INFOTAINMENT SUCKS!!!! (TM) 153
Jumat, 18 Des '09 09:19
Saya kutip dari seorang hantu:
Infotainment is the one of the most stupid program ever invented by human. I can't imagine anything more boring and idiotic than trying to find out what one celebrity is using to wipe his/her ass with.
OK, maybe that's a rather extreme example, but let's admit it, that's the essence of infotainment.INFOTAINMENT SUCKS!!!! (TM)
Dengan tidak bermaksud membela lunmay, siapapun dia, siapa sih dia(?), saya terjemahkan kalimat diatas, yang juga telah menjadi uneg-uneg saya sejak lama:
Infotainment adalah salah satu acara paling bodoh yang pernah dibuat oleh manusia. Saya tidak dapat membayangkan ada acara lain yang lebih membosankan dan idiot daripada mencoba mencari tahu apa yang dipakai seorang selebriti untuk ngelap bokong mereka.
OK, mungkin itu contoh yang ekstrim, tapi akuilah, itulah esensi infotainment.
INFOTAINMENT JELEK!!!! (TM)
Di setiap rumah yang saya kunjungi, saya selalu menyarankan para orang tua untuk mematikan TV-nya sesering mungkin, agar anak-anak mereka tidak terkontaminasi oleh infotainment. Tapi invasi infotainment ke ruang keluarga kita, semakin lama semakin tak tertahankan. Sedangkan media yang seharusnya bertugas mendidik pemirsanya, tak tampak rela mengerem industri aneh, yang mendapatkan profit dari kemalangan orang lain.
Bagaimana pula kita tahu, benar-tidaknya informasi yang mereka sampaikan? Sejauh yang saya dengar, setiap ada upaya hukum, para penggiat infotainment bersembunyi dibalik nama besar "kebebasan pers" ?
BANGSA MACAM APA INI?!!(tm) masak seorang anak 10 tahun lebih fasih tentang siapa yang ditiduri oleh siapa, daripada cara berhitung?
Maka dari itu dukung solusi ini: BOIKOT INFOTAINMENT, dan boikot pula selebriti yang mendukung INFOTAINMENT!
[ Artikel Terkait ]
1. Jam tayang infotainment lebih banyak daripada jam sekolah (thx pall).
2. Seorang Induk Harimau Marah, Para penceroboh privasi menuntut (thx buddy).
[Addendum]
Partisipasi dunia maya, dapat dimulai dari menggunakan banner tersebut.
Partisipasi dunia nyata, dapat dimulai dengan mencetak kalimat-kalimat sederhana seperti itu, memfotokopinya, lalu membagikannya di tempat-tempat yang Anda singgahi.
[ Addendum 2 ]
BOIKOT pula setidaknya 1 produk yang mensponsori Acara infotainment yang sengaja/tidak sengaja Anda tonton.
[ Addendum 3 ]
Bagaimana dengan, reality show?
Tag: media, Pembodohan
Terkait:
-
Tweet free
Sabtu, 19 Des '09 18:31 -
89,5 Jam Infotainment Seminggu
Jumat, 18 Des '09 13:40 -
Apakah Penulis Politikana adalah Jurnalis?
Senin, 22 Feb '10 09:48
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
pall: Biasa
-
bujel: Penting
-
l. wiji widodo: Penting
-
santi-ong: Bagus
-
NOS: Penting
-
conscientizacao: Penting
-
alakazam: Penting
-
Galembo': Inspiratif
-
Osama Umar: Penting
-
boiga: Keren
-
free7: Penting
-
OddieBudiSantosa: Penting
-
Forlorn Hermit: Penting
-
Cakrabuana: Biasa
-
kang tutur: Inspiratif
-
Alhuda: Bagus
-
syafatain: Penting
-
Denx: Menarik
-
Herman Saksono: Penting
-
ndableg: Menarik
-
rottensoul: Penting
-
curly of kinky: Bagus
-
lila: Penting
-
botaksakti: Penting
-
sahaja: Penting
-
dikrezz: Inspiratif
-
Olas: Penting
-
Edwin Dianto: Bagus
-
dresscode: Penting
-
Veuillez entrer: Keren
-
Red-White Eagle: Penting
-
linus: Inspiratif
-
vraybeta: Penting
-
Mbah Darmo: Biasa
-
Adagio for String: Penting
-
Sri Kirana: Biasa
-
Paman Gober: Penting
-
neilhoja: Penting
-
SatriaBajaHitam: Penting
-
hamatamu: Penting
-
bum bum: Lucu
-
Logical Fallacy: Penting
-
iloenx: Inspiratif
-
bukik: Keren
-
nagawulan: Penting
-
krisnov: Bagus
-
mpokb: Penting
-
mardhiko: Penting
-
Yudiantoro: Penting
-
Riyono: Penting
-
ki baraja: Menarik
-
kopisusu: Penting
-
Brukbrak: Penting
-
TruthSeeker: Penting
-
fello citizen: Penting
-
amanda jhie: Penting
-
dhimasln: Penting
-
yusro: Penting
-
pandeg ruwahananto: Penting
-
yoyoimut: Keren
-
akusuka: Keren
-
mokasin: Penting
-
mimi item: Penting
-
ferryf: Penting
-
kinanthi: Penting
-
LCFR: Penting
-
empis2: Menarik



KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
[ http://politikana…atikan-tvnya ]
Saya amat concern dengan pendidikan generasi berikut.
