Dari Ancol XIV 125
Senin, 30 Nov '09 11:38
# Melawan Lupa
Gagasan yang muncul menjelang pelantikan anggota DPR, adalah ketika warga pengguna Politikana kemudian menyadari, bahwa kita sangat kekurangan informasi mengenai rekam jejak para wakil rakyat itu. Sudah dibuat beberapa kumpulan data yang dikelola sederhana, misalnya daftar anggota DPR, beserta asal dapil, dan fraksinya sekarang di DPR.
Maka sesuai kesepakatan kopdar 'BPB' warga Politikana, hal-hal yang dirasa diperlukan untuk mengisi konten #melawanlupa adalah sebagai berikut
- Susunan alat-alat kelengkapan DPR. Yang di dalamnya meliputi antara lain; pimpinan DPR, Badan Musyawarah, Komisi, Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Urusan Rumah Tangga, Badan Kerja Sama Antar Parlemen, Badan Kehormatan, Panitia Khusus & Badan Akuntabilitas Keuangan Negara
- Rapat Dengar Pendapat. Yang di dalamnya akan menampilkan data-data Rapat Dengar Pendapat yang didapat baik dari media maupun lembaga atau juga perorangan, yang dapat dipertanggungjawabkan
- Riwayat Anggota Dewan. Yang di dalamnya akan menampilkan antara lain; riwayat pendidikan, riwayat keikutsertaan dalam organisasi, riwayat kerja, riwayat hukum. tidak menutup kemungkinan akan jenis riwayat-riwayat yang lain selama data itu dapat dipertanggungjawabkan, memiliki rujukan yang jelas dan sebisa mungkin tidak berupa opini. Data riwayat itu sebenarnya ada dan cukup lengkap dalam berkas yang diserahkan para caleg ke KPU, hanya saja banyak dari warga pengguna belum tahu bagaimana mengakses data tersebut.
- Notulensi Fraksi. Yang di dalamnya akan menampilkan notulen masing-masing fraksi rapat-rapat anggota DPR. Sementara ini yang memiliki peluang besar untuk dapat diakses datanya adalah fraksi PAN, fraksi PKS, fraksi Gerindra, fraksi PDIP. Tidak menutup kemungkinan untuk fraksi-fraksi lain dan partisipasi aktif warga untuk berbagi sumber sangat diharapkan
- Program Legislasi Nasional. Yang dalamnya akan menampilkan isu-isu terkait pembahasan RUU yang masuk dalam program legislasi nasional, termasuk isu-isu yang berkaitan.
- Kronik. Yang di dalamnya akan menampilkan data dan kutipan dari media massa umum tentang isu-isu atau individu pejabat publik, misalnya menteri, anggota DPR, anggota DPD, dan pejabat militer, dan seterusnya.
# Mitigasi Bencana Nasional
Latar belakang #MBN adalah kekisruhan urusan bencana yang belakangan ini semakin jelas, terutama dengan kacaunya pengelolaan informasi di lapangan.
Kesimpulan ini diperkuat dengan pengalaman beberapa warga Politikana dalam melakukan konsolidasi selama tanggap darurat gempa Padang. Adalah kisah nyata, ketika upaya konsolidasi dan mobilisasi dilakukan oleh warga Politikana & Publikana, bahkan tidak ada standar form yang bisa dibagi dan dijadikan rujukan untuk mobilisasi relawan ataupun bantuan. Institusi yang terkait memang memiliki pusat data, tetapi mekanisme penggalian dan publikasinya agak tersendat (baca: selalu tersendat!). Gagasan konkrit MBN ini antara lain membuat situs yang mampu menampung laporan melalui SMS, kemudian tampil di web (mini website) secara realtime, sehingga lebih mudah diakses siapa saja, terutama pihak yang siap memberi bantuan.
Dalam perbincangan kopdar 'BPB' warga Politikana kemarin, beberapa warga berpendapat sebaiknya arah #MBN tidak hanya memuat arus informasi dari tulisan-tulisan di Politikana & Publikana yang berkaitan dengan mitigasi bencana nasional saja. Selain karena isu gempa Padang sudah lewat dari masa tanggap darurat, #MBN hendak dikonsentrasikan pada hal-hal yang tidak sekedar insindentil saja, tapi lebih luas pada arus informasi yang tidak hanya pada bencana terjadi tetapi juga semua usaha dan upaya sebelum bencana terjadi (kesiapsiagaan). Maka hal-hal yang dirasa memerlukan perhatian & upaya warga Politikana dan Publikana adalah sebagai berikut;
- Arus informasi. Akan diupayakan menampilkan informasi-informasi terkini tentang pengelolaan kebencanaan lewat laman situs, twitter & SMS. Baik yang bersifat informasi langsung ataupun informasi terusan dari media lain, salah satunya adalah melakukan agregasi.
