Bappenas : Paradigma Kita Memang Masih Menghendaki Utang 0

Rabu, 18 Nov '09 14:45

Naiknya popularitas isu perubahan iklim ternyata berdampak pada naiknya pula jumlah utang di negeri ini. Bagaimana tidak, jika sebelumnya pemerintah mengambil utang baru dengan mengatasnamakan pembangunan, kini pemerintah memiliki peluang untuk mengambil utang baru dengan mengatasnamakan isu perubahan iklim.

“Kalau ditanya kenapa untuk membiayai program perubahan iklim kita harus mengambil utang, ya jawabnya karena paradigma (pola pikir) kita masih menghendaki utang,” ujar Direktur Lingkungan Hidup Bappenas Dr. Ir. Edi Effendi Tedjakusuma, MA di Jakarta (18/11). Meskipun demikian, Edi tidak menjelaskan prosentase penggunaan utang luar negeri untuk membiayai program luar negeri. “Itu kesepakatan dari pemerintah dan DPR,” jelasnya

Salah satu proyek utang yang mengatasnamakan perubahan iklim itu adalah Climate Change Program Loan (CCPL) atau Program utang untuk Perubahan Iklim. Program CCPL berlangsung selama tiga tahun (2007- 2009), bertujuan untuk membantu reformasi kebijakan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Tindakan-tindakan dan indikator program ini akan ditinjau ulang setiap tahun oleh Pemerintah Indonesia. Peninjauan ulang ini dilakukan oleh Bappenas, Departemen Keuangan, jajaran Kementerian atau lembaga terkait dan lembaga pemberi utang.

Bukan hanya itu. Rabu, 11 November 2009, World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan International Financial Corporation (IFC) akan menyelenggarakan acara untuk mengumpulkan masukan tentang Rencana Investasi Clean Technology Fund (CTF) di Indonesia.

Akankah Indonesia semakin terperosok ke dalam jebakan utang luar negeri yang mengatasnamakan perubahan iklim?

Sumber: http://satudunia.net/?q=content/bappenas-paradigma-kita-memang-masih-menghendaki-utang

 


Tag: proyek, Perubahan iklim, utang luar negeri

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    Silahkan login untuk memberikan pendapat