Pernyataan Sikap 252
Selasa, 12 Jan '10 23:57
Beberapa hari yang lalu media digegerkan dengan kemunculan ‘pendukung Partai Komunis Indonesia 2010’ di jejaring sosial Facebook. Halaman pendukung (fans page) Facebook itu telah mencapai angka tiga ribu orang lebih hanya kurang dari seminggu. Di dalam profilnya terdapat beberapa informasi yang seolah-olah ingin menunjukkan kepada publik bahwa profil itu berasal dari Partai Komunis Indonesia (PKI).
Pada dinding facebooknya tertulis, Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. Dalam sejarahnya, Kami PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan dicap oleh rezim Orde Baru ikut mendalangi insiden G30S pada tahun 1965. Namun tuduhan dalang PKI dalam pemberontakan tahun 1965 tidak pernah terbukti secara tuntas, semua hanya tuduhan bahwa pemberontakan itu didalangi PKI. Pada kenyataanya kami memberikan fakta lain bahwa PKI tahun 1965 tidak terlibat, melainkan didalangi oleh Soeharto (dan CIA). Dan kini 2010 kami bangkit kembali untuk meluruskan Sejarah.
Pernyataan di atas sekilas memiliki harapan bagi korban tragedi 1965 soal pelurusan sejarah. Namun, pengakuan yang tidak jelas asal usul dan pertanggungjawabannya itu berpotensi memerkeruh suasana dan merugikan korban 1965. Setelah dikaji lebih dalam dengan melihat setiap informasi yang dikeluarkan oleh operatornya memuat unsur stigmatisasi kepada korban secara implisit. Bahkan, mengarah pada agitasi terselubung yang merugikan korban.
Salah satu yang merugikan korban tragedi 1965, khususnya YPKP 65 sebagai salah satu organisasi korban tragedi 1965, adalah pencatutan nama Bedjo Untung dari Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 (YPKP 65) yang menghadiri rapat terbatas bersama Heru Atmojo, eks tapol PKI dari Paguyuban Korban Orde Baru, Sumarsih, ketua Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK), dan Casman, mantan anggota pasukan Cakrabirawa. Posting pernyataan itu tertera pada 6 Januari 2010.
Pernyataan yang tertera pada dinding facebook itu dinuansakan sebagai rapat yang membahas kebangkitan PKI. Nuansa itu menguap terkait dengan posting sebelumnya. Tertulis, Rapat Koordinasi Polit Biro Comitee Central Communist Party! Beberapa publik mengasosiasikan bahwa posting pertama dengan kedua memiliki hubungan.
Beberapa media mengemukakan itu beramai-ramai dengan analisanya yang kadang kurang akurat. Berisiko salah kesan dan persepsi ke publik.
Dibawah ini adalah pernyataan sikap yang dibuat oleh Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65)
Pernyataan Sikap YPKP 65
Untuk menghindari kesalahartian publik, kami dari YPKP 65 sangat keberatan atas pencatutan nama Bedjo Untung selaku Ketua YPKP 65 yang mengadakan rapat bersama kawan-kawan lainnya apalagi dihubungkan dengan agenda kebangkitan PKI. Kawan-kawan yang tertera di pernyataan itu juga tidak pernah hadir di dalam pertemuan yang dimaksud oleh ‘Partai Komunis Indonesia 2010’.
Atas dasar itu kami,
1. Menegaskan tidak ada pertemuan sebelumnya seperti yang diutarakan di dalam facebook Partai Komunis Indonesia 2010 dengan agenda apa pun juga bersama kawan-kawan yang tertera di facebook tersebut.
2. Meminta pengelola Facebook Partai Komunis Indonesia 2010 bertanggung jawab atas kesalahan yang disengaja dengan pencatutan nama Bedjo Untung dan Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 dengan cara mengoreksinya dan menyatakan permintaan maafnya ke publik.
3. Meminta pengelola Facebook Partai Komunis Indonesia 2010 harus menghentikan penyudutan korban tragedi 1965 secara terselubung. Cara-cara itu biasa digunakan oleh militer yang anti hak asasi manusia (HAM).
4. Menyatakan pelurusan sejarah harus dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan HAM karena terkait dengan pembodohan massal dan pengabaian pelanggaran HAM Berat dan kejahatan atas kemanusiaan kasus 1965.
5. Menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap kaum muda progresif bagi pelurusan sejarah yang benar atas pejuang-pejuang revolusioner yang selama ini mendapat legitimasi negatif oleh penguasa rejim.
6. Mengajak segenap kaum muda progresif untuk terus mendorong pengungkapan tragedi 1965 yang menelan korban jutaan orang oleh Angkatan Darat bersama CIA dan negara-negara imperialis untuk keadilan bagi semua orang, khususnya bagi korban.
Demikian pernyataan sikap ini kami buat. Pernyataan sikap ini sekaligus klarifikasi atas informasi yang salah dari salah satu pengguna facebook bernama Partai Komunis Indonesia 2010.
Hidup pemuda/i progresif!
Hidup gerakan progresif!
Hidup korban!
Bebas!
Jakarta, 12 Januari 2010.
Salam Pembebasan Kaum Tertindas,
Bedjo Untung
Ketua YPKP 65.
Sumber : http://www.facebook.com/home.php#/notes/korban-sembilanbelasenamlima/facebook-partai-komunis-indonesia-2010-bohong/244354387638
Tag: PKI, Pembebasan, salam
Terkait:
-
Apa Kabar Kabar Prita
Jumat, 8 Jan '10 22:54 -
Saya Pamit Dari Politikana
Senin, 16 Nov '09 23:56 -
Penghuni Baru
Kamis, 29 Okt '09 11:00
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
pall: Menarik
-
boiga: Penting
-
hamatamu: Menarik
-
conscientizacao: Menarik
-
Muhammad Tamim Pardede:
-
Red-White Eagle: Menarik
-
Rausyan Fikr: Menarik
-
krisnov: Menarik
-
botaksakti: Menarik
-
cynical:
-
free7: Penting
-
iloenx: Penting
-
Icarus: Menarik
-
syafatain: Menarik
-
doyan ngulet: Penting
-
Striding Cloud: Menarik
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
kinanthi: Menarik



KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
*memangnya Politikana situs berkebun apah
Bahaya kenapa? toh di FB juga fine2 aja kan.
ndak gitu maksudnya Mas...
kalau ini sih bukan hanya sekedar "peralatan kerja bakti" tapi merupakan simbol yang penuh arti... Memberikan gambaran kepada kita bagaimana sistem sosialis itu sesungguhnya...
Maaf, saya masih kurang faham...
itulah sebabnya Mas Ning katakan Ning kurang faham...
coba Mas artikan simbol palu sama arit dalam perspektif komunis... mengapa simbol tersebut yang mereka pakai...
maaf ya...
maaf juga ya...
Iya Mas...
Ning kira seperti ini :
Simbol tersebut mengartikan adanya kebijakan non dominasi bagi rakyatnya.
Arit pemangkasan terhadap segala sifat monopoli dari individu dan dengan cara yang diatur oleh konstitusi sehingga seluruh dominasi kehidupan kerakyatan hanya boleh diatur oleh negara...
Palu artinya mempertegas pemerataan sebagai hak sosialis rakyat. dengan demikian keadilan sosial seperti yang dicita-citakan kaum sosialis dapat dicapai dengan cara tersebut...
maaf ya, ini pemahaman yang diberikan waktu Ning dulu duduk di bangku SMP...
Mohon petunjuknya Mas...
Oooo. setahu saya begini ;
Lambang alat bernama palu itu adalah simbol para buruh. Sedangkan sabit (arit dalam bahasa Gunungkidul) adalah simbul para petani. Simbol palu dan sabit yang menyilang muncul sebagai bentuk pengkomunikasian bersatunya kaum buruh dan petani.
Begitu. Kok beda ya pemahaman kita, dulu SMP nya dimana?
Yah justru itulah mas yang membuat Ning bingung, apakah ini dikarenakan gencarnya dulu Orba memberangus komunisme sehingga pemahaman akan simbol tersebut pun dipelesetkan...
Jadi kenapa komunisme tersebut selalu teridentifikasi sebagai marxisme? bukankah sesungguhnya mereka berbeda?
Maaf masih kurang faham nih...
Lho bukankah artikel di Politikana emang digunakan untuk hal tersebut Mas...
Ning gak berharap perdebatan, cuma mohon petunjuknya... dan ndak mesti dijawab sekarang kok...
sebulan lagi juga bisa...
