Yang Lucu dari Bank Century: JK by Design “Ditipu” SM dan B? 9

Sabtu, 23 Jan '10 16:26

Oleh Cardiyan HIS

Memang jadi lucu kalau kemudian Bank Century dinyatakan memiliki dampak sistemik. Lho mayoritas nasabah bank di Indonesia adem ayem saja ketika itu. Saya nasabah di BCA Priority, Jakarta dan Citigold Citibank, Jakarta sejak tahun 1984, tak pernah diwanti-wanti oleh Customer Relations Manager kedua bank papan atas tersebut agar tidak mem-break deposito saya. Maklum bank yang yang berdampak sistemik menurut BI sendiri cuma 15 bank saja termasuk BCA dan Citibank itu. Lucunya lagi, saya baru tahu ada bank bernama Bank Century, lebih tidak tahu lagi dimana alamat kantornya di Jakarta?

Hal ini terbetik berkat berita koran nomor 1 di Indonesia “Kompas”. Berita yang berasal dari rapat kabinet 20 November 2008 ini memberitakan bahwa, meskipun nilai tukar rupiah masih mengalami pelemahan terhadap dollar AS, pemerintah masih percaya diri. Sementara Bank Indonesia dengan seluruh instrumen yang dimiliki akan melakukan sejumlah upaya agar rupiah tak bergejolak sangat cepat. "Rupiah memang terkoreksi. Tetapi, rupiah bukan satu-satunya yang terkoreksi. Bahkan, won mata uang Korea Selatan terkoreksi lebih dalam dari pada rupiah. Pemerintah mengharapkan tidak ada gejolak terlalu tinggi. BankIndonesia akan berupaya agar rupiah tak cepat melonjak-lonjak," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (20/11/2008).

Itu hanya beberapa jam sebelum KSSK memutuskan Bank Century berdampak sistemik padahal sumbernya sama. Atau memang by design Wapres RI JK sengaja tidak diberi informasi yang benar oleh SM dan B?

Benar-benar luar biasa dan terlalu vulgar kalau sebuah keputusan rapat kabinet bisa berubah dalam 24 jam, hanya untuk membela sebuah bank ecek-ecek bernama Bank Century. Apa sesungguhnya peranan seorang dokter umum Marsilam Simandjuntak yang plin-plan mengaku nara sumber seorang Menteri Keuangan SM, PhD ataukah dokter umum lulusan UI ini memang benar adanya merupakan perpanjangan tangan SBY?


Tag: jk, Cardiyan HIS, Bank Century, SM, B

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Media Terkait:

    Siapa saja yang merating artikel ini:

    Komentar:

    krisnov 0 0
    Hidup GOLPUT !!! Yang tidak percaya dengan pemerintahan ini !!!

    Marshall 1 suka | 0
    alaahh krisnov..
    superbakiak 0 0
    ini konspirasi tingkat tinggi nih...
    Striding Cloud 0 0
    Ketika ekonomi sedang sakit, menteri ekonomi yang bagaimana yang Anda pilih:
    1. Yang berteriak-teriak bahwa keadaan genting di depan media dan publik, sehingga menyebabkan kepanikan massal, rush massal, dan larinya dana ke luar ?

    Atau,
    2. Menteri yang berusaha menenangkan publik dan investor dengan "strong posturing" ?
    alakazam 0 0
    Striding Cloud: wow, akhirnya muncul juga....

    *berarti summoning saya kemarin berhasil.. : D*
    Yudiantoro 0 1 tidak suka |
    Cardiyan HIS: Quoting: [__Saya nasabah di BCA Priority, Jakarta dan Citigold Citibank, Jakarta sejak tahun 1984__]
    wah too much information ini ; )) rawan carding : D

    Quoting lagi [__Lucunya lagi, saya baru tahu ada bank bernama Bank Century, lebih tidak tahu lagi dimana alamat kantornya di Jakarta?__]
    wah ini juga kayaknya bapak kurang gaul ; )) century cukup banyak di jakarta lho Oom, masih lebih banyak (karena hasil merger) dibanding, katakanlah BTPN atau Bank Eksekutif : )

    Quoting lagi [__membela sebuah bank ecek-ecek bernama Bank Century__] : )) atas ukuran karena bapak ga nemu alamat bank-nya? ; ))

    Again Quoting [__seorang dokter umum Marsilam Simandjuntak__] segitunya oom, emang ga direken juga ya kalo marsilam juga sarjana hukum? ; ))

    Striding Cloud: he bung, gimana lagu funeral-nya? Sudah menenangkan 'jiwa yang sakit'? : D
    iloenx 0 0
    "Rupiah memang terkoreksi. Tetapi, rupiah bukan satu-satunya yang terkoreksi. Bahkan, won mata uang Korea Selatan terkoreksi lebih dalam dari pada rupiah. Pemerintah mengharapkan tidak ada gejolak terlalu tinggi. BankIndonesia akan berupaya agar rupiah tak cepat melonjak-lonjak," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (20/11/2008).
    ===
    yach, keterangan pemerintah itu bisa ditafsirkan seperti yg dimaksudkan penulis artikel ini, tetapi juga bisa dimaknai berbeda.

    kalimat "...BankIndonesia akan berupaya agar rupiah tak cepat melonjak-lonjak..." itu bisa dilihat in line dg penyelamatan Bank Century. Artinya, agar rupiah tidak melonjak2, maka BC di-bailout, karena jika BC dibiarkan tutup, pemerintah harus membayar simpanan nasabah Rp 2 M ke bawah yg totalnya Rp 6,4 T, sedang nasabah2 bank2 sekelas Century (bahkan nasabah bank2 besar, kecuali penulis yg sangat pede dg Citi & BCA) dikhawatirkan akan menarik uang mereka dan menyimpan di bank2 LN yg memberikan penjaminan 100%. Jika itu terjadi, itulah yg dimaksud dengan dampak sistemik, dan hanya Tuhan yang tahu bagaimana gejolk rupiah pada situasi macam itu...... ; ))
    iloenx 0 0
    BTW, saya lupa, mungkin Striding Cloud: bisa ngingetin soal Citi. Citi sendiri pd waktu krisis global itu dibailout oleh pemerintah AS. nasabah deposito dan tabungan sih aman... tapi bagaimana dg pemegang obligasi Lehman yg dijual citi? Hanya Tuhan dan mereka yg dirugikan yg tahu --aneh media tak terlalu banyak cerita soal ini. kenapa ya? ; ))
    tulsi from the next door 0 0
    Soal krisis harusnya gak perlu diperdebatkan lagi. Dengan menerima 2 dari 3 perpu (tentang Perubahan uu bi dan uu LPS, yg ditolak tenten JPSK), berarti secara legal diakui bahwa Indonesia menghadapi krisis dan harus mencegah krisis lebih jauh lagi (baca pertimbangan 3 perpu tsb).
    Kalau perdepatan dampak sistemik, ya semua hasilnya hanya hipotesis....
    Teori chaos dalam ilmu fisika pun menyatakan bahwa kepak sayap kupu2 di amerika latin "bisa" (sekali lagi bisa.....) menimbulkan badai di bejing....

    Silahkan login untuk memberikan pendapat