Please, men-Donor-Darah-lah untuk Padang 14
Senin, 5 Okt '09 17:59, dibaca 137 kali
PS: judulnya saya edit supaya tidak terkesan saya memohon orang untuk menyumbang buat korban di padang.
Mungkin anda semua sudah bosan, karena berkali-kali saya terus merecoki situs ini dengan ajakan untuk men-donor darah.
Namun tontonan pagi ini, sekali lagi menggugah saya untuk menuliskan ini...
Sudah terlalu sering saya bilang bahwa PMI kehabisan stock darah diminggu ke II sebelum lebaran dan minggu ke II sesudah lebaran. As for you all to know, HP saya sudah nyaris seperti dokter kandungan ketika lebaran tiba, karena disaat2 genting spt itu, mereka kewalahan mencari donor, dan menemukan no.contact saya melalui BFL.
Banyak sekali permintaan untuk dicarikan donor buat keluarga mereka yang anfal jantung, atau kecelakaan, kadang ditengah malam buta, bener2 mirip dokter kandungan saya jadinya. Bedanya hanya di bayaran. Dokter kandungan dibayar duit, saya dibayar kepuasan ketika mendengar orang akhirnya tertolong, and it's just priceless. :)
Back to gempa di padang. Kita semua pasti sangat shock dan prihatin dengan bencana yang secara bertubi-tubi baru saja menimpa negara kita.
Mari posisikan diri kita sejenak, menjadi mereka… kehilangan anggota keluarga yang kita cintai, mengais puing-puing reruntuhan bangunan, hanya supaya kita bisa menemukan serpihan tubuh orang2 yang kita sayangi, saudara/ayah/ibu/keluarga kita tercinta… meski itu hanya sekedar potongan tangan atau kakinya, supaya kita bisa menguburkannya dengan layak dan memberikan penghormatan terakhir bagi mereka, dan menghantarkan mereka keperistirahatannya yang terakhir dengan iringan doa-doa.
Belum lagi kering air mata kita mengais puing2, hati dan pikiran kita harus terpecah dengan keluarga yang masih dirawat di RS akibat luka berat yang diderita karena keruntuhan puing bangunan. Mereka yang terluka dan menderita sekarang ada ratusan korban… RATUSAN!! bahkan perpagi ini (05.10.09) sudah menjadi lebih dari ribuan yang luka berat) dan banyak dari mereka yang sekarang menanti saat untuk dapat giliran dioperasi.
Kendalanya, terlalu banyak korban yang harus ditangani, tidak sebanding dengan RS yang ada, tenaga medis yang ada, dan tentu saja darah untuk operasi, juga tidak ada.
Oleh karena itu, tidak usah berpanjang2 lagi saya menulis, rasanya tanpa ini pun anda semua sepakat dengan saya, bahwa kondisi mereka sudah sangat memilukan hati, dan mereka butuh uluran tangan kita.
Apa yang kita bisa lakukan, silahkan terus lakukan. Saya yakin sekali teman2 semua sudah berbuat banyak untuk sahabat2 kita di padang… Tulisan ini hanya sekedar kembali mengingatkan untuk sedikit berbuat sesuatu (lagi) untuk saudara2 kita disana.
Untuk menjadi tenaga medis, mungkin kita tidak bisa. Jadi team SAR, juga mungkin kita tidak akan mampu. Tapi ada yang masih bisa kita lakukan, dan sangat mereka butuhkan. MENDONOR-DARAHLAH… karena darah kita sangat berarti buat semua korban gempa (tidak hanya yang di padang, tapi diseluruh indonesia, di tasikmalaya, di bali dan diseluruh wilayah lainnya), yang saat ini sedang menanti giliran untuk bisa dioperasi. Ada yang patah kaki, patah tangan, retak tengkorak kepala, tulang rusuk patah, bahkan ada yang sampai menusuk ke paru-parunya. Darah kita, pasti bisa menolong meski hanya sekantong darah, namun bisa berarti sebuah nyawa buat mereka.
