir dilakukan oleh seluruh negara, ketika melihat ada warga negaranya yg di "duga terlibat" sebuah kejahatan di negara lain...

sayangnya, saya justru tidak pernah mendengar atau melihat Indonesia melakukan hal yg dilakukan oleh negara lain untuk melindungi warga negara nya yg "di duga terlibat" kejahatan di negara lain...
nasionalisosialis 0 0
bukan manohara...tapi manoharam...
DorZie 0 0
RETROVIRUS: Setuju, kita lemah banget dalam hal ini..
jenkplanet 0 0
tapi jelas, dua bom kemarin membuat bingung Nurdin Khalid Cs.


:LOL:
Jauhari 0 0
RETROVIRUS:
Indonesia masih lemah dalam hal ini, TKI di INJEK INJEK aja... Pemerintah banyak diamnya

#IndonesiaUnite Please ; )
Casper 0 0
Kalau dihitung2, negara ini sebenarnya sudah surplus dalam hal korban. Sejumlah WNI di luar sana disiksa oleh orang tak bertanggung jawab, WNA yg ada di sini juga tubuhnya juga dibikin berserakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Jika kita di wilayah kita sendiri saja tidak mampu melindungi, tdk perlu berharap banyak yang diluar nasibnya lebih baik.
Kukubimaku 0 0
Mungkin karena tujuan organisasi garis keras ini di malaysia sudah terpenuhi. Jadi dirasa tidak perlu menyerang malaysia. atau bisa juga hasil yang akan diperoleh dengan menyerang malaysia lebih sedikit dibanding dengan yang akan diperoleh di Indo. hahahaah ini sih bisa diterusin

Mendingan mikiran kenapa mereka menyerang kita. mengapa jw marriot dan ritzt, mengapa pagi itu? kenapa gak waktu pemaen MU sudah ada di hottel itu aja sekalian?
Ardani P 0 0
*Belum baca komennya*

Artikelnya benernya bagus, cuman kebanyakan pendapat/ kesimpulan yang lompat langsung dari anggapan awal.

btw, Anda menyamakan "pengambilan" (kalau boleh saya bilang begitu) keluarga Nur Hasdi/ siapapun nama lainnya dengan pemenjaraan Anda di jaman orde baru karena menentang orde baru. Apa anda mengatakan kalau tindakan pengamanan/ pencegahan yang dilakukan negara ini sama dengan tindakan represif yang dilakukan Soeharto?
Leksa 0 0
jadi kepikiran pengen buat "JI-jian" ,
terus kirim ke malaysia..

kira2 apa yg akan terjadi?
Ning 0 0
Karena yang namanya Nurdin M. Top itu sebenarnya tidak ada, nama tersebut hanyalah fiktif sebagai jawaban pertama pihak kepolisian bila terjadi pengeboman, agar tidak kelihatan bingung.
Bang Udin 0 0
yaa gak mungkin lah nurdin m yang top itu di tangkap oleh pemerintah malaysia, wong dia itu pejuang malaysia, jasanya besar buat malaysia, mungkin justru dia orang paling dilindungi di malaysia. karena perjuangannya membombardir indonesia telah berhasil membelokkan investor dan wisatawan asing dari indonesia ke Malaysia. nurdin m yang top itu pejuang bagi negara malaysial....
wongcilik 0 0
emang ada di forum ini ada yg yakin 100% klo nurdin m top msh di negara kita, atau masih hidup ???? trus ini kerja pihak berwajib dan pejabat koq spertinya nabrak san, nabrak sini, kayak kita waktu kecil disuruh tangkap kawan dalam keadaan mata ditutup ???
Manohira 0 0
@ning: kok bisa yakin kalo noordin M top nggak ada? kalau ali imron dkk ngaku ketemu langsung sama doski.
cosmiclawyer 0 0
kata ex ka. dansus 88 di tv one, target al qaeda adalah menjadikan Indonesia menjadi negara Islam...cmiiw, Malaysia sumbangannya gede untuk jaringan mereka...
awampolitik 0 0
yang harus dianalisa kenapa negara kita begitu menarik untuk di teror, entah itu oleh siapapun. Kayaknya ada yang salah dengan negara ini.
adnan basalamah 1 suka | 0
Nurdin Dkk tidak mengebom di Malaysia sebab malaysia bukan wilayah NII (Negara Islam Indonesia). Orang2 Ex NII ini (walaupun dia orang malaysia) ingin mendirikan negara islam itu di indonesia, merujuk kepada Kartosuwiryo 1949.
vox dei 0 0
Ibarat "air susu dibalas dgn air tuba"
Indonesia banyak mengirim TKI ke Malaysia, tapi apa lacur...Malaysia mengirim teroris ke Indonesia.
Alexan 0 0
setelah mengalami nasib seperti Dr Ashari baru Mlaysia mengakui warganya
hafudo 0 0
vox dei: nasib... nasib...
GaraMata 0 0
cosmiclawyer:

Kok nggak disebutkan juga bahwa malaysia dan singapura adala wilayah ekonomi bagi mereka? Juga disebutkan bahwa JI berpendapat bila Indonesia telah dikuasai maka Indonesia akan menguasai SIngapura dan Malaysia dengan melakukan penyerangan.

