Sombongnya Aburizal Bakrie... 51

Rabu, 2 Jun '10 07:41, dibaca 1841 kali

"Sedikitpun saya tidak merasa bersalah dalam kasus lumpur Lapindo. Karena itu adalah fenomena alam, " ujar Aburizal Bakrie seperti ditulis oleh koran TEMPO hari ini (2/6). Mungkin pernyataan Aburizal Bakrie itu dikarenakan ia merasa berkuasa di negeri ini sekarang, baik secara politik ataupun ekonomi.

Entah mengapa, tiba-tiba Aburizal Bakrie seperti terkena penyakit lupa. Bahwa Pendapat mayoritas ahli pengeboran internasional, dokumen audit BPK dan yang terakhir dokumen rahasia Medco yang bocor ke publik, mitra lapindo dalam explorasi blok brantas, mengungkapkan bahwa semburan lumpur di Sidoarjo adalah terkait dengan aktivitas pemboran.

Aburizal Bakrie juga lupa bahwa penentuan titik pemboran di Banjar Panji-1 (kawasan semburan lumpur itu) sejatinya melanggar tata ruang wilayah. Artinya, jika tidak ada pemboran di kawasan itu, bisa jadi tidak pernah ada semburan lumpur Lapindo.

Menurut anggota Komnas HAM Syafruddin Ngulma Simeulue dalam sebuah diskusi di kantor Yayasan Satudunia, sampai kini di dalam dokumen tata ruang Sidoarjo itu tidak dikenal Blok Brantas. "Tragisnya Imam Utomo Gubernur Jawa Timur saatitu pernah menyatakan tidak perlu merubah tata ruang untuk memberikan ijin pengeboran di blok Brantas," ujarnya.

"Padahal dalam setiap pengeboran itu memiliki resiko tinggi terhadap terjadinya kecelakaan dan resiko itu tidak diinformasikan ke masyarakat". Jika sejak awal warga Porong diberikan informasi yang benar, besar kemungkinan tidak pernah muncul semburan lumpur Lapindo karena masyarakat di sekitar sumur Banjar Panji-1 dapat menolak pengeboran jika berpotensi membahayakan kehidupan mereka.

 

 


Tag: Golkar, Aburizal Bakrie, LAPINDO, Bakrie

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

OddieBudiSantosa 0 0
Kue lumpur di Obsat kemarin dimakan tidak ya ? : D
hamatamu 0 0
OddieBudiSantosa: ndak mau, dia maunya tahu katanya
Ahmad Sahidah 0 0
Adakah ini petanda hari-hari terakhir Golongan Karya?

Mungkinkah, penggantinya, Partai Nasional Demokrat, bisa mempercepat nasib partai berlambang beringin yang dulu angker itu?

:-D
pall 0 0
Ahmad Sahidah: : ))
Mahfud MD 0 0
mau jadi apa bangsa ini semua elit politik ini memperkaya diri sndiri dan tdk memperdulikan nasib rakyatnya..

astagfi....myGodness
botaksakti 0 0
Ki Daus, doi bilang "Sedikitpun saya tidak merasa bersalah dalam kasus lumpur Lapindo. Karena itu adalah fenomena alam", kalau saya ndak salah tangkap itu karena dia mendasarkan pada putusan pengadilan dan SP 3 yang dikeluarkan polisi.(lebih lanjut dia juga p[ernah bilang: bahkan ribuan orang berterimakasih kepada kami karena kami mau membantu mereka padahal kami tidak salah).Jadi, kaalau dibilang "sombong" sepertinya nggak terlalu benar, tapai kalau "sangat sombong".....entahlah.....: D
daus 0 0
botaksakti: ya..ya..sangat sombong...sepakat gue
The Crow 0 0
Somebody kill that asshole!
R12 0 0
kalo pernyataannya hanya begini "Sedikitpun saya tidak merasa bersalah dalam kasus lumpur Lapindo..." saya setuju sama AB.. lha, wong dia kan bukan pekerja lapangan yang melakukan pengeboran dan menyebabkan timbulnya lumpur Lapindo..
pradaksina 0 0
R12: Kalo begitu, tidak pernah ada jenderal yg salah, yg salah kopral2 mulu, yg di lapangan..