- Basis data relawan. Akan diupayakan untuk memberi ruang kepada publik untuk menjadi relawan, dan menampilkan basis data relawan yang terbagi dengan pokok-pokok antara lain; keahlian atau bidang pekerjaan masing-masing relawan, durasi kesangggupan masing-masing relawan, dan keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu
- Standarisasi formulir. Karena penanganan masalah basis data relawan tersebut diatas masih terkendala dengan organisasi-organisasi yang hanya bekerja pada isu-isu tertentu kebencanaan secara spesifik saja, maka dipandang perlu untuk menyusun dan merumuskan ulang informasi-informasi yang dibutuhkan dari formula yang sudah ada sekarang. Untuk hal tersebut akan diupayakan mengadaptasi beberapa formula yang sudah ada di 'Sahana' dahulu dan beberapa organisasi lain.
- Penggalangan dana. Untuk usaha-usaha penggalangan dana diputuskan melalui 'Komunitas Peduli Bencana', seperti yang sudah dilakukan pada peristiwa gempa Padang lalu. Rujukan; Komunitas Peduli Bencana Dalam Laporan Singkat ,Laporan Penyaluran dan Distribusi Bantuan , Laporan Bantuan
# Tragedi Cibro
Kopi darat pengguna Politikana 20 November 2009 di Langsat - Jakarta, memunculkan gagasan untuk menerbitkan kumpulan tulisan dan komentar Cibro. Namun dalam beberapa pembahasan tulisan-tulisan Cibro di Politikana situasi menjadi pelik. Maka berdasar diskusi-diskusi baik di artikel yang membahas almarhum di Politikana.com maupun diskusi luring, diputuskan perlu ada tindak lanjut yang terjadwal untuk merealisasikan gagasan ini. Format awal buku tersebut sudah dibawa ke dalam kopi darat pengguna Politikana di Ancol - Bandung 28 November 2009 untuk didiskusikan bersama. Dan disepakati dengan mempertimbangkan situasi yang ada, komunikasi aktif dengan pengguna Ilmu76, dirasa perlu untuk memperdalam informasi tentang Cibro dan untuk mengenal persona pengguna Cibro.
Termasuk beberapa kebutuhan akan informasi pendukung, semisal lingkungan, karib dan keluarga almarhum Cibro. Kemudian juga diputuskan bahwa, format buku tersebut dimaksudkan bukan untuk 'mengekspos' almarhum Cibro, tetapi dimunculkan sebagai fenomena 'gunung es' dalam sistem pendidikan kita. Sehingga akan lebih baik, jika format buku tersebut dilebarkan pada pembahasan-pembahasan kasus-kasus sistem pendidikan nasional. Maka untuk melengkapi format buku tersebut, telaah dan tulisan dari warga pengguna Politikana tentang carut-marutnya sistem pendidikan nasional kita, sangat diperlukan. Dan warga sepakat untuk secara rutin menulis tentang pendidikan dan sistem pendidikan nasional mulai Januari 2010, terutama jika pihak pengurus Politikana.com membentuk kolom tematik tentang isu-isu tersebut.
Penerbitan buku tersebut adalah suatu masalah tersendiri. Ada beberapa peluang menghubungi penerbit-penerbit buku oleh warga pengguna Politikana, tapi jika upaya tersebut tidak berbuah hasil, maka peluang terakhir adalah mengusahakan buku tersebut tetap dicetak secara swadana. Dan muncul gagasan jika buku tersebut berhasil diterbitkan adalah, membawa isu-isu dan buku tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat DPR Komisi X
Tag: politikana, kopdar, bandung, MelawanLupa, Cibro, ancol, bkr, mbn
Terkait:
-
Komik ndableg: Kopdar Langsat
Minggu, 6 Des '09 21:11 -
Woro-woro Kopdar Bandung
Kamis, 26 Nov '09 18:37 -
Kopdar Politikana: Konvoi from Ciledug
Sabtu, 21 Nov '09 09:22
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
5150: Menarik
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
conscientizacao: Bagus
-
dizzman: Menarik
-
Harlan Eryandi: Bagus
-
Red-White Eagle: Menarik
-
yusro: Menarik
-
ndableg: Bagus
-
Logical Fallacy: Menarik
-
syafatain: Menarik
-
chamberlain: Penting
-
samsara: Menarik
-
Forlorn Hermit: Menarik
-
hendijo: Inspiratif
-
doeh: Menarik
-
Osama Umar: Menarik
-
purplestar: Menarik


KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
*waktunya mepet waktu mau dibawa ke langsat , (klarifikasi untuk 5150 sang designer cover)
ntar kl best seller di terjemahin ke 200 bahasa...
ada sengketa di pengadilan
lha bagi pengunjung Frankfurt Book Fair nanti kan perlu tahu design nya siapa itu kok bagus ck..ck..ck..
