Pesta pora Depkominfo dipegang PKS 98
Senin, 19 Okt '09 23:43
Dipilihnya Tifatul Sembiring dari PKS untuk memimpin Departemen komunikasi dan Informatika memberikan kesan bahwa duet SBY dan Boediono kurang menaruh perhatian yang serius pada departemen strategis. Hal ini kemungkinan besar karena duet ini sangat gaptek (gagap teknologi). Presiden Susilo beberapa kali kena tipu untuk urusan inovasi teknologi , masih ingat soal Banyu biru atau bibit Supertoy. Wapres Boediono juga demikian beliau lebih serius memperhatikan urusan keuangan negara dibandingkan dengan perkembangan teknologi.
Posisi Muh Nuh di departemen ini jika tetap dipertahankan sudah sangat tepat. Muh Nuh adalah profesional yang mumpuni dibidang telematika selain itu juga beliau juga terkenal sebagai pribadi yang lurus. Masa Muh Nuh adalah akhir dari pesta pora pemberian ijin frekwensi yang biasannya menjadi "makanan" dari para pejabat eselon satu departemen ini.
Bagaimana nasib departemen ini dipegang oleh bos dari PKS ? Pertama soal cv Tifatul Sembiring yang "hanya " lulusan dari STIKOM, dan terakhir beliau lebih banyak berkecimpung di urusan politik partai dibandingkan urusan telematika. Dengan latar belakang ini mungkin butuh waktu "adaptasi" untuk dapat "tune in" dengan bisnis telekomunikasi -telematika saat ini.
Yang kedua adalah soal ketakutan akan kecendrungan PKS sebagai garda depan pengusung UU Anti Pornografi untuk melakukan pensensoran internet besar besaran. Bagi pengelola situs yang memuat Miyabi atau forum macam Kaskus (BB17) harus sudah siap siap dibredel atau tidak dapat diakses dari Indonesia. Tapi bagaimana sikapnya terhadap para pengelola situs yang secara jelas menyiarkan kebencian terhadap umat beragama (spt Ahmadiah, Syiah, Kristen ,dll) dan demokrasi. Terakhir adalah soal tambang uang yang dimiliki departemen karena urusan IJIN Frekwensi yang bernilai trilyunan rupiah. Menurut beberapa sumber informasi di departemen, karena urusan teknis informatika/telekomunikasi ini membuat pengawasan dari instansi seperti BPK juga mengalami kesulitan untuk memantau dan memeriksa urusan perijinan ini. Pada masa Menteri Sofyan Djalil lelang frekwensi 3G sering dibanggakan karena telah menghasilkan ratusan milyar rupiah, padahal sebenarnya lelang blok frekwensi itu bisa mendulang lebih banyak lagi uang bagi kas negara. Dengan dinahkodai Bos Partai PKS kecenderungan apa yang bakalan terjadi di departemen ini, semua sepertinya hanya bisa berharap cemas. Satu harapan dari pihak operator telekomunikasi adalah minimal setoran tidak naik dan tidak banyak kader PKS membawa "proposal" yang sukar untuk ditolak ke perusahan telekomunikasi . :)
Tag: Kabinet Bersatu II
Terkait:
-
Menkominfo ahli body language SBY
Minggu, 22 Nov '09 22:53 -
Isu tidak lolos kesehatan dan kasus pedofil
Rabu, 21 Okt '09 14:41
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Subroto: Menarik
-
LCFR: Penting
-
Ning: Biasa
-
Aji Prast: Penting
-
boiga: Biasa
-
Veuillez entrer: Penting
-
kakilangit: Menarik
-
cynical:
-
ki baraja:
-
dewa iblis awan api: Biasa
-
indira: Penting
-
cosmiclawyer: Penting
-
ndableg: Biasa
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
Laksamana: Biasa
-
teruterubozu: Penting
-
sahaja: Penting
-
akusuka: Biasa
-
hadinur: Penting
-
Logical Fallacy: Menarik
-
Forlorn Hermit: Menarik
-
yusro: Menarik
-
Dildaar: Penting
-
Wonggantenk: Biasa
-
Zakallah: Penting


KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
Seperti prediksi awal, dari esolon ampe tukang sapu di Depkominfo nanti jenggotan semua
Yah, bagus sih daripada TS yang megang di sana.
Lantas, mungkinkah SBY punya alasan tersembunyi? bahwa menempatkan Tifatul Sembiring di wilayah yang didominasi kepentingan media seperti menempatkan PKS di medan ranjau. Setiap kebijakan sang menteri dirasa merugikan pasti akan menuai gelombang protes yang nggak tanggung2. Dan disitu pamor PKS dipertaruhkan.
sayang sekali.
kenapa?
Analisa awal kacrut saya,..