Take IT Out!
Ah, saya lebih suka artikel yang itu.
[ ttp://politikana.com/ba…atikan-tvnya ]
Cuma sejauh jari memencet remote, mari kita matikan tv sekarang.
Sudah muncul kampanye2 diet nonton TV, tapi gaungnya kurang.
"artis berpendapat mengenai infotainment bisa dituntut, tapi kalo infotainment yg berpendapat tentang artis, artis tidak pernah menuntut ya?"
Infotainment guys should try to use mirror properly..
saya juga melihat gitu.... terlalu orientasi /kebelet faktor komersil dengan sangat mengabaikan privacy orang , kurang di pilah-pilah mana yg pantas dan mana yg tidak
bisa di lihat bahwa yang di inginkan infotainment bukan fakta, tapi yg penting heboh , sehingga sponsor naik.
Woohhh... saya sudah mulai ini, lewat jaringan saya. Dari sejak diinformasikan oleh prajnamu.
Kalau Anda mulai hari ini mendapatkan selebaran boikot infotainment di lampu merah, dari pengemis/pengamen/pedagang asongan, salah satunya mungkin dari saya.
Saya melihatnya begini, pak. PWI, mewadahi insan jurnalistik. Karena acara infotainment berada di ruang media massa, maka mereka merasa perlu 'mengendalikan' karya jurnalistik mereka. Dalam hal ini, PWI menganggap karya infotainment adalah sebuah karya jurnalistik, HANYA karena karya itu dibuat di ruang publik seperti media massa.
Padahal, kalau soal etika, pernahkah PWI membicarakannya secara lebih serius?
Ditunggu artikelnya bung.
Apakah makhluk ajaib yang bernama etika jurnalistik itu. Kenapa kok saya sering mendengar, tapi hampir tidak pernah melihat buktinya?
atau anda bisa share ke saya skrg, mungkin banner, konsep, seruan nya
Ini versi AJI: http://id.wikisou…nalistik_AJI
Lagi-lagi, soal penegakannya sih, tau ah gelap! Sama dengan KPI, katanya menegakkan kode etik, nyatanya jarang kedengaran kerja...
Tidak pake desain2 saya bung. Terlalu repot, dan tak punya skill disitu.
Isinya ya yang ditebali diatas:
Bangsa macam apa ini?! masak anak kecil lebih fasih soal siapa tidur dengan siapa, daripada cara berhitung?
Tolak Infotainment! Matikan TV Anda!
Ditulis pake word, A6, fotokopi, sebarkan.
Saya sudah bikin catatan tentang kasus ini, disini: http://prajnamu.t…n-belantara/
Tidak spesifik bicara tentang kode etik, tapi lebih menyoroti nature-nya sosial media...
Gw sih simple aja, (sebarkan meski cuma 1 ayat) , sedikit upaya menebar benih2 positif , kali aja nanti tumbuh dan bisa di nikmati buahnya oleh anak-cucu
Striding Cloud: ooo , gitu ya...ok deh aku paham ,
nanti sy buat aja yg sederhana spt yg ini :
http://iwanfree7.…i-indonesia/
Tambahan.
Modalnya untuk bikin kaya gituan per kampanye cuma sekitar 500ribuan per 10ribu selebaran.
