Kiat Menumpas Maksus, Koruptor & Penjahat Negara Lain 11

Selasa, 16 Nov '10 17:55, dibaca 590 kali

Setelah sidang bertele-tele, dengan pengacara bergelar doktor yang jago ngomong dan berdalih, menyiasati KUHP buatan kolonial penjajah, mencari celah hukum dan aturan, menyuapi orang-orang yang tidak kelaparan dengan uang yang bisa untuk makan banyak orang kelaparan, senggol sana senggol sini cari backing seperti bu guru ayin, membeli berita media atau pemiliknya sekalian, dan akhirnya bebas juga.

Membuat rakyat marah.

Membuat wong cilik frustrasi.

Maka kiat untuk menumpasnya adalah:

"Berlakukan hukuman mati untuk maksus, koruptor dan penjahat negara lain."

Kalau perlu, sembelih mereka seperti kambing, sapi dan domba yang besok dijadikan kurban.

Bahkan tak perlu mengucapkan asma Tuhan saat menyembelih para penjahat itu!

 

Gambar dari sini


Tag: koruptor, hukum, kurban, Penjahat, maksus

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Nazil 0 0
hampir semua rakyat Indonesia bisa dipastikan mati mengenaskan ; ))
Whispering Wind 0 0
Nazil: bener juga. Berapa banyak sih rakyat yang bener2 belum pernah menyuap walaupun kecil2an dan alasannya bisa saja terpaksa?
itemkelem 0 0
Nazil: hus,.. itu kan cm buat maksus.
kalo sogok biar dapet SIM sih...
TTTH 0 0
itemkelem: Maks... muin? ; ))
BMH 0 0
Nazil: Whispering Wind: cuma buat maksus, koruptor dan penjahat negara... kalau nyogok supaya lolos tilang... hehe ; ))
itemkelem: buat sim kan bukan penjahat negara, yg nerima iya? (halah!)
TTTH: maks yg itu mah kejahatan kelamin. beda lagi... ; ))
Subroto 0 0
Klo soal suap menyuap, mak inah jagonya, bukan maksus

: ))
Black Horse 0 0
BMH: [Kalau perlu, sembelih mereka seperti kambing, sapi dan domba yang besok dijadikan kurban.]

Wow. . . sadis ; )
itemkelem 0 0
BMH: itu saya mengomentari nazil yang bilang [hampir semua rakyat Indonesia bisa dipastikan mati mengenaskan].

yoi, yang nerima juga maksus. maksus pembuatan SIM.
itemkelem 0 0
TTTH: rambut udah putih semua, masih aje...
bandel.
Vic 0 0
[Kalau perlu, sembelih mereka seperti kambing, sapi dan domba yang besok dijadikan kurban.]

Terus dagingnya kamu makan???

Sadis amat sih pikirannya.
Rivan Mubaroq SH 0 0
bung ini negara hukum bukan negara binatang, semua harus didasarkan alat bukti yg cukup kuat sesuai dg UU yg berlaku

Silahkan login untuk memberikan pendapat