Itu namanya socratian wisdom
Anda terjebak tampaknya
Nah... ini dia baru muncul...
Salam kenal ya... !
Eh ... apa itu "socratian wisdom"
bisa beri keterangan tidak?
Maaf ya Mas....
Marxisme, sepengetahuan saya merupakan paham bahwa perjuangan kelas proletar dalam hal ini dialamatkan kepada para petani dan buru terhadap kaum borjuis (kaum kapitalis). Harapan dari perjuangan para kaum ploretar adalah masyarakat tanpa kelas.
Siapa pengagasnya? ah, masak pertanyaan seperti ini juga akan anda tanyakan?
Ya makasih sebelumnya Mas... jadi merepotkan
Striding Cloud: ?
Demokrasi dan kapitalismenya terbukti gagal menyejahterakan umat manusia.
#GUBRAG
buka buka bukaaaa.....
Lahh...ya sudah terbukti pernah berhasil toh ya..baca dong sejarah keberhasilan Khilafah kita itu.
Ya iyyya laah...tapi jelas kurun waktu kegagalannya jauh lebih pendek dari kurun waktu keberhasilannya.
Beda ama demokrasi kapitalis....dari dulu sampe sekarang belom berhasil juga.
Refer to: http://politikana…mment-152627
Total ekonomi indonesia saat ini, setara dengan total ekonomi dunia, pada saat khilafah berkuasa.
gimana tuh? gagal ya? Indonesia bahkan bukan 100% kapitalis....
Belajar menghargai keberadaan musuh...prediksinya nanti khilafah akan berhadapan dengan sosialis, bukan lagi dengan kapitalis. Hue..he..he..
Gak bisa disimpelkan seperti itu dwong.
Lha...
Masalahnya emang simpel kok...
Ketika total penduduk dunia berjumlah 400 juta orang, GDPnya kira-kira setara dengan Indonesia saat ini, yang berpenduduk 230 juta orang.
Artinya, Indonesia berhasil "memakmurkan" rakyatnya kira2 2 kali lipat daripada zaman khalifah dulu itu.
Kurang berhasil gimana?
Gini...kira-kira Khilafah itu separuh sosialis dan separuh kapitalis.
[_Gini...kira-kira Khilafah itu separuh sosialis dan separuh kapitalis. _]
Wahhhh.... Antekâ„¢ Clinton?
Maless dahh...guwa kalo udah dikeroyok gini...woyy...ts...banyak banget nih yang OOT.
Balik ke palu arit aja deh. he..he..he..
ck..ck..ck...ternyata belum waktunya dikau eksis palu arit atau...mau main laten teruss ya ?
Yang lain, MINGKEM SEJENAK
Jadi ceritanya, kapitalis Indonesia berhasil meningkatkan kemakmuran rakyatnya hingga kira2 2 kali lipat daripada zaman khilafah dulu,
Kalau Kapitalis Indonesia dibilang gagal, berarti Khilafah dulu super gagal ya bu?
Kalo berduaan ama loe doang...terus terang..guwa tatutt...ha..ha..ha..
lanjut bung Striding Cloud: dan krisnov:
Ah Mencla-mencleâ„¢!
Dikeroyok teraniayaâ„¢, berduaan tatut...
Ada parameter lain: Standar.
Karena standar kita sekarang jauh lebih tinggi, maka orang miskin kita pun memiliki aset yang lebih tinggi dari orang zaman dulu.
Dengan istilah sederhana: WC saya lebih mahal dari Rumah kakek saya.
Maka kalau dibilang Khilafah lebih "berhasil", maka itu salah total. Bahkan teknologi industri saja waktu itu primitif, bagaimana bisa mengatakan mereka lebih berhasil?
Absurd.
Demokrasi, ORBA, Khilafah, sekarang komunis. Hayyooh... Lanjuutt...
husshh...tutup buku...ujian dah dimulai...sengaja mo ngebett..hahh ? He..he..he..
Yup....penasaran nih..ada apa dengan palu arit ?
Buat apaan harga WC loe lebih mahal dari rumah kakek loe...tapi kalo loe gak bisa makan minimal 3x sehari, gak bisa sekolah tinggi, kalo sakit kagak sanggup bayar dokter ?
Kira-kira ada rekan KOPDAR, yang dicurigai tidak?
