“Golkar Tidak Harus Membeo” 7
Minggu, 7 Feb '10 07:41
Menanggapi ancaman Partai Demokrat yang akan mengusulkan reshuffle para menteri dari partai koalisi, Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso, mengatakan bahwa Golkar tidak harus membeo. Apalagi sampai saat ini Golkar menganggap pemakzulan tidak perlu ada.
Sebelum pernyataan tegas tsb, Priyo mengatakan bahwa Golkar berada dalam tekanan, ketika petinggi-petinggi Demokrat mulai mengancam seperti itu. Apabila reshuffle itu akhirnya dilakukan itu tidak akan masalah bagi Golkar. Tetapi, bila alasan perombakan kabinet itu adalah pembangkangan Golkar pada Pansus Century, itu tidak masuk akal.
Sikap pentolan Demokrat yang dikatakan oleh Priyo sebagai tidak masuk akal tampaknya memang benar, karena sikap vokal Golkar (dan juga PKS) di dalam sidang Pansus kasus Century memiliki alasan yang sangat masuk akal yaitu bahwa sikap mereka sesuai dengan pernyataan SBY yang mengatakan agar kasus Century diusut secara terang benderang.
Tampaknya ucapan SBY tsb saat ini sudah menjadi senjata makan tuan. Mengapa ? Karena Kalau kasus Century diungkapkan secara terang benderang sudah pasti akan mengarah kepada berbagai penyimpangan yang tanggung jawabnya menurut anggapan banyak pihak harus dipikul oleh Budiono dan Sri Mulyani yang merupakan bagian terpenting dari pemerintahan SBY.
Hal yang membuat Partai Demokrat lebih gerah lagi adalah temuan anggota Pansus dari Partai Golkar tentang berbagai penyimpangan kasus Century ternyata paling banyak dibandingkan dengan temuan anggota Pasus dari partai lainnya.
Ancaman reshuffle dari Sekjen Partai Demokrat, Amir Syamsudin, tentuya dimaksudkan agar Golkar dan PKS merasa takut dan kemudian bersikap lebih lunak. Paling sedikit, Golkar dan PKS diharapkan bisa mengambil sikap yang seirama dengan Partai Demokrat.
Sekarang setelah ancaman digulirkan, terbukti sudah kalau ancaman tsb ternyata tidak manjur. Golkar telah menyatakan tidak mau membeo. Di sisi lain ancaman tsb justru telah menguatkan wacana yang telah muncul sebelumnya yaitu bahwa pemerintah terkesan panik karena khawatir kalau penyimpangan kasus Century terungkap dan terbukti melibatkan pejabat pemerintah.
Sekarang setelah gertakan reshuffle terbukti tidak mempan, apa lagi yang akan dilakukan petinggi Demokrat ? Jika mencabut pernyataan reshuffle, gengsi Demokrat akan menurun, selain itu Golkar dan PKS akan tetap bandel mengungkap kasus Century secara terang benderang.
Sebaliknya jika reshuffle jadi dilakukan, Golkar dan PKS mungkin akan keluar dari koalisi. Itu artinya dukungan terhadap Demokrat dan SBY akan menjadi semakin lemah. Selanjutnya Golkar dan PKS akan membongkar kasus Century segamblang-gamblangnya tanpa ada rasa sungkan sedikitpun. Jika hal ini terjadi, tentunya kepanikan pemerintah dan Demokrat akan menjadi lebih parah lagi.
Salam sukses
Sukses terus dong
Tag: Golkar, Demokrat, PKS, Priyo Budi Santoso, Amir Syamsudin, ancaman reshuffle
Terkait:
-
Gertak Sambel Demokrat Bisa Jadi Bumerang
Sabtu, 6 Feb '10 07:18 -
Diplomasi Ranjang berbuah Koalisi Besar
Selasa, 9 Mar '10 12:27 -
Tukar Guling dalam Skandal Century
Senin, 1 Mar '10 02:19
Media Terkait:
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
GaraMata: Menarik
-
enjoyaja: Menarik
-
kimantebanget: Bagus
-
hadinur: Penting
-
Harlan Eryandi: Bagus
-
Paul Oneil Simon: Menarik
-
Agus PW: Menarik
-
ndableg: Bagus
-
yusro: Menarik



KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Anggota Komisi I DPR RI

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat