Akhirnya...Ada Demo Dukung Polri 18
Senin, 9 Nov '09 18:10
Beberapa waktu lalu, saya pernah menulis "usul" agar mengadakan demo anti KPK (baca di sini). Ternyata, hari ini hal itu benar-benar terjadi. Bahkan di dua kota sekaligus: Jakarta dan Medan. Mereka mengaku berasal dari Pemuda Penerus Amanat Proklamasi Republik Indonesia, Gempita, Persaudaraan Muslim Sedunia, Lembaga Hukum Proklamasi dan Humanis.
Selain mendukung Polri, di depan Mahkamah Konstitusi mereka menuntut Ketua MK Mahfud MD mundur. Mereka juga mengecam Chandra-Bibit yang mereka katakan bukan pahlawan. Selain di depan MK, massa serupa juga berdemo di depan gedung DPR, Mabes Polri, dan kantor Wantimpres
Tanpa harus jadi pengamat, asal mau sekedar memperhatikan, demo ini jelas termasuk demo yang patut dipertanyakan. Sebabnya:
- Nama lembaga/institusi yang katanya mereka atasnamakan tidak pernah terdengar sebelumnya. Mungkin malah baru dibentuk tadi pagi.
- Bendera dan atributnya terlihat seragam dan masih kinclong.
- Spanduk putih polos dengan sablonan tidak rapih mirip spanduk yang banyak beredar saat konflik atau Pemilu.
- Peserta demo terlihat awam, ada yang anak-anak, orang-orang tua dan mukanya polos. Terlihat sekali mereka itu "massa bayaran".
Yeah, beginilah kalau yang punya uang marah. Mereka seolah bisa bikin apa saja. Apa sebaiknya negeri ini dijual saja sekalian ya kepada mereka?
Tag: KPK, polri, mk, demo, bibit, chandra
Terkait:
-
Ketika Cicak Bersaksi
Minggu, 22 Nov '09 22:28 -
Memainkan Jurus Air Mata
Jumat, 6 Nov '09 07:36 -
Polisi, Suatu Waktu
Kamis, 5 Nov '09 01:34
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
l. wiji widodo: Terkini
-
Forlorn Hermit: Menarik
-
Veuillez entrer: Menarik
-
Harlan Eryandi: Bagus
-
indira: Menarik
-
orangdalam: Menarik
-
koplak:
-
bejologi:
-
Frost: Menarik
-
NOS: Menarik
-
Harbinger of Death:
-
curiosity: Menarik
-
boiga: Menarik
-
agoos: Menarik
-
ndableg: Bagus
-
Smart: Bagus
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
hamatamu: Menarik
-
yusro: Menarik
-
Knalpot Putih: Menarik


KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
AKu sih ga nanggapin yang kaya gini. Kesan bahwa unjuk rasa dipaksakan kentara banget...
chandra bukan pahlawan...!!
**alasannya apa buk ga suka chandra, ibu punya bukti?
ya !! soalnya dia udah ga lucu lg, sy lebih senang Joey, atau Daan..
tangkap chandra!!..tangkap chandra!!
lama2 negeri ini juga dijual sama America tuh,tp bagus klo dijual n Indo jadi maju, sembako murah,sekolah gratis,dokter gratis
l. wiji widodo: dadi sampeyan sing dadi korlape, lho, winginane tiwas ta' celu' wong liyo kongkonane Truno
ErwienSamantha: mmm... boleh juga tuh dipikirin. Tagline-nya "Biar dijajah asal sumringah"
Veuillez entrer: makasih udah ngeramein komentar... nggak ada loe nggak rame. hehehe
Yuen: Saya tertarik, buktinya saya usul di sini... (hiks!) tapi kok duitnya lari ke orang lain ya? Wakakak
NOS: coba tanya l. wiji widodo dong. dia korlap tuh....
paket demo marah 1...r
Rp 200rb (demo tiga tempat,plus 10spanduk, 4 megaphone, satu baliho raksasa) minimal 250 org
paket marah 2..
Rp 150 (dua tempat, lima spanduk tanggung, 3 x-banner)
paket marah 3
Rp 100rb (demo satu tempat, satu baliho besar)
Silahkan login untuk memberikan pendapat