Siapa yang Terhina Bang? 27

Selasa, 3 Nov '09 20:45

Menanggapi kemunculan Anggodo di tvone ini Adnan Buyung Nasution, Ketua Tim verifikasi fakta dan proses hukum kasus dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit dan Chandra, mengatakan sebagai bentuk penghinaan.

"Ini kan satu penghinaan dan tantangan, dan pelecehan yang dilakukan saudara Anggodo," kata Buyung.

Menurut Buyung, Anggodo memiliki jaringan yang sangat kuat baik di kepolisian maupun di kejaksaan. Karena itu, lanjut Buyung, perlu diambil tindakan yang sangat tegas.

"Karena itu supaya diambil tindakan. Kami minta Kapolri, dan Kapolri bilang sekarang (Anggodo) sedang dicari dan akan ditangkap," ujar Buyung. "Sekarang Anggodo live di TvOne, kok bisa. Itu bisa langsung ditangkap," kata dia. (vivanews)

Euleh... euleuh... si Abang teh kumaha? Apa masih ada kosa kata TERHINA dalam kamus mereka?

Nggak tau deh, apakah gerakan di Facebook masih bergigi yah:

Mendesak Pembebasan Bibit Chandra

Tangkap (juga) Anggoro dan Anggodo

Bang Buyung, saya teh, jadi pesimis euy? Tapi merasa pesimis itu terhina gak yah?


Tag: KPK, SBY, TVONE, Adnan Buyung Nasution, anggodo, bibit, chandra

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    hamatamu 0 0
    1 Juta Dukungan FB utk Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto. jika ditanya apa yang dilakukan setelah terkumpul 1 juta akun FB, mungkin yang paling mungkin adalah tertawa bersama-sama. bayangkan, 1 juta orang tertawa berbarengan ; ))
    5150 0 0
    #Dukungpolisi

    ayo pak polisi tegak kan terus keadilan ; ))

    bubarkan KPK!!!!
    hamatamu 0 0
    taglinenya begini bung 5150, "pasang jambon ribbon kalau kamu peduli polisi!" gawe nang twitter pisan! pasang nang blog jugak! : ))
    5150 0 0
    hamatamu: jiah jadi centil gitu pita jambon.

    *ngakak ngebayangin pake pita jambon*

    #dukungpolisi
    #bubarkan KPK
    Forlorn Hermit 0 0
    Butuh rating tragis tenanan iki.

    hamatamu: Isone mung kuwi arep ngopo meneh jar ? Cekakak'an ning kene ? : ))
    cibro 0 0

    Hebat Indonesia!!

    Hanya untuk menuntaskan masalah kecil dengan jumlah orang kecil harus mengeluarkan seluruh kemampuan dan dengan jumlah orang yang banyak!!

    Melupakan makan, minum, hiburan...

    Melupakan segalanya...

    Bahkan maut sekalipun...

    Saluut!! I Love U Indonesia!!

    umbaran 0 0
    coba nggak ada rekaman itu,
    coba nggak ada MK itu
    yang ada pasti terlena
    bukan terhina

    *terlenaaaa oh terlenaaaa*
    Nahdliyin Kincir Angin 0 0
    Mas Gembel. Itulah hebatnya. Anggodo. Kalo jadi Maling besar maka fasilitas mewah sudah pasti bisa disediakan.

    Maka para pelaku maling besar seperti berbagai kasus perbankan ditanah air paham tehnik ini. Mereka biasa membuat bank besar, atau perusahaan kontraktor besar untuk bisa menerima uang dari negera.

    Jadi aliran cahflow yang besar dari negera utk penyehatan sektor perbankan pasti akan dikorup oleh mereka dengan jumlah yang cukup besar hingga cukup utk membiaya pemeliharaan buaya-buaya darat. Jadi yang bodoh sebenarnya pejabat kita. Kok mau dibodohin Anggodo. Ya kalo mau korup aja makan sendiri dari pada dapat uang recehan dari Anggodo. Itulah kita selalu dibodohin maling besar wekekek
    GaraMata 0 0
    Hiks, miris emang Indonesia ini.
    ki baraja 0 0
    buset ni orang : ))

    masih melenggang untuk "live show" : o
    ordomas 0 0
    ujung-ujungnya, tetap aja bo`ong.....
    conscientizacao 0 0
    Jadi, hanya butuh seorang Anggodo untuk mengatur negeri ini... ITU yang menurut saya penghinaan paling besar...

