Ibas Ganteng...? 39

Kamis, 21 Okt '10 18:37, dibaca 1207 kali

Ada yang baca tulisan kecil 3 kolom di halaman 2 Kompas hari ini? Judulnya "Anggota DPR: Saya Ibas, Bukan Agus Harimurti" yang ditulis oleh J. Osdar.

Cuma komentar singkat saja, apa ya tujuan Kompas dan wartawannya yang setahu saya cukup senior itu membuat tulisan bernada menjilat Ibas -mungkin juga bapaknya- seperti itu?

Apa indikasi menjilatnya?

Simak kutipan yang ada di paragraf 3 ini:

"Ibas tampak ganteng kalau dilihat langsung. Lebih ganteng ketimbang di foto."

Any comment, Politikaners?


Tag: SBY, yudhoyono, ibas, edhie baskoro

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

69 0 0
[menjilat Ibas]

mungkin supaya tahu rasanya.
BMH 0 0
69: waduh... mustinya dikasi selai dulu biar enak ; ))
Black Horse 0 0
69: BMH:

Jangan lupa usapin madu juga... : p
Yudiantoro 0 0
Ibas tampak 'dipaksakan' tua, kebetulan dapet liat langsung pas RDP Komisi I DPR RI 2009-2014, umur masih awal 20 tapi sisiran rambut belah pinggir licin berminyak, baju rapih-kaku seperti dikasi lilin, pokoknya djadoel abis ; )) ibas cakep? mending liat rachel maryam, lebih 'bergizi' : D
krisnov 0 0
Masak sih...wartawan Kompas konyol gitu, rasanya sulit dipercaya ada wartawan ndak isa (lagi inget HoD yang suka bilang "ndak isa") membedakan yang mana Ibas dan yang mana Agus ??? Beda jauuh banget kalee.

Wartawan Kompas atau pemilik Kompasnya ya yang lagi menjilat ? Hehehe.
69 0 0
eh ada di facebook lho ibas ganteng
http://www.facebo…05067&v=info
69 0 0
Nyari-nyari di internet ada di kompas cetak :
http://cetak.komp…us.harimurti

===================

Saya Ibas, Bukan Agus Harimurti
Kamis, 21 Oktober 2010 | 02:49 WIB


Selasa (19/10) di sebuah ruang paling ujung di lantai 9 Gedung Nusantara I Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta, Edhie Baskoro Yudhoyono, yang sehari-hari dipanggil Ibas, berbusana setelan jas berwarna agak gelap. ”Apa kabar, Mas, sehat-sehat, keluarga juga sehat?” begitu pemuda kelahiran Bandung, 24 November 1980, itu menyapa tamunya dengan penuh sopan dan tata krama yang cukup mengesankan.

Suaranya tegas dan jauh dari kesan pendiam. ”Terima kasih sudah mau datang ke sini,” ujarnya lebih lanjut.

Ibas tampak ganteng kalau dilihat langsung. Lebih ganteng ketimbang di foto.

”Waduh saya bisa melayang ke atap, nih. Tetapi, memang saya jarang difoto. Kalau saya banyak difoto dan dipajang, nanti seperti beliau,” ujarnya sambil menunjuk foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terpampang di dinding ruang kerjanya.

Kenapa pilihan jatuh ke Partai Demokrat, bukan partai lainnya, seperti Partai Golongan Karya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, atau Partai Amanat Nasional? Apakah Partai Demokrat adalah muara panggilan politiknya?

”Saya memilih Partai Demokrat bukan sesuatu yang ujung-ujung (mendadak) partai itu didirikan ayah saya, Bapak SBY. Ketika masih menuntut ilmu di Australia dan Singapura, saya sudah mengamati dunia politik dan partai ini,” ujar lulusan Curtin University of Technology, Australia (2005), dan Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura (2008), ini.

Peraih suara terbanyak (327.097 suara atau 80 persen) dalam Pemilu Legislatif 2009 di wilayah sebagian selatan Jawa Timur ini memilih Partai Demokrat karena partai itu partai baru dan berada di tengah, bukan di kiri atau di kanan. ”Ini partai moderat,” ujarnya.

Ia juga banyak bicara soal demokrasi, aksi unjuk rasa, perombakan kabinet, dan cita-cita Indonesia sejahtera. Dia putra bungsu Presiden, anggota Komisi I DPR, dan kini sekretaris jenderal partai terbesar di Indonesia sejak tanggal 2 Mei 2010. Mengamati sosok ini cukup menarik. Sosoknya adalah salah satu fenomena sebagian generasi bangsa dari negeri berusia 65 tahun ini.

Di akhir pertemuan, ia sempat protes dengan ramah dan sopan. ”Dari tadi Mas menyebut saya Agus (Agus Harimurti Yudhoyono). Saya ini Ibas,” ujarnya sambil tertawa.

Waduh, maaf Mas Ibas. ”Tidak mengapa, kami memang bersaudara sehingga punya kesamaan,” ujarnya. (J Osdar)
===============================
69 0 0
[Kalau saya banyak difoto dan dipajang, nanti seperti beliau,” ujarnya sambil menunjuk foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)]

Jangan.
Kasian pendemo, susah cari kebo kurus.
amril zal 0 0
BMH: lumayan juga naluri lu... sensitif amat....

hahahhahha
amril zal 0 0
69: ckckckkckckckkcc lucu banget luhhhh
krisnov 0 0
69: Gw baca di kompas e-paper.

