Setelah Bibit-Chandra Bebas Lalu Apa? 8

Selasa, 1 Des '09 00:17

Naga-naganya, Bibit S, Rianto dan Chandra M. Hamzah akan dibebaskan. Kalau memang iya, hampir pasti akan menjadi klimaks perseteruan Cicak dan Buaya. Lalu apa? Ketidakadilan hukum kembali dimaklumi? Korupsi kembali dilihat sebagai budaya? Atau sebaliknya, persatuan para Cicak akan diteruskan dan menjadi gelombang kesadaran penghapusan korupsi secara terus menerus?

Kisah perseteruan Cicak dan Buaya, sepertinya akan sampai pada titik klimaks. Ketika para Cicak menuai kemenangan [untuk kesekian kalinya] dengan dibebaskannya Bibit-Chandra dari seluruh tuduhan. Ada kelegaan, ada rasa haru. Dugaan adanya penyimpangan dalam kasus penahanan Bibit-Chandra, ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Semangat yang membawa di dunia maya (baca: facebook) memunculkan solidaritas nasional. Dan ternyata benar!

Tapi di balik semua rasa itu, ada kekhawatiran. Semangat dan kesadaran untuk terus melawan "Buaya" dengan mengumpulkan energi Cicak, perlahan-lahan akan hilang. Para Cicak akan kembali ke sarangnya, dengan membawa senyum dan rasa bangga. Proses pengganyangan korupsi akan kembali dikerjakan oleh Cicak-Cicak "kecil" yang ada di KPK. Tak ada lagi talkshow di TV, tak ada lagi aksi solidaritas di Bundaran HI,...

Saya meyakini, kondisi pada alinea di atas ini, yang akan terjadi. Dan Buaya akan bisa bernapas lega. Diam-diam, mereka akan menyiapkan strategi baru untuk menggerogoti hukum di Indonesia. Memainkannya di bawah meja, Dan yang paling parah, bila suatu saat para Cicak sudah lengah, Buaya akan menerkam! Menggigit tepat dijantung Cicak. Dan dengan seringainya, Buaya akan menyaksikan para Cicak meregang nyawa,..

Jelas, selain Buaya dan teman-temannya, tidak ada keinginan di dalam diri kita yang membiarkan hal itu terjadi. Karena itu harus disusun strategi khusus untuk men-Cicak-kan semua orang. Tidak hanya generasi saat ini, mungkin juga generasi yang akan datang. Cicak, bukan hanya Cinta Indonesia Cinta KPK, tapi harus berarti Cinta Indonesia Cincang Korupsi!

Sekali lagi: CINTA INDONESIA CINCANG KORUPSI! CICAK!!

*juga dimuat di www.iddaily.net


Tag: KPK, korupsi, Cicak, buaya, Bibit Chandra

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    yusro 0 0
    Cicak: Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi aja : )
    Bocah nDeso 0 0
    Setelah ini selesai, ya Bibit & Chandra harus segera aktif di KPK, lalu KPK harus korek secara tuntas di soal Century dong...
    boiga 0 0
    maksud 'buaya' disini masih tetap institusi kepolisian atau sudah sekedar kotoran berseragam polisi mas Iman D. Nugroho?
    Veuillez entrer 0 0
    tp hrs inget, jika ingin menyapu lantai, perhatikan apakah sapu yg dipakai sudah benar2 bersih belum?jika sapu nya pun kotor, akan semakin mengotori bukan?

    *praduga tak bersalah ; ))
    lila 0 0
    Abis cicak buaya. sekarang muncul Komodo lawan Tyranosaurus .
    syafatain 0 0
    lepas tu lawan papasaurus... ; )
    KPH Rivan Mubaroq SH 0 0
    setelah bebas tentunya kembali menjabat sebagai pimpinan KPK,sambil menunggu KEPRES pengaktifan kembali bibit n chandra,sesudah itu tentunya memeriksa aktor intelektual yg ada dalam rekaman kriminalisasi KPK terutama anggodo dan ary muladi demi rasa keadilan dan kepastian hukum.
    Alhuda 0 0
    Kita lihat saja nanti... karena semuanya jadi serba salah. Pimpinan KPK sudah dilantik yang baru. memang sih masih Plt. tapi dalam terapannya seperti sudah definitif. kembalinya Bibit dan Chandra ke KPK tentu punya konsekwensi sendiri.
    tergantung aturan mana yang dipakai. sebab Undang-Undang kita dapat dirubah meskipun sedang dijalankan... begitulah hukum kita sekarang.

    Silahkan login untuk memberikan pendapat