Maksud saya, yang pura2 jadi orang biasa, tapi ternyata intel atau anti komunis, sejenis2 abu ghazi gitu?
Anda punya twitter pak? add saya.
Lhah, makanya saya bilang: standarnya beda, value kemakmurannya tetap lebih tinggi sekarang.
Mengklaim kebesaran khalifah masa lalu, dimana kekayaannya menumpuk pada ruling elite, sedangkan kemakmuran rakyatnya tergantung mood pemimpinnya, dan hanya diwajibkan 2.5%, JUELASSSS misleading. Apalagi jika informasi kebesaran tersebut sifatnya satu arah saja.
Mungkin Anda terskip sekian abad dari sejarah. Tapi Saya kira Anda harus mengenal yang namanya "revolusi industri", sebelum mengklaim aneh2.
*kalo sampai dikirimi SMS begitu, kemungkinan yg ngirim tahu No HP dan kenal dgn penulis..aneh ngga sih?
Mas PeWe mestinya tahu pasti apakah itu sms dari Politikana atau bukan. Lah tinggal tanya aja sih.
dan...elo harus lihat jauuh kebelakang sebelum adanya revolusi industri itu.
Jangan dipelintir dong, Tante! Yang suka nyantet kan kambrat dikau si gadjahmada, kok jadi saya...
*terzolimiâ„¢
hamatamu: sebentar mas.. saya pingin ngecek lagi ke nomor pengirim, saya telpon saya sms gak sampai. gak tahu saya
eh, saya disuruh mingkem dulu
Aku gak punya kambrat dimari...punyanya kamprett. he..he.he.
mana dagadu..eh datamu ?
Oh, si Muhammad Tamim Pardede itu bukan kambrat toh? Salah sangka saya...
Bisa tolong buka nomer teleponnya?
Saya coba kontak teman saya di jogja, dia punya koneksi yang punya alat untuk triangulasi lokasi pelaku teror.
Tapi saya berharap yang ngirim bukan intel, bisa terjadi ribut antar instansi... But at least, dibuka saja dulu bung... Plz?
Striding Cloud: bung agus sepertinya lg ngajar, bung. Kontak japri aja nanti, atau titip lewat hamatamu:
Silahkan dibuka-buka lagi history pembantaian argumen itu
semangat amat..vok.
Agus PW:
Kalau data Anda buka disini, setidaknya bisa kita sampaikan ke yang mampu melacak lokasi dan identitas lengkap.
HP lebih mudah dilacak dari internet, karena selain nomer HP, IMEI HP-nya juga terdeteksi, segala nomer yang pernah dipakai di HP itu, bisa ditrace.
Kalaupun tidak ditindaklanjuti yang berwenang, setidaknya si pengirim telah masuk ke dalam daftar pengawasan...
Terror seperti itu sudah layak dieskalasi.
Siap ngerek, Bung!
Saya akan sampaikan.
Setidaknya si pengirim akan diawasi lokasi rumah/tempat kerjanya beberapa hari kedepan.
mingkem kuwi artine menengo..gak ono unine.
Aku gak pernah merasa teraniaya tuh..apalagi muni teraniaya.
btw, mas PeWenya kemana sih ?
Tau komunis cuma dari cerita uztad?
please guys... you're all brainwashed.
yang dikeroyok belum tentu merasa dianiaya atau dizalimi kan ? Yang mengeroyok juga belum tentu berlaku dzalim kan ?
Sorry... i'm signing off..bye.
Ataupun yang mengenal komunis setelah membaca buku-buku anti-komunis.
He..he..he..he..
Gimana mau objektif kalau gak pernah mau melihat dari dua sisi, ataupun melihat sisi berlawanan dengan mata tertutup.
BIJAK sekali kata-kata Anda Sei... Saya tiba-tiba terkagum2 pada Anda.
Tapi ngomong2, tadi sempat baca artikelnya tidak?
Man, do you by any chance know any good cargo company? Cheapest and most reliable one?
Iya... saya juga masih penasaran dengan lambang itu...
Sedang menjajaki untuk ekspor sesuatu.
Beli dari china, labelin, trus lempar ke amrik.
Reliability. So far I'm comfortable with DAS Cargo. Rather expensive, though.
LOOOOOOOOLLLLLLLLLLLL.
You're exporting too? what kind of stuffs?
