Sarapan Politikana: Longsor di Ciwidey karena Kebun Teh (?) 7

Kamis, 25 Feb '10 08:36, dibaca 123 kali

 

Mungkin benar pendapat Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Abdon Nababan di Kompas hari ini. Salah satu penyebab tanah longsor di Ciwidey  karena tidak berimbangnya pemanfaatan lahan antara kebun teh dengan hutan di daerah itu.

Karena memang seharusnya daerah pegunungan itu didominasi dengan pepohohan dengan akar serabut untuk menjaga pergerakan air dalam tanah dan menahan gerak tanah itu sendiri.

Tapi, seperti biasa, pemerintah, masyarakat, dan para pengusaha selalu terbuai dengan keuntungan sesaat. Melihat kebun teh ini membawa pemasukan yang cukup besar, maka dilakukan pembukaan lahan hutan untuk kebun teh dan tempat tinggal. Namun lupa akan keseimbangan alam.

Jadinya ya seperti ini. Masyarakat yang menjadi korban. Bukan hanya korban secara materiil, namun secara psikis dan jiwa.

Tapi apa pemerintah, masyarakat, dan pengusaha akan sadar dengan kesalahan mereka dalam memperlakukan alam, terutama daerah pegunungan? Biasanya sih tidak. Tapi kita lihat saja, mungkin kali ini mereka tergerak untuk melakukan perubahan, pastinya ke arah yang lebih baik.


Tag: longsor

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

anti-fenomena 0 0
Dede Yusuf di Indosiar pagi ini malah menyalahkan alam, kata doi longsor ini akibat curah hujan yang tinggi (naik 500%) dan kontur tanah Jawa Barat yang tidak stabil, parah!
Fight For The Future 0 0
anti-fenomena: Next thing I know, he'll blame gravity....

Like father like son, indeed....
SuKaReLa 0 0
mili vanili said :

blame it on the rain .... yeah ... yeah .....
Matt Zammy 0 0
ujan-ujan gini paling enak emang ngeteh..

*prihatin dgn korban longsor, marah dgn pemerintah yg bodoh*
Manusiasuper 0 0
Fight For The Future: and the father is..? ; )
Fight For The Future 0 0
Manusiasuper: The Father Of Indonesian Development? : D
bona 0 0
anti-fenomena: hmm.. tumben gak nyalahin vidio porno ; ))

Silahkan login untuk memberikan pendapat