"Kalau Saya Presiden, Sudah Saya Pecat Kapolri" 53
Senin, 28 Sep '09 20:39
Hari ini seperti dilansir Tempointeraktif.com tiba-tiba saja Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bicara keras soal pertikaian cicak-buaya alias KPK dan polisi. Dia berani bilang polisi dinilai tidak profesional karena mengkriminalkan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Presiden Yudhoyono diminta memecat Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.
Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD termasuk yang geram dengan langkah kriminalisasi Chandra dan Bibit tersebut. "Kalau saya presiden, sudah saya pecat(Kapolri)," kata Mahfud, usai bertemu Aliansi Masyarakat Penolak Perpu KPK , di Mahkamah Konstitusi, Senin(28/09).
Mahfud juga sependapat dengan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Adnan Buyung Nasution yang mengusulkan agar Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jendral Polisi Susno Duadji dinonaktifkan dari jabatannya. "Usulan (penonkatifan) itu sudah tepat," kata dia.
Menurut Mahfud, dirinya sudah pernah mengingatkan kepolisian agar profesional dalam mengusut pimpinan KPK. "Saya mengingatkan sebagai pakar dan akademisi," tandas Mahfud.
Pernyataan ini menarik karena keluar dari orang nomor satu di Mahkamah Konstitusi. Sepekan lalu dia juga mengeluarkan pernyataan keras yang intinya mendukung pengeluaran Perppu penunjukan pimpinan KPK oleh presiden secara langsung. Kala itu ucapannya langsung disetujui presiden dan terbentuklah tim lima.
Kini, kira-kira apakah presiden mau mengikuti saran Mahkamah Konstitusi? Kalau saya jadi presiden, ya sudah dipecat dari dulu-dulu. Bagaimana dengan anda Paklik? Bulik?
Berita Terkait:
Tim Lima Bertemu Perwakilan LSM
Dugaan Pelanggaran Susno Dijanjikan Segera Diproses
Tiga Alasan Abdullah Hehamahua Siap Jadi Pimpinan KPK
Bibit dan Chandra Laporkan Susno ke Inspektorat Pengawasan
Tag: KPK, mahkamah konstitusi, Cicak vs Buaya
Terkait:
-
KPK Harus Tangkap Koruptor Bank Century
Senin, 8 Mar '10 21:55 -
Nasib Wakil Presiden Boediono Pasca Voting Pansus Bank Century
Kamis, 4 Mar '10 21:46 -
Presiden Satu Hari
Rabu, 27 Jan '10 20:05
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Frost: Terkini
-
yusro: Menarik
-
el afiq: Menarik
-
losun: Menarik
-
NOS: Menarik
-
Forlorn Hermit: Menarik
-
hamatamu: Menarik
-
Agus PW: Menarik
-
Sri Kirana: Menarik
-
conscientizacao: Menarik
-
ndableg: Bagus
-
Laksamana: Menarik
-
umbaran: Bagus
-
Striding Cloud: Menarik
-
Maximillian: Bagus
-
Herman Saksono: Menarik
-
boiga: Menarik
-
hendijo: Terkini
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
Huzein: Menarik
-
gesedese: Menarik
-
Yudiantoro: Menarik
-
iponk: Bagus
-
akusuka: Terkini
-
palata: Menarik
-
Restiono: Menarik
-
enda: Menarik
-
dewa iblis awan api: Keren
-
Hafie El-Sadat: Keren
-
Samz: Penting



KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
http://thejakarta…ssion/332144
*MD: Manstabb Dehh*
conscientizacao: Ya moga-moga bisa dan tidak diprotes sama DPR
By public humiliation, fanglong.
We need those reptiles to humiliate themselves. Both of them.
The novel by Ananta Toer is quite searching in the matter.
Clearstream? Nope sir. Not yet. Enlight us. Preferably with a post.
ayo jadi mecat tidak ???
Ya udah, pecat aja saya jadi Kapolri
Ini harus ada yang bertanggung jawab...!!!!!!!!
ibarat kata KPK nih diserang dari 4 penjuru angin, hayo jurus apa yang bisa menyelamatkan KPK
Silahkan login untuk memberikan pendapat