Sekedar tambahan. : D
si_jliteng 0 0
unwinged: mungkin nurdin m top itu punya sentimen pribadi ama nurdin chalid yang PSSI itu,
mungkin gak mau namanya dipakai orang lain...he..he..he..
Hedi 0 0
ga banyak orang (mau) merusak rumah sendiri, wong mereka yg punya motor dgn knalpot meraung2 pun tak pernah menstarter motornya di depan rumah sendiri...tanya kenapa
polka 0 0
Syariat Islam; Malaysia sudah, Indonesia belum.

Khilafah Islam selanjutnya kelak berwilayah (menggabungkan negara-negara) Asia Tenggara. Dan Khalifahnya harus orang Malaysia, karena merekalah yang tampak serius memperjuangkannya dari awal (saat ini), bahkan rela dicap teroris.

Mungkin itu yang jadi alasan Noordin...who knows?
danpei 0 0
kasus tki, kasus david, itu kalo orang amerika yang disiksa apalagi ampe dibunuh udah dibom itu negara...
phery 0 0
malaysia memang pintar
laler istana 0 0
Buruk rupa cermin dibelah ... yay !
si_jliteng 0 0
laler istana: beeeetuuuullll sekali.......
laler istana 0 0
Maksudnya, jangan karena kita yang goblog orang lain yang disalahkan ... gitu mas .. hik hik ... lho koq malah jadi judul artikel : D piss
bodoh_sombong 0 2 tidak suka |
dia tak bom KL sebab tok guru dia orang indo jugak kan? serangan dia pastinya bukan motif peribadi tapi pastinya arahan tok gurunya di jemaah islamiah.kenapa menuding jari ke malaysia sedangkan kita semua tahu nordin itu pengikut ajaran JI yang diasaskan di indonesia sejak tahun 1940-an
kamu kata sudah pergi twin tower banyak kali tak pernah tas atau ransel mu diperiksa?nak tau sebab apa? sebab kat sini bukan kuno nak check check bag.i believe every main entrance and every corner of twin tower and other hotspot like hotel niko has their own security measure like bom detector/scanner ,metal detector and such.tak payah nak suruh orang buka bag sekali kamu lalu scanner dia pun sudah tahu apa yang terlekat dibadanmu.apatah lagi twin tower yang pernah menerima ancaman bom selepas 911.tentunya ada security measure yang ketat disana.
Edwin from the Past 0 0
bodoh_sombong: Jangan banyak cakap lah kau. Lagak mau pancing flame war tapi bahasa melayu korang palsu. Malu lah kau pura-pura menghina bangsa sendiri.

Macam mana pulak ini?

*mendadak Batak*
Sri Kirana 0 0
bodoh_sombong
Kebodohan dan kesombongan awak sesuai kali dengan nama pena yang awak pilih untuk menulis di forum Indonesia ini.

Tak usah awak kelabuhi kite semua, kite nak faham awak ke bukan melayu...

Don't even think you could fool around acting all mighty and laugh your godd*mned ass behind your monitor, f*ckin' loser....
bodoh_sombong 0 0
LCFR ignorant
bodoh_sombong 0 0
shouen & LCFR = double ignorant
Striding Cloud 0 0
bodoh_sombong:
I bet you never went to hotels like marriott : ))
Edwin from the Past 0 0
bodoh_sombong: epic fail
bodoh_sombong 0 0
both of u are using malay language.

LCFR= "korang"

shouen = "kite" , " ke"

LCFR &shouen =blatantly ignorant and racist
Sri Kirana 0 0
bodoh_sombong
Ignorant eh?
Hmm, as I thought, your English is not as brilliant as it may seem, one liner and spammer, such a wet blanket...
bodoh_sombong 0 0
harbinger of death,hell ya i never went to marriot

both of my best friend work in marriot and westin(adjacent to marriot)

just to tell u my friend work in executive floor westin in 33th floor so hell yess im frequently passy by marriot,westin and starhill
Striding Cloud 0 0
bodoh_sombong:

I honestly find it hard to believe. : ))

anyway, nice nick name, it suits you well.
bodoh_sombong 0 0
shouen ur talk is not matured at all.......tho u're one of those warga terpuji.......i'm not here for catfight
Sri Kirana 0 0
bodoh_sombong
Not here for a catfight? Don't make me laugh... : ))
Alright, I'm laughing anyway, so that's that.

