Hormatilah Presidenmu 67

Senin, 23 Nov '09 22:55

Menyedihkan melihat negeri ini. Bapak Presiden SBY sudah berusaha untuk bersikap bijak, dengan tidak menyakiti kedua belah pihak, baik pro maupun kontra. Namun demikian, tetap saja masih ada yang tidak puas, bahkan ingin mengganti presiden segera. Mengutip tulisan bung HoD disini, kita jadi bingung mau dibawa kemana lagi bangsa ini. Masih saja ada anak bangsa yang tidak puas, padahal Presiden telah berusaha untuk memuaskan mereka sesuai dengan kewenangannya.

Wahai saudara sebangsa setanah air, marilah kita belajar untuk menghormati Presiden kita, imam kita, pemimpin kita, lepas dari kelebihan dan kekurangan beliau. Janganlah masyarakat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban opini yang simpang siur dan tidak berdasar. Memang tidak mungkin untuk memuaskan kita semua, namun paling tidak beliau sudah berupaya seminimal mungkin untuk menghindari pro kontra yang semakin meruncing. Belajarlah menjadi dewasa, tidak hanya pokoknya dan pokoknya lagi. Hormatilah presiden wahai kawanku... beliau sudah berupaya yang terbaik bagi bangsa ini. Belajarlah untuk melaksanakan kewajiban, bukan cuma menuntut hak melulu...

(Maaf kalau sok bijak, karena saya pernah mengalami hal yang sama, dalam skala kecil, bisa dibaca di artikel Memimpin Indonesia Kecil 1-4)


Tag: SBY, pokoknya, hormat menghormati

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    yusro 0 0
    Slam hormat pak presiden : )
    Samz 0 0
    Oh Ibu dan Ayah semat pagi
    kupergi sekolah sampai kan nanti
    .....
    .....
    Hormati Presidenmu,
    sayangi teman,
    itulah tandanya kau murid budiman.
    dizzman 0 0
    yusro: tumben nih lupa me-rating he3x... (narsis lagi nih).... : D
    dizzman 0 0
    Samz: iya bos, kayaknya lagu itu dah gak kedengeran lagi tuh, anakku yg SD aja gak tau..
    Olas 0 0
    "....Dan yang tidak kalah pentingnya adalah percepatan proses hukum bagi para pengelola Bank Century dan segera dapat dikembalikannya dana penyertaan modal yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu kepada negara. Saya telah menginstruksikan Jaksa Agung dan Kapolri untuk melaksanakan tugas penting ini....." ini masalah BC

    Sebelum memilih opsi atau konstruksi penyelesaian kasus ini di luar pertimbangan faktor-faktor non-hukum tadi, saya juga menilai ada sejumlah permasalahan di ketiga Lembaga Penegak Hukum itu, yaitu di Polri, Kejaksaan Agung dan KPK. Permasalahan seperti ini tentu tidak boleh kita biarkan dan harus kita koreksi, kita tertibkan dan kita perbaiki.

    "....Oleh karena itu, solusi dan opsi lain yang lebih baik yang dapat ditempuh adalah pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan dengan tetap mempertimbangkan azas keadilan, namun perlu segera dilakukan tindakan-tindakan korektif dan perbaikan terhadap ketiga lembaga penting itu, yaitu Polri, Kejaksaan Agung dan KPK." ini masalah KPK.

    Diatas cuplikan pidato presiden kita. Jelas dan lugas, mungkin kita perlu merenung kembali substansi pidatonya.

    free7 0 0
    Bung dizsman ,mungkin wong2 indo pengen punya pemimpin yg super luar biasa kaya Nabi Muhamad , Alexander Agung, Napoleon, Hitler, Stalin ...etc : D

