SAYA SUKA MEROKOK (Sentilan untuk Tuhan Sembilan Senti) 43

Senin, 31 Mei '10 15:31, dibaca 871 kali

Rokok Dibenci oleh orang yang tidak merokok itu pasti Rokok dibutuhkan oleh orang yang suka merokok itu juga pasti.

tapi tau kah kita seberapa sadiskah akibat rokok dibandingkan dengan panganan yang lain?

saya gambarkan kejadian yang ada dalam keluarga saya, kakek saya perokok ulung sejak masih muda dan meninggalnya umur 88thn dan bukan karena rokok ato sakit paru-paru tapi karena udah ketuaan.

nenek saya meninggal 6thn berikutnya dalam usia 92 thn padahal dia mengonsumsi tembakau sebagai teman buat sirih yang dimakannya tiapa hari.

pakde saya meninggal umur 52 thn stelah kena penyakit gula sejak 2 tahun sebelum meninggal.

2 thn lalu teman sekantor saya meninggal dimejanya karena terkena serangan jantung karena sudah lama stroke dan sudah pernah operasi by pass vaskuler dan sepanjang 16 thn bekerja sekantor tidak penah saya lihat beliau merokok. karena beliau jugalah saya berhenti merokok hampir 14 thn, dan 2 thn belakangan saya menjadi perokok lagi.

dari ilustrasi diatas timbul pertanyaan mana yang lebih berbahaya, mengkonsumsis rokok, dibandingkan dengan mengkonsusmsi Gula, daging sapi/udang/cumi2 dan makanan berlemak lainnya?

kalo Tuhan itu berjarak sembilan senti seperti ilustrasi di artikel kakilangit bagi para perokok, maka saya bisa menganalogikan kalo Tuhan itu tak lebih dari 1 milimeter bagi org yg kebanyakan konsumsi Gula, Lemaka, dll.

seumur hidup saya belum pernah melihat ada orang meninggal setelah mengisap rokok 1 minggu pertama (dipalembang anak umur 2thn mengonsumsi 40 batang rokok sehari tapi masih hidup). tapi orang yang mengonsumsi lemak 500 gram per hari selama 1 minggu berturut2 saya yakin kolestrolnya pasti langsung melambung yg berakibat gak lama lagi bakalan stroke.

berhenti merokok bisa menghindari berbagai penyakit akibat rokok, tapi berhenti mengkonsumsi gula/yang manis tidak akan menyembuhkan penyakit diabetes anda karena konon penyakit ini sulit disembuhkan bahkan tidak tanggung-tanggung anak cucu anda bisa tertular juga....mblegedes tenan penyakite.

lalu kenapa hanya anti rokok yang dikampanyekan? pake pidana lagi..welwh..welwh.

so? mari proklamirkan hari ini Senin 31 Mei jadi "HARI TANPA GULA" sedunia. dan tanggal 1 Juni menjadi "HARI TANPA LEMAK" sedunia.

selama ini, hari buruh, hari lingkungan, hari tembakau, hari bumi dilahirkan di amerika, sekarang saatnya kedua hari yg saya sebutkan diatas dilahirkan di INDONESIA. MERDEKAAAA...!!


Tag: rokok, Dll, jantung, gula, stroke, lemak

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

paredoh 0 0
hari tanpa gula, hari tanpa lemak..
tambah lagi donk.. hari tanpa kolesterol!!!

ps : jd ingat jaman kuliah dulu ada quotes bgini
"If you substitute marijuana for tobacco and alcohol, you'll add eight to 24 years to your life."
--Jack Herer--

manstab!!
Icarus 0 0
[mari proklamirkan hari ini Senin 31 Mei jadi "HARI TANPA GULA" sedunia. dan tanggal 1 Juni menjadi "HARI TANPA LEMAK" sedunia.]

Adakah muka yang bakal dilempar kontrak McD, KFC dan Pizza Hut karenanya? ; ))
paredoh 0 0
Icarus: koq cuma brand luar? how about soto betawi? paru goreng? rendang? sate kambing? gulai kuah kental kari nikmat... : p
iloenx 1 suka | 0
Peltu69:.... kalo Anda makan gula atau lemak, Anda menanggung akibatnya sendirian. Kalo Anda merokok, Anda memberi akibat kepada orang lain yang terpaksa menjadi perokok pasif di dekat Anda..... (Anda bisa gugling bagaimana kerugian perokok pasif lebih dahsyat dibanding perokok aktif). ; ))