Right, I am one of those so called "warga terpuji", but I don't even give a d*mn to the title, and why should you make a fuss out of it? It's an ad hominem, and I'd gladly take that as a flattery for me.

Since you're so much of an idiot anyway.
Edwin from the Past 2 suka, 1 tidak suka |
bodoh_sombong: Of course we use Malay language, you insensitive sarcasm radar. You don't sound Malaysian, you're not really good in Malay nor English, and you're obviously trolling to make us hate Malaysian.

Seriously, you're fooling nobody. I still like Sunway Lagoon and that cute Starbuck's waitress there : )).
Striding Cloud 0 0
bodoh_sombong:

[__.i'm not here for catfight__]

..yet you're trying to irritate people by starting a trivial statement as if marriott doesn't have metal detectors like yours....

Once I went to the twin towers while bringing my ceramics desert eagle, you really think that metal detector can detect things that are not... umm.. metal? : D

Dude, wake up, you come from such a tiny country with population only half of our internet population. We will invade you someday, so start respecting your future masters.
Casper 0 0
Striding Cloud:
LOL.......... : ))
Casper 0 0
bodoh_sombong:
Increase your birth rate quickly, dude...,
do polygamy : D
Striding Cloud 0 0
Casper:
I believe they have bigger issues there, they need to enlarge their wieners first.

It is a well known fact that malaysians have tiniest dicks in the world.

...just sayin
rahadiar 0 0
bisa jadi karena noordin m top memang bukan orang indonesia.. dan mungkin saja memang nama tsb adalah rekaan saja alias khayalan (orgnya sendiri tidak pernah ada--buktinya tidak pernah isa ditemukan sampai sekarang).

BTW, kenapa namanya tidak George M Top misalnya? supaya tidak mengesankan nama islam : )
rahadiar 0 0
polka: malaysia dan indonesia sama-sama tidak menerapkan syariat islam, jadi sama parahnya. maka bagi para pegiat dakwah tegaknya syariat islam itu lahan perjuangan. tapi saya tidak setuju jika dengan kekerasan, harus dengan damai dan dakwah yang mencerahkan
pembantu umum 0 0
mungkin karena bakal ketahuan jauh sebelum semua pemeriksaan itu?

*nyanyi2 please stop the flame war*
hamatamu 0 0
Casper: lmao : ))
si_jliteng 0 0
hamatamu: he..he..he..
apik tenan iki.....
lakone opo mas.....
do rebutan opo to sing neng duwur kuwi.....
aku ra mudeng blas......
Edwin from the Past 0 0
pembantu umum: http://www.youtub…=_QyYaPWasos
hamatamu 0 0
si_jliteng: rebutan mercon
Alfakir 0 1 tidak suka |
fajroel ujub terlalu bangga diri sok pejuang demokrasi
pembantu umum 0 0
Edwin from the Past: tuh tau

*balik nyanyi2 we didn't start the flame war*
Normanlahyaw 0 0
Jelas aja....lah yaw .mana ada anjing gigit tuannya
herman 0 0
knp noordin m top tdk mau melakukan peledakan di negaranya sendiri dan hanya beraninya di indonesia? karena kebanyakan pemilik hotel berbintang di indonesia adalah orang-orang wna bukan pribumi asli yang islami,selain sisem keamanan kita terutama polisinya persis seperti polisi india yang bertindak apabila telah terjadi insiden dan lembaga kepolisian di kita masih termasuk lembaga terkorup dan sangat mata duitan,selain rakyat kita tingkat kemiskinanya masih sangat tinggi
Edwin from the Past 0 0
herman: WNA yah? ; ))
adimas 0 0
gw jadi curiga juga nih
Betawi online 0 0
Yah kan dah jelas, Si Noordin ama Dr Azhari itu intelegent nya Malaysia, yang diutus ngancurin Indonesia dimate dunia, coba aja liat... semua investor sekarang lebih milih Malaysia, Pariwisatanya maju, ampe brani ngakuin milik kite, skarang cari die di Dubes nya Malaysia ato Atasenya.
Laksamana 0 0
Kenapa Nurdin M Top tidak membom Malaysia?
Ya jelaslah.... Karena si Nurdin e-M-ang Top - nya cuma di Indonesia... di Malaysia dianya gak nge-TOP-ngetop amat kali....
Subroto 1 suka, 1 tidak suka |
Kenapa Nurdin M Top tidak membom Malaysia?
Karna org2 Indo lebih gampang direkrut sebagai member dan banyak pendukung aksi sejenis di Indo ; ))