Efektifitasnya dari teori2 yang pernah saya baca, paling2 sekitar 0.7%/kampanye, dengan asumsi penyebarannya efisien.
Artinya, setiap penyebaran selebaran, biasanya saya mengharapkan 70 orang berubah/terinspirasi oleh isi selebaran.
Ambil angka yang lebih konservatif, hanya 50 orang yang terinspirasi.
Maka ongkos perubahan hanyalah sekitar 10000/orang.
"Maka dari itu dukung solusi ini: BOIKOT INFOTAINMENT, dan boikot pula selebriti yang mendukung INFOTAINMENT!"
Mudah2an ini cuman sekadar emosi dalam catatan, karena kalu sungguh-sungguh, anda bisa dikenai pasal 40 UU PERS, soal dilarang menghasut atau menganjurkan melakukan pemboikotan pada seseorang atau institusi.
Just reminding
Tulisan seseorang diatas adalah benar: mungkin sudah saatnya insan pers belajar menggunakan cermin.
makanya saya lebih tertarik melakukan msisi2 seperti itu secara online , dengan terori percepatan , bahwa penyebaran secara online akan lebih berpeluang mengena pada orang2 yg lebih memiliki kadar intelektual dan potensial untuk ikut membudi dayakannya . kelebihan lain, bahan2 di dunia online lebih awet keberadaanya
Masalah harga isnpirasi , saya rasa bisa tak ternilai jika mengena sasaran yg pas.
Penyiaran itu menurut UU 32/2002, berfungsi sebagai media informasi, hiburan yang sehat, kontrol, dan perekat sosial. Adakah infotainment (dan sinetron) selaras dengan amanat UU itu?
Lebih murah dari nongkrong dan diskusi di kafe. Lebih murah daripada mengadakan demonstrasi.
at best pengguna internet itu 10% total penduduk, dan di dominasi oleh mereka yang tidak jadi penentu alokasi budget keluarga.
Tapi bukan berarti saya menolak kampanye tweet. Saya cuma melihat ada niche yang terlupakan.
diluar komunitas P apakah masyarakat kita sudah dalam taraf kesadaran spt itu??
Benar.
Makanya kampanye boikot adalah langkah awal. Kampanye pribadi dari diskusi ke diskusi juga cukup baik.
conscientizacao: untuk menjangkau banyak populasi, sepertinya lebih efektif ya kampanye lewater artis itu sendiri. Lembaga media watch kumpulin mereka, kasih pengarahan, oke, kita bersama-sama melawan infotainment.
Kalau saya artis saya mau aja kok.
gw pikir, apa2 yg tidak berfungsi dengan baik lebih baik ditiadakan saja. institusi2 semacam PWI dan KPI itu, jika tidak mampu menjaga daerah otoritatif mereka lebih baik dibubarkan saja atau ganti institusi yang lebih jelas atau serahkan langsung ke pemerintah.
sorry, gak begitu ngerti perundang2an nih..
http://prajnamu.t…tainment.png
Pak praj, ada yang kurang tuh. Ni yang bener:
Bangsa macam apa ini?!â„¢
*ngaciir selak uwonge teko...
Gambarnya saya sebarkan lewat facebook boleh ya Pak
*****
soal dilarang menghasut atau menganjurkan melakukan pemboikotan pada seseorang atau institusi
*****
Lha terus yang teriak-teriak boikot hal-hal yang berbau Amerika/Yahudi itu juga nggak ada yang diperkarakan kok....
#mmmaaaaak...........!
Sip!
Jika perlu perubahan maka harus dilakukan secara radikal.
@boiga :
Dengan menciptakan masyarakat/komunitas yang bergerak secara berkesinambungan tanpa mengenal lelah dan tanpa mengenal pamrih untuk memperbaiki keadaan saat ini.
Kita mulai dari hal yang terkecil dari lingkungan kita, keluarga, kerabat, tetangga, bahkan orang yang satu ranjang tidur dengan kita harus mampu kita ajarkan untuk hidup benar. Dan jangan lupa diri kita pun jgn sampai salah bertindak, kalau kita sudah komitmen dengan mengatakan "infotainment suck", tunjukkan dengan perbuatan nyata utk tidak menonton infotaintment sama sekali.
Radikal janganlah diartikan secara ekstrim, tapi kita melihat kepada hal yang paling mendasar dan mengakar kuat di masyarkat, untuk dilakukan treatment sesegera mungkin. Sy yakin entah 5 tahun, 10 tahun, atau pun hingga ajal menjemput sy, perubahan pasti akan terjadi.
