AS Siap Bantu Kopassus : Timbulkan Ketergantungan dan AS akan Mengetahui Kelemahan Kita 8
Minggu, 7 Mar '10 03:01, dibaca 156 kali
Sinyal terang bantuan militer dari AS untuk Kopassus TNI AD semakin nyata. Tim khusus yang dipimpin oleh Danjen Kopassus melakukan lobi intensif di Washington DC. Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk mencabut embargo bantuan militer dan larangan latihan bersama (Hidayatullah.com)
Tawaran bantuan AS untuk Angkatan Bersenjata RI hanya akan mendatangkan ketergantungan yang berkepanjangan kepada pihak luar selain itu melihat pengalaman yang sudah terjadi sewaktu terjadi perbedaan politik dengan AS maka AS tidak segan-segan menekan dengan cara militer.Kita bisa lihat di Irak,Iran, Afganistan ,Somalia dan sebagainya.Adakah yang bisa menjamin bahwa pandangan politik Indonesia dan AS selalu singkron ? Tidak ada jaminan sama sekali,maka suatu saat terjadi pandangan perbedaan politik antara Indonesia dan AS dan AS menggunakan cara militer untuk menyelesaikannya maka AS sedikit banyak sudah tahu kelemahan-kelemahan militer di Indonesia dan di belakang AS semua sudah tahu bahwa kebijakan-kebijakan AS banyak dipengaruhi oleh Israel.
Alangkah baiknya bila Angkatan Bersenjata RI bisa berlatih mandiri tanpa tergantung pihak luar yang suatu saat mungkin bisa berbeda pandangan dengan kita.
Tag: AS bantu Kopassus

Komentar:
[Tawaran bantuan AS untuk Angkatan Bersenjata RI hanya akan mendatangkan ketergantungan yang berkepanjangan kepada pihak luar selain itu melihat pengalaman yang sudah terjadi sewaktu terjadi perbedaan politik dengan AS maka AS tidak segan-segan menekan dengan cara militer.]
yang saya tahu, malah selama ini Indonesia dan Amerika aktif melakukan latihan militer bersama, seperti AU dan AL. Tapi untuk Kopassus, Amerika melarang latihan gabungan. Alasannya Kopassus telah melakukan pelanggaran HAM. Seperti Prabowo dan Sjafrie Sjamsuddin.
Nah, kabarnya Obama akan membahas mengenai kemungkinan dicabutnya pelarangan latihan bersama itu. Tapi anggota senat di sana, kalau ga salah Patrick J Leahy, tidak setuju dengan alasan HAM itu. Karenanya, meski dilobi belum tentu Amerika mau cabut pelarangan itu.
Jadi tidak perlu berpikir dengan dicabutnya pelarangan itu lalu Amerika menekan militer Indonesia, toh selama ini Amerika sudah menekan Indonesia dengan pelarangan latihan gabungan Kopassus.
Kalau mau lebih jelas coba baca di Washington Post (http://bit.ly/acBETa) dan Koran Tempo (http://bit.ly/aKk0U0).
yah gimana lagi. emang udah tergantung sma AS. sejak di embargo pasca santa cruz. praktis helm F16 aja ga kebeli.
kmrn pas gempa padang, hercules kita aja harus diem2 dibenerin dulu di thailand (sekutu as dulu) baru diterbangkan ke padang.
[Tim khusus yang dipimpin oleh Danjen Kopassus melakukan lobi intensif di Washington DC. Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk mencabut embargo bantuan militer dan larangan latihan bersama ]
[Tawaran bantuan AS untuk Angkatan Bersenjata RI hanya akan mendatangkan ketergantungan yang berkepanjangan kepada pihak luar selain itu melihat pengalaman yang sudah terjadi sewaktu terjadi perbedaan politik dengan AS maka AS tidak segan-segan menekan dengan cara militer... ]
Dari dua paragraf awal itu saja sudah menunjukan kalau artikel ini tidak layak di baca. Katanya, danjen kopassus melobi secara intensif dan AS baru beri sinyal, eh kok tiba2 di paragraf kedua ada kata "Tawaran bantuan AS ... bla bla ...
ini penulis tahu maksud dari apa yang ditulis ngga?
hahaha
sarapan politikana:
ngga usahlah dikasih penjelasan dan link macem macem, penulis tidak akan pernah jadi mudeng.
dan biasanya, kalau posting nya banyak di kritik, dia tidak akan merespon dengan logika.
saran yang sangat bagus...
Silahkan login untuk memberikan pendapat