A Silent Night, Racauan di Malam Natal 12
Kamis, 24 Des '09 17:56
Udah lama nggak nulis, karena kesibukan gue sebagai pelajar yang udah mau ujian akhir dan lagi dihujani tugas plus nulis essay kanan kiri, hari ini mumpung malam Natal dan mumpung gue lagi punya otak buat menuliskannya, gue lebih baik tuliskan aja dalam sehari ini... :D
Jadi, tahun ini gue tidak merayakan Natal. Bukannya nggak mau merayakan sih, tepatnya gue nggak punya kesempatan merayakannya. Padahal bagi diri gue pribadi, Natal adalah salah satu dari 4 kesempatan libur yang paling gue suka. Marilah gue jelaskan satu-satu, liburan mana aja yang gue suka.
Pertama, pastinya, sebagai seorang keturunan Tionghoa, gue sudah pasti paling suka IMLEK. :D Wajar lah yaa, namanya Imlek gitu loh, biarpun usia udah nyaris masuk kepala dua (huhuhu, fakta yang menyebalkan :( ), tapi karena gue belom kerja dan belom menikah, jadi otomatis masih terima angpao, hahahahaha... Itulah sebuah hari di mana liat duit dan makanan melimpah ruah kayak surga, hahahahahaha (<- pernyataan ini sedikit banyak lebai). Ah, biarpun biasanya Imlek itu diidentikkan dengan angpao bagi anak-anak, tapi setelah "ilang" dari rumah selama hampir 2 tahun dan nggak pulang sewaktu Imlek tahun ini, Imlek punya makna lebih dari sekedar amplop merah berisi duit yang akan gue terima sewaktu salaman sama para om dan tante. Setelah "ilang" dari rumah selama lebih dari setahun, gue baru sadar kalau Imlek adalah salah satu kesempatan yang gue punya untuk menyambung tali silahturahmi antara sepupu-sepupu gue yang karena kesibukan masing-masing, susah banget untuk ketemu di hari biasa. Menyambung kabar, menyambung rasa kangen yang ada, saling menguatkan, dan juga saling mendukung. Kadang, hal-hal sepele macam ginilah yang bikin homesick, hahahahaha.
Liburan kedua yang gue suka, adalah NATAL. Hohohoho, itu suara Santa. Biarpun rumah nggak pasang pohon dan ke gerejanya bolong-bolong suka-suka hati, tapi sebuah Natal bagi gue adalah... surga belanja, hahahahahaha... banyak diskon sih hari gini :p. Yah, belanja pas Natal, tapi dipakenya pas Imlekan, hahahaha... cuma gak cuma segitu aja senengnya, rame-rame sekeluarga jalan-jalan atau malah ngumpul di rumah, main PS atau nonton Home Alone di TV, hahahaha. Ada sebuah rasa damai, tenang, dan perasaan kalau keluarga itu emang meant to be together, no matter what. Sebuah rasa aman dan rasa terlindungi dari sebuah kata "keluarga".
Liburan ketiga yang gue suka, LEBARAN. Bingung kan, kog gue bisa suka Lebaran, hahahahaha. Ngerayain juga nggak, kog bisa suka? Satu alasan kenapa gue suka libur Lebaran, karena kalau pas libur Lebaran, kesempatan gue keluar kota lebih besar dibandingkan sewaktu liburan Natal atau Imlek, hahahaha. Dan pas Lebaran, biasanya Jakarta tuh sepiiiii, kalau mau nyetir tuh enak, gak pake macet, hahahaha. Asoii dah pokoknyaaa :D
Nah, liburan terakhir yang gue suka adalah libur semesteran, yang biasanya berlangsung sebulan lebih, tapi mungkin nggak akan gue alami lagi begitu gue selesai kuliah, kecuali gue ambil master :p. Well, liburan ini adalah libur paling panjang di antara ketiga liburan di atas, tapi juga merupakan liburan yang paling nggak ngapa-ngapain. Nggak ngapa-ngapain dalam pengertian nggak keluar kota, nggak belanja, cuma mendekam di rumah main PS atau internetan, atau kumpul sama temen-temen di kota Jakarta sendiri. Santai, rileks, dan males berat, itu mungkin perasaan yang tersisa di dalam otak dan badan gue setelah selesai libur semesteran, hahahaha.
Yah, jadi begitulah, tahun ini tidak ada Natal buat gue, dan mungkin tahun depan juga begitu, tahun depannya lagi juga begitu, dan akan terus begitu sampai nanti gue lulus. Dan gue akan menemani malam Natal ini dengan sebuah kue, sebuah laptop, dan mungkin beberapa lagu tradisional Natal, melewati malam Natal yang benar-benar sunyi (karena gak ada orang, hahahaha) dan belajar buat ujian besok. Yep, Merry Christmas to the world, Merry Christmas to Politikana, Merry Christmas to Ngerumpi, and Merry Christmas, to me...
Ada juga di sini.
Tag: natal, waktunya bersama keluarga, tapi lagi sendirian, kasian deh gue, LOL
Terkait:
-
Diftong
Kamis, 24 Des '09 23:17 -
Jalan putar selamat Natal
Kamis, 24 Des '09 08:57 -
Natal Tanpa Cemara
Senin, 17 Agu '09 13:14
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
ki baraja: Menarik
-
boiga: Bagus
-
Ibnu Muslim: Menarik


KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
Kecewa dengan saya? How come?
wawajie
Hahaha... kalau nggak ingat biaya kuliah saya itu bisa dipake buat membiayai sekolah 2-3 orang anak desa sampai minimal SMA, saya mungkin nggak serajin ini
--->> artinya? selama ini???
eh, kapan ya natal di indonesia turun salju...
*berharap perubahan iklim global semakin cepat*
Silahkan tafsirkan sendiri, itulah gunanya bahasa tertulis
Red-White Eagle
Nah, traditional sometimes are just the ones I need...
alakazam
Jangan sampe deh
Masih pengen hidup
Terimakasih, oh ini toh Ki Baraja toh, tak kirain siapa
Silahkan login untuk memberikan pendapat