Sarapan Politikana: Hanya Ada di Indonesia 11
Senin, 18 Jan '10 09:16
Bajaj mogok tidak aneh. Ban depan bocor bisa terjadi di kendaraan mana pun. Tapi bajaj ditinggal sopirnya, di tengah jalan protokoler... nah, ini baru unik. Sangking jarang terjadinya, sampai-sampai si bajaj tanpa tuan menjadi bahan tontonan pengguna jalan lainnya.
Lalu, adanya perbaikan jalan atau pun instalasi kabel juga bukan hal yang luar biasa. Hampir semua negara pernah melakukannya. Tapi, melakukan perbaikan atau pembangunan saat musim hujan dan tanpa perlengkapan keamanan bagi pekerjanya, nah... itu (sepertinya) hanya di Indonesia.
Saya jadi ingat dengan pembangunan jembatan busway di kawasan Semanggi. Saat melakukan pengelasan di jembatan itu, si pekerja tidak menggunakan berbagai peralatan keamanan. Padahal di bawah jemabatan itu, ratusan pejalan kaki dan kendaraan berlalu lalang.
Kok bisa? Ya mungkin karena orang Indonesia cenderung mengabaikan prosedur dan tidak adanya pengawasan yang ketat serta bersih.
Kejadian sopir bajaj itu juga tidak berbeda jauh. Kenapa dia berani meninggalkan kendaraannya di tengah jalan? Kemungkinan besar dia tidak melihat polisi di sekitarnya. Jadi taat hanya karena takut.
Mungkin untuk kita, yang memang hidup di Indonesia melihat hal seperti itu sudah biasa. Tapi bagi warga negara asing, belum tentu hal itu biasa di mata mereka. Dan bisa jadi, kejadian itu hanya ada di Indonesia. :D
Tag: bajaj
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
hamatamu: Penting
-
wawajie: Penting
-
pall: Menarik
-
Red-White Eagle: Penting
-
alakazam: Menarik
-
yusro: Penting
-
Mas Paman: Bagus
-
curly of kinky: Penting
-
ndableg: Menarik
-
Icarus: Penting
-
boiga: Penting
-
kinanthi: Penting
-
Olas: Penting
-
amanda jhie: Penting


KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
sepertinya lebih mementingkan "murah" ketimbang memikirkan kalau-kalau ada punggung "patah"
Mahalan safety gearnya dari pada nyawanya.
Silahkan login untuk memberikan pendapat