Maka, betul sekali bunyi stiker itu: Dia yang merokok, kita yang mati......... : (
Ning 0 0
iloenx: Maka bagi yang suka merokok, tolong asapnya ditelan saja jangan dihembuskan ke udara, atau dibuatkan sistim penampungan asap dan setelah menjalani proses penyaringan barulah boleh dibuang ke udara terbuka...
LCFR 0 0
Ning: Smoking room?
Ning 0 0
LCFR: Smoking Room ternyata hanya dilengkapi exhaust-fan yang dihubungkan ke udara luar, tidak ada proses penyaringannya...
LCFR 0 0
Ning: Ya tapi kan isinya perokok semua, kalo emang bawa anak masuk ke smoking room atau nggak merokok tapi masuk smoking room kan cari masalah namanya.
Cicak Bin kadal 0 0
uh bakal ada terjadi perdebatan klasik lagi nih....rokok vs anti rokok : ((
Icarus 0 0
paredoh: Produk lokal berbahan baku lokal mah lebih tahan goncangan dan lebih mandiri. Kalo beneran itu hari dicanangkan pemerintah, yang ngambek ya yang merasa "udah beli proteksi" dong. : D
paredoh 0 0
iloenx: ah kata sapa cuma yg nanggung diri sndiri? gmn dgn keluarga yg ditinggalkan? gimana dgn warisan gen yg dia "hibahkan"? diabetes itu keturunan, darah tinggi itu keturunan, de el el..
soal hak asasi para non-smoker, ya emg hrus diperhatikan.. tp hak para smoker jgn diabaikan! *bakar rokok lagi sambil ngupi ah*
boiga 0 0
Cicak Bin kadal: tapi kita sudah lumayan capek bahas masalah ini, semoga tidak berlanjut lagi : D

btw, keren untuk artikel vs artikel-nya.. : )
paredoh 0 0
Cicak Bin kadal: harusnya perdebatan antara hak perokok & hak non-perokok.. mohon dipersempit, gan.. : D
Cicak Bin kadal 0 0
boiga: betul semoga tidak berkepanjangan ...gak bakal ada titik temu ..
Cicak Bin kadal 0 0
paredoh: iya ..iyaaaa lah...sok silahkan di persempit...saya mah gak ikutan.
alakazam 0 0
paredoh: saya punya anak, saya suka makan dan minum yang mengandung gula tinggi, saya kena diabetes, anak saya otomatis juga kena diabetes.... wuih, serem kali diabetes....
Peltu69 0 0
iloenx : kalau anda tidak mau kena asap rokok sebaiknya anda tidak dekat-dekat dengan mereka yg perokok.

udah tau rokok penyakit masih didekati, salah anda sendiri.

kalo masalah asap diudara, sebaiknya anda juga hindari jalan raya karena asap yang ada disana jauh lebih berbahaya dibanding rokok.

pilihannya ada di anda, karena merekok juga adalah pilihan bagi para perokok.
Ning 0 0
paredoh: tidak ada yang mempermasalahkan hak perokok, cuma tolong asapnya jangan buang sembarangan, udara ini milik bersama, jangan egois...
paredoh 0 0
Ning: nah itu dia.. hrusnya simbiosis mutualisma.. the smoker can smoke, the non smoker can breath free : )
paredoh 0 0
alakazam: udah cek? biasanya itu bawaan.. makan diabetes ga boleh merit ma diabetes.. poor the next generation, if so.. : (
Peltu69 0 0
Ning : kalo ada yang menjual alat pembuangan asap yg praktis dan ekonomis saya beli deh..suer..!
Peltu69 0 0
dan sebagai bukti kelahiran dua hari yang saya sebutkan diatas, hari ini saya tidak minum teh manis dan kopi, makan siang saya hanya gado-gado dan krupuk palembang.
N. Dwi 0 0
Peltu69: [..... timbul pertanyaan mana yang lebih berbahaya, mengkonsumsis rokok, dibandingkan dengan mengkonsusmsi Gula, daging sapi/udang/cumi2 dan makanan berlemak lainnya?]

"TWO WRONG NOT MAKE A RIGHT"
ilustrasi :
Bila Amerika menindas rakyatnya dan Rusia, China, Eropa dan bahkan seluruh dunia menindas rakyatnya, Bisakah Pemerintah RI menjadikan itu DALIH PEMBENAR agar mereka bisa menindas kita? (saya asumsikan anda rakyat jelata seperti saya)

adalah keniscayaan makanan dan apapun yang kita konsumsi memiliki efek baik dan buruk, banyak ataupun sedikit dan tubuh kita memiliki ambang batas toleransi untuk pengaruh buruk itu. Gula, lemak dan lainnya sudah memiliki efek negatif dan anda menambahinya dengan rokok. yang manfaat positifnya hanya berupa placebo effect.
kakilangit 0 0
boleh saja merokok asal asapnya jangan dibagi-bagi ; ))
Tunjung 0 0
Bung Peltu69: anda mungkin tidak akan mati seketika atau beberapa hari setelah merokok, selain itu merokok juga pilihan.

