Laporan Ringan Sebagai Pengawas UN 48
Senin, 22 Feb '10 16:02, dibaca 576 kali
Rata-rata siswa bisa konsentrasi mengerjakan soal UN adalah pada menit pertama sampai dengan menit ke 45. Pada saat itu anak khusyu' mengerjakan soal-soal Ujian Nasional. Setelah menit ke 45 lebih berbagai reaksi akan muncul :
Yang paling ringan
- Mulai terdengar hentakan dan gesekan kaki di lantai, "srak-srek-srak-srek"
- Terdengar dari bibir decakan suara dan helaan nafas.
- Posisi duduk mulai goyah. Ada yang rebahan badan di atas, ada yang tetap duduk tegap tapi kepala tersandar di tangan.
- Ada yang mengerakkan kepala (memutar). Pura-pura olah raga tapi sebenarnya ingin menoleh ke sebelahnya.
Yang paling parah
- Terdengar siulan memanggil peserta yang lain. Biasanya terdengar lirih.
- Ada lempar-lemparan kertas kecil.
- Menampakkan jawaban di samping meja kepada peserta sebelah.
- Memberi tanda/simbol, biasanya dengan jari. Jari 1 = a, 2 = b, 3 = c, 4 = d dan 5 = e. Gerakan jari menandakan jawaban soal. Biasanya letak jari ditempel di pipi, atau pura-pura mengupil atau ketuk-ketuk jari di atas meja.
- Reaksi yang lain. Menghitung kancing baju atau dengan penghapus yang telah diberi hurus a, b, c, d dan e di tiap sisi. Penghapus tersebut akan digulingkan di mana sisi yang nampak di atas maka itulah jawabannya.
Reaksi di atas juga tergantung dari tingkat kesukaran soal dan faktor pengawas. Semakin sulit soal maka reaksi di atas tidak sampai pada menit-menit ke 45. Pun demikian dengan faktor pengawas. Pengawwas yang cenderung serius akan meminimalisir gerak-gerik siswa. Sebaliknya pengawas yang longgar dan acuh tak acuh maka bisa jadi reaksi anak di atas akan dimulai pada menit-menit awal.
Demikian hasil pengamatan sederhana tentang kegiatan latihan Ujian Nasional. Sekaligus sisi lain dari potret buram pendidikan. Semoga ada manfaatnya.***
Tag: pendidikan
Terkait:
-
Teknologi: Meretas Pendidikan Berkeadaban
Minggu, 13 Mei '12 09:05 -
Walau Eko Sudah Dipenjara, Pejabat Dindik Banten Tidak Kapok Juga
Kamis, 10 Mei '12 15:06 -
Membangun Modal Insani, Mengatasi Kesenjangan (Copas)
Kamis, 3 Mei '12 13:48
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
pradaksina: Menarik
-
RETROVIRUS: Menarik
-
wawajie: Penting
-
Marshall Rommel: Lucu
-
Yudiantoro: Menarik
-
Lailatul 'Ursy: Bagus
-
TTTH: Lucu
-
conscientizacao: Penting
-
ipool: Penting
-
galuh29: Menarik
-
yusro: Menarik
-
Andy Syoekry Amal: Menarik
-
Harlan Eryandi: Penting
-
Via: Lucu
-
GusBushTom: Lucu
-
bintang: Lucu
-
Mr Blues: Menarik
-
Har: Penting
-
nisbi: Menarik
-
Sobruto: Bagus
-
doeh: Menarik
-
ndableg: Bagus
-
johnb: Menarik
-
Ibnu Muslim: Menarik
-
Black Horse: Menarik

Komentar:
Apa ini pengalaman waktu sekolah dulu?
[atau pura-pura mengupil ] + [Jari 1 = a, 2 = b, 3 = c, 4 = d dan 5 = e] = mengupil dengan 5 jari untuk jawaban E?
pradaksina: Susah memang memberi bocoran untuk pilihan jawaban "E". Maka biasanya ia pura-pura menutup muka dengan kelima jarinya
jadi inget, jaman dulu pas un sma ada kunci jawaban beredar di teman-teman, dan ternyata kuncinya salah
Saya sebenarnya juga ingin ada yang kasih tahu cara kaum hama menyembunyikan contekan nih Wa... Punya pengalaman gak?