Rubah sesuatu dengan perbuatan bukan dengan wacana.
Salam.
Baru kita diskusi kemudian...
Yang saya sarankan adalah partisipasi individual, kesadaran individual, serta keinginan untuk turut menularkannya.
Salah satu senjatanya adalah fotokopian. Bukan sekedar wacana. Bukan asal bunyi.
Kalau menurut Anda, ada cara yang lebih baik, dan lebih efektif, bagilah.
Sedikit-sedikit mengharapkan pemerintah, LSM, organisasi, menurut saya adalah mental manja. Biarkan mereka dengan cara mereka, biarkan saya dengan cara saya.
..sepakat, banyak artis yang ngetop karena aksi cakar2annya daripada jumlah album yang diproduksinya.
tapi saya tetap setuju ide anda di atas..
conscientizacao: wisss! langsung ganti avatar!
ubah, bukan rubah..
saya kira dengan perluasan wacana maka akan melahirkan perbuatan.
saya pernah diledek seseorang di FB. katanya, saya kartunis yang bisanya cuma menghujat. bertindak dong, katanya.
bingung njawabnya. karena menurut saya, ya kartun inilah tindakan saya
melawan rumah sakit jahat kita bisa
masak cuman melawan infotainment saja kita nggak bisa
memalukan !!!
*langsung ngaciiiirrr*
ning ndi wae? kok lagi tumon?
...kembaran sampean suwe gak ketok ya?
oh ya, sampeyan di bawah manajemen cendana art ya?
iya, salah satunya cendana. kayaknya sampean ini "orang dalam" juga ya
*asosiasinya langsung ke 'daleman'*
http://politikana…at-siapa-dia
BOIKOT pula setidaknya 1 produk yang mensponsori Acara infotainment yang sengaja/tidak sengaja Anda tonton.
Striding Cloud (striding cloud): Dengan senang hati sy akan berbagi dan kita berdiskusi tentang masalah sosial di masyarakat saat ini. Disini sy rasa kita tidak perlu mengandalkan pemerintah, tugas pemerintah itu sdh cukup banyak jadi sangat tepat tentunya apabila kita sebagai warga negara pun harus turut serta ambil bagian dalam membina masyarakat.
Sy sangat setuju dengan inisiatif Anda menyebarkan opini di tengah masyarakat melalui selebaran. Dan akan lebih baik lagi jika kita bisa masuk ke dalam kehidupan masyarakat secara lebih mendalam.
Byk wadah yang bisa dijadikan sarana untuk masuk ke tengah2 masyarakat, salah satunya yang sy lakukan adalah dengan membentuk majelis ta'lim kecil2n yang kian hari terus berkembang, baik secara kualitas atau pun kuantitasnya.
Selama menjalankan program-program majelis ta'lim ini, sy dapat merasakan secara langsung perubahan yang terjadi di antara para anggotanya, khususnya soal menonton TV. Setelah diarahkan dan dibina byk di antara mereka yang mulai meninggalkan nonton TV di malam hari dan lebih memilih menghadiri program majelis ta'lim. Bisa dibayangkan jika program ini terus berjalan maka satu persatu orang akan meninggalkan acara TV di malam hari dan lebih memilih kegiatan yg lebih bermanfaat.
Sy rasa byk sarana-sarana lain yang bisa digunakan, yang di atas itu adalah hanya salah satu contoh saja.
boiga (boiga): kurang lebih penjelasan sy untuk Anda sama seperti di atas.
Radikal disini sy artikan adalah kita merubah secara radikal (mengakar) pola pemahaman masyarakat secara bertahap dan terus menerus, jika hal ini dilakukan dengan konsisten dan istiqamah 10-20 tahun ke depan pasti akan ada perubahan secara radikal.
Thanks atas koreksinya juga (kalau rubah nanti jadi hewan ya hehehe).
Aji Prast (aji prast): yuk mari kita bersatu rapatkan barisan untuk berbuat lebih besar lagi. Sebagai kartunis, Anda dapat lebih mudah berkomunikasi dengan masyrakat melalui media visual, mari kita bersama-sama memperbaiki kondisi masyarkat kita ini yang kian terpuruk, salah satu penyebabnya adalah tayangan infotaintment salah satu corong utama televisi dan dunia selebritis.