Ajal memang ditanggan tuhan..

Tapi orang lain juga punya hak lain untuk tidak menghirup asap rokok anda...beberapa riset menyatakan penghirup asap rokok lebih besar bahayanya dari yang menghisap rokok sendiri.

Jadi mungkin konsennya bung kakilangit adalah bukan penghisap rokok tersebut secara langsung tapi be aware to other people...ok lupakan soal dampak...tapi memahami bahwa orang lain juga punya hak untuk tidak menghirup asap dari rokok anda adalah yang penting
Ridwan 0 0
analogi yang salah

gula dan lemak itu berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. namun jika dikonsumsi dengan kadar yang sesuai akan banyak manfaatnya, malahan berbahaya jika manusia kurang mengkonsumsinya

manusia hidup tanpa gula, maka ia tak bernergi. Tau tidak ada orang yang mati karena kadar gula rendah? sehingga tiap harinya ia selalu disuntik insulin

manusia tanpa mengkonsumsi lemak maka manusia tidak memiliki cadangan energi dan menjadi suspensi bagi vitamin A, D, E dan K yang berguna untuk proses biologis. Juga menghangatkan tubuh dari kondisi cuaca bersuhu rendah

sedangkan rokok?

jika dikonsumsi berlebihan sangat berbahaya.
dikonsumsi sedikit juga bahaya....

jadi analogimu itu salah sobat
Ning 0 0
melihat orang merokok saya merasa kasihan, mengapa dia tak mampu melawan kecanduannya terhadap barang beracun itu, sementara pemilik pabrik rokoknya bersenang-senang tertawa semoga semakin banyak pecandu-pecandu ini agar usahanya bisa semakin besar...
Lailatul 'Ursy 0 0
Kalau udah ajal, ya mati juga....
alakazam 0 0
Lailatul 'Ursy: berarti mati bukan karena rokok tapi karena memang sudah ditakdirkan mati .... o.o
Lailatul 'Ursy 0 0
alakazam:

; ))
Lailatul 'Ursy 0 0
Penulis: kakek saya perokok ulung sejak masih muda dan meninggalnya umur 88thn dan bukan karena rokok ato sakit paru-paru tapi karena udah ketuaan.

==>> abang saya perokok berat, sehari bisa 3 bungkus, tapi sampe hari ini masih sehat2 saja tuh.. E... adik sepupu saya yang gak pernah merokok sebatangpun, meninggal di usia 15 tahun... meninggalnya karna kecelakaan naik motor sih...

wawajie 0 0
Sebelumnya 100 buat @ridwan

Ish please deh penulis, g usah cari kambing htam lain kalo anda merasa terusik dgn hri tanpa tembakau! Mana kambing htamnya ngasal pula. Lgian diabetes itu tdak ditularkan tp ada yg genetik. Tp yg genetik itu sangat sedikit.
Ttg lemak 500 grm/hari selama seminggu, emang siapa yg bisa dan mau ngonsumsi lemak segitu? Apalagi untuk ukuran org indonesia.
Kalo memang anda bpendapat bgitu, sy tantangin coba hidup seminggu tanpa gula dan lemak, bandingkan dgn seminggu anda hidup tanpa rokok. Sy sarankan lakukan tantangan ke-2 dulu br yg ptama.
Ato boleh yg pertama dlu tp sy ga yakin anda masih bisa menjalankan tantangan ke 2.
alakazam 0 0
wawajie: wadoh, yang ahli gizi nongol....

eh, lemak 500 gr itu kira2 makan berapa potong paha ayam goreng?

kalo tantangan yang tanpa gula selama seminggu itu, apakah blood sugar termasuk juga gak boleh, harus dialisa dulu buat ngilangin blood sugar gitu?

terus yang dimaksud gula di sini apakah sukrosa, laktosa, fruktosa dan glukosa? kalo iya berarti makan nasi gak boleh, minum susu gak boleh, makan buah gak boleh, segala sumber karbohidrat juga gak boleh... bah, berarti seminggu cuma minum air putih doang gitu?

