Kekuatan Pertahanan Indonesia VS Malaysia 40
Sabtu, 28 Agu '10 10:43, dibaca 2370 kali
INDONESIA
Angkatan Darat
230,000 tentara, 400,000 cadangan
Tanks: 455 (275 AMX13, 50 Scorpion, 130 PT-76)
Tank Pengankut Personil : 731 (AMX-VCI, Saracen, Commando, Ranger, Stormer, BTR-40, BTR-50, BRDM, AMX-10 PAC90, AMX-10P, Saladin, Ferret, VBL)
Artileri : M48 76mm, M101 105mm, LG-1 Mk II 105mm, M-38 122mm, 81mm dan 120mm mortars
Angkatan Laut
Kapal Perang Berpeluru Kendali : 14 (6 Van Speijk frigates, 3 Fatahillah corvettes, 1 Ki Hajar Dewantara corvette, 4 Dagger fast missile boats)
OPVs: 7 patrol frigates, 16 Parchim corvettes, 8 Lurssen 57m craft
Kapalselam: 2 Type 209
Amphibi : 26 LSTs
Kapal Penyapu Ranjau : 12
Angkatan Udara
2 Su-20 fighter-bombers
2 Su-27 jet tempur
14 A4 Skyhawk fighter-bombers
10 F16A/B jet temprur
12 F5 Tiger II fighter-bombers
42 Hawk jet trainers/ground attack aircraft
12 OV10F reconnaissance aircraft
3 Boeing 737-200 MR
2 KC-130B air tankers
26 Helikopter Super Puma
63 Pesawat Angkut (various makes: C130, L100-30, B-707, Cessna 207, Cessna 401, C-402, F27-400M, F28-1000, F28-3000, NC-212, Skyvan, CN-235-110)
Rudal Udara : Rapier, RBS-70
MALAYSIA
Angkatan Darat
80,000 tentara, with 60-70,000 cadangan
Tanks : 26 Scorpion
Tank Pengankut Personil : 1,210 (KIFV, Commando, Stormer, Condor, M3 Panhard, Sibmas, AML-60/90, Ferret)
155mm howitzers: 12 FH70
Artileri Lainnya : Model 56 105mm, M102A1, light mortars, Astros MRLS
Anti-Tank missiles: SS-11, Eryx
On order: 211 ACV-300 IFVs, 22 Denel G5 155mm SP howitzers, 48 PT-91M Main Battle Tanks, AT-7 Saxhorn anti-tank missiles
Angkatan Laut
Kapal Berpeluru Kendali : 2 Leiku frigates (Exocet SSM and Seawolf SAM), 2 FS1500 frigates (Exocet SSM), 4 Laksamana (Assad) missile corvettes (OTO Melara SSM), 8 Spica/Combattante II missile boats (Exocet SSM)
Kapal Penyapu Ranjau : 4 Lerici minehunters
On order: 6 Meko A-100 OPVs, 1 Kapalselam Agosta (training), 2 Kapalselam Scorpene, 6 Super Lynx and 6 Helikopter Fennec
Angkatan Udara
17 jet tempur MiG29
8 jet tempur F18D Hornet
13 jet tempur F5E
25 Hawk jet trainers/ground attack
2 jet tempur RF-5E reconnaissance
9 MB-339, 52 Pilatus PC-7 trainers/ground-attack
3 KC-130H air tankers
4 Beech King Air B200T MR
Rudal Udara : Eagle 150
SAM: Javelin, Starburst, Anza
On order: 18 Su-30 jetfighters, 11 A109M helicopters
Beberapa kali tercatat Malaysia melanggar perbatas laut Indonesia. Lebih dari sepuluh kali sejak tahun 2005, kapal milik tentara Malaysia memasuki wilayah Indonesia. Yang saya ingat betul ketika sempat terjadi ketegangan yang melibatkan aksi "show off" kapal perang pihak Malaysia dengan kapal perang dari pihak Indonesia di perbatasan Indonesia di perairan Ambalat (kepanjangan dari ambang batas laut bukan?), dan yang terakhir masalah 'barter' tempo hari.
Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/158/IV/2005 tanggal 21 April 2005 berisi bahwa pada masa damai, unsur TNI AL di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia harus mengutamakan perdamaian dan TNI AL hanya diperbolehkan melepaskan tembakan jika pihak Malaysia melakukan terlebih dahulu.
Berdasarkan komparasi data kekuatan pertahanan Indonesia - Malaysia diatas dan faktor-faktor pendukung lainnya apakah Indonesia harus dan siap memulai peperangan dengan Malaysia?
*sumber : various, including The Military Balance 2003-2004 (London: International Institute of Strategic Studies, 2003), Asia-Pacific Defence Reporter, June 2003, Asian Military Review, February 2001, Asian Defence Journal (various issues) and Jane's Defence Weekly. Catatan Pelanggaran Perbatasan Oleh Malaysia (1) Senin, 1 Juni 2009 Okezone.com
Perhaps....I'm just that bored....maaf basi..dan maaf datanya bukan data terbaru, tapi mungkin tidak berbeda jauh. Eh, lupa, banyak yang mogok dan jatuh ya. Silakan dibagi jika punya data baru. Ah, saya paham masuk golongan mana free7 :D
following needs for strategy... :D
Ada pakta pertahanan FPDA (Five Powers Defense Arrangement) meliputi Australia, Selandia Baru, Inggeris, Malaysia, Singapura. Dan bila perang singapura tidak tinggal diam, ini menyangkut keamanan kawasan. Singapura juga terikat Proliferation Security Initiative dgn Amerika Serikat (pall? ;)) ). Hei, padahal, dalam ASEAN Charter, Chapter 1, Purposes and Principles, Article 2 - Principles: ASEAN and its member states shall act in accordance woth the following Principles: Respect for the independence, sovereignity, equality, TERIRITORIAL integrity and national identity of all ASEAN member states.
