Ganyang Ma.... 6
Sabtu, 7 Nov '09 08:47
Sungguh ini bukan perintah atau ajakan menghabisi. Jangan...., nanti kita bisa didatangi pak polisi dan berkasus. Repot, banyak makelar yang siap membantu dengan harga damai. Sudahlah.., Presiden aja gak digubris perintahnya. Sekali lagi...jangan dihabisi.
Ganyang Ma..., lho..apa sih maumu ? Oalah...ternyata koran itu terlipat dan hanya dapat dibaca sebagian judul tulisan, " Ganyang Mafia". Dari judulnya bisa ditebak, ini pasti soal perebutan kekuasaan wilayah antara cicak dan buaya. Akh menyebalkan, paling2 bikin dagelan baru. Mending nonton Srimulat sekalian.
Oh..jadi ada deklarasi Presiden SBY berlabel " Ganyang Mafia" buat program 100 hari pertamanya bagi reformasi institusi penegak hukum. Lengkap dengan alamat tempat kotak surat pengaduan: PO Box 9949 JKT 10000. Di ujung kiri atas, jangan lupa bubuhkan kode "GM". Kependekan dari nama deklarasi itu. Yang mau diganyang : makelar kasus, suap menyuap, pemerasan, pungutan liar, jual beli perkara dan segala bentuk kegiatan yang merusak keadilan.
"Mafia ini merusak keadilan dan kepastian hukum dan menimbulkan kerugian serta mendatangkan keuntungan yang tidak legal. Mafia itu bisa ada di mana-mana. Bisa di lembaga kepolisian, kejaksaan, pengadilan, KPK dan di departemen-departemen, termasuk yang berkaitan dengan pajak dan bea cukai ". Wah...gawat pernyataan Presiden kita ini.
Tapi, apa bisa diwujudkan hanya dalam 100 hari ? Yang kedua dan terpenting, yang akan dihadapi adalah sosok mengerikan bernama mafioso. Mereka punya jaringan bak benang kusut yang bisa menyusup segala arah. Cara dan alat serba boleh. Uang berjibun dan para wanita cantik molek yang mengundang selera syahwati dll. Mana tahan..........
Kita gak punya Dick Tracy. Yang ada malah Evan Brimob. Gak ada juga orang kejaksaan yang setara Baharudin Lopa atau di pengadilan yang mirip2 Bismar Siregar. Apalagi di departemen2 yang dah acang2 borong lakban.
Ikuti nasihatku, kata Paman Doblang. Kita gak boleh pesimis. Harus mendulukan prasangka baik dan memberi kesempatan pihak2 yang berkepentingan untuk bertindak sesuai kapasitasnya. Kalau tidak sekarang, kapan lagi ? Moga2 aja gutu Man..
*) artikel:copas koran Seputar Insdonesia edisi Jateng DIY, Jumat 6 Nov 2009
Tag: SBY, Ganyang, penegakan hukum, mafioso
Terkait:
-
Mr.Obama Batalin Acara Pulang kampung ke Jakarta
3 jam yang lalu -
PKS jadi Musuh Politik Penguasa?
20 jam yang lalu -
Mega Mirip Ayahnya, Mau Jadi Pemimpin Terus (?)
Kamis, 18 Mar '10 17:40



KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
yaitu ARTEDJO ALKOSTAR
ya,, artidjo alkostar
MAFIA WARS...........
**semua bermain Mafia Wars....
Silahkan login untuk memberikan pendapat