    http://politikana…nabi-muhamad
    dizzman 0 0
    Olas: betul, makanya jangan buru2 su'udzhon dulu, belajarlah utk menghormati beliau, walaupun kita tidak memilihnya sekalipun..
    dizzman 1 suka | 0
    free7: pemimpin besar lahir karena ada yang menghormatinya, even itu stalin, hitler, atau napoleon... kalo tidak ada yang menghormati percuma...
    Red-White Eagle 6 suka | 0
    dizzman: ...and that respect should be earned by actual deed, not by speech.
    boiga 0 0
    Red-White Eagle: agree..
    dhimasln 0 0
    lanjutgan!
    kasian juga yah jadi presiden indonesia, apa apa salah
    Israel 0 0
    menghormati presiden itu perlu, tapi menganggapnya sebagai pemimpin atau imam itu salah kaprah. karena secara sturktur (lembaga kenegaraan ) presiden hanyalah pemimpin penyelenggaraan administrasi negara. sedangakan pemimpin kita adalah bapak bangsa, karena negara indonesia didirikan untuk menyelenggarakan kepentingan rakyat (bangsa) Indonesia sebagai Pemimpin. Republik berarti kembali kepada rakyat, sumpah pemuda 28 oktober merupakan awal berdirinya bangsa yang diwakili oleh jong dari berbagai suku bangsa, bukan dari partai politik. presiden itu berhak dipecat oleh MPR kalau dia salah, maka yang lebih pantas jadi pemimpin adalah Bapak Bangsa yang otomatis menduduki kursi sebagai ketua MPR, namun kedudukan ini tidak diberlakukan di negeri aneh bin ajaib ini.
    Israel 0 0
    jadi yang pantas memimpin itu adalah lembaga bangsa yang mengawasi gerak laju kerja lembaga negara, kalau keryawan lembaga negara salah harus dipecat oleh rakyat melalui MPR. Sayangnya rakyat sekarang ini tidak cerdas dalam memahami sesuatu secara proporsional, kebanyakan hanya mampu sendiko dawuh terhadap metode penjajahan yang berlangsung berabad abad ini...maka belajarlah untuk menjadi cerdas sehingga anda akan mampu tampil sebagai kritikus yang handal berilmu dan berwawasan sempurna
    GaraMata 0 0
    pengaruh cerita imam mahdi mungkin?
    LCFR 0 0
    Red-White Eagle: But how can he do a deed if in every step he make he always got protested? Kalau dia berhenti dan mempertimbangkan itu, dibilang peragu. Kalau dia lanjut terus, berarti tidak mendengarkan amanat rakyat (tm). Kalau langsung mengikuti rakyat, namanya tidak punya pendirian.

    Jadi yang mana dong? : D
    Veuillez entrer 0 0
    menghitung hari.....detik demi detik....masa ku nanti apa kn ada....

    mungkin itu kutipan para demostran2 untuk sby, : D
    botaksakti 0 0
    rupanya angin HOD bertiup juga ke arah Dizzman....he...he...selamat....
    dizzman 0 0
    botaksakti: ah gak juga, buktinya HoD kecewa ama SBY...
    botaksakti 0 0
    dizzman: jadi ini posting basa-basi...???
    dizzman 0 0
    botaksakti: ha5x... gak juga, sebagai sarana belajar menghormati orang yang dipilih mayoritas bangsa
    botaksakti 0 0
    dizzman: Anda hanya dipilih istri Anda saja saya menghormati Anda...(biar anget)...(ndableg jancok...gak nongol-nongol)
    dizzman 0 0
    botaksakti: dah nongol tuh di lapak sebelah...
    Peltu69 0 0
    Mr dizzam yang baik,

    masalah yang kita rasakan saat ini bukan masalah menyakiti dan tidak menyakiti pihak-pihak yang bertikai, tetapi taukah anda apa yang terjadi sebenarnya? yaitu justru SBY menyakiti hati masyarakat, melecehkan rasa keadilan.

    kalau beliau merasa, melihat ada yang salah dalam penanganan kasus bibit&camat maka seharusnya semalam SBY harus membacakan surat keputusan pemecatan kapolri dan Jagung.
    kalau tidak ada yang salah maka SBY harus memerintahkan Kapolri&Jagung untuk memproses kasus itu sampai tuntas. sehingga msyarakat tidak melihat ini hanya sebagai cara untuk penyelamatan diri.

    kalau memang ada yang salah diantara pihak-pihak itu ya harus merasakan 'sakitnya'.

    kalau SBY seorang President yang tegas dan tidak 'bermain-main' dengan keadaan ini tentu beliau harus bisa mengambil satu tindakan yang tegas dan tidak perlu ditafsirkan lain oleh masyarakat walaupun itu 'pahit'.

    ketika membentuk tim 8 SBY ada surat penetapannya, seharusnya ketika dia menerima laporan tim 8, maka output yang harus dilakukan SBY adalah mengeluarkan ketetapan juga secara tegas atas temuan tim 8 itu, itulah logika berfikir yang benar.

    ucapan, dan tindakan beliaulah yang akan menjadikan beliau itu layak dihormati atau tidak.

    janganlah meminta msyarakat untuk menghormatinya kalau beliau sendiri tidak bisa memenuhi rasa keadilan msyarakat, karena msyarakat sendiri punya penilaian masing-masing.

