APAKAH KITA SUDAH MERDEKA? 32

Minggu, 1 Agu '10 07:39, dibaca 129 kali

APAKAH KITA SUDAH MERDEKA
Ada yang terasa istimewa bulan Agustus 2010 kali ini bila dikaitkan dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Momentum Proklamasi 17 Agustus 1945 terjadi bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H., Jumat Legi Jam 10 Pagi dan dibacakan oleh Bung Karno dan didampingi oleh Bung Hatta, dengan mengibarkan bendera Merah Putih.
Kalau benar tanggal 1 Ramadhan 1431 H bersamaan dengan tanggal 11 Agustus 2010 maka tanggal 17 Agustus 2010 nanti jatuh pada tanggal 7 Ramadhan 1431 H, Selasa Pahing Jam 10 pagi waktu Jakarta. Lalu apa hubungannya antara momentum proklamasi dengan penanggalan-penangalan tersebut? Bagi ummat Islam tentu sarat makna namun saat hal yang jarang diperhatikan bahwa antara Ramadhan 1364 H hingga Ramadhan 1431 H sudah 67 tahun, meskipun pemerintah memaknai Peringatan Proklamasi 17 Agustus 2010 adalah HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke 65. Apakah ummat Islam menyadari kalimat "Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemedekaannya" yang dituangkan dalam naskah Pembukaan UUD 1945 merupakan rangkaian suasana kebatinan yang menyertai detik-detik Proklamasi?
Bung Karno dan didampingi oleh Bung Hatta ketika membacakan Proklamasi Kemerdekaan RI tentu dalam keadaan sedang berpuasa karena dibacakan jam 10 pagi. Sebelum membacakan teks Proklamasi Bung Karno mengucapkan
PIDATO PROKLAMASI
Saudara-saudara sekalian!
Saudara-saudara hadir di sini untuk menyaksikan satu peristiwa maha penting dalam sejarah kita.
Berpuluh-puluh tahun kita Bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah airkita. Bahkan telah beratus-ratus tahun.
Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya dan turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju cita-cita.
Juga dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-henti. Di dalam jaman Jepang ini. tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakikatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri.
Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya.
Maka kami, tadi malarn telah mengadakan musyawarah dengan Pemuka-pemuka Indonesia Ralkyat Indonesia. Permusyawaratan itu seia-sekata berpendapat, bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita
Saudara-saudara ! Dengan ini kami nyatakan kebulatan tekad itu.
Dengarkanlah Prokiamasi kami:
PROKLAMASI
Kami Bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diseienggarakan dengan saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya
Jakarta. 17 Agustus 1945
Atas Hama Bangsa Indonesia
SOEKARNO - HATTA

Demikianlah saudara-saudara!
Kita sekarang telah merdeka!
Tidak ada suatu ikatan lagi yang mengikat Tanah-air kita dan Bangsa kita! Negara Merdeka, Negara Republik Indonesia merdeka, kekal dan abadi, Insya Allah, Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu.

YA, 65 TAHUN KEMUDIAN PERTANYAAN-PERTANYAAN "APAKAH KITA SUDAH MERDEKA?" masih saja muncul diantara kita, pemikiran-pemikiran seperti contoh kutipan-kutipan dibawah ini :


".......Coba tanyakan pada hatimu sebagai warganegara yang berdaulat! Kita sudah merdeka?. Upacara hari ini, hormat pada sang saka, berbagai lomba untuk menyambutnya, Apakah kita sudah merdeka?
Lihat dinding-dinding di pinggir jalan, penuh produk asing. Lihat moral bangsa kita, meniru gaya hidup negara lain. Kita sudah merdeka?. Dengan kemenangan panjat pinang di hari ini, engkau sudah merdeka?. Atau pengibar sang saka di hari terhormat, hatinya merasa puas dengan kemerdekaan 61 tahun lalu?.
Secara de vacto, Indonesia merdeka dengan pernyataan proklamasi Bung Karno dan Bung Hatta. Belanda hingga kini belum puas dengan kemerdekaan kita tanggal 17 agustus 1945, atau tahun 05 Meiji, tepatnya 2605 bilangan kekaisaran Meiji jepang. Coba lihaat sekali lagi, kita masih dijajah! Negara kita masih terus berjuang memerdekakan rakyatnya dari segala aspek...".
( variel.multiply.com/journal/item/121)