Soal distribusi, jangan takut, karena PMI sudah punya sistem delivery yang baik (sekali lagi saya tidak bekerja untuk PMI, saya menulis ini, menggugah teman-teman untuk mendonor, karena saya peduli, dan saya yakin sama andapun sama pedulinya dengan saya).
Akhir kata, mari jadikan bencana ini, sebagai teguran dari Tuhan untuk lebih mendekatkan diri pada-NYA, sekaligus KESEMPATAN untuk saling menolong, dan menjadikan hidup kita ini, berarti buat orang lain…
BECAUSE BEING WORTH IT FOR OTHERS is…. PRICELESS !!!
Salam Prihatin, dan salam peduli,
Silly, On behalf of BFL Indonesia
http://bloodforlife.wordpress.com/2009/10/04/please-mendonorlah-sekarang-untuk-padang/
*ps: gambar diambil dari sini
–
THE BEAUTY OF LIFE doesn’t depend on HOW HAPPY we are…
but on HOW HAPPY OTHERS CAN BE, because of us..
Tag: bencana, Bantuan, donor darah
Terkait:
-
Mengapa Harus JK bukan MJK (baca: MCK)
Selasa, 2 Mar '10 21:59 -
PMI Menargetkan 4 Juta Kantung Darah
Rabu, 3 Feb '10 16:10 -
Donor Darah Biar Sehat
Selasa, 2 Feb '10 21:38
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
ndableg: Penting
-
hamatamu: Penting
-
losun: Penting
-
Esemge: Penting
-
cibro: Penting
-
Forlorn Hermit: Penting
-
conscientizacao: Penting
-
Huzein: Penting
-
Roby Muhamad: Penting
-
cumipeyang: Penting
-
Manohira: Penting
-
boiga: Penting
-
The Crew: Penting
-
Laksamana: Penting
-
blentjong: Penting

Komentar:
sendiko bu lurah ngerumpi.com
ayukkk, ke PMI terdekat yukkkk, mendonorlah.
Forget about our plan on Hari Sumpah pemuda 28 oktober 2009, tidak ada waktu untuk menjelaskan tentang rencana ini lagi. Pokoknya mendonor saja.
Hari ini saya dan orang2 disekitar tempat saya tinggal akhirnya tergerak untuk mendonor, memang saya tidak sempat menjelaskan lagi soal tanda tangan diatas kain putih dsb, karena menurut saya ini sudah tidak penting lagi... saya malah khawatir mereka berfikir saya ingin "menunggangi" aksi donor darah ini untuk satu tujuan atau ambisi pribadi.
Jadi saya tidak menjelaskan apa2, hanya ngomporin supaya... MENDONORLAH, tidak usah pikirin bagaimana darah kita nyampe ke padang, atau ke korban yang membutuhkan... pokoknya MENDONORLAH... datangi UTD/PMI setempat, lalu donorkan darah anda...
Kalo berkenan untuk sedikit lebih repot... ORGANISASIKAN untuk mendonor rame2, supaya makin banyak yang terkumpul, makin banyak nyawa yang bisa kita bantu.
yukkk, gandengan tangan dengan adiknya politikana.com yukkk, kita bikin bareng2... komunitas dagidigdug mana nehhhh, mas yusro?... ayuk, kita arrange bareng2 untuk mendonor, perkara delivery-nya ke padang, biar PMI yang pikirin...
yo wis, ndakpapa... jadi rabu ini ada yang mo berangkat ke padang? Lah, hubungannya sama mendonor bareng2 apa dong?
Jangan tunggu bola saja, yuk, jemput bola yuk
Thanks ya....untuk sudah membantu keluarga saya yang di Padang
dan justru ini yang terlupakan. makanya saya sekali lagi dan agak akan pernah bosan menggugah orang untuk mendonorkan darahnya, meski saya ndak punya keluarga di padang. buat saya, sama aja, semua adalah saudara buat saya.
Maaf kalau artikel saya jadi terkesan seolah saya menghimbau apa yang justru sudah dikerjakan oleh orang lain... maafkan
Silahkan login untuk memberikan pendapat