Contoh liat saja kematian Imam Samudera cs, ribuan orang menyanjungnya sebagai pahlawan agama di Indo, sementara di Malaysia org2 seperti ini dianggap sampah dan musuh masyarakat
D P Adhityani Putri 0 0
@Subroto Kalau baca laporan ICG dan lembaga lainnya, jaringan JI juga subur di Malaysia. Malah lebih dulu ada di Malaysia.

Tapi soal Imam Samudera cs, memang ada orang2 yang menganggap mereka martir. Apakah fair untuk mengatakan kalau orang Indonesia lebih "mudah" untuk direkrut kelompok2 ini?

Lagian emang pada dasarnya orang Indonesia jumlahnya lebih banyak aja. Liat aja perbandingan jumlah penduduknya. Jadi kata "banyak" jadi relatif dong.
cyanidehex 0 0
@ilmu76 : hahaha : p

bangsa Indonesia baikk bgt dan cinta damai, mudah memaafkan biar udh di kerjain abis oleh malaysia dr soal pulau yg di akui milik mereka sampai kita kalah di makamah international, trus kebudayaan juga mau diakui milik mereka. lagu kebangsaannya aja kan lagu indonesia yg diambil mereka eh udh gitu rakyat indonesia juga diambil buat jd tentara malaysia aduh!.

kalau ada maunya mereka selalu bilang kita saudara serumpun dan berbaik baik terhdp indonesia tapi suka diam2 menusuk dr belakang. knp juga kita berbaik baik dgn mereka masih ada negara lain yg lebih menghargai bangsa and negara indonesia padahal mereka tidak serumpun!!
die sonne 0 0
hahaha,... menarik ini, kebetuylan saya sentimen dengan malaysia, mungkin kita perlu buat teroris tandingan untuk bom twin tower!!!!
akubukantikus 0 0
iya yah,,
• napa mesti bom indonesia? napa bukan malaysia?
• napa membunuh orang yg dia tak kenal? napa bukan bunuh keluarganya?
• napa?? napa?? napa??
• apakah inodnesia layak tuk d bom?
• apakah indonesia begitu hina?
• apakah ? apakah? apakah?
theCahangon 0 0
dasar teroris pengecut.......
irwan76 0 0
Itulah soalan yang paling banyak ditanya tatkala saya berada di Indonesia dan di Thailand. Orang-2 dari kedua negara sering bertanya soalan serupa "kenapa terorist tidak mengebom KL atau wilayah Malaysia lainnya? Kenapa di Indo dan di Thai?" sedangkan banyak pengebom dan kreativi membuat bom adalah dari kalangan orang Melayu itu sendiri.

Terkadang saya bertanya kembali. Kenapa mereka mengebom? Pasti ada puncanya. Hanya orang gila sahaja yang suka mengebom tanpa sebab. orang gila jenis ini tidak banyak dan tidak mempunyai dana besar atau mendapatkan sponsor dari seseorang untuk menghasilkan bom yang kuat untuk membunuh beratus orang dengan sekali letupan. Carilah puncanya dan anda akan dapat jawapannya. Maka persoalan itu berhenti begitu sahaja. Mereka akan berhenti bertanya dan si bertanya tadi berfikir sejenak dan akan beralih ke arah cerita lain. Memusnahkan sebuah pohon hanya boleh dibuat jika kita berjaya membakar akarnya. Mencantas (memotong) daun dan batang akan membuatkan pohon tadi semakin kuat, tinggi dan subur.