; ))
R12 0 0
@blentjong : yah, bisa jadi begitu, kang.. nasib jadi orang kelas bawah di negeri ini sering [selalu?] jadi kambing hitam.. sebenernya komen di atas itu hasil 'terawangan' saya tentang pikiran AB saat kasih pernyataan tadi.. : D
Ibnu Muslim 0 0
Saat di Obsat, nyali para "kritikus" seolah-olah sirna ; ))

*Perlu perbaikan citra? Gunakan Obsat dengan dosis tepat ; ))
hamatamu 0 0
Ibnu Muslim: saya ngurusi kabel, video tentang pajak KPC, tentang sekgab, tentang Lapindo sudah saya putarkan di awal acara, juga klipping berbagai media terkait Bakrie
Ibnu Muslim 0 0
hamatamu: baidewai, Obsat akan jadi "kawasan" candradimuka tokoh2 nasional. Next katanya Ketum Demokrat. Saya ane gak bisa datang : (
hamatamu 0 0
Ibnu Muslim: kalau saya pribadi melihat para penanya juga grogi, dan tidak mengejar narasumber, jadi salahkan siapa?
Ibnu Muslim 0 0
hamatamu: budaya sungkan ; ))
R12 0 0
ibnu Muslim: setidaknya panitia udah bikin AB tertegun dengan hidangan kue lumpur, Om.. : ))
samsara 0 0
hamatamu: & Ibnu Muslim:

Umumnya pertanyaan dari para penanya terkesan memang miskin database, statistik, dan fakta2 (tdk menguasai masalah) terutama yg berhubungan dgn kejahatan korporasi Lapindo, skandal pajak Bakrie, dan dosa2 politik Partai Golkar selama Orba berkuasa.

Kesannya malah pada basa-basi doang.

Dilain pihak Ical, sangat siap dgn data, referensi2, bahkan statistik, dan kisah yg membuai peserta diskusi padahal dia sedang menepis sekaligus membangun retorika mematahkan argumen-argumen para penanya.

Dan, bukan cuma sungkan saja seperti Ibnu Muslim bilang, malah peserta Obsat terlalu sopan dgn ketum golkar dan pemilik sah Lapindo Brantas.

Mungkin disinilah salah satu kendala dan lemahnya "middle Class" massa mengambang yg terlalu mudah ikut arus...kekuasaan, elit dan kuasa oligarki.

*Iya tuh, kualitas suaranya video masih ngga jelas : (
hamatamu 0 0
samsara: bung, kalau mau yang jelas tunggu di anttv saja, usb webcam & bandwidth 'njengking, what do you expect? : D
samsara 0 0
hamatamu: buka donasi dong biar padabisa nyumbang utk beli alat yg agak canggih : D

*btw, awal yg bagus...membangun media dari akar rumput, well done!
botaksakti 0 0
hamatamu: dibayar berapa ama antv??: D: D: D: D(kabur ah)
yusro 0 0
hamatamu: Ibnu Muslim: Kami di Langsat pun sepakat, ke depan Obsat mesti dibenahi agar bisa menjadi tempat diskusi yang kritis. Memberikan ruang kepada siapa pun dan bisa mempertemukan pendapat yang berbeda.

Bahwa dalam proses perjalanan ini masih ada (atau malah banyak) pertanyaan yang kurang tajam, kurang berani, atau sungkan. Tentu peserta Obsat akan belajar dari proses ini.

Dengan segala kekurangannya, Obsat: Ical Menjawab, kemarin, setidaknya bisa memperlihatkan sosok Ical yang sesungguhnya. Dia sangat yakin dan hakul yakin dunia akhirat, bahwa dia merasa tidak bersalah dalam kasus lumpur Lapindo. Nah publik bebas untuk menilai keyakinan Ical dalam hal ini.
botaksakti 0 0
yusro: gw udah nyoba ingetin pakai Mbah Darmo dan Marto,kemarin.....nggak jadi disebul,to,Kang??: D
Icarus 0 0
The Crow: [Somebody kill that asshole!]

Keenakan dia... Jadiin The Joker aja: robek mulutnya!
The Crow 0 0
Icarus: Then shove 20 TamPar clocks up his ass?
Icarus 0 0
The Crow: Robek atas-bawah, gitu? Yuk, Obelix!
conscientizacao 0 0
samsara: "Umumnya pertanyaan dari para penanya terkesan memang miskin database, statistik, dan fakta2 (tdk menguasai masalah)"

Saya sempat post lewat tweet isi dokumen dari Neal Adams yg menyatakan kelalaian operator Lapindo kok... ; ))
samsara 0 0
conscientizacao: bung sempat tanyakan langsung ke Ical malam itu?
conscientizacao 0 0
samsara: Saya di Bandung, cuma ikutan nanya lewat Twitter... Hiks... : ((
iloenx 0 0
[...."Sedikitpun saya tidak merasa bersalah dalam kasus lumpur Lapindo. Karena itu adalah fenomena alam, " ujar Aburizal Bakrie seperti ditulis oleh koran TEMPO hari ini (2/6)....]
======

menyalahkan fenomena alam sama saja menyalahkan Tuhan. dan, saya yakin haqqul yakin, siapapun saja yang menyalahkan Tuhan akan mendapat hukumannya sendiri.......... karena Gusti Allah niku mboten sare. ; ))
The Crow 0 0
daus: No response whatsoever from Anas Urbaningrum at all?
Ya'Asurandi 0 0
Noh..si AB mau maju presiden, makanya bersih2 nama dulu ..wkkwkw

Mumpung Tuhan bisa disalahkan, ya orang kayak AB mah pasti langsung nyalahin Tuhan ajah...
hamatamu 0 0
conscientizacao: mungkin karena Neals Adam bukan anggota IAGI atau juga mungkin karena pendapat yang bersangkutan tak dipakai pertimbangan oleh pemerintah yang berkuasa untuk menetapkan status lumpur lapindo

saya juga menampilan potongan klip Al Jazeera di awal acara tentang lumpur Lapindo; 'Human error' triggered mud volcano http://www.youtub…=g6ypm24quhA

Ical berkukuh, semburan keluar sekitar 250 meter dari lubang pengeboran, saya rasa ini terekam di Obsat

keyakinan Ical memang berbeda dengan keyakinan anda, entah keyakinan pemerintah ada dimana


hamatamu 0 0
conscientizacao & samsara: http://www.ustrea…rded/7370832
anti-fenomena 0 0
pelajaran yg bisa diambil dari obsat kemarin cuma "taati ibumu"
daus 0 0
anti-fenomena: Taati ibumu dan abaikan penderitaan jutaan ibu-ibu korban lumpur...tragis!
hamatamu 0 0
botaksakti: http://politikana…mment-217830 dibayar berapa? kalau memang dibayar saya tak pakai usb webcam lagi buat merekam
Ridwan 0 0
nyesel saya kemarin nggak dateng...
krisnov 0 0
Jinguuk tenan ! Ora duwe rai, wes cheto de'e duwe gawean ngebor minyak neng kono.
iloenx 0 0
krisnov: jinguuk itu kalo di yujo bajigur, ya.... ; ))
pall 0 0
krisnov: iloenx:

Cuma persaan gue doang ato emang kalian selalu muncul bersamaan? : D
krisnov 0 0
pall: Kalian ??? Kita kalee ! Hehehe.
RETROVIRUS 0 0
Salut buat ARB mau dateng ke OBSAT dan berbagi cerita...padahal waktu ditanya wartawan METRO TV gak mau jawab...
Ning 0 0
daus: kasus lumpur lapindo adalah fenomena politik.....
Kalau Golkar menentang kebijakan pemerintah maka kasus itu kesalahan Lapindo, tapi karena Golkar memperkuat pemerintah maka kasus itu akibat fenomena alam...
conscientizacao 0 0
hamatamu: Seperti yang semua tahu, laporan Neal Adams itu ditujukan ke Medco. Mereka bekerja untuk Medco. Bahkan laporan konsultannya pun tak AB percaya, ya sudahlah... ; ))
The Crow 0 0
conscientizacao: [Bahkan laporan konsultannya pun tak AB percaya, ya sudahlah...] One day God will meet Asurizal Barbie and tell him that Lapindo mud flow is his fault. Asurizal Barbie will surely reply, "You're wrong, God."
RETROVIRUS 0 0
tidak ada peristiwa yang kebetulan...
RETROVIRUS 0 0
kata BHD: penjemputan Gayus di Singapura juga bukan peristiwa kebetulan...(detik.com)

nah yang berbohong BHD atau Denny?
siswo 0 0
yah..Golkar gak kan pernah menang di Sidoarjo..
Black Horse 0 0
Ibnu Muslim: [Saat di Obsat, nyali para "kritikus" seolah-olah sirna ; ))]

tentu saja para "kritikus" itu berfikir ulang, jangan-jangan setelah ber-bla-bla-bla dengan AB di langsant, masa depannya senasib dengan seperti lumpur lapindo. : D

Summoning daus:
daus 0 0
The Crow: ha..ha..

Silahkan login untuk memberikan pendapat