Jujur Salah, Curangpun Salah! 16

Selasa, 27 Apr '10 15:58, dibaca 261 kali

Meski tidak ada data apapun, namun saya berkeyakinan bahwa pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA kemaren tidak seluruhnya murni hasil dari kepintaran siswa. Bisa saja ada unsur kecurangan seperti yang sudah-sudah. Jadi jangan sampai ada yang mengira bahwa satuan pendidikan yang banyak meluluskan siswanya ketika UN adalah sekolah yang bermutu dan bermanajemen baik; belum tentu. Justru sebaliknya, sekolah yang banyak siswanya tidak lulus membuktikan bahwa sekolah tersebut telah melaksanakan Ujian Nasional sesuai POS UN.

Sebab, se-elit apapun satuan pendidikan, tidak akan mampu menyeragamkan siswanya dengan kepintaran yang sama. Pasti ada satu dua siswa yang bocor halus. Maka adalah hal keliru jika Kepala Sekolah dicopot karena tidak mampu meluluskan peserta didiknya 100%. Seperti kemungkinan yang akan dialami oleh Kepsek SMAN 5 Palembang yang terancam dicopot dari jabatannya terkait tidak lulusnya 25 siswaanya.

Kalau ini memang benar-benar terjadi, maka lain kali baiknya para Kepala Sekolah curang sajalah dalam melaksanakan UN, agar nantinya tidak dicopot. Atau, bubarkan saja UN itu!! :(

 


Tag: Ujian Nasional

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Icarus 0 0
[Pasti ada satu dua siswa yang bocor halus.]

Salah satunya adalah saya.
blentjong 0 0
Icarus: elu mah bukan bocor alus! pecah ban!

: D

*kaburpulanglanjutbesok
bungsu 0 0
Icarus:

emang dulunya belajar di sekolah unggulan?? : p
Fight For The Future 0 0
bungsu: [Atau, bubarkan saja UN itu!] I thought MK already did that? It went on anyway.
Fight For The Future 0 0
blentjong: [elu mah bukan bocor alus! pecah ban!] Him? I believe 'velg jajaran genjang' is the fitting one for him. : D
bungsu 0 0
Fight For The Future:

emang MK punya kekuatan?

**buktinya UN tetap ada : (
Fight For The Future 0 0
bungsu: [buktinya UN tetap ada] My point exactly.
Icarus 0 0
blentjong: [pecah ban!]

Sarkastis boleh, tapi jangan hiperbola dong! Itu kan belom lengkap pernyataan saya.

Bocor alus merata di seluruh permukaan. ; ))


bungsu: [emang dulunya belajar di sekolah unggulan?? : p]

Emang ada? : o


Fight For The Future: [I believe 'velg jajaran genjang' is the fitting one for him. : D]

Kayak mobilnya He-Man? : ))
The Crew 0 0
Menurut saya sih lebih baik bubarkan sekolah! Belajar sendiri-sendiri saja, saatnya anak-anak belajar mandiri. Nanti tiap tahun adakan kopdar nasional, namanya UN.
Apprayo 0 0
bungsu:
"... maka lain kali baiknya para Kepala Sekolah curang sajalah dalam melaksanakan UN, agar nantinya tidak dicopot."

Plus jangan sampai ketahuan : )
Moonlight 0 0
The Crew: : D
bungsu: Izin kopas yah : D
Delpazir 1 suka | 0
The Crew: [_Menurut saya sih lebih baik bubarkan sekolah! Belajar sendiri-sendiri saja, saatnya anak-anak belajar mandiri. Nanti tiap tahun adakan kopdar nasional, namanya UN_]

Setuju brader...... ! tinggal nunggu uda Ibnu Muslim: bikin polling. ; )) ; ))

Editorial Media Indonesia hari ini menyoroti hasil ujian nasional, menariknya meskipun pemerintah sudah mengelontorkan dana APBN sebesar Rp221 triliun untuk sektor pendidikan, namun angka prosentasi kelulusan ujian tahun ini turun dibanding tahun lalu.

Mungkinkah anggaran yang demikian besar itu tidak disertai pengelolaan yang tepat dan transparan?

Jujur... nunggu analisa pak botaksakti: pak Naziel: pak Harlan Eryandi: dan para pahlawan tanpa tanda jasa lainnya yang aktif di "P" atau mereka yang aktif berkecimpung di pendidikan
Delpazir 0 0
Heran lagi baca berita dari okezone

[ http://kampus.oke…sa-indonesia ]

Jadi ingat artikel pak Ivan Lanin dimari

[ http://www.politi…donesia.html ]
tapsilog 0 0
Delpazir: mengejutkan melihat hasil UN 2010 menurun secara merata di level nasional dibandingkan hasil UN 2009. Fenomena itu belum seberapa ketika melihat bahwa kelulusan UN siswa NTT di bawah 50% yang berarti problem tidak hanya berada di dalam sekolah, tetapi juga tanggung jawab pemerintah seperti yang dipapar oleh Delpazir:. Tanggung jawab untuk mendistribusikan pengetahuan secara bijak ke kawasan non-Jawa pun masih jadi PR merangkap aksi proyekan tipu-tipu.
ipool 0 0
tapsilog: Jawa lagi yang di salahkan... Sekali-kali pemerintahan daerahnya sendiri kenapa? Bukannya di tiap daerah ada kantor Depdiknas? Tiap kabupaten malahan. Ngapain mereka? Jika anda adalah putra terbaik bangsa yang non-Jawa, maka tugas andalah untuk mengingatkan kantor depdiknas terdekat di tempat anda. Janga salahkan Jawa lagi... Bosan saya.
bungsu 0 0
ipool: Janga salahkan Jawa lagi... Bosan saya.

=

Yup, setuju. Salahkan saja UN nya

Silahkan login untuk memberikan pendapat