Terobosan Jitu Atasi Cicak VS Buaya 6
Selasa, 10 Nov '09 09:37
Sambil menunggu berakhirnya ulah Perusahaan Lilin Negara (pinjam istilah salah satu warga P), yang telah menggelapkan duniaku, aku ngobrol tentang situasi terakhir dengan Bang Alim. Ya, Bang Alim tetangga depan rumahku itu, petani rambutan yang luar biasa.
"Menurut Bang Alim, bagaimana seharusnya penyelesaian kasus cicak vs buaya yang berlarut-larut ini ?"
"Harus ada terobosan !"
"Lha itu, tim 8, bukankah itu sebuah terobosan ?"
"Tapi kan tetap saja tidak menyasar ke hakikat persoalan!" kata Bang Alim sengit.
"Maksudnya ?"
"Lihat saja komentar DPR....wuih...!"
"Itu karena DPR punya kepentingan!"
"Ya, semua juga kepentingan. Rakyat yang ramai-ramai demo itu juga punya kepentingan. Tapi, kepentingan rakyat lebih jelas dan jujur daripada DPR yang "terhormat" itu !" kali ini Bang Alim sinis.
"Lalu, bagaimana seharusnya Bang ?"
"Gini, ketika semua bukti dan petunjuk tak juga menyelesaikan masalah, maka hakikat yang seharusnya digali kan kejujuran masing-masing.Okelah, misalnya digunakan lie detektor, tapi kan yang bisa mengintepretasikan hasilnya hanya orang-orang tertentu, yang artinya rawan juga manipulasi.Jadi..."
"Jadi, apa Bang.....?"tukasku tak sabar.
"Panggil saja Ahli hipnotis, macam Uya Kuya, Romo Rafael, atau Ki Joko Bodo sekalian. Suruh menghipnotis mereka dan disiarkan secara terbuka di televisi. Begitu saja beres, kok !"
"Tapi kan hipnotis bukan bagian dari hukum, Bang !"
"Makanya, saya bilang terobosan. Kadang-kadang Mas Guru ini ngeselin juga, ya !"
Aku diam. Malu disemprot sama petani rambutan. Untunglah bersamaan itu lampu menyala. Barangkali nyalanya lampu menjadi pertanda bahwa ide Bang Alim itu bisa membuat terang semuanya.
Tag: DPR, polisi, Cicak, buaya, Tim 8
Terkait:
-
Kesimpulan & Rekomendasi Tim 8 kepada Presiden SBY
Selasa, 10 Nov '09 01:13 -
Pak Boed, Apa Katamu?
Senin, 30 Nov '09 16:23 -
Menunggu Esok
Minggu, 15 Nov '09 20:52
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Esemge: Lucu
-
mbeling: Lucu
-
ilmu76: Bagus
-
Agus PW: Lucu
-
Ibnu Muslim: Lucu
-
telo al-makjuj: Lucu
-
yusro: Lucu
-
didinu: Lucu
-
ndableg: Lucu
-
conscientizacao: Lucu


Budi Agus Riswandi SH. M.Hum., Kepala Pusat Studi Hak Kekayaan Intelektual UII

Komentar:
oya tentang terobosan. masihkan ada pintu yang terbuka?
cynical: dan kita tidak sedang di Amerika, meskipun banyak menirunya...he..he..
Silahkan login untuk memberikan pendapat