Some teak root furnitures at the present. Made in Ngawi, shipped to Belgium. And also some terracotta stuffs, made in Trowulan, shipped to Belgium and Switzerland.
*paranoid mode on*
How did you get buyers? any tips for first timer export?
I had a friend in that line of biz before, import to be exact, he brought some of the most prestigious consumer electronic brand to Indonesia.
But currently im in hostile mode with him, due to some heated arguments, So im kinda lost.
Do you have any links to help me research?
Masih, Bang. Paling ga, sampe sekitar 15 menit lalu. Udah dipagerin kok...
The owner, Anita, Dewi and Howard (Anita's husband) know me by my old name, though. So if you mentioned my present name as the one who recommend you to them, they wouldn't know the name.
I usually deals with Semarang office. Only deals with Surabaya office for Trowulan terracotta stuff in the past, but even for that now I choose to do it from Semarang. Extra cost for trucking is needed of course, but the terracotta is not yet a big export, so I set an LCL policy. It saves me some money.
kemarin baru pada rame ngomongin pardede dan kebebasan berpendapat, eh sekarang muncul kasus lagi
budaya telpon, budaya sms .....omg
kata Widji Thukul :
"hanya ada satu kata .........."
Hm... kayu spanyol (separo nyolong)?
1. Saat ini telah saya usahakan untuk menfoto tampilan sms yang ada di HP saya. Mengingat tampilannya gak jelas, maka saya belum bisa menampilkan apa yang kawan-kawan minta.
2. Saya berusaha untuk menghubungi pihak YPKP 65, tempat dimana saya mendapatkan hasil tulisan yang saya hapus di atas. namun tidak ada yang mengangkat telpon.
3. Mungkin, yang baru saya usahakan adalah mengajak kopdar Pak Harlan dan wawajie di Jogja, minimal sebagai saksi mata atas sms yang saya terima. Agar tidak terkesan saya telah melakukan pembohongan public.
4. Atau ada usul yang lain dari kawan-kawan?
Terimakasih
hamatamu: ya mas..
----
Mohon maaf, isi tulisan saya hapus, setelah saya mendapat "peringatan" dari POLITIKANA via SMS.
Mohon maaf.
Wassalam...
---
wah, bisa via SMS juga ya ngingetinnya... mesti buru2 kasih nomor HP ni.....
http://politikana…mment-152867
http://politikana…mment-152872
http://politikana…mment-152910
Agus PW: gua emang telat dlm beberapa hari ni... terlalu numpuk kerjaan..
[...ngelihat gambarnya aja udah syerem... !!!! ]
[kalau ini sih bukan hanya sekedar "peralatan kerja bakti" tapi merupakan simbol yang penuh arti... Memberikan gambaran kepada kita bagaimana sistem sosialis itu sesungguhnya...
]
Serem mana dengan patung tentara pegang senjata panjang di tiap batalyon / markas TNI ,
atau gambar kuntil anak di bioskop2
POLITIKANA
"HATI-HATI, tulisanmu harimaumu..salam" Gitu aja. Saya balas gak bisa juga. Wis kurang piye aku.
Uffff... susah.
Itu sudah intimidasi memang. Mungkin dikirim dari internet,sebagaimana dikatakan Red-White Eagle. Berarti orangnya lumayan ngerti IT.
apa mungkin orang "dalam"??
Nggak lucu ah kalau pengelola politikana bersikap kaya gitu, kekanak-kanakan...kalau ada keberatan kan lumrahnya di konfirmasi langsung atau di banned.... Mungkin itu cuma orang pake nama POLITIKANA
free7: Striding Cloud: saya kok heran, ada yang bocorin nomor hp saya ke orang yang gak bertanggung jawab ya...
(ah, anda pengen gua santet juga)
The problem with internet servers is that our anti terrors dont have jurisdiction to do anything about it.
I cant ask my friends at densus to candidly investigate this problem, based on this so little info. darn.
Agus PW: Kalau mau dieskalasi investigasinya ndak bisa candid. perlu kerjasama operator. operator biasanya minta perintah dari berwajib. Artinya kasusnya mesti serius dilaporkan ke polisi. Polisi sana profesional ndak?
Dari operator didapat situs pengirim, dari situs pengirim mesti resmi pula untuk dapatin ip address yang ngirim, kalau dia ndak pake anon proxy.