SBY memang mau menghancurkan PKS untuk 2014
kita sama-sama tunggu sepak terjangnya, ternyata yg kita cemaskan di P, terjadilah sudah...waspadalah waspadalah yang suka akses-akses tdk jelas
Striding Cloud: Yah, Vok. At this rate kayaknya kita harus mengubah mindset ke "it's better than the worst". I think M Nuh is a decent man for the position, though he's not the best, no?
orde baru=politikana ?
---------------------
gak ada bagusnya sama sekali mereka adalah musuh yang siap menghancurkan kita.
Misalnya, dulu ketika radio siaran masih di AM, orang tidak menduga kalau ada frekuensi lain yang bisa digunakan untuk penyiaran dengan kualitas yang lebih baik. Setelah ditemukan teknologi yang bekerja di frekuensi FM (transmitter maupun receiver-nya), maka yang tadinya "limited"menjadi tidak lagi "limited".
Untuk frekuensi telekomunikasi saya kira tidak jauh berbeda, teknologi yang semakin berkembang pasti akan menciptakan peralatan2 yang bisa bekerja di frekuensi yang selama ini belum diketahui letak dan manfaatnya.
IMHO
ayo teman-teman di Politikana dekatin TS, kasih masukan... jangan hopeless... ndak guna.
untuk penulis artikel...
mohon jangan asal "ngecap"...
[...Satu harapan dari pihak operator telekomunikasi adalah minimal setoran tidak naik.
sesuatu yang buruk di negri kita ini memang menjadi semacam rahasia umum, yang saling menduga-duga... "seperti aktifitas korupsi"...
misalnya...
kita sering mendengar ungkapan :
wah berabe ngurus ini, ngurus itu, pasti biayanya mahal !!! butuh pelicin biar mudah dan gampang !!!
ini ungkapan sama dengan ungkapan penulis yang saya cukil di atas
hanya bisa menuduh !!!, tidak bisa membuktikan
saya lebih senang orang2 LSM seperti ICW
yang berjuang dengan fakta dan bukti yang kongkrit dalam masalah bicara korupsi.
unntuk semuanya : penyakit korupsi, suap dan sogok memang sangat kronis melanda bangsa kita... untuk itu bicara fakta dan bukti sangat penting didahulukan, agar kasus seperti itu bisa kita selesaikan secara hukum
Salam,
http://www.jurnalismewarga.com
Andaikan Akbar Tandjung terpilih jadi ketua KPK dan semua orang teriak-teriak, apakah itu menurut anda tuduhan yang berlebihan karena sudah dinilai sebelum bekerja? (mengutip dewa iblis awan api)
Kenyataannya TS mampu membawa PKS masuk menjadi partai besar dan dipilh oleh banyak rakyat, kenapa mesti diragukan kepemimpinannya?
Saya sih nggak perduli kalau situs porno diblok sama negara, nggak butuh-butuh amat juga.
soal PKS mjd Partai Besar...dimana besarnya????sekarang juga disikat sm kaum nasionalis beres bung....
MARI SAATNYA KITA KEMBALI KE ZAMAN BATU.
maaf sengaja tulis huruf besar.
doh kok jadi kafir lagi seh
indira: Sekali lagi, hanya waktu yang bisa menjawab.
Abu Jibriel lila: yang tidak diwajibkan undang-undang, seorang pejabat negara tidak boleh mewajibkannya kan? apalagi mesti melabrak hak-hak warga yang dijamin undang-undang tersebut.. kalau memang begitu sih, mbelgedes namanya..
Artikelnya sekaligus sedikit background Tifatul. S1nya STIKOM trus S2 di Islamabad (Paki) untuk konsentrasi studi politik internasional
sebuah langkah bagus mem bangun INDONESIA
semoga bermanfaat...
* ruar biasa ....
http://politikana…tmosfer.html
habis ini ada yomangga, yotimun, trus ngerujak deh
***abu kok dilawan, dia itu takutnya sama bininya...
Ning: bagiku PKS adalah partai "KERDIL" dengan menguntit dibelakang SBY dan PDnya.
Strategi?? Huh! kamuflase nafsu untuk berkuasa aja itu.
Saya kira itu membuat anda lebih tenang lagi.
eh coba tolong di cek kalo ada teman2 yang lewat rumahnya abu ghazi dia pake software microsoft yang buatan amerika itu ga?
[surga??????????surga itu tempat berak dan kencing gua....hahahahahahaaha gua mah ogah masuk surga.lu aja dah sama si pks kafir itu,masuk kamar mandi gua....hahahahahaahaha]
pks kafir ya mas? alasan mas nyebut ky gt ap y klo blh tau?
Rakyat yang mana yah tanyakan saja ke KPU, yang pasti rakyat yang ada di DPT dan bukan dari Golongan Putih (Golput).
Menegakkan Syariat Islam itu bagus untuk yang muslim dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan mendirikan Negara Islam.
Saya bukan orang partai, tetapi saya salut melihat orang yang berjuang untuk kebaikan dibidang apapun, termasuk di Politikana ini.
http://teknologi.…open_source_
Silahkan login untuk memberikan pendapat