Kerbau Iwan Fals 4
Sabtu, 6 Feb '10 19:09, dibaca 605 kali
Cobalah merenung barang sebentar soal kisruh kerbau vs SBY. Nggak nyambung, ya dibikin nyambung. Nggak nendang, ya dibikin nendang.
Cikal
Karya : Iwan Fals ( Album Cikal 1991)
Kerbau di kepalaku ada yang suci
Kerbau di kepalamu senang bekerja
Kerbau di sini teman petaniUlar di negara maju menjadi sampah nuklir
Ular di dalam buku menjadi hiasan tatto
Ular di sini memakan tikusKerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Kerbauku teman petani
Ularku memakan tikusKerbauku besar kerbauku seram
Tetapi ia bukan pemalas
Hidupnya sederhanaSancaku besar sancaku seram
Mengganti kulit keluar sarang makan dan bertapa
Hidupnya sederhanaUlarku ular sanca
Kerbauku kerbau petani
Ularku memakan tikus
Kerbauku teman petaniWalau kerbauku bukan harimau
Tetapi ia bisa seperti harimau
Kerbauku tetap kerbau
Kerbau petani yang senang bekerjaSancaku melilitnya
Kerbauku tidak terganggu
Karena sancaku dan kerbau
Temannya petaniLalu dimana anak anak sang tikus?
Bayi bayi bayi
Murni dan kosongBayi bayi bayi
Bayi ya bayiKalau kita sedang tidur dan tiba tiba saja kita terbangun
Karena lubang hidung kita terkena kumis harimau
Mungkin kita akan lari ya lari
Tetapi bayiku tidakBukan karena bayiku belum bisa berlari
Aku percaya
Aku percayaBayiku tidak akan pernah berfikir
Bahwa harimau itu jahat
Bayiku menarik narik kumis
Dan memukul mukul mulut harimau
Harimau malah memberikan bayiku mainanBayiku menjadi bayi harimau
Bayi harimau anak petani
Seperti sanca melilit kerbau
Ia ada di gorong gorong kotaLantas apa agamanya?
Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Bayiku murni dan kosong
Ia ada di gorong gorong kotaKerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Bayiku bayi harimau
Ia ada di gorong gorong kotaBayi bayi bayi
Murni dan kosongBayi bayi bayi
Bayi harimauBayi bayi bayi
Yang berkalung sancaBayi bayi bayi
Yang di susui kerbau
Lagu Cikal yang ditulis Iwan Fals memberikan dimensi lain tentang simbolisasi kerbau, ular, dan tikus. Adakah keburukan kerbau di mata Sang Maestro? Adakah hal yang dikeluhkan soal kepribadian kerbah menurut nurani Sang Pemberontak? Jika tidak, tampaknya kita mesti berpikir dalam-dalam juga soal simbolisasi kerbau yang menyeret-nyeret initial sakral "SBY".
Saya bukan pendukung SBY. Jangankan mencontreng, datang ke bilik suara pun tidak. Yang menjadi bahan pemikiran, kenapa interpretasi nan tak terbatas membuat persoalan ini juga berkembang tanpa ruang positif?
Cobalah merenung barang sebentar soal salah satu bait lagu itu:
Walau kerbauku bukan harimau
Tetapi ia bisa seperti harimau
Kerbauku tetap kerbau
Kerbau petani yang senang bekerja
Saya bukan ahli komunikasi politik, memang. Karena ini, saya hanya menawarkan sedikit bahan renungan dari sebuah lagu. Penting gak, sih?
Terkait:
-
Keajaiban dunia
Senin, 7 Nov '11 07:08 -
Presiden Mencari Sawah
Kamis, 4 Feb '10 07:24 -
K e r b a u
Rabu, 3 Feb '10 10:08
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
botaksakti: Penting
-
Lailatul 'Ursy: Bagus
-
Paul Oneil Simon: Penting
-
ndableg: Menarik

Komentar:
mikirin kerbau...
BTW JADINYA KAYAK KERBAU PA SINGA YAH..?
Silahkan login untuk memberikan pendapat