Belum lagi malaysia mengeluarin peta sepihak di ambalat, yang konon memiliki potensi minyak bumi setara dua kali utang indonesia. Dgn begitu ambalat bisa dieksploitasi petronas dan bahkan sudah dikonsesuskan dgn Shell. Exxon yang berada di Indonesia tidak terima, apalagi DPR RI kita. Dulu MPR tolak tawaran Pengadilan Internasional, karena menganggap secara prinsip jelas-jelas ambalat adalah kawasan Indonesia dan tidak disengketakan. Sekarang DPR maunya konfrontasi.
Tag: indonesia, Militer, Malaysia, Pertahanan, Versus, aluisista
Terkait:
-
Agenda Penghapusan Penjajahan
Senin, 25 Mei '09 17:55 -
Perbatasan
Kamis, 1 Des '11 15:25 -
Suporter Indonesia Memalukan: Benarkah?
Senin, 21 Nov '11 13:48
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
The 7: Menarik
-
Harlan Eryandi: Menarik
-
Black Horse: Menarik
-
anti-fenomena: Keren
-
Lailatul 'Ursy: Bagus
-
edwardz25: Menarik

Komentar:
betul basi... thn 2007 beli enam pesawat Sukhoi senilai Rp2.85 triilun.
http://bataviase.…/node/160980
data kekuatan militer di sini : http://www.nation…om/index.php
Sekarang punya 7 sukhoi kalau ditambah 3 bulan depan punya 10 pesawat...
http://news.okezo…it-indonesia
http://nasional.k….dari.Brasil
http://www.global…repower.com/
kekuatan di sini:
http://www.global…id=Indonesia
Sepertinya masih banyak kekuatan besar Indonesia yang belum terpublikasikan dan tidak diperhitungkan lawan. Ratusan tahun berperang, dijajah, dan dipecah-belah, ditindas rezim, pengalaman-pegalaman revolusi, telah banyak melahirkan manusia-manusia luar biasa di segala bidang.
The 7: setuju mas perang sangat kompleks. for those who experience it, war is hell. artikel ini hanya garukan gatal di kepala saya.
saya tidak menganjurkan perang, tapi perang pun akan terlihat konyol tanpa ada diplomasi sebelumnya. dan kita belum pernah menang dalam diplomasi dg malaysia.
jelas, karena kita lemah dalam pertahanan, bukan masalah siapa yg mencolek. kalau kita lemah dlm bidang pertahanan, negara yang kecil pun gampang saja bikin provokasi.
kepala saya semakin gatal melihat fakta2 yang ada.
yg terpendam di antaranya teori jam dinding Rahwana Dasamuka: perlu dibuktikan kebenarannya, saat ada perang beneran... Allah Maha Besar....
Masukkan juga siapa yang kelak di belakang Malaysia dan siapa di belakang Indonesia
Berarti kalo kita "kemalingan", salahkan dulu diri sendiri yang ga bikin pager kuat sebelom nyalahin malingnya.
Maka, adalah salah kalo kita salahin aparatnya.
Deretan alfabet?
Bukan. Maksud saya kemungkinan Malaysia akan dibantu negara-negara kafir.
Sementara Indonesia mendapat bantuan dari ALLAAH.
Dalam bentuk energi yang disalurkan melalui jam dinding?
*manggut-manggut*
[ yg terpendam di antaranya teori jam dinding Muhammad Tamim Pardede: perlu dibuktikan kebenarannya, saat ada perang beneran... Allah Maha Besar.. ]
Icarus: [ Dalam bentuk energi yang disalurkan melalui jam dinding? ]
ide yang bagus! Rahwana Dasamuka jaga mercusuar di natuna!
JANGAAANNN!!!
[yg terpendam di antaranya teori jam dinding Muhammad Tamim Pardede: perlu...]
[ Berarti kalo kita "kemalingan", salahkan dulu diri sendiri yang ga bikin pager kuat sebelom nyalahin malingnya. Maka, adalah salah kalo kita salahin aparatnya. ]
salahin yang punya pagarnya.
lucu tentang istilah pagar ini. deplu bilang pagar ini sbg pulau terluar, dephan bilang sbg pulau terdepan.
sedang Pemerintah Malay 100x berpikir dan bertindak lbh cepat,Malaysia terlihat sangat membela rakyatnya,tetapi di Indo....apa yg terjadi...
OOOh My God=Usher mood on
Karena bikinnya pake sistem borongan?
ato dengan jalan disenjatai ja semua TKI disana, suruh bunuh tu orang2 malaysia, habis semua dah malaysia. ga perlu pamer2 kekeuatan militer.
tapi sekali lagi kalo pemerintahnya berani
juga waspada terhadap politik adu domba via media
Silahkan login untuk memberikan pendapat