ndableg: kopi + rokok + kacang kulit + berkas2 cocok buat sebagian orang dan tidak cocok buat sebagian orang pula
..+ muka kusut
gw yakin gak pada mandi tuh
5150: iyo, wingi aku lagek nang kono (Oktober akhir), sekalian mampir nang Suramadu, wuiih, uenak tenan, semilir angin laut
woow..msh musim kah..ktx efek film 2012...hotel sepi
heriyadi : kutunggu photomu
**Padahal yg berdebat disini banyak. sayang cuma debat doang, persis seperti saya..
masalahnya, gua jauh dari TKP, yang tidk hanya memikirkan transport, tapi juga penginapan dan sebagainya, padahal hati ini sangat pengen hadir sekali2.. tp apa daya, pulau yg memisahkn kita..
pada prinsipnya, kopdar itu patut terus dilestarikan!! Jumlah yg datang bukan masalah untuk tidak semangat..
maafkan saya
trus di postingan lain bertema yang sama, disebutkan Aji Prast keluar ruangan trus disusul Veuillez entrer , tak lama kemudian Aji Prast datang sambil usul agar diskusi break dulu karena lapar.
KRONOLOGI :
1. Veuillez entrer menyusul Aji Prast untuk mengeluh lapar.
2. Aji Prast mengusulkan break bisa jadi karena kasian sama @tin yang kelaparan
KESIMPULAN : Veuillez entrer sedang tunangan sama Aji Prast. Masyaalaah..!!
Sialan tuh komikus, ane kirimin satu batalyon FPI buat ngelumat dia baru tau rasa. Berani2nya mau ngerebut pujaan hati ane..
nah, kan? ketutupan sama Aji Prast.
tambah dendam ane sama itu komikus!
please.....
..mangkel, aku
Wait, no, the one sat next to her. Also wearing glasses.
begitu. mohon maaf, lho Kang Al Maari Mejja Kuursi
eh, padahal dengar2 ente kan lagi bikin "aksi diam" di Politikana? lha kok sekarang muncul lagi?
hahaha...nggak konsisten loh
tapi apa daya, jauh juga...
*ada yang mau kasih tiket pp ndak
Red-White Eagle: Jangan paksakan keberuntunganmu, Bang...
[Penggalangan dana. Untuk usaha-usaha penggalangan dana diputuskan melalui 'Komunitas Peduli Bencana', Rek. No: 1270005613763 an. Kamarusdiana (Bendahara Komunitas) SWIFT Code: BMRIIDJA]
Le, nomor rekening diatas "hanya" untuk Gempa Padang, kalau dibutuhkan rekening untuk fund raising akan dibuka rekening baru a/n Komunitas Peduli Bencana biar akuntabilitasnya lebih terjaga
*sedikit koreksi untuk hamatamu
- apakah kepengurusan dibentuk saat bencana terjadi?
- apakah kita hanya membentuk pengurus harian yang bertanggung jawab terhadap :
1. Menggelola dan menjaga mini site atau site "MBN"
2. Menggelola data relawan dan memobilisasi relawan ke lokasi bencana.
3. Mengumpulkan dana untuk pengurusan, pengiriman dan penyediaan akomodasi relawan.
4. Menyalurkan bantuan lansung ke lokasi bencana.
hamatamu kita perlu bicara lagi hal2 teknis seperti tersebut diatas
makasih hamatamu
*untuk poin 1 dan 2 masih dalam jalurkan
*nunggu 20 desember
Saya dan hamatamu coba diskusi dengan teman-teman anjal yang kebetulan sering 'nongkrong' di tempat saya, dan meminta pendapat mereka sendiri. Responnya juga masih terbuka, dan mereka berjanji untuk mengerucutkan cita-cita kegiatan ini akan ke arah mana.
Striding Cloud: Tapi saya gak nemu yang pipinya dicoret X, tung bung...
Striding Cloud: Tapi saya gak nemu yang pipinya dicoret X, tuh bung...
*aku akan berusaha nodong penguasa wetiga agar diberi ijin
Beneran, waktu kita ketemu, saya ragu2 Anda adiknya tumpak atau bukan.
Terakhir saya ketemu adiknya tumpak, dia masih jadi dosen di pontianak, dia tinggal di Gang Padi, jadi panggilannya: Uda Dosen Gang padi, oleh keponakannya.
Itu Anda bukan?
gw nyatet semua hasil presentasi mas Ndaru lho?enak aja km ndableg: menuduhku,,,,teganya!!
Mas Ndaru Mas Ndaru, sy nyatet lho semua hasil kopdar Bandung,,
maap bgts, sy punya maag kronis...ga bs nahan, kemaren dh gleyengan2
besoknya saya langsug koit..
demam tinggi...
curiga Soto burangrang bermasalah
Veuillez entrer: Mohon maap kalau kurang memperhatikan hal-hal seperti itu bu... Juga untuk semua...
air soto burangrang dari sungai dekat situ jangan-jangan bung Leksa
*mudah2an mas @heriayadi gak keberatan diposting disini
Silahkan login untuk memberikan pendapat