Berebut 1 Kursi CPNS 10

Minggu, 18 Okt '09 20:27

Meski panitia cuman menerima 1 jatah calon pegawai negeri sipil di sebuah daerah di sudut Negeri yang tak ada dalam peta dunia, ternyata peminatnya sangat banyak, bahkan hampir mendekati angka 700-an.

Setelah melewati tahap test tertulis, seminggu kemudian pihak panitia seleksi CPNS langsung mengumumkan 5 finalis* (*finalis? kayak Miss Univers aja) untuk mengikuti seleksi kedua: 'tahap wawancara' guna nentuin siapa paling layak jadi pegawai negeri sipil.

Untuk mempermudah daya ingat, kita sebut aja kelima finalis itu masing-masing bernama Amon, Amin, Aman, Eman, Emin, dan Emun. Mereka secara bergantian memasuki ruangan yang sudah ditentukan.

Panitia : "Saudara Amon, silahkan masuk!"

***Begitu si Amon masuk ruangan, yang lain pada nguping, untuk mastiin, soal apa gerangan yang dilontarkan...

Panitia : "Menurut Anda berapa LIMA dikalikan LIMA ?"

Amon : "Pasti 25 pak!!"

Panitia : "Maaf, Anda gagal... Alasannya Anda terlalu lugu untuk seorang pegawai di negeri kami... Silahkan keluar.."

Selanjutnya, Amin dipersilahkan masuk. Karena sudah mendengarkan bentuk soal, si Amin memeras otak tuk nyari jawaban lain.

Panitia : "Anda, Berapakah lima dikalikan lima ?"

Amin : "35 pak... saya yakin 35!!"

Panitia : "Sorry, kali ini andapun mesti gagal. Alasannya? Anda bermental KORUPSI....itu sangat berbahaya bagi negeri kami..."

Kini Giliran Si Aman dengan pertanyaan yang sama. Dengan sigap dan penuh percaya diri dia menjawab, "dua-puluh pak!!".

Panitia : "Sayang, jawaban anda keliru. Anda ditolak. Alasannya? Anda berpotensi merugikan negara... Dan itu tidak mengasyikkan."

PERTANYAAN serupa untuk EMIN....: "Tergantung situasi pak, bisa duapuluh lima, bisa juga lebih atau kurang"

Panitia : "Anda tidak lulus. Alasannya? Anda tidak punya pendirian tetap. Ini berbahaya untuk lembaga kita!!"

Sekarang Tinggal gilirannya si EMUN.. Sepertinya dia sudah tahu keinginan panitia seleksi. begitu ditanya, sontak dia ngejawab: "Terserah Bapak saja, saya siap melaksanakannya!!"

Panitia: "hahahahha... Andalah yang kami cari... Anda diterima sebagai pegawai di sini.. Alasannya? Anda sangat pengertian..."

Emun : "Terima kasih banyak pak"

Panitia : "Berapa kira-kira jumlah terima kasih Anda itu bila saya uang-kan...?"

Emun : "Terserah Bapak saja, saya siap mengeluarkannya..."

Panitia : "hahahahaha, Anda luar biasa pengertiannya... Anda pasti cepat naik jabatan di negeri kami... hahahahaha...."


Tag: sepertinya ini cerita korupsi ya

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    cibro 0 0
    maaf, Pas pengumuman, namanya lebih satu..

    kok jadi enam orang???

    ****ah, biarin aja... males ngeditnya... ; ))
    Esemge 0 0
    Si emun tu cowo apa cewek sih.?
    Kalau cewek bahaya tuh!



    Ah terserah cibro: saja deh!
    cibro 0 0
    Esemge: Bahaya?

    pasti panitianya juga nanya: "apa kira2 pengganti ucapan terima kasih anda bila saya tukerkan dengan sesuatu"

    Emun: "Terserah bapak aja, saya sih ok-ok aja githyu...".

    ; ))
    5150 0 0
    cibro mulai nakal deh : p
    Esemge 0 0
    cibro: sebenernya sudah sering denger cerita kaya ini,tp ya tetap kebangetan lucu,kalo dipake pada konteks penerimaan pns
    cibro 0 0
    5150: belajar dari sini sih... http://politikana…tml#komentar
    umbaran 0 0
    cerita yg nyata pasti tidak seperti itu
    soal uang terima kasih kayaknya memang seperti itu
    S1 tarifnya 150jt, kalau nggak mau ya terserah situ
    dewa iblis awan api 0 0
    intinya PNS itu penuh dengan pengertian?...
    Harlan Eryandi 0 0
    bung cibro: itulah sulitnya perjuangan melawan bangsa sendiri ....... : D: D: D
    Ridwan 0 0
    yeah, makin cinta saja nih sama Indonesia : ))

    Silahkan login untuk memberikan pendapat