    saya insert link berita dari sebelah bagaimana kekecewaan yang timbul akibat pidato SBY semalam,

    http://www.rakyat…i-Pidato-SBY
    dizzman 0 0
    Peltu69: bisa dimaklumi, hanya saya khawatir kalau begini terus keadaannya, kapan kita mau jalan? saya tidak mendukung siapa2 disini, hanya belajar menghormati pilihan mayoritas rakyat saja....
    zamanedan 0 0
    mari dukung pemerintah : )
    LCFR 0 0
    Peltu69: ...oh "masyarakat" yang satu itu yah?
    Peltu69 0 0
    Dizzman,

    dukungan pada pemilu kemarin adalah untuk mengantarkan beliau sampai President setelah itu? selama 5 tahun kedepan saatnya kita untuk menuntut kinerja, tanggungjawab, mengkritisinya dan menjewernya sebagai konsekwensi dari dukungan yang sudah dia terima..
    botaksakti 0 0
    dizzman: barusan sms dia....
    Ibnu Muslim 0 0
    dizzman, apa presiden memerlukan penghormatan kita? "Jangan dorong-dorong saya melakukan sesuatu yang tidak dibutuhkan"
    dizzman 0 0
    Peltu69: betul bos, kalo itu setuju, dan justru itulah bentuk penghormatan yang sebenarnya, bukan ABS, bukan sekedar mengiyakan, tetapi juga mengkritisi dan mengingatkan. Yang berbahaya kalau sudah sampai pada taraf menurunkan Presiden, apalagi dengan cara tidak konstitusional, itu yang dikatakan sudah tidak menghormati lagi..
    Ibnu Muslim: ha5x....
    Aba Jelos 0 0
    Hormat kepada Pak Presiden yang tegas dan jelas dalam menyikapi setiap persoalan yg muncul di tengah-tengah rakyatnya. Kalau kemudian Pak Presiden kita ini hanya mengatasi persoalan dengan memilih "aman" buat jabatannya, apa pantas kita menghormatinya??
    conscientizacao 0 0
    Jadi presiden serba salah, ternyata jadi rakyat juga serba salah... Hehehehe... : D
    botaksakti 0 0
    conscientizacao: jadi rakyat mah serba susah atuh Kang !!!
    Icarus 0 0
    Saya masih berbaik sangka, berharap ada kelinci kesekian yang keluar dari topinya.

    Saya ini polos atau bebal sih?
    dizzman 0 0
    Icarus: yang menjadi persoalan adalah, terpecahnya suara rakyat, ada yang pro dan kontra, sehingga menyulitkan presiden memutuskan sendiri. Coba kalau kompak, semakin mudah presiden membuat keputusan
    cynical 0 0
    kapolri dan kejagung saya harap gak selevel ama DPR, jadi sudah paham apa yang diinginkan presiden.
    Harlan Eryandi 0 0
    dizzman: smoga Kapolri dan Jagung pun menghormati upaya presiden ya bang !
    dizzman 0 0
    Harlan Eryandi: yoi bos... btw, saya lagi nyari file2 track record calon kapolri dan jagung baru nih, ada yang bisa bantu? : D
    boiga 0 0
    ah.. saya ikut Icarus saja lah, tetap bersabar, tetap berharap.. toh baru tahun pertama jabatan..
    dizzman 0 0
    boiga: berbaik sangkalah dulu, setelah dua setengah tahun barulah mulai berburuk sangka : D
    boiga 0 0
    dizzman: marii.. : )
    Peltu69 0 0
    dizzman :

    ketika pemilu masyarakat memilih dan menjadikannya President, maka ketika president tak lagi dipercaya dan menyakiti hati masyarakat adalah hak masyarakat untuk memintanya "turun" ketika permintaan itu tak juga di gubris karena ingin mempertahankan jabatannya maka pilihan terakhir adalah memaksanya mundur istilahnya "pople power".

    kalau hal ini sampai terjadi itu menggambarkan bahwa masyarakat sudah pada tingkat tak lagi mengakui kepresidenannya, alias masyarakat sudah "suntuk".
    dizzman 0 0
    Peltu69: belum bos, baru percikan2 aja... sabar om, Belanda masih jauh...
    masjoy 0 0
    pekerjaan lain masih banyak, people power tak memecahkan masalah, lebih baik menyisihkan pikiran dan energi untuk membangun negara, ingat sekarang krisis global, para elit politik kan biasa sikut-sikutan , rakyat ga perlu ikut2an
    dizzman 0 0
    masjoy: se7 dech....
    edka 0 0
    masalah hormat menghormati adalah hak masing2 manusia yg paling tdk bisa dipaksakan. Karena timbulnya dari dalam hati masing2 bukan sesuatu yg dpt diatur. SBY tdk dihormati oleh mayoritas bangsa ini sdh suatu fakta karena yang ikut pemilihan tdk semuanya milih dia dan ada sekitar 40% tdk ikut pemilu (golput) yg belum tentu hormat ke dia. Jadi jangan heran kalau ada 'nyuruh' dia turun atau berlaku adil karena tdk semua orang di negara ini menghormati beliau. Masalah pecah suara rakyat jadi tdk aneh lagi.
    Eflin MS 0 0
    Soalnya Presiden juga mau menyelamatkan MUKA Kejaksaaan Agung dan Polisi Boszz.. jadi gayanya ga bisa langsung ke substansi masalah
    vicet 0 0
    mungkin, sebagian orang lupa....betapa santunnya dulu bangsa ini dikenal....