Jadi inget Twitter yang "Indonesia's First Son" Huhuhu.
69 0 0
amril zal: [ckckckkckckckkcc lucu banget luhhhh]

ah makasih. jadi malyu.
ngomong-ngomong kalo orang ketawa hahahaha, sampeyan kok ckckckckck... itu efek gigi palsu atau gimana?
69 0 0
krisnov: Gua kagak ngarti maen twitter : (( : (( : )) : ))

ada orang reply aja nggak pernah ngeh : ngliatnya gimana?
krisnov 0 0
69: Gak enak SBY berubah jadi EBY, hehehe.
amril zal 0 0
69: tadinye sih mau pake basa isarat..... tapi takut nyindir situ..... ehehhe gak taunya masih nyindir juga...

pokoknye sampean orang paling lucu,
apa lagi soal kebo kurus.... inspiratif gan...
69 0 0
amril zal: santai aja. kalau kesindir atau sebel saya nggak akan ngereply yang isinya becanda.
reply saya akan berisi fitnah.
krisnov 0 0
Yudiantoro: Helmi Yahya yang udah tua aja ogah di blapink..belah pinggir, hehehe bener-bener anak yang soleh deh Ibas.
BMH 0 0
Ditinggal bentar buat makan udah rame aja nih... hehe
69: thank's buat nyariin link biar semua pada baca
krisnov: ibas bukan cuma soleh, tapi tahu diri (dibandingan sama kakaknya aja gak marah. jadi gak ada "sibling rivalry" kayak di Korut)
amril zal: ini pujian atau celaan? tenang... saya bukan orang yg suka dijilat2 kok ; ))
BMH 0 0
Yudiantoro: Dipaksakan tua.... biar siap nggantiin bapaknya di 2014 kali yeee... ?
conscientizacao 0 0
Uhm... Beberapa hari yang lalu, judul Kompas juga penuh teka teki, bahasanya tidak lugas, berbelit dan normatif...

*persis bapaknya Ibas yang ngganteng itu... ; ))
69 0 0
BMH: [biar siap nggantiin bapaknya di 2014 kali yeee...]

Itu kalo dari kalimat yang saya quote :

[Kalau saya banyak difoto dan dipajang, nanti seperti beliau,” ujarnya sambil menunjuk foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)]

keliatannya punya ambisi ke situ.

and then kita akan punya cangkano, cangato dan cangkebo™

*cangkano™ & cangato™ diambil dari naskah komik : Kanato Saga*
amril zal 0 0
BMH: mohon izin tulisannya gue promosiin ditetangga sebelah "kompasiana", biar semakin banyak yang ke provokasi jadi anggota "p".

http://media.komp…gga-sebelah/

BMH 0 0
amril zal: Gak perlu izin segala bos, silahkan aja asal dikasih link ke sini kan... Tadinya jg mau ta' posting di sana -bukan cuma ente yg agen ganda ; ) - tapi malah kalau di sana boro2 jadi HL, jadi Highlight aja udah bagus. Kalau gak malah ilang begitu aja...
amril zal 0 0
takut dibredel... ama admin, kalo terlalu terbuka. maklum admin disono suka-suka...

intinye gue cuman ngambil komen-komen disini yang seru banget.....
botaksakti 0 0
kapan gw diwawancara wartawan Kompas, ya?
Black Horse 0 0
botaksakti: [gw diwawancara wartawan Kompas]

Dijamin oplah kompas turun drastis.. : D
ferryf 0 0
botaksakti:

nanti kata kompasnya:
ah ternyata samapeyan lebih botak dari yang difoto...
hehehe..
botaksakti 0 0
Black Horse: sirik aja sampeyan, Kang: D
ferryf: kalau melihat modelnya sih, paling begitu: D
botaksakti 0 0
ferryf: eh...tapi yang "difoto" siapa, ya?Gw?: D
krisnov 0 0
botaksakti: Nunggu botaknya berambut, hehehe.
Black Horse 0 0
botaksakti: [sirik aja sampeyan, Kang: D]

ga siriklah, kalau ga getu, nanti sayah yang nyalahi kodrat alam toh. . .

: D : D : D
botaksakti 0 0
krisnov: memang bisa, ya Bu? Kayaknya kalau terjadi, nyonya bakal ketakutan, tuh: D(jorok pagi-pagi)

Black Horse: ye......beraninya memanjat langit: D
Black Horse 0 0
krisnov: Kalau bu dokter ini bisa naikan oplah kompas kali . . .

Khilafah maju terus, tak kenal lelah. . . . : D
Black Horse 0 0
botaksakti: kan ga bisa manjat bumi pak guru. . . : p
BMH 0 0
Hihihi, banyolan beginian jadi HL-nya P, di K tulisannya amril zal: yg ngebahas ini cuma jadi Highlight beberapa menit aja. Emang enak ya ngetawain penguasa : D
Cuma ngebayangin aja, gimana nasibnya tuh wartawan ya? Mungkin gak ya mas Osdar dikasih SP gara2 ini? Atau malah dipromosiin? : p
Black Horse 0 0
BMH: ; )) ; ))

Tulisan kaya gene yang bikin otak ga kusut pakdhe...

: D
krisnov 0 0
Guanteng ni ye.....
chika djati 0 0
ibas ganteng...?
hmmm...masih gantengan papa aku deh kayaknya...
yusro 0 0
Eh, J Osdar itu cewe apa cowo ya?

*pura-pura nanya sambil mrenges

Silahkan login untuk memberikan pendapat