kalo buat orang dengan jumlah cadangan lemak diatas rata-rata seperti gw, mungkin seminggu cuma minum air putih bisa tahan... : D (ngaku tambun)
alakazam 0 0
wawajie: peace, aku bukan perokok, tapi kalo disuruh milih seminggu merokok atau seminggu tanpa gula tanpa lemak, mending aku milih merokok deh... : )) : )) : )) kalo minum air putih doang seminggu, bisa kurus kering gw
wawajie 0 0
alakazam hedeh, tantangan sy dbaca baik2 dulu. Sy tantangin seminggu tanpa gula dan lemak, dan sminggu tanpa rokok. Yg mana dia bisa bertahan. Iy, lemak sm gulany yg dr mkanan aja, intinya air putih doang. Emang bs y dialisis ngilangin gula darah? Lagian klo bisa ya langsung mati yg ada.
Ayam potong bgian paha lmknya bisa smpai 13 g klo ad kulitnya. Hitung deh tuh brp potong!
alakazam 0 0
wawajie: bah, 5 potong paha ayam goreng aja udah kelenger, apalagi makan 38 paha ayam / hari selama seminggu, gak heran orang bisa stroke (kantongnya) setelah makan lemak 500 Gr/hari seminggu : ))

kalo aku 3 th tanpa rokok sehat2 aja, tapi kalo semenit satu ruangan sama asap rokok, langsung batuk sejadi-jadinya (tapi pura-pura doang, ngerjain yang ngerokok : p )
BocahnDeso 0 0
Tuhan 1 meter ???........coba saja selama 1 jam berada di belakang knalpot....dijamin bakalan klenger........
alakazam 0 0
mencoba berlogika dengan cara artikel ini.

Ternyata mengendarai motor ngebut ugal-ugalan itu tidak berbahaya, toh anak tetangga udah 5 tahun lebih jadi geng motor, suka balapan liar, naik motor ugal-ugalan tak pernah kecelakaan. Sedangkan temen saya, naik motor selalu tertib, pelan dan berhati-hati, toh, akhirnya ditabrak truk juga.... : )) : )) : ))
boiga 0 0
Cicak Bin kadal: bener kata ente, gak ada titik temu nih..

*siap2 nonton lagi..
alakazam 0 0
boiga: ah, mencari titik temu antara 2 pendirian memang susah, makanya Bush pernah ngomong you're either with us, or against us, anda memilih berada dipihak kami yang mendukung kebebasan merokok atau menjadi lawan kami... ; )
boiga 0 0
alakazam: bahkan orang nomor 1 di negara nomor 1 pun masih cukup bodoh untuk tidak melihat abu2 diantara hitam dan putih.. : D
Striding Cloud 0 0
Peltu69:
[_ iloenx : kalau anda tidak mau kena asap rokok sebaiknya anda tidak dekat-dekat dengan mereka yg perokok._]

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa TIDAK benar yang berbahaya hanyalah asap rokok.

Racun2 dari rokok juga secara akumulatif menumpuk di baju, kulit, rambut, dan dinding, kemudian dilepas secara perlahan.

Sistem pertahanan si perokok kemudian membangun imunitas terhadap rokok tersebut. Tapi orang2 yang di sekitarnya atau yang berkeliaran di ruang2 tempat ia merokok, tidak.

Ini disebut sebagai Third hand smokers. [ ref. http://bit.ly/39PohB ]

Bukti2 anekdotal yang Anda sampaikan, juga selalu bisa dibantah dengan bukti anekdotal lain, sebagai contoh:
Salah seorang sepupu saya, wanita, usia 20an, meninggal tahun 1996 karena kanker paru dengan proses yang amat sangat menderita. 6-7 tahun kemudian, ayahnya meninggal dengan symptom dan cara yang sama. Ayahnya perokok dan amat egois. Jika ia merokok di ruang tamu, orang lainlah yang harus memahami bahwa ia berhak 'membunuhi' anak-anaknya. Bahkan setelah anaknya meninggal pun, Ia sibuk meyakinkan dirinya bahwa penyebab kematian anaknya adalah segala 'sebab2 lain' di luar dirinya.

Tapi coba bantah bukti statistik yang sudah ada dari tahun 1950an, bahwa 4 dari 5 perokok, kematiannya disebabkan oleh rokok, betapapun mereka berumur panjang.

Nah, saya berharap, sebelum orang lain yang terkena dampak2 buruk dari rokok Anda, istri dan anak keturunan Anda dululah yang terkena.

Jika Tuhan itu adil, dan karma itu ada, maka saya kira itulah balasan paling layak bagi para silent killers.

Disclaimer:
Saya bias. Almarhum ayah juga perokok, dan meninggal karena rokok. Sepanjang masa kecil, saya selalu mengalami masalah pernafasan. Syukurlah saya lari dari rumah setamat SMP.
wawajie 0 0
alakazam sorry ralat, smalam gw rada ngawur. Paha ayam itu lmknya 7 g/ptg, bisa sih 13 tp itu kalo blemak bianget.

Silahkan login untuk memberikan pendapat