SBY Lempar Bola Panas Kepada TPF 14

Senin, 2 Nov '09 20:05

Beberapa hari lalu SBY sudah menyampaikan pernyataannya dalam konpers kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa ia tidak boleh memasuki wewenang kepolisian, karena persoalan Bibit dan Chandra adalah bukan wilayah kewenangannya. Padahal sebenarnya lembaga kepolisian dengan Kapolri-nya sama dan setingkat lembaga kementerian dengan seorang Menteri-nya. SBY sebagai kepala pemerintahan telah mengelak dan menghindar dari kewenangannya dengan alasan hukum, karena menurutnya proses hukum sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

Saat ini Bibit dan Chandra sudah ditangkap dan sedang ditahan oleh kepolisian tanpa alasan dan bukti yang pasti, saat ini mereka dicabut hak-hak kemerdekaannya sebagai warga negara, bahkan di dizholimi. Andai saja SBY mau mengeluarkan instruksinya kepada kepolisian agar proses pemerikasaan Bibit dan Chandra dihentikan, yakinlah tidak akan merusak citra dan kewibawaannya. Atau minimal, instruksikan untuk tidak ditahan dulu, sampai bukti-bukti obyektif dan subyektifnya lengkap dan pasti, toch presiden sebagai kepala negara punya kewenangan untuk melakukan ini semua.

Sekarang SBY sudah membentuk Team Pencari Fakta (TPF) untuk menuntaskan permasalahan ini, team independent ini diketuai oleh Bang Adnan Buyung Nasution.  Apakah kita tidak berfikir bahwa SBY sedang melempar bola panas ini kepada TPF ? Ini adalah indikasi dan suatu upaya SBY untuk tetap melepas tanggung jawab dari permasalahan ini, dengan harapan kondisi menjadi tenang, dan biarkan TPF bekerja secara maksimal. Kalau TPF dianggap berhasil, nama SBY akan semakin cemerlang, namun jika TPF gagal, yang babak bonyok adalah TPF sendiri.

Apa pula kekuatan TPF ini, paling ujung-ujungnya hanya memberikan rekomendasi, bukan berarti mengecilkan TPF.  Oleh karena itu, alangkah bijaknya jika SBY sendiri mau melakukan sesuatu untuk menyelesaikan permasalahan ini, untuk ikut menegakkan hukum dan berpihak pada keadilan, bapak adalah presiden negeri ini, bapak adalah pemimpin kami, pemimpin seluruh rakyat Indonesia, tunjukkan leadership dan keteladanan bapak, jangan sekedar lip service saja.  Permasalahan negeri ini masih cukup banyak, selesaikan dulu yang satu ini, kemudian melangkah ke masalah lain yang masih menunggu kreativitas, kapabilitas dan profesionalitas KIB-II.

Foto, pinjem dari : http://foto.detik.com/

 


Tag: SBY, panas, bola, lempar, tpf

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    Ibnu Muslim 0 0
    Harlan Eryandi : seperti biasanya ; ))
    Harlan Eryandi 0 0
    Ibnu Muslim: seperti yang sudah-sudah ya ? : )
    Ibnu Muslim 0 0
    Harlan Eryandi: iya ; ))
    Tai Chi Master 0 0
    ah.. tenang mas, presiden tampil belakangan, setelah TPF mengeluarkan rekomendasi.
    wah.. ternyata bapak memang pemimpin yg bijaksana, objektif, mau mendengarkan suara rakyat tanpa meninggalkan tupoksi, bla..bla..bla..
    Lanjutkan!! ; ))
    ndableg 0 0
    dasar presiden menye-menye..
    isane mung cengengas-cengenges wae

    *makan tuh 'citra diri'*
    Harlan Eryandi 0 0
    Tai Chi Master: & kang ndableg: : D: D, tapi kan rakyat sdh tenang utk sementara waktu ini, dgn cengenges-nya.
    Wonggantenk 0 0
    Terserah doski lah, kan paling banyak rakyat yang membai'at doski, apa boleh buat
    5150 0 0
    dalam istilah wayang ada goro2, TPF ini goro2 untuk masuk ke scene berikutnya : ))
    Ibnu Muslim 0 0
    5150: ilmunya sama dengan paranormal kondang permadi : ))
    5150 0 0
    TPF hanya penghilang momen, lihat yuk episode berikutnya

    lupa.. lupa..lupa..lupa... lupa lagi kasusnya : ))
    yusro 0 0
    Coba kalo presiden bentuk tim sepak bola pasti gak lempar bola panas, tapi tendang-tendangan : )
    pokijan 0 0
    ataw cicak vs buaya ini biar masyarakat lupa sama 6.8 trilyun nya century? seperti jg bedil2 an di temanggung biar masyarakat ndak aware dengan putusan tuntutan pemilu : )) ilmunya kuno banget hehehe
    mythcrawl 0 0
    eh, sby tuh siapa? presiden kita ya?

    *amnesia*
    Harlan Eryandi 0 0
    yusro: wah itu mah lebih parah bang, politik adu jangkrik. : D

    bener 5150: rani aja dah dilupain tuh.

    tul pokijan: alih profesi, alih perhatian .... jagonya, tapi kalo alih teknologi .... memble.

    Silahkan login untuk memberikan pendapat