[ Sy sangat setuju dengan inisiatif Anda menyebarkan opini di tengah masyarakat melalui selebaran ]
Oh oke.
Tadinya saya kira Anda tidak setuju karena tidak akan efektif....
Ah baiklah... sudahlah...
terima kasih ya..
Cuma satu hal saja, kita juga tidak boleh mengambil alih tugas negara. Mereka kan sudah dibayar banyak sekali untuk bekerja, jadi kita bagi-bagi tugas aja lah...
Oto kritik untuk LSM adalah, seringkali LSM ingin mengubah dunia sendirian, saking heroik-nya. Menurut saya itu juga tidak tepat. Kembali ke argumen di atas, ada pemerintah yang sudah punya tugas, dan harus dijalankan sebaik-baiknya... Salam!
ah, baiklah.
Striding Cloud: saya se7 bgtss bgtss sapapun itu mau Luna ke artis ke...sapa ke, kebetulan yg bicara seperti ini artis, coba kalo saya...berani tdk wartawan komplain saya
--->>> ente nunggunya di mana bu???
ini artikel udah nongol terus 10 jam yg lalu. Di HL pula!!
**jgn2 si ibu salah tempat nunggu deh..
ampuuuunnnnsyafatain:
Mungkin mbah lebih cocok dengan tulisan2nya si Harbinger of Death?
Reaksi dari pancingannya tidak seperti yang diharapkan ya...
Ada 3 tipe pancingan,
1. hinaan/peremehan.
2. fitnahan.
3. ngototan.
Tipe yang pertama biasanya saya abaikan/tertawakan saja, karena umumnya datang dari kaum elitis.
Memang sebenarnyalah tulisan-tulisan seseorang yang tidak pernah mengecap bangku kuliah, seperti saya, tak akan sehebat tulisan-tulisan para elit akademis, seperti Mbah Darmo.
Tipe yang kedua dan ketigalahlah yang biasanya saya bantai pelan-pelan, dengan strategi yang kejam.
bill gates tidak selesai kuliah
lula tidak lulus sd
suharto selama 32 tahun telah membangun negeri ini
dan masih banyak lagi . yang di butuhkan orang bukan kualitas akademis dari karya seseorang melainkan manfaatnya sebesar apa suatu karya itu.
menurut hemat saya seperti itu
Tapi dibantai dengan kejam? I don't see it can work.
Tarohlah anda berniat membantai A. And you really make it in this P. Now how can it affect him?
Anda tak tahu dia, dia juga tak tahu siapa anda. Kehidupan nyata berjalan seperti biasanya. Dan dia bisa tetap cuek mengabaikan anda di P ini.
Jadi, kenapa seseorang bisa terbantai?
Masalahnya, bagaimana menciptakan tayangan non infotainment yang mempunyai rating setinggi infotainment
Ghibah (gossip) sudah menjadi bisnis negara ini, padahal salah satu agama (Islam) menilai gosip (ghibah) itu lebih jelek dari memakan daging manusia....
Jadi, jangan heran kalau kekerasan (hati maupun tindakan) sudah menajdi biasa di negeri ini, karena secara spiritual rakyat kita sudah kanibal
Striding Cloud: syaratnya, setelah Anda, dkk. Melempar selebaran itu, maka Anda, dkk pun harus siap memberikan contoh dan teladan yang baik, perihal infotainment. Konsistensi Anda, dkk adalah buktinya.
Ibarat main kartu remi pake joker 3 (tak mendidik dan tak ada seni-nya)
Jalan, jangan komentar!
karena secara prinsip keduanya berbeda. CMIIW.
Kalau saya, setuju banget!
gosip sih emang asik di nikmati...tapi kalo yg di tayangkan infotainment skrg ini.... kebanyakan...aduuuuhh... celebs pergi ke warung aja di masukin acara... banyak tetangga gw yg bilang sangat membosankan
Akhir2 ini menonton lagi, itupun liputan berita (yang itupun sudah jadi seperti infotainment juga)
"Pembantaian" hanyalah showmanship. Biasanya memang sulit mengubah orang yang telah memiliki konsep dasar/prekonsepsi. Tujuan yang lebih besar adalah membuat orang lain tidak ikut memiliki prekonsepsi ngasal yang sama.