    termasuk dalam mengkritisi pemimpinnya, dan dikritisi rakyatnya sendiri....

    berharap...dan masih sangat berharap. ^,^
    Red-White Eagle 0 0
    Icarus: You watch 'The Master' too much...
    Zon Jonggol 0 0
    Mohon maaf, rasa hormat kemungkinan akan sulit timbul kepada pemimpin yang ragu dan lamban. Anda pun agak sulit menghormati guru/pembicara yang ternyata kemampuannya dibawah ekspektasi anda.
    Apalagi jika pemimpin itu "menginginkan" untuk memimpin bukannya diminta untuk memimpin.
    Indikatornya adalah total pengeluaran biaya untuk mendapatkan/menjadi pemimpin. Semakin besar biaya maka sesungguhnya memperlihatkan semakin besarnya juga "keinginan". Apalagi hal yang paling fatal adalah menggunakan konsultan politik sehubungan dengan pencitraan (suatu upaya seolah-olah / not genuine)
    Icarus 0 0
    boiga: Yuk, digelar tikernya, gan... : D
    dizzman 0 0
    Icarus: Huss, jangan gelar tiker disini, di lapak sebelah aja : D
    Icarus 0 0
    Red-White Eagle: Bukan koq. Cuman rekaman lama David Copperfield.

    Benernya mo pake istilah "nyonya gendut bernyanyi", tapi saya serem dengan kemungkinan didakwa membocorkan rahasia negara. ; ))
    Icarus 0 0
    dizzman: Hayo deh! Ikut kita yok, ngopi di warungnya ndableg : D
    Icarus 0 0
    dizzman: [yang menjadi persoalan adalah, terpecahnya suara rakyat, ada yang pro dan kontra, sehingga menyulitkan presiden memutuskan sendiri]

    Dus merasa wajib "covering each other's asses", presiden mempersulit diri sendiri pula.

    Lah, saya koq ketularan berotak - pinjem istilahnya Red-White Eagle - sodomistik ya? : o
    Red-White Eagle 0 0
    Icarus: Don't give me any idea...
    dizzman 0 0
    Icarus: kalo itu kan off the record om...
    Zon Jonggol 0 0
    dizzman: Satu lagi, presenter yang baik sangat memperhatikan beberapa menit pertama.
    Klo pemimpin kita berbicara diperhatikan hanya karena jabatan atau pemimpin itu ada kecenderung mempunyai masalah.
    Icarus 0 0
    Red-White Eagle: ............................. ; ))
    dizzman 0 0
    Zon Jonggol: wah, bener2 harus gelar tiker lagi nih!!! ya memang begitulah, sejak Orba sampai sekarang tipe2nya kayak gitu, mo digimanain lagi ya? makanya saya pernah tulis di lapak laen, cuma bung Karno aja yang bisa bikin betah rakyatnya nguping berjam2...
    Icarus 0 0
    dizzman: Oh, termasuk faktor X kalo gitu ya... : p
    dizzman 0 0
    Icarus: itukan kecelakaan sejarah yang harus dicover... bahasa kerennya kalo dalam kontrak apa ya? (lupa)
    Icarus 0 0
    dizzman: Bukan force majeur kan?
    dizzman 0 0
    dizzman: force majeure maksudnya.... ; ))
    Jauhari 0 0
    Red-White Eagle: betul kang....
    pokijan 0 0
    berbaik sangka juga ada framework nya bos. kalo berbaik sangka tp malah digigit buaya piye jal.
    simpel saja kalo saia mah, kalo ucapan, perilaku, tindakan itu pantas dihormati ya pasti dihormati. kalo enggak ya wassalam, mau bos kek, pemimpin, presiden sekalipun hehehehe. : )
    berpikir kritis tidak sama dengan berprasangka buruk. nek ndak setuju trus dibilang ndak hormat atawa mencela ya wis bangunin aja tuh the smiling general : ))
    Red-White Eagle 0 0
    pokijan: [kalo berbaik sangka tp malah digigit buaya piye jal] Menika naminipun apes nemen, den. Kabaripun mas Donal sae ta? kwik-Kwek-Kwak tasih mbeling? : D

    Silahkan login untuk memberikan pendapat