Pagar Monas mirip Tembok Berlin? 7

Kamis, 12 Nov '09 07:56

DUA PULUH tahun yang lalu tembok Berlin runtuh....membuka sejarah baru.

Tujuh tahun silam, Pagar Monas, berdiri atas nama ketertiban...membuka sejarah baru.

Untuk kedua kalinya Ia yang berdiri dengan biaya-konon hampir sembilan milyar-yang kini seperti membatasi kebebebasan warga; sejak bulan November 2009 memulai sejarah barunya kembali..Ia tidak buka lagi 24 Jam. Masih dengan alasan yang sama, atas nama KETERTIBAN  (lihat berita di sini).

'Pagar Monas' mirip Tembok Berlin?

...

*iseng-iseng berbagi bahan kontemplasi disela-sela panasnya politik cicak dan buaya. ..

sedang menerawang dimeriah peringatan runtuhnya tembok Berlin,..mungkinkah niat dan kekuatan otoriter dibaliknya, sama miripnya, antara tembok dan pagar tersebut?...entahlah.

**foto dipinjam dari berbagai sumber sebagai ilustrasi semata tanpa ada tujuan komersial.


Tag: Sosial, ruang publik, Tembok Berlin, Pagar Monas

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    botaksakti 0 0
    monas menjadi simbol betapa "penguasanya" pemimpin Jakarta......
    samsara 0 0
    @profil; maap komentar mu ikut terhapus. (di artikel yg itu foto-fotonya ngga keluar, terpaksa saya bikin baru) kalo mau komen lagi, boleh...: )
    samsara 0 0
    botaksakti: iya pak, simbolnya mahal. harus dibayar 9 milyar dan kebebasan warganya. dan sialnya kita semakin tak berdaya..
    botaksakti 0 0
    samsara: jangan kaget.....wong menurut gub nya....rakyat kecil itu musuh "hari pahlawan" kok....gara-garanya ada bajaj yang melintas ketika lagi upacara kemarin....stress kan ???
    Ibnu Muslim 0 0
    pagar monas berfungsi juga untuk barikade Istana Negara : D
    kinanthi 0 0
    mulai kapan itu tiap jam 12 malem monas ditutup, yg numpang nginep gratis gak bisa lagi
    samsara 0 0
    kinanthi: kalo baca link berita di atas, keqnya mulai November. Dari yg nginep gratis, yg demen pacaran, anak2 motor yg doyan nongkrong, sampe yg demen liat Monas dini hari...tutup cerita.

    *padahal kayanya dulu ada deh gubernur atau pejabat publik yg membiarkan ruang terbuka jadi tempat pacaran...setidanya sebagai hiburan warganya disaat kehidupan Jakarta yg semakin keras...siapa ya??

    Silahkan login untuk memberikan pendapat