Bubarkan Tuh Koalisi, Bubarkan Tuh Oposisi 16
Senin, 8 Mar '10 19:25, dibaca 86 kali
Bubarkan tuh koalisi dan Oposisi
Rakyat sekarang dibuat binggung dan gusar...ada yang bilang pemerintah tidak becus...ada lagi yang bilang ini gara2 partai yang hanya mengutamakan kepentingan golongan dan ada yang curiga ini adalah aksi balas dendam karena kekalahan selama pemilu...Itu karena harus ada partai koalisi dan oposisi.
Yang koaliasi dipandang seperti "persekongkolan untuk mengelabui rakyat"
Yang oposisi seperti kumpulan orang-orang "sirik"
dua-duanya sudah tidak ada nilainya di mata rakyat.
Hai...orang-orang partai percuma kalian bermanis-manis dan menjadi seperti "orang bersih" didepan rakyat...karena hanya terlihat bagai badut2 yang bertopeng. Percuma anda seperti orang yang kritis...karena anda hanya terlihat seperti "devil" yang bertanduk.
Bubarkan tuh koalisi dan Oposisi
Jadilah diri anda sejati...tidak usah "menjilat" kepada kami...
Karena rakyat hanya melihat anda sebagai musang berbulu domba...
Bubarkan tuh koalisi dan Oposisi, biar tak ada dusta lagi diantara kita...
dan dukung lah yang benar adalah benar dan yang batil adalah batil.
Tak usah jadi koalisi yang selalu membenarkan pemerintah walau salah
Atau jadi oposisi yang asal selalu bertentangan dengan pemerintah walaupun benar.
Dan jadilah wakil kami sebenarnya.
*prihatin...setelah kasus century, kini berbagai kasus hukum yang akan diproses juga diisukan ada barter kasus" jika ini isu..."terkutuk lah tuh orang penyebar isu"
Terkait:
-
PDIP Mau Dipecah Belah (?)
Selasa, 23 Mar '10 13:23 -
PDIP Mulai Loyo Beroposisi ?
Selasa, 9 Mar '10 10:53 -
Indonesia butuh Koalisi yang Oposisi
Jumat, 17 Jul '09 15:04
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Wonggantenk:
-
krisnov:
-
anti-fenomena: Biasa
-
conscientizacao: Menarik
-
hamatamu: Menarik
-
yusro: Menarik
-
Thasman: Bagus
-
kang tutur: Menarik
Komentar:
Beda pendapat kan boleh, kan gak harus sepaham dengan pemerintah
saya berpandangan...partai harus menempatkan diri benar2 sebagai wakil rakyat...kritis terhadap kebijakan pemerintah yang salah dan merugikan raktat dan mendukung pada kebijakan yang benar...dan memang berpihak pada rakyat...
Kalau sekarangkan aneh...yang koalisi pokoknya harus dukung pemerintah...ga penduli benar atau salah..dan yang oposisi musti harus menentang pemerintah...mo baik atau tidak...
Anda salah paham dengan maksud saya.
wah, maaf bu, seharusnya komentar ibu tadi dimasukkan di artikel. Kalau yang benar didukung dan yang salah dikritisi, saya setuju.
Bubarkan tuh koalisi dan Oposisi
Rakyat sekarang dibuat binggung dan gusar...
---=> Wah, rakyat sebelah mana nih..
gua asyik-asyik aja tuh...
*hidup kekhalifahan bani sby
http://politikana…8/pikir-lagi
tulisannya tante MFH jadi gahar begini..
(demokrat "ngamuk" SBY "memaafkan", what a nice plays.)
Bukankah pilar-pilar demokrasi, sejatinya harus bergantung dengan kehendak RAKYAT?
Kupikir, sebaiknya Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif bener-bener terpisah, mandiri, ndak kongkalikong dan hanya Bertanggung Jawab pada RAKYAT.
Tapi, bagaimana caranya?
#terlanjur
kang tutur: benar kang...kalau sekarang mau kayak apa pun mereka rakyat akan "curiga" terus..
kata kang Fauzan : Kalau yang benar didukung dan yang salah dikritisi, saya setuju
hehehe...
tentunya setuju dengan pendapat mas Fauzan
Silahkan login untuk memberikan pendapat