".......Kita memang patut bangga dengan kemerdekaan RI ini tetapi yang mejadi pertanyaan terbesar saat ini adalah APAKAH KITA SUDAH BENAR-BENAR MERDEKA???? Yups..kita memang telah merdeka dari belanda dan jepang. tetapi apakah setelah kita merdeka hidup kita selalu mengalami perbaikan??kalau saya boleh berpendapat "Saat ini Indonesia memang sudah merdeka dari penjajah, tetapi Indonesia belum merdeka dari penjajah dari bangsa sendiri". saya berpendapat tersebut bukan tanpa alasan. saat ini di Indonesia terjadi kesenjangan yang sangat lebar antara mereka yang kaya dan yang miskin, bahkan mereka yang kaya serta memliki kekuasaan tak segan dan tak merasa kasihan dalam menganiaya yang miskin.
Sekali lagi, kita memang sudah merdeka dari penjajah tetapi kenapa mereka yang berpenguasa menggusur, menindas, korupsi, merugikan serta mengorbankan rakyat demi kepentingan mereka sendiri. apakah mereka tidak malu dengan pahlawan yang telah memperjuangkan ini semua??masih teringat dibenak kita tentang pengrusakan hutan, korban lapindo, korupsi DPR, skandal DPR serta mentri2...hal ini sungguh sangat ironis dengan apa yang terjadi pada rakyat saat ini. apakah mereka berbeda dengan penjajah...?
Indonesia memang sudah merdeka, tetapi mari kita merenung sejenak lagia apakah memang benar2 sudah merdeka...???mari kita pikir lagi. dan kemerdekaan seperti apakah yang telah kita peroleh selama ini. yang jelas saat ini mari kita hargai jerih payah dari pahlawan dan kita perbaiki negeri ini secara bersama..." (wayan.web.id/apakah-kita-sudah-merdeka.html)


APAKAH KITA SUDAH MERDEKA?
Pandhu
Tak hanya amarah, tangisan, juga nyanyian kesedihan masih saja berkumandang. Semua menyatu, menjadi sangat umum di hampir setiap pelosok negeri ini. Persoalan demi persoalan, seolah tak lekang membelenggu "kebebasan" yang terkadang harus dibayar dengan darah bahkan kematian. Padahal negeri dimerdekakan 65 tahun silam.
(Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?35005)


Lalu BAGAIMANA KITA HARUS MENJAWAB ATAS PERTANYAAN "APAKAH KITA SUDAH MERDEKA?", kalau kita cermati Pembukaan UUD 1945 kita akan menemukan jawabannya!

UNDANGUNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945
PEMBUKAAN
( P r e a m b u l e )
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UndangUndang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Perhatikan kutipannya "... Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia...."
Apa artinya? Selama Pembukaan UUD 1945 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari UUD 1945 (sebagai Hukum Dasar Tertinggi) selama itu pula kita tidak akan pernah merdeka. Kita hanya sampai di depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia!

 


Tag: kemerdekaan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
Ini hari minggu. Bertanya tentang merdeka. Menarik sekali.
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
Apakah anda merdeka di hari minggu ini?
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
Bebas untuk mencetak tiga gol?
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
Bek penjaga pada pelesir?
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
Bahkan membiarkan mencapai klimaks?
ndableg 0 0
sialan. diborong semua sama ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ , mulai dari pertamax sampe kelimax

ogut cuman kebagian ejakula-SIX : D
zizix 0 0
blm
free7 0 0
Bangsa Indonesia telah merdeka dari penjajahan, tapi ada sebagian orang yang mentalnya merasa terpenjara dan membuat definisi kemerdekaan sendiri, seperti penulis artikel ini, sebagai ekpresi kekecewaan atau memang mereka provokator/penghianat.

ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
free7: Kamu ini ya. Ga bisa lihat orang senang.
Perhatikan dong ejakulasi dalam paragraf terakhirnya.
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ: ini kamsudnya ndableg? : ))
zizix 0 0
free7: oom ktemu aj d drat
free7 0 0
zizix:
Utk apa aku repot-repot nemuin provokator, itu tugas polisi....Ternyata kau muter-muter di politikana, masih juga blo'on dek...bukankah dah kukasih contoh, bahkan AS tak perlu mendarat untuk menghancurkan Jepang... http://politikana…mment-232634

Kelewat bebal otak kau ini...belajar lagi sana...
qeys 0 0
Meski ini hari Minggu tapi sudah tanggal 1 Agustus artinya dah MASUK BULAN AGUSTUS
Ruang di sini terbatas, cara bacanya "step by step" atau moment demi moment......
qeys 0 0
Dua hal yang menarik di bulan ini :
>Peringatan detik-detik Proklamasi dan
>Pidato Presiden di sidang paripurna DPR

PIDATO PRESIDEN DI DPR adalah sebuah kovensi, apakah DPR karena bulan Puasa lalu minta dilaksanakan pada malam hari?
jamur 0 0
qeys: kalau boleh dirapikan dulu tulisannya, brade.
qeys 0 0
[qeys: kalau boleh dirapikan dulu tulisannya, brade. ]
Dampak hari minggu ya
qeys 0 0
jamur : bagaimana kalau anda yang merapikan dengan mengedit menjadi bbrp episode :
> Ramadhan dan Proklamasi
> Nurani para founding fathers menjelang dan sesudah proklamasi
>komitmen ummat islam thd perjuangan bangsa
>UUD 1945 dgn segala permasalahannya
dewabumi 0 0
qeys: hang over semaleman? ; ))
qeys 0 0
dewabumi : AGUSTUS TAHUN 2010 ini harusnya menjadi momentum untuk mawas diri.....
contoh sederhana atas pertanyaan kepada "free7":
>apakah anda sudah mempunyai naskah UUD 1945 sebelum dan sesudah di amandemen?
>apakah anda menyadari kehidupan berbangsa dan bernegara ini harus tunduk dan taat kepada "buku kecil" ini?
Delpazir 0 0
Biasanya tulisan panjang, pemakaian paragrafnya juga panjang panjang.. ; )
conscientizacao 0 0
qeys: "Kita hanya sampai di depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia!"