Di Malaysia sendiri yang menjadi tulang belakang kepada semua ini adalah kekuatan ISA itu sendiri. ISA atau Internal Security Act menjadi ajang kepada perlindungan kepada warganya. Walaupun dikecam hebat oleh Internasional dengan teori ISA yang sepertinya melanggar hak asasi manusia, namun pendekatan ini berjaya mengawal segala bentuk kejahatan yang berada di Malaysia. Bagi Malaysia, hak asasi manusia adalah untuk manusia yang cinta damai dan bukan untuk merosakkan perdamaian. Sudah banyak orang ditangkap tatkala menjejakkan kaki ke Malaysia. Kerajaan tidak pernah kenal bulu. Malah anak ketua oposisi (PAS) pun pernah ditangkap setelah pulang dari Timur Tengah kerana di duga mempunyai hubungan Al-Qaeda walaupun belum pernah melakukan teror bom. orang seperti Azhar dan Nordin M. Top memang banyak di Malaysia namun mereka tidak dapat bergerak sendiri kerana kepala-2 (ketua) seperti anak Oposisi tadi telah ditahan dibawah ISA. ibarat sedang kehilangan tempat bergantung harap, mereka pergi kenegara tetangga lain terlebh dahulu sebelum ISA di Malaysia di mansuhkan seperti yang mereka perjuangkan sehingga sekarang. Lihat saja nanti apa terjadi pada Malaysia apabila ISA berjaya dimansuhkan. Saya amat yakin KL akan menerima nasib seperti di Thailand dan Indonesia. Tindakan akan dibuat setelah nasi menjadi bubur. Nama baik negara akan hancur, Lepasnya Singapura dari tanah Melayu juga adalah kelongaran ISA dari menangkap presiden pertama negara itu. Sehingga kini banyak rakyat Malaysia hairan kenapa Lee Kwan Yew tidak di'ISA' kan jika sebelum Singapura berjaya merdeka dari Malaysia?. Ini menjadi pengajaran buat Malaysia dan tidak akan berulang untuk kedua kalinya.

Orang Barat juga tidak menafikan pepatah yang mengatakan bahawa 'mencegah lebih baik dari mengubati' menjadi dasar kerajaan dalam mengawal tindak tanduk rakyatnya di negara Malaysia. Ditambah dengan kebijaksanaan Inteligent polis menjadikan Malaysia sebagai mangsa terror bukanlah satu idea yang bijak.
Inteligent Malaysia berada di seluruh dunia. Mereka berada di antara rakyat semua negara didunia ini. Mereka akan memberi maklumat kepada kerajaan Malaysia jika ada warganya di luar negara. Gerak-geri mereka dipantau setiap masa dan setiap ketika. Segala aktiviti mereka di laporkan kepada pemerintah Malaysia setiap masa dan ketika. Sebelum melakukan apa-apa rancangan, niat mereka telah dihidu oleh pemerintah Malaysia sebelum mereka sampai ke Malaysia. Setelah mejejakkan kaki di bandara, Mereka akan disambut riang oleh Polis dan inteligent.

Jika anda ke KL misalnya, jangan kalian ingat tukang sapu sampah, orang tidak siuman (gila), pencandu narkoba (dadah), penjual kacang goreng hatta pelacur sekalipun mereka mempunyai kontak yang kuat bersama pihak pengaman. Mereka inilah yang menjadi mata dan telinga polis pemberi informasi PLUS kamera yang dipasang sekitar Kuala Lumpur menjadikan Kuala Lumpur dimonitor 24 jam sehari.

Banyak faktor lain lagi yang menjadi bumbu kepada keamanan di Malaysia. Dahulu ada rancangan untuk mengebom kilang (factory) arak diMalaysia dan akhirnya diam begitu sahaja. Mereka yang baru menyatakan niat untuk melakukan hal tersebut telah ghaib entah kemana.
Tidak susah bagi kita untuk memanggil seseorang menjadi pengebom tapi agak susah untuk mencari seseorang yang sanggup mengeluarkan dana untuk membeli perkakasan bom. Harganya yang relatif mahal dan susah didapati saya amat hairan siapakah dalang disebalik semua ini?. Amat mustahil bagi mereka spt si Nordin dan azhari membeli dengan duit mereka sendiri. Mereka bukan berlatar belakangkan millionaire. Dengan itu jalan mati adalah jalan pertama dari disiksa untuk memberi informasi dari mana mereka mendapatkan dana membeli bom. Jangankan Indonesia, atas kezinanan republik Indonesia, saya percaya kerajaan Malaysia juga akan ikut menyoal siasat warga mereka sendiri sehingga ke akar umbi.

Wassalam..
eko 0 0
moga benar yang tewas itu noordin
moga gak da lagi orang malaysia yg ngobok-obok negeri ini...
yuma 0 0
Jadiin aja wilayah malaysia jadi propinsi ke-34 NKRI. Daripada ngaku2 negara tetangga tapi mbalelo. Mau ngakuin budaya, pulau.. ya biar aja.. toh udah jadi wilayah NKRI kan? Paling ribut2 juga masalah otonomi daerah. Jadi negara mayoritas muslim koq kelakuan kayak sampah gitu. Kalo ada teroris juga biar lebih gampang ditangkap. Giliran madu dihisap, giliran kotoran macam noordin dilempar ke RI. Dasar MALINGSIAAALLLL...!!!!

Silahkan login untuk memberikan pendapat