Cara lain, kuno tapi perlu organisasi canggih juga, transfer jawaban di toilet. Anak yg pinter nulis kunci jawaban di dinding toilet, trus yg lain giliran ke toilet buat nyontek.
Sebelum ujian/ulangan, doi selalu ngasih pengumuman:
"Untuk murid-murid yang MEMBUAT SAYA CURIGA kalau dia nyontek, hasil ujiannya akan saya sobek. Jadi, jangan buat saya curiga!"
Sumpah! Gak ada yg tengak-tengok sama sekali.
Santai... Santai.... Biar peserta ujian bisa santai,...
Oke bro??
kalau tiap menit ngedehem, apa itu bukan mengganggu??
Nazil: Sigh, saya paling anti tuh sama yg namanya kunci jawaban!
Klo cara sembunyiin macem2: Ada yg ditulis d tisu, a pergelangan tangan, di meja *butuh mata yg berakomodasi sempurna*, dll
Betapa UAN bener2 sudah menteror para siswa.
Jaman dulu, biarpun ada contekan2 beredar, anak-anak yg lumayan pinter gak akan percaya begitu aja sama contekan, jadi anak2 ini nyontek pun milih2. Jadi gak mungkin kejadian nilainya jelek semua.
Lha kalo ini, 1 angkatan jeblok semua. Berarti semua anak nyontek plek ama kunci jawaban. Kesimpulan saya, anak2 pinter pun sudah gak PD terhadap kepinteran masing2 dalam menembus UAN.
Yah, saya g ngerti sih gimana perasaan anak2 sma sekarang mnghadapi UAN sampe2 anak2 pintar pun pasrah kepada kunci jawaban. Tapi itu kan juga cuma d satu sekolah. Saya yakin anak2 pintar yg lain masih banyak yg percaya diri dan ga ngikutin kunci jawaban.
Nazil: Besok yg diawasi jgn yg siswi2 doang pak...
Bwahahaha... UN ngajarin anak berjudi??
oo.. brati kita bead satu tahun
------------
Setahun lebih muda?
Mbok sesama orang tua tuh rada tahu diri..
*ngaaciirrr...*
hari terakhir matematika, dalam 5 menit pertama sudah selesai menjawab semua soal, habis itu tidur...
alakazam: mencurigakan...
itu beneran murni keberuntungan, gak lihat lembar soal barang sedetikpun....
pake kode jari yang di simpen di pipi....
yah begitulah Indonesia dengan segala hiruk pikuknya
1. Sesaat sbelum bel tanda masuk berbunyi, tulis rumus2 (yg sudah bener2 susah untuk dihapalkan) di telapak tangan.
2. Begitu lembar soal dibagikan, salin rumus2 di telapak tangan ke lembar soal tersebut. Harus cepet2, manfaatkan suasana yg biasanya agak ribut di saat pembagian soal.
3. Hilangkan barang bukti dengan menghapus rumus2 yg ada di tangan. Manfaatkan air/minyak rambut yg ada di rambut untuk menggosok2 tangan.
4. Beres.
Btw, ijinkan saya untuk menyumon she
*yang penting lulus*
harus ikhtiar dulu, pakdhe.
Via: ya, super ngawur itu ikhtiar saya, karena saya sadar, walaupun nyoba ngerjain soal sampe salto sekalipun, tetep kagak bisa....
Via: Temennya mb she y?
Bwahahaa... detil sekali pak!
Sekarang ditunggu laporan beratnya.....
bukan. cuma numpang lewat aja.
salam.
bertindak tegas tak diapresiasi
kadang malah dimusuhi
bertindak longgar makan ati
melawan hati nurani
duit di amplop pun percuma
tdk nikmat diterima
toh tidaklah seberapa
enakan dibuang saja
hasil kerja tdk benar
kata bung tampar haram hukumnya
ada pr buat saya untuk membuat laporan beratnya dari Om iloenx:, akan segera saya kerjakan. semoga mampu... TQ
Silahkan login untuk memberikan pendapat