Jiaah... mau ngomong gitu aja panjang amat... ; )) #basbang



free7 0 0
qeys:
[..Selama Pembukaan UUD 1945 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari UUD 1945 (sebagai Hukum Dasar Tertinggi) selama itu pula kita tidak akan pernah merdeka.]

if the else

1- Jadi menurut definisi anda sekarang bangsa Indonesia belum merdeka dikarenakan oleh pembukaan UUD 45 ...?

2- Jika pembukaan UUD 45 diganti/dibuang barulah Indonesia disebut merdeka?

Gitu ya defnisi anda : D
free7 0 0
#if then else#
qeys 0 0
["free7": Gitu ya defnisi anda ]

Sekian lama kita belajar bahwa BAHASA MENUNJUKKAN BANGSA adalah fakta dan realita kehidupan .......
free7 0 0
qeys:
Sekian lama Soekarno CS BERJUANG hingga tahun 45 menyatakan bahwa BANGSA INDONESIA TELAH MERDEKA adalah fakta dan realita kehidupan.
qeys 0 0
"free7":
>apakah anda sudah mempunyai naskah UUD 1945 sebelum dan sesudah di amandemen?, MEMBACANYA? ATAU MELIHAT DENGAN PEDULI?
Rakai Mamrati 0 0
MERDEKA dan BEBAS DARI PENJAJAHAN adalah dua hal berbeda.

kemerdekaan kita sudah jelas sesuai deklarasi 17 agustus 1945.

kebebasan dari penjajahan? penjajahan yang mana dulu?
free7 0 0
Judulnya saja sudah ad hominem , diajak obyektif malah red herring...sebentar lagi red hot chili peppers

Muhammad Tamim Pardede 0 0
qeys: jawaban yang benar adalah : bahwa negara Indonesia dalam hal kelembagaan kenegaraan benar telah merdeka dan setelah kemerdekaannya maka kini mereka menjajah bangsa Nusantara sebagai pribumi disini.Penjajahan negara atas bangsa.sby telah menjajah bangsa Nusantara.kalau kaalimat telah menghantarkan bangsa Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan...maka berarti bangsa ini belum merdeka karena hanya sampai didepan pintu gerbangnya saja belum sampai kedalam bangunan kemerdekaan itu sendiri, yang benar benar merdeka adalah negera Indonesia ayang dipimpin oleh Presiden,jadi yang merdeka adalah pegawai negeri nya saja,kemudian diikuti oleh orang asing yang menjadi pemodal....eh salah perpanjangan yangan penjajah dinegeri ini
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ 0 0
qeys: [Sekian lama kita belajar bahwa BAHASA MENUNJUKKAN BANGSA adalah fakta dan realita kehidupan .......]

Mmm.. Bahasa itu bahasan yang luas sekali. pall akan bisa menjabarkannya dengan lebih baik dan lengkap untuk anda (kalau perlu).

Yang saya sedikit tahu, interpretasi teks adalah satu bagian kecil saja dari (ilmu) bahasa.

Dan jika interpretasi teks-nya seperti tersirat dalam paragraf terakhir artikel di atas, saya kira upaya menghubungkan interpretasi itu dengan pepatah "Bahasa menunjukkan bangsa" akan sama kacaunya.

Tapi itu cuma dugaan. pall pastinya lebih paham.
pall 0 0
ABCDEFGHIJKLMNOPRSTUVWXYZ: Anda berlebihan, saya tak lebih paham.
qeys 0 0
MTP : [...maka berarti bangsa ini belum merdeka karena hanya sampai didepan pintu gerbangnya saja belum sampai kedalam bangunan kemerdekaan itu sendiri, yang benar benar merdeka adalah negera Indonesia ayang dipimpin oleh Presiden,jadi yang merdeka adalah pegawai negeri nya saja,kemudian diikuti oleh orang asing yang menjadi pemodal....eh salah perpanjangan yangan penjajah dinegeri ini..]
Jadiii....siapapun Presidennya harus paham teks Pembukaan UUD 1945 begitu adanya, kalau kebetulan Presidennya hobi hal2 yang "misitis,metafisik,supranatural atau klenik(?)" maka langkah pertamanya adalah "ngruwat" UUD 1945 kalau tidak dia akan "kuwalat" dalam arti selama pemerintahannya bangsa atau rakyat Indonesia ini tidak akan pernah merasa sudah merdeka alias hanya sampai ke depan pintu gerbangnya saja

Silahkan login untuk memberikan pendapat