    *kalau mereka yang pemerintah itu merasa ya...*
    5150 0 0
    conscientizacao: terbukti kan bahwa tidak perlu kabinet yang gemuk dengan fasilitas melimpah untuk mengatur negeri ini : ))

    sby..sby... mengalir sampai jauh, akhirnya ke lauuuuuuuuuuuuutttt
    conscientizacao 0 0
    5150:
    Wakakaka... Jadi tema debat di Politikana tentang Wakil Menteri itu nggak relevan ya? ; ))

    Atau jangan-jangan, yang dimaksud "wakil menteri" itu yang sekelas Anggodo cs begitu? ; ))
    addiehf 0 0
    hamatamu: "....1 juta dukungan..." kebanyakannya mlah yang ga pada tau masalah itu banyak ikut2an, ya ikut2an karna teman mereka (yg nginvite) juga ikutan. jadi mau 1 juta ato 100 juta pun ga ngefek banget. hanya masalah angka yang didalamnya cuma orang2 yg hanya klik iut dan pergi deh tanpa ingin menerobos lebih dalam apa sih yang terjadi sebenarnya (doh)
    5150 0 0
    conscientizacao: decoy...decoy.....

    anggodo CS sedang melakukan distribusi kemakmuran : D
    performax 0 0
    WAH DAPAT KAMBING KURBAN BARU LAGI NEY..... LUMAYAN BUAT SEMBELIHAN IDUL QURBAN.

    Habis kambing korban yang lalu gagal meneh di skenario-kan, jadi mesti cari kambing baru. yang penting boss besar selamat sampai tujuan gito kan.....
    Ning 0 0
    Untuk live 1,5 jam di tvOne berapa bayarnya ya...?
    Samz 0 0
    Nahdliyin Kincir Angin:
    [Jadi yang bodoh sebenarnya pejabat kita. Kok mau dibodohin Anggodo.]

    Jangan-jangan malah Anggodo yang bodoh, dibodohin para pejabat. Untuk suatu saat nanti dikorbankan.
    kang tutur 0 0
    secara Anggodo... (imho) Dia adalah pahlawan yang menyediakan dirinya sebagai "martir" sekaligus "tameng" yang melindungi para PETINGGI negeri ini.

    dalam sebuah, rekaman dia menyebut: Kita Bukan Penghianat...!

    (thesis baru nih?) bijimana?
    hamatamu 0 0
    lha bung 5150, bung Samz, ini lebih lucu lagi, sekarang semua pada sibuk menghujat Anggodo, sebentar lagi mungkin malah lupa kasusnya apaan ya? gunakan jambon ribbon! ; )): ))
    5150 0 0
    hamatamu: intinya tetap sama le

    Bubarkan KPK!!!!
    5150 0 0
    #dukunganggodo

    anggodo sudah melakukan distribusi kemakmuran, jadi kita musti kasih apresiasi

    *keplok keplok*
    Leksa 0 0
    Dalam soal bentuk "gerakan" "demonstrasi", bahkan kampanye sekalipun, ada 2 alat disana ..
    1. penggedoran
    2. penyadaran ..

    Saya rasa ga masalah ada gerakan 1 juta facebooker itu, entah ada yang paham atau tidak.
    Tapi harus diakui gerakan itu memberi efek gedor terhadap yang berkepentingan/penguasa untuk mengambil tindakan yang penting.

    Soal penyadaran, kembali akhirnya itu peran media, bahkan peran kita perorangan saling memberi tahu. Saling mengingatkan kala lupa.

    Memang tidak mungkin 1 juta facebooker itu mengambil tindakan, ndak mungkin 1 Juta orang jadi Ketua MK,.. apalagi 1 juta orang jadi presiden.

    Jangan dikecilkan setiap bentuk upaya, hanya karena selalu melihat "tidak ada penyadaran" disana. Saya selalu percaya,
    penyadaran itu bagian dari pendidikan, dan pendidikan itu sebuah proses.. bukan sebuah "as it is"
    Subroto 0 0
    Ah..gerakan latah...
    Samz 0 0
    Leksa: Cuma, gedoran itu ibarat ketukan anak balita pada pintu sangat tebal dan kokoh yang tersusun dari berlapis-lapis parpol pendukung koalisi.
    hamatamu 0 0
    jadi mari menggedor beramai-ramai bung Samz? ; ))

    Silahkan login untuk memberikan pendapat