Ibas Ganteng...? 39
Kamis, 21 Okt '10 18:37, dibaca 1207 kali
Ada yang baca tulisan kecil 3 kolom di halaman 2 Kompas hari ini? Judulnya "Anggota DPR: Saya Ibas, Bukan Agus Harimurti" yang ditulis oleh J. Osdar.
Cuma komentar singkat saja, apa ya tujuan Kompas dan wartawannya yang setahu saya cukup senior itu membuat tulisan bernada menjilat Ibas -mungkin juga bapaknya- seperti itu?
Apa indikasi menjilatnya?
Simak kutipan yang ada di paragraf 3 ini:
"Ibas tampak ganteng kalau dilihat langsung. Lebih ganteng ketimbang di foto."
Any comment, Politikaners?
Tag: SBY, yudhoyono, ibas, edhie baskoro
Terkait:
-
Selamat Buat Mas Ibas!
Kamis, 25 Nov '10 17:40 -
Prita, Khoe, dan Ibas
Kamis, 4 Jun '09 19:45 -
Ibas dan Puan: Menguatnya Politik Dinasti di Indonesia?
Kamis, 7 Mei '09 12:24
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Black Horse: Lucu
-
hamatamu: Lucu
-
krisnov: Menarik
-
amril zal: Lucu
-
l. wiji widodo: Lucu
-
conscientizacao: Menarik
-
jamur: Lucu
-
69: Lucu
-
Moonlight: Penting
-
BocahnDeso: Lucu
-
Last Man Standing: Lucu
-
botaksakti: Lucu
-
Coulrophobia: Lucu
-
Harlan Eryandi: Menarik
-
Nazil: Lucu
-
ikul: Menarik
-
chika djati: Lucu
-
rohanisyawaliah:

Komentar:
mungkin supaya tahu rasanya.
Jangan lupa usapin madu juga...
Wartawan Kompas atau pemilik Kompasnya ya yang lagi menjilat ? Hehehe.
http://www.facebo…05067&v=info
http://cetak.komp…us.harimurti
===================
Saya Ibas, Bukan Agus Harimurti
Kamis, 21 Oktober 2010 | 02:49 WIB
Selasa (19/10) di sebuah ruang paling ujung di lantai 9 Gedung Nusantara I Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta, Edhie Baskoro Yudhoyono, yang sehari-hari dipanggil Ibas, berbusana setelan jas berwarna agak gelap. ”Apa kabar, Mas, sehat-sehat, keluarga juga sehat?” begitu pemuda kelahiran Bandung, 24 November 1980, itu menyapa tamunya dengan penuh sopan dan tata krama yang cukup mengesankan.
Suaranya tegas dan jauh dari kesan pendiam. ”Terima kasih sudah mau datang ke sini,” ujarnya lebih lanjut.
Ibas tampak ganteng kalau dilihat langsung. Lebih ganteng ketimbang di foto.
”Waduh saya bisa melayang ke atap, nih. Tetapi, memang saya jarang difoto. Kalau saya banyak difoto dan dipajang, nanti seperti beliau,” ujarnya sambil menunjuk foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terpampang di dinding ruang kerjanya.
Kenapa pilihan jatuh ke Partai Demokrat, bukan partai lainnya, seperti Partai Golongan Karya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, atau Partai Amanat Nasional? Apakah Partai Demokrat adalah muara panggilan politiknya?
”Saya memilih Partai Demokrat bukan sesuatu yang ujung-ujung (mendadak) partai itu didirikan ayah saya, Bapak SBY. Ketika masih menuntut ilmu di Australia dan Singapura, saya sudah mengamati dunia politik dan partai ini,” ujar lulusan Curtin University of Technology, Australia (2005), dan Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura (2008), ini.
Peraih suara terbanyak (327.097 suara atau 80 persen) dalam Pemilu Legislatif 2009 di wilayah sebagian selatan Jawa Timur ini memilih Partai Demokrat karena partai itu partai baru dan berada di tengah, bukan di kiri atau di kanan. ”Ini partai moderat,” ujarnya.
Ia juga banyak bicara soal demokrasi, aksi unjuk rasa, perombakan kabinet, dan cita-cita Indonesia sejahtera. Dia putra bungsu Presiden, anggota Komisi I DPR, dan kini sekretaris jenderal partai terbesar di Indonesia sejak tanggal 2 Mei 2010. Mengamati sosok ini cukup menarik. Sosoknya adalah salah satu fenomena sebagian generasi bangsa dari negeri berusia 65 tahun ini.
Di akhir pertemuan, ia sempat protes dengan ramah dan sopan. ”Dari tadi Mas menyebut saya Agus (Agus Harimurti Yudhoyono). Saya ini Ibas,” ujarnya sambil tertawa.
Waduh, maaf Mas Ibas. ”Tidak mengapa, kami memang bersaudara sehingga punya kesamaan,” ujarnya. (J Osdar)
===============================
Jangan.
Kasian pendemo, susah cari kebo kurus.
hahahhahha
Jadi inget Twitter yang "Indonesia's First Son" Huhuhu.
ah makasih. jadi malyu.
ngomong-ngomong kalo orang ketawa hahahaha, sampeyan kok ckckckckck... itu efek gigi palsu atau gimana?
ada orang reply aja nggak pernah ngeh : ngliatnya gimana?
pokoknye sampean orang paling lucu,
apa lagi soal kebo kurus.... inspiratif gan...
reply saya akan berisi fitnah.
69: thank's buat nyariin link biar semua pada baca
krisnov: ibas bukan cuma soleh, tapi tahu diri (dibandingan sama kakaknya aja gak marah. jadi gak ada "sibling rivalry" kayak di Korut)
amril zal: ini pujian atau celaan? tenang... saya bukan orang yg suka dijilat2 kok
*persis bapaknya Ibas yang ngganteng itu...
Itu kalo dari kalimat yang saya quote :
[Kalau saya banyak difoto dan dipajang, nanti seperti beliau,” ujarnya sambil menunjuk foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)]
keliatannya punya ambisi ke situ.
and then kita akan punya cangkano, cangato dan cangkebo™
*cangkano™ & cangato™ diambil dari naskah komik : Kanato Saga*
http://media.komp…gga-sebelah/
intinye gue cuman ngambil komen-komen disini yang seru banget.....
Dijamin oplah kompas turun drastis..
nanti kata kompasnya:
ah ternyata samapeyan lebih botak dari yang difoto...
hehehe..
ferryf: kalau melihat modelnya sih, paling begitu
ga siriklah, kalau ga getu, nanti sayah yang nyalahi kodrat alam toh. . .
Black Horse: ye......beraninya memanjat langit
Khilafah maju terus, tak kenal lelah. . . .
Cuma ngebayangin aja, gimana nasibnya tuh wartawan ya? Mungkin gak ya mas Osdar dikasih SP gara2 ini? Atau malah dipromosiin?
Tulisan kaya gene yang bikin otak ga kusut pakdhe...
hmmm...masih gantengan papa aku deh kayaknya...
*pura-pura nanya sambil mrenges
Silahkan login untuk memberikan pendapat