Kita sepakat berarti soal Joker itu! No Pain, No Game!!
maryam ohjawa: "Infotainment juga bagian dari kebebasan berekspresi, jangan dibenci atau dijauhi."
Kebebasan berekspresi ada batasnya juga sih. Kalau mengeskplorasi borok orang, itu justru bisa kena pasal pencemaran nama baik kan?
"Bakar kantor Infotainment!"
Nggak gitu khan?
Tidak mengajak boikot, cuma menyampaikan minggu ini saya memboikot total produk A, karena mereka mensponsori pembodohan publik.
Dilemanya, saya jadi harus cari tahu jadwal infotainment... LOL
[ cuma menyampaikan minggu ini saya memboikot total produk A ]
Kalau saya tidak salah duga, iklan pembalut yang paling banyak mensponsori acara gosip.
Selamat memboikot
Bagus juga itu....
Jangan pakai produk pembalut X, sponsor acara pembodohan Y, karena darah dari otak Anda langsung diserap habis ke bawah....
----->>> Tapi kenapa gak turun2 ni artikel dari HL y?? padhl katanya 'kurang mutu'..
Jarang lo nongol di HL di atas 22 jam...
jangan-jangan karna gak mutu itu..
biar semua tau dulu kayak mana artikel yg gk mutu
ampyuuun...
Boikot Indotainment...hehehe,...sayang isunya kurang politis bung.
well, ternyata kita memang tidak pernah berbakat jadi oposisi...apalagi berhadap-hadapan dengan kekuasaan....yah ngurusin infotaiment aja dah
warga P gonjang ganjing !! :d
Saya hanya mengubah yang saya bisa, di sekeliling saya.
Saya juga sudah melupakan "ego generasi" itu bung sam, saya kira mempersiapkan generasi mendatang lebih penting daripada menunjukkan bahwa jagoan Anda lebih hebat dari generasi masa lalu.
EHTAPI, jagoan Anda itu dibantai seorang pengamat anonim di TV nasional, dalam hal diskusi kemakmuran, setahunan lalu...
Salam sama jagoan Anda bung
Kenapa kok ganti nama bung?
[Saya juga sudah melupakan "ego generasi" itu bung sam, saya kira mempersiapkan generasi mendatang lebih penting daripada menunjukkan bahwa jagoan Anda lebih hebat dari generasi masa lalu]
omongan lo kaya udah uzur banget, berasa ongomong sama engkong2 ...
bah langsung dibantai nih?
Jarang nongol...iya. sibuk mau tahun baruan.
Iya ganti nama. Nama Harbinger of Death rentan fitnah.
Jadi saya biarkan saja yang mau memfitnah mengambilnya. Saatnya ganti mood.
Jagoan Anda, ya yang itu
Saya juga baru tahu bahwa kita mengenal orang yang sama.
Ok bung, XBU.
http://en.wikiped…Infotainment
[Kita sepakat ...]
Apalagi sudah diharamkan oleh MUI
*Acara favorit keluarga adalah BBC knowledge and Cbeebies.
@TS, makanya demokrasi dan HAM jangan dibela, selama masih banyak orang yang membela demokrasi, selama itu pula kebebasan berekspresi/membuat acara apapun di TV di lindungi.
Harus ada sistem yang membela energi positif seperti energi positifnya HoD yang ingin memerangi acara infotainment.
Lihatlah sistem yang dipakai di Indonesia, apakah sistem tsb. mendukung energi positif atau energi negatif ?
ada tips and trik kah???
conscientizacao: Striding Cloud: saya copas bannernya yah...
***lama2 bosen juga...
lebih 24 jam
***siap2 ngumpulin masa tuk demo...
Biasa aja, temen gw yang di Korsel malah dijual TVnya, gak ada lagi acara menonton TV di rumah, untuk melindungi masa depan anak-anaknya katanya.
Tipsnya cuma berusaha nurut sama ajaran agama, kalo kata agama sesuatu itu buruk ya di tinggalkan, kalo kata agama sesuatu itu baik ya kerjakan. Semua buat kebaikan kita juga kok.
But I had rated it. If only I got a clone
gua ketinggalan infotainment neh....
Halah di mana-mana komennya sama
kok rame gosipan ya?
*gua gak demen inpotai men
Pak Boy, udah ah, jangan nambahin komentar di sini, nanti HLnya gak ganti2 lho
Silahkan login untuk memberikan pendapat