Baru dari sana bisa minta tolong pengawasan densus, karena statusnya sudah diteror.
Nah, mau atau tidaknya, tergantung siapa yang mendorong penyelidikannya diperpanjang
guys, CMIIW kalau ada prosedur yang salah.
176 koment di atas, siapa juga yang mau baca satu persatu...
Itu sama aja melecehkan substansi kita berdiskusi disini
Or maybe your terrorist knows more than enough how to track you down from scratch. No one is as invisible as untraceable, you know. Not even Deep Throat.
lha saya manut aja lo gitu. masalahnya sampai sekarang saya belum tahu siapa sang pengirim.
blo'on kan saya??
Dan juga sms ini tidak akan saya hapus sampai kapanpun, bahkan saya berharap bisa ketemu dengan anda untuk memperlihatkan sms ini. Kapan bisa ketemu??
hamatamu gimana?
Jika dikehendaki kawan-kawan, agar tidak penasaran yang belum baca, saya siap menampilkan lagi tulisan yang saya hapus. Itupun kalau masih dipandang perlu dan dikehendaki para warga. Tentu, insyaallah dengan sedikit tampilan yang berbeda... gimana??
GUA SETUJU
TAMPILKAN,...
GUA BELUM BACA
Perlu sekali.
ayo gus... buruan postingin aja...ntar gua telad lagi neh...
gua ada di belakang lo..!!
INI DIAAAAA....
kalau besuk udah BASI tauuuu!!!!
Aku nih ngadep 4 komputer 2 print, bisa bisa gak selesai nih garapan saya.. besuk saya dipecat ama atasan gimana??
Cari kerjaan laen...
Jangan cari alasan deh!!
hanya butuh 5-10 m3nit mostingin ulang artikel yg udah dibuat!!
lo takut ya???
ah,.. gak jantan lo Gus!! Pake takut!!
**kayak anggodo aja lo!!
Icarus: loe tanggungjawab??
نعم إن الله معنا
no, but him
jadi : innallaha ma'a-him..
Pak Agus PW, ngidang mengigel sing?
--->> mau dicolong juga??
@all: e.. jangan ganggu bung agus di depan 4 komputer dan 2 printer!! Dia lagi sibuk, takut dipecat...
***seharusnya takut ama Tuhan...
*ganti avatar atau cari picture yg lbh konkrit ya?*
Baru tau gw.
BTW, saya kehilangan alur logikanya sedikit ini.
Dari mana diambil kesimpulan, bahwa artikel inilah yang menyebabkan sang oknum mengirim sms?
Why this one? See the discussion between Agus PW and pall about the danger, near the top of the comments column? The SMS was received after that discussion.
It's a normal enough assumption.
kalo gambar osama bin laden dipuja2
Nasionalis agama dan komunis segan berantem waktu jaman Soekarno?
Duh lihat sejarah lagi ah...
kayaknya temporer tuh Mas...
***sepertinya saya udah mulai dapat PETUNJUK!!
Sumpah!!
==========
Mas PeWe, kalo sudah jelas itu bukan sms peringatan dari Politikana, sebaiknya tulisan tsb. diatas diedit dan artikel bisa diposting lagi.
Kawan2 sedang berusaha confirming nomer lain?
Ok. Amat dapat bisa dimaklumi.
Perlu saya buat SOP disini pak?
Kalo yang dari saya, dikau bakal nyesel kalo anggep itu becanda, Pak...
*setel Trivium, ngopi sembari ngerokok*
akhirnya gua tau juga isi artikel itu., dan bisa merating sekarang..
***mas agus, gua pamit
Ternyata isinya nggak ada yang perlu dikhawatirkan, biarkan waktu yang menunjukkan kebenaran tragedi itu...
*samber TOA, loncat pager*
anak bini sudah diungsikan juga ?
hie..hie...hie..
[abis keluar dari gua]
Sama seperti dunia kalau ngak ada setan ya ngak ada napsu/amarah ( Pembeda antara baik dan buruk ) tugas kita memilih mana yang terbiak buat kita dan keluarga kita agar selamat dan bahagia di dunia dan di akhirat )
Kan dunia selalu berpasang pasangan ( adam dan hawa , negatif dan Positif , siang ddan malam dst )
okeeeeeee
Check this one: http://politikana…mment-153634